IPHI Banjar Rayakan Muharram dengan Berbagi Kebahagiaan
- account_circle redaktur
- calendar_month 46 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Suasana santunan anak yatim oleh IPHI Kota Banjar pada peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Gedung Dakwah Islam Kota Banjar, Sabtu (27/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Kota Banjar berlangsung dengan suasana berbeda, Sabtu (27/6/2026). Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, momentum hijrah kali ini diwujudkan melalui aksi nyata berupa santunan anak yatim, penguatan kepedulian sosial, serta ajakan untuk mempererat persaudaraan sesama umat.
Suasana hangat dan haru mewarnai kegiatan IPHI Kota Banjar saat anak-anak yatim menerima santunan dalam peringatan Tahun Baru Islam 1448 H.
Hijrah Tidak Hanya Dimaknai Pergantian Tahun
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Banjar H. Supriana, mantan Wali Kota Banjar Dr. Herman Sutrisno, jajaran pengurus IPHI Kota Banjar, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim penerima santunan.
Sejak awal acara, nuansa kekeluargaan begitu terasa. Sapaan hangat, doa bersama, hingga penyerahan santunan berlangsung dalam suasana khidmat.
Wakil Wali Kota Banjar H. Supriana mengapresiasi kegiatan tersebut karena mampu memperkuat solidaritas sosial sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim merupakan nilai luhur Islam yang harus terus dijaga.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Semoga kegiatan ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Santunan Anak Yatim Jadi Wujud Nyata Kepedulian Sosial
Momentum Muharram 1448 Hijriah kali ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. IPHI Kota Banjar menghadirkan makna hijrah melalui aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat.
Penyerahan santunan kepada anak-anak yatim menjadi simbol bahwa nilai-nilai Islam dapat diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi.
Di sela kegiatan, sejumlah anak tampak tersenyum sambil memegang bingkisan yang diterima. Beberapa orang tua pendamping pun terlihat haru menyaksikan perhatian yang diberikan kepada anak-anak tersebut.
Suasana itu mengingatkan bahwa kekuatan masyarakat juga diukur dari kepedulian terhadap sesama.
Herman Sutrisno: Hijrah Adalah Memperbaiki Diri
Mantan Wali Kota Banjar Dr. Herman Sutrisno mengajak masyarakat memaknai Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi dan perubahan diri.
Menurutnya, hijrah adalah momentum untuk meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan, dan memperkuat kepedulian sosial
Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu menjadikan semangat hijrah sebagai energi untuk membangun kehidupan yang lebih harmonis, saling mendukung, dan penuh empati.
“Makna hijrah sesungguhnya adalah perubahan menuju keadaan yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah maupun dengan sesama manusia,” ungkapnya.
IPHI Banjar Ingin Semangat Berbagi Terus Tumbuh
Melalui kegiatan ini, IPHI Kota Banjar berharap nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat berbagi semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat.
Peringatan Tahun Baru Islam diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan kelompok yang membutuhkan perhatian.
Semangat hijrah yang diwujudkan melalui kepedulian sosial diyakini mampu memperkuat persatuan dan menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih harmonis serta penuh keberkahan.
Ketika hijrah diterjemahkan menjadi kepedulian, maka Tahun Baru Islam tidak hanya berganti di kalender, tetapi juga hidup di dalam hati dan tindakan nyata manusia. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar