Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tugu Koperasi Tasikmalaya Bersiap Menjadi Ikon Baru

Tugu Koperasi Tasikmalaya Bersiap Menjadi Ikon Baru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Selama bertahun-tahun, Tugu Koperasi Tasikmalaya lebih dikenal sebagai penanda sejarah perjalanan koperasi Indonesia. Banyak masyarakat melewati kawasan tersebut setiap hari, tetapi belum banyak yang mengetahui bahwa tempat itu menyimpan jejak penting lahirnya gerakan koperasi nasional setelah Indonesia merdeka. Kini, kawasan bersejarah itu memasuki babak baru. Pemerintah ingin menghidupkannya kembali, bukan hanya sebagai monumen, melainkan sebagai ruang publik yang aktif, pusat edukasi, destinasi wisata sejarah, sekaligus penggerak ekonomi rakyat.

Komitmen tersebut ditandai melalui Pencanangan Revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi dan Gedung Kongres Koperasi 1947 yang digelar Kementerian Koperasi bersama Kementerian Kebudayaan, Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Tasikmalaya, Minggu (26/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Koperasi Nasional ke-79.

Jejak Kongres Koperasi yang Membentuk Sejarah Indonesia

Kawasan Tugu Koperasi bukan sekadar ruang terbuka di tengah Kota Tasikmalaya.

Di lokasi inilah berdiri Gedung Kongres Koperasi 1947, tempat berlangsungnya Kongres Koperasi Indonesia pada masa awal kemerdekaan. Kongres tersebut menjadi salah satu tonggak penting yang memperkuat arah gerakan koperasi sebagai bagian dari pembangunan ekonomi nasional.

Karena nilai sejarahnya yang tinggi, kawasan ini tidak hanya penting bagi masyarakat Tasikmalaya, tetapi juga memiliki arti strategis dalam perjalanan koperasi Indonesia.

Kesadaran terhadap nilai sejarah inilah yang melatarbelakangi upaya revitalisasi kawasan agar tetap hidup dan relevan bagi generasi masa kini.

Bukan Hanya Dirawat, Tetapi Dihidupkan Kembali

Menteri Koperasi Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. menegaskan bahwa revitalisasi tidak berhenti pada penataan fisik kawasan.

Menurutnya, pemerintah ingin menghadirkan ruang publik yang mampu mempertemukan sejarah, budaya, pendidikan, ekonomi kreatif, dan aktivitas masyarakat.

“Kita berharap, Kawasan Tugu Koperasi dapat menjadi ikon baru di Kota Tasikmalaya, sekaligus menjadi landmark serta ruang publik bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda, Gen Z, dan milenial,” ujar Ferry Juliantono.

Konsep tersebut diharapkan membuat generasi muda tidak hanya mengenal sejarah koperasi melalui buku pelajaran, tetapi juga melalui pengalaman langsung ketika berkunjung dan beraktivitas di kawasan tersebut.

Dengan demikian, sejarah tidak berhenti menjadi cerita masa lalu, melainkan hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.

Fadli Zon Dorong Penetapan Sebagai Cagar Budaya Nasional

Dukungan terhadap revitalisasi juga datang dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Ia menyebut Kawasan Tugu Koperasi sebagai titik nol gerakan koperasi Indonesia pada masa kemerdekaan yang memiliki nilai historis tinggi.

Karena itu, Kementerian Kebudayaan mendukung proses penetapan kawasan tersebut sebagai cagar budaya nasional.

Menurut Fadli Zon, kawasan ini layak dikembangkan sebagai living heritage atau situs budaya yang hidup.

Artinya, pelestarian tidak hanya menjaga bangunan bersejarah, tetapi juga menghidupkan aktivitas budaya, edukasi, dan ekonomi sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Membuka Peluang Baru bagi Pariwisata dan UMKM Tasikmalaya

Revitalisasi kawasan juga diproyeksikan membawa dampak ekonomi bagi Kota Tasikmalaya.

Dengan konsep ruang publik yang aktif, kawasan Tugu Koperasi berpeluang berkembang menjadi destinasi wisata sejarah sekaligus pusat kegiatan budaya dan ekonomi kreatif.

Kehadiran wisatawan diperkirakan akan memberikan peluang bagi pelaku UMKM, pedagang lokal, pengrajin, komunitas seni, hingga sektor jasa di sekitar kawasan.

