Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » RUU Sisdiknas: Kemenag Perjuangkan Guru dan Pesantren

RUU Sisdiknas: Kemenag Perjuangkan Guru dan Pesantren

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) kembali menjadi perhatian berbagai kalangan. Bagi jutaan guru agama, santri, dan pengelola lembaga pendidikan keagamaan, pembahasan regulasi ini tidak sekadar menyangkut perubahan aturan, tetapi juga berkaitan dengan kepastian masa depan pendidikan berbasis nilai dan karakter di Indonesia.

Karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat sinergi dalam pembahasan RUU Sisdiknas dengan membawa sejumlah usulan strategis. Fokus utamanya meliputi penguatan nilai Ketuhanan, pengakuan terhadap kekhasan pesantren, serta penataan tata kelola dan kesejahteraan guru agama.

Langkah ini dinilai penting untuk membangun pendidikan nasional yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Nilai Ketuhanan Diusulkan Masuk dalam RUU Sisdiknas

Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi X DPR RI, Kementerian Agama mengusulkan agar nilai Ketuhanan ditegaskan dalam pasal-pasal RUU Sisdiknas.

Usulan tersebut muncul dari pandangan bahwa pendidikan nasional tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan juga harus mampu memperkuat karakter, moralitas, dan nilai-nilai agama sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

Kamaruddin Amin menegaskan komitmen Kemenag untuk mewujudkan sistem pendidikan nasional yang berkualitas dan berkeadilan.

“Kami tentu sangat setuju dengan satu sistem pendidikan nasional untuk memastikan kualitas dan mutu pendidikan, sekaligus meminimalisasi disparitas afirmasi negara terhadap lembaga pendidikan,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, 23 Juni 2026.

Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan nilai agama serta persatuan bangsa demi mendorong kemajuan peradaban dan kesejahteraan masyarakat.

Posisi Pesantren Diminta Tetap Kuat dalam Sistem Pendidikan Nasional

Selain mengusulkan penguatan nilai Ketuhanan, Kementerian Agama juga menegaskan pentingnya pengakuan terhadap sistem pendidikan pesantren.

Bagi masyarakat Indonesia, pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan. Pesantren merupakan institusi yang telah berkontribusi panjang dalam membentuk karakter, membangun tradisi keilmuan, serta memperkuat nilai kebangsaan.

Karena itu, Kemenag mengusulkan agar keberadaan pesantren tetap diakui berdasarkan kekhasan tradisi dan sistem pendidikannya, tanpa memisahkannya dari Sistem Pendidikan Nasional.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keberagaman model pendidikan sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Tata Kelola Guru Agama Jadi Sorotan Penting

Di tengah pembahasan RUU Sisdiknas, persoalan tata kelola guru agama juga menjadi perhatian serius.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno, menilai bahwa selama ini pembinaan guru agama masih menghadapi tantangan akibat adanya pembagian kewenangan lintas instansi. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pengembangan karier, pembinaan profesional, hingga aspek kesejahteraan.

Karena itu, Kementerian Agama mengusulkan pengelolaan guru agama yang lebih terpadu agar pembinaan karier dan kesejahteraan dapat berjalan lebih optimal.

Kemenag mengusulkan keterlibatan resmi dalam perencanaan dan penganggaran pendidikan nasional bersama kementerian terkait.

Bagi banyak guru agama di berbagai daerah, usulan tersebut dipandang sebagai harapan baru untuk menghadirkan kepastian tata kelola yang lebih jelas dan berkelanjutan.

Membangun Pendidikan yang Berakar pada Nilai dan Masa Depan

Kemenag menegaskan bahwa usulan dalam RUU Sisdiknas bertujuan membangun pendidikan nasional yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Penguatan nilai Ketuhanan, pesantren, dan guru agama dinilai penting untuk memperkuat fondasi pendidikan nasional.

