Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bank Galunggung Borong 3 Penghargaan di TOP BUMD 2026, BUMD Tasikmalaya “Unjuk Gigi”?

Bank Galunggung Borong 3 Penghargaan di TOP BUMD 2026, BUMD Tasikmalaya “Unjuk Gigi”?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ada yang menarik dari gelaran TOP BUMD Awards 2026 tahun ini. Di tengah persaingan ketat antar BUMD, Bank Galunggung justru tampil mencolok. Bukan cuma menang, tapi langsung memborong tiga penghargaan sekaligus.

Dalam konteks TOP BUMD 2026, capaian Bank Galunggung ini terasa spesial. Sebab, tidak banyak BUMD daerah yang mampu konsisten naik kelas seperti ini dalam waktu singkat.

Dari Tasikmalaya ke Panggung Nasional

Acara penghargaan ini digelar di Hotel Raffles Jakarta pada Senin (13/4). Suasananya cukup meriah, dihadiri ratusan kepala daerah dan jajaran direksi BUMD dari berbagai wilayah di Indonesia.

Di tengah banyaknya nama besar yang ikut serta, Bank Galunggung berhasil mencuri perhatian. Bukan karena sensasi, tapi karena hasil kerja yang terlihat nyata.

Tiga Penghargaan Sekaligus, Bukan Kebetulan

Tahun ini, Bank Galunggung membawa pulang tiga kategori sekaligus:

  • Top Pembina BUMD 2026
  • Top BUMD Awards 2026 BPR Bintang 5
  • Top CEO BUMD 2026

Level Bintang 5 sendiri bukan penghargaan biasa. Itu level tertinggi, dan biasanya hanya diraih oleh BUMD yang sudah benar-benar matang dari sisi bisnis dan tata kelola.

Kalau dipikir-pikir, ini bukan sekadar menang. Ini sinyal bahwa mereka sedang berada di jalur yang tepat.

Bukan Sekali Ini Saja

Yang bikin menarik, ini bukan kali pertama Bank Galunggung naik panggung. Pada 2024, mereka juga meraih penghargaan serupa.

Artinya, performa mereka bukan “kebetulan setahun”. Ada pola konsistensi di sana. Dan jujur saja, konsistensi seperti ini tidak mudah dijaga, apalagi untuk BUMD daerah.

Pesan Langsung dari Cecep Nurul Yakin

Bupati Tasikmalaya yang menerima langsung penghargaan ikut angkat bicara soal capaian ini. Nada bicaranya bukan hanya bangga, tapi juga penuh harapan.

“Terima kasih, Bu Dirut. Semoga kepercayaan ini bisa terus dijaga dan pastinya manajemennya semakin profesional.”

Di sisi lain, ia juga mengingatkan hal yang cukup penting: pelayanan jangan sampai kendor. Karena pada akhirnya, kepercayaan nasabah itu yang menentukan.

Apa yang Sebenarnya Berubah?

Kalau melihat tren sekarang, banyak BUMD mulai berbenah. Namun, tidak semuanya berhasil melangkah sejauh ini.

Bank Galunggung tampaknya melakukan beberapa hal krusial:

  • Lebih serius di digitalisasi
  • Pembenahan manajemen internal
  • Fokus ke kebutuhan nasabah, bukan sekadar target angka

Perubahan seperti ini mungkin tidak langsung terlihat dari luar. Tapi dampaknya terasa dalam jangka panjang.

Kenapa Ini Jadi Sorotan?

Di ajang seperti TOP BUMD Awards 2026, tidak semua peserta bisa naik ke level tertinggi. Banyak yang ikut, tapi hanya sedikit yang benar-benar menonjol.

Karena itu, ketika Bank Galunggung berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus, wajar kalau kemudian jadi perbincangan.

Ini bukan hanya soal piala. Ini soal persepsi: bahwa BUMD daerah juga bisa profesional, kompetitif, bahkan unggul.

Dampaknya ke Masyarakat