Bagi masyarakat Tasikmalaya, revitalisasi ini juga menjadi kesempatan memperkuat identitas kota sebagai salah satu daerah yang memiliki kontribusi penting dalam sejarah koperasi Indonesia.

Apabila pengelolaannya dilakukan secara berkelanjutan, kawasan tersebut berpotensi menjadi landmark baru yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat.

Merawat Masa Lalu untuk Membangun Masa Depan

Revitalisasi Tugu Koperasi menunjukkan bahwa pelestarian sejarah tidak harus berhenti pada konservasi bangunan.

Sebaliknya, sejarah dapat menjadi fondasi untuk menciptakan ruang publik yang produktif, edukatif, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Dekopin, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah awal untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Kini, tantangan berikutnya adalah memastikan kawasan ini benar-benar hidup, ramai dikunjungi, dan menjadi ruang yang mampu menghubungkan sejarah dengan masa depan.

Monumen hanya akan menjadi batu yang diam jika tidak diberi kehidupan. Namun, ketika sejarah bertemu dengan ruang publik, pendidikan, budaya, dan ekonomi rakyat, sebuah kawasan dapat berubah menjadi simbol kebangkitan. Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya bukan sekadar merawat warisan masa lalu, tetapi membuka jalan bagi lahirnya masa depan yang lebih bernilai bagi generasi berikutnya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • cuaca Tasikmalaya

    Cuaca Tasikmalaya 10–16 Agustus 2026, Ini Prakiraan BMKG

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Cuaca Tasikmalaya pada periode 10–16 Agustus 2026 diprakirakan cukup bervariasi. Data BMKG menunjukkan wilayah Kota Tasikmalaya cenderung berawan, sedangkan kondisi di Kabupaten Tasikmalaya berubah menurut kecamatan, mulai dari berawan hingga cerah dan cerah berawan. Perbedaan tersebut wajar karena wilayah Kabupaten Tasikmalaya memiliki cakupan geografis yang luas. Kondisi cuaca di kawasan selatan, […]

  • OTT KPK Unsoed

    OTT KPK Unsoed, Dugaan Transaksi Mahasiswa Kedokteran Disorot

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA NASIONAL — OTT KPK Unsoed kini mengarah pada dugaan transaksi dalam proses penerimaan mahasiswa baru, termasuk di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah. Dalam operasi pada Kamis (20/8/2026), KPK mengamankan 14 orang dan menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang […]

  • Pemkab Investigasi Banjir Pidie Jaya yang Seret Gajah Sumatera

    Pemkab Investigasi Banjir Pidie Jaya yang Seret Gajah Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Banjir Pidie Jaya menyeret gajah Sumatera hingga tewas. Warga kesulitan evakuasi, pemerintah cek kondisi hutan. albadarpost.com, HUMANIORA – Seekor gajah Sumatera ditemukan mati akibat banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Bangkai satwa dilindungi itu terjepit tumpukan kayu hutan dan lumpur di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu. Penemuan ini memicu pertanyaan baru soal penyebab banjir […]

  • Perjalanan hijrah Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah bersama Abu Bakar dalam sejarah Islam

    Rahasia Hijrah Nabi Muhammad SAW: Strategi yang Mengubah Dunia

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hijrah Nabi Muhammad menjadi titik balik besar dalam sejarah Islam. Peristiwa hijrah Nabi Muhammad bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan strategi cerdas yang mengubah arah peradaban dunia. Kisah hijrah Rasulullah ini juga menyimpan makna perjuangan, keberanian, dan keteguhan iman yang relevan hingga hari ini. Awal Tekanan di Makkah yang Memicu Hijrah Pada masa […]

  • IWAPI Ciamis

    Bukan Sekadar Rayakan HUT RI, IWAPI Ciamis Pilih Berbagi

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ciamis turut diisi kegiatan sosial. IWAPI Ciamis menggelar santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa di Pendopo Kebudayaan Karangkamulyan, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan DPC IWAPI Kabupaten Ciamis tersebut mengusung tema “Bersama Perempuan Tangguh, Indonesia Maju”. Selain santunan, agenda itu juga memadukan peringatan kemerdekaan dengan […]

  • Khitanan Massal Ciamis

    Hari Jadi Ciamis ke-384, 51 Anak Dikhitan Gratis

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana berbeda terlihat di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis pada Selasa (9/6/2026). Sejak pagi, puluhan anak datang bersama orang tua mereka untuk mengikuti Khitanan Massal Ciamis yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Kegiatan sosial tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung […]

expand_less