Di era perubahan cepat, pendidikan nasional harus mencetak generasi yang kompeten, berkarakter, dan berjiwa kebangsaan kuat.

Pada akhirnya, pembahasan RUU Sisdiknas bukan sekadar membahas pasal demi pasal. Lebih dari itu, pembahasan ini menyangkut arah masa depan pendidikan Indonesia.

Sebab, bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang berhasil mencetak manusia cerdas, tetapi juga bangsa yang mampu menjaga nilai, memuliakan guru, dan menghormati akar pendidikannya sendiri. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi penggunaan inhaler dan obat semprot hidung saat puasa Ramadan beserta penjelasan hukum dalam Islam.

    Hukum Inhaler saat Puasa, Batal atau Tidak?

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hukum inhaler saat puasa sering menjadi pertanyaan umat Islam, terutama bagi penderita asma dan gangguan pernapasan. Selain itu, banyak pula yang bertanya tentang hukum obat semprot hidung saat puasa dan apakah penggunaannya membatalkan ibadah Ramadan. Karena itu, penting memahami penjelasan fikih berdasarkan dalil dan pendapat ulama agar tidak ragu dalam beribadah. Puasa […]

  • Olahan Daging Kurban

    Selain Sate, Ini Olahan Daging Kurban yang Selalu Diburu Saat Idul Adha

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Olahan daging kurban selalu jadi pembahasan menarik menjelang Idul Adha. Banyak orang memang langsung terpikir sate ketika daging sapi atau kambing mulai dibagikan. Namun sebenarnya, ada banyak menu khas lain yang justru sering membuat suasana makan keluarga terasa lebih hangat dan meriah. Karena Idul Adha bukan hanya tentang membakar daging. Tetapi juga […]

  • Poster lomba video kreatif 2026 tema nilai-nilai Pancasila di Kabupaten Ciamis dengan 13 sub tema pilihan

    Resmi! Lomba Video Kreatif Pancasila 2026 di Ciamis, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lomba Video Pancasila Ciamis 2026 resmi digelar dan langsung menarik perhatian publik, khususnya generasi muda. Ajang lomba video kreatif Ciamis ini mengangkat tema besar Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengekspresikan ide melalui media visual. Selain itu, kompetisi ini juga membuka ruang bagi kreator lokal untuk berkembang dan […]

  • Guru sedang membimbing siswa di kelas dengan penuh perhatian seperti orang tua kedua di sekolah

    Peran Guru sebagai Orang Tua Kedua yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di ruang kelas, peran guru sering kali lebih dari sekadar pengajar. Banyak siswa melihat guru orang tua kedua yang tidak hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga memberi perhatian, nasihat, dan bimbingan hidup. Karena itu, konsep guru sebagai orang tua kedua di sekolah, peran guru dalam mendidik karakter siswa, dan tanggung jawab guru […]

  • Kebijakan ASN

    Apa Yang Membuat Dedi Naik?

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Faktor kenaikan elektoral Dedi Mulyadi terlihat dari basis Jabar, kebijakan publik, dan perubahan peta politik nasional. Pendahuluan: Kenaikan yang Tidak Datang dari Ruang Hampa Lonjakan elektabilitas Dedi Mulyadi dalam simulasi calon presiden versi Indikator Politik Indonesia masih menjadi tanda tanya besar—bahkan di kalangan analis politik. Dalam survei yang dirilis 8 November 2025, elektabilitas Dedi mencapai […]

  • pemain Persib di Piala Dunia

    Bobotoh Bangga, Pemain Persib Frans Putros Lolos ke Piala Dunia 2026

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Akhirnya, pemain Persib di Piala Dunia bukan lagi sekadar impian. Frans Putros resmi menjadi pemain pertama Persib Bandung yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kabar ini langsung membuat Bobotoh bangga karena bek andalan Maung Bandung itu berhasil mencatat sejarah yang belum pernah diraih pemain Persib sebelumnya. Pemain Persib di […]

expand_less