Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Longsor Jatinangor Menimpa Pekerja

Longsor Jatinangor Menimpa Pekerja

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Empat pekerja tewas tertimbun longsor Jatinangor saat bangun lapangan futsal, evakuasi SAR masih berlangsung.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa longsor Jatinangor kembali menelan korban jiwa. Enam pekerja pembangunan lapangan futsal tertimbun longsoran tebing di Desa Cisampur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026) siang. Empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya selamat dan dirawat di rumah sakit. Insiden ini menegaskan risiko keselamatan kerja di wilayah rawan longsor yang masih kerap diabaikan.

Longsor terjadi sekitar pukul 14.36 WIB di RT 1 RW 1, Dusun Wates. Tebing tanah yang sedang dikikis mendadak runtuh dan menimpa para pekerja yang berada di bawahnya. Hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hari diduga memperlemah struktur tanah di lokasi tersebut.

Evakuasi Berlangsung Manual

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Moch Adip, menjelaskan tim SAR gabungan bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Proses evakuasi dilakukan secara manual karena kondisi medan yang labil dan berisiko terjadi longsor susulan.

“Satu korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.55 WIB. Untuk identitas korban, nanti disampaikan oleh pihak Inafis,” ujar Adip saat dikonfirmasi di lokasi.

Tim SAR gabungan melibatkan Basarnas Bandung, BPBD Sumedang, Polres dan Kodim Sumedang, serta Brimob Polda Jawa Barat. Hingga sore hari, pencarian masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun material longsoran.

Baca juga: DLH Kota Bandung Laporkan Sampah Tahun Baru

Pada pukul 18.06 WIB, satu korban tambahan kembali berhasil dievakuasi. Namun, dua pekerja lainnya masih dalam proses pencarian hingga malam hari. Fokus utama tim adalah menjaga keselamatan personel penyelamat sembari mempercepat evakuasi.

Longsor Jatinangor dan Aktivitas Pembangunan Warga

Wakapolres Sumedang, Kompol Sungkowo, menyatakan seluruh korban merupakan pekerja proyek pembuatan lahan mini soccer milik warga setempat. Saat kejadian, para pekerja tengah melakukan pengikisan sebagian bidang tanah tebing untuk meratakan lahan.

“Akibat curah hujan yang tinggi, tebing menjadi labil dan longsor menimpa para pekerja,” jelas Sungkowo.

Kasus longsor Jatinangor ini memperlihatkan persoalan klasik dalam aktivitas pembangunan skala kecil di kawasan rawan bencana. Proyek yang dikerjakan tanpa kajian geoteknik memadai, ditambah faktor cuaca ekstrem, menciptakan risiko tinggi bagi keselamatan pekerja.

Risiko Keselamatan Kerja di Zona Rawan Longsor

Wilayah Jatinangor dikenal memiliki kontur tanah berbukit dengan tingkat kerawanan longsor yang cukup tinggi, terutama saat musim hujan. Namun, aktivitas penggalian dan pemotongan tebing kerap dilakukan tanpa pengamanan lereng yang memadai.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja tidak hanya menjadi tanggung jawab pekerja, tetapi juga pemilik proyek dan pemerintah setempat. Pengawasan terhadap pembangunan berbasis masyarakat masih lemah, padahal dampaknya langsung menyasar warga.

Baca juga: Okupansi Hotel Jabar Turun

Dalam konteks kepentingan publik, longsor Jatinangor bukan sekadar kecelakaan kerja. Ia mencerminkan minimnya standar keselamatan pada proyek informal, sekaligus lemahnya mitigasi risiko bencana di tingkat lokal.

Tragedi longsor Jatinangor menegaskan bahwa pembangunan tanpa perhitungan risiko dapat berujung kehilangan nyawa. Di tengah meningkatnya intensitas hujan, pengawasan dan mitigasi menjadi kebutuhan mendesak, bukan sekadar imbauan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duel Kuliner Piala Dunia

    New York vs Mexico City, Duel Kuliner Piala Dunia

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Duel Kuliner Piala Dunia tidak hanya terjadi di lapangan hijau. Di tengah semarak perempat final Piala Dunia, Flashscore menghadirkan sebuah konten editorial bertajuk eksplorasi kuliner yang membandingkan pengalaman menikmati makanan khas New York vs Mexico City. Konten tersebut mengajak penggemar sepak bola melihat sisi lain turnamen melalui wisata kuliner Piala Dunia, bukan […]

  • Petugas kepolisian menjelaskan proses hukum penetapan tersangka kasus penganiayaan Banser Tangerang

    Polisi Tegaskan Proses Penetapan Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penegakan hukum kembali menjadi sorotan publik setelah polisi menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan Banser Tangerang. Peristiwa ini menarik perhatian luas karena melibatkan tokoh publik serta organisasi kemasyarakatan. Namun di balik hiruk pikuk pemberitaan, satu hal penting patut dipahami bersama: bagaimana sebenarnya penyidik bekerja dalam menetapkan seseorang […]

  • Kejurkot Voli Tasikmalaya

    Dari GOR Dadaha Menuju Porprov, Kejurkot Voli Tasikmalaya Jadi Panggung Atlet Lokal

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kejurkot Voli Tasikmalaya 2026 bukan sekadar turnamen antar klub. Di balik persaingan 10 tim terbaik yang bertanding di GOR Sukapura Dadaha, tersimpan harapan besar untuk melahirkan generasi atlet yang mampu membawa nama Kota Tasikmalaya bersinar di tingkat Jawa Barat. Kejurkot Voli Tasikmalaya atau Kejuaraan Kota Bola Voli Tasikmalaya tahun ini menjadi […]

  • Pembatasan Gawai Sekolah

    Gawai di Sekolah Kini Dibatasi, Bukan Dilarang

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pembatasan gawai sekolah mulai diterapkan sebagai langkah membangun lingkungan belajar yang lebih kondusif. Kebijakan ini merupakan bentuk pengaturan penggunaan telepon seluler di sekolah, bukan larangan total terhadap perangkat digital. Melalui aturan tersebut, pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi secara lebih bijak sehingga konsentrasi belajar meningkat, interaksi sosial antarmurid semakin kuat, dan ekosistem pendidikan menjadi […]

  • Hakordia 2025

    KPK Gelar Hakordia 2025 untuk Perkuat Gerakan Antikorupsi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 218
    • 0Komentar

    KPK gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta dengan agenda kolaborasi antikorupsi lintas sektor selama empat hari. albadarpost.com, LENSA – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Hakordia 2025 sebagai gerakan kolaborasi nasional yang dipusatkan di Yogyakarta pada 6–9 Desember. Agenda empat hari ini bukan seremoni tahunan, tetapi ruang inklusif yang dirancang untuk memperluas partisipasi publik dalam pencegahan korupsi. Penetapan […]

  • banjir Pidie Jaya

    Pemkab Investigasi Banjir Pidie Jaya yang Seret Gajah Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Banjir Pidie Jaya menyeret gajah Sumatera hingga tewas. Warga kesulitan evakuasi, pemerintah cek kondisi hutan. albadarpost.com, HUMANIORA – Seekor gajah Sumatera ditemukan mati akibat banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Bangkai satwa dilindungi itu terjepit tumpukan kayu hutan dan lumpur di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu. Penemuan ini memicu pertanyaan baru soal penyebab banjir […]

expand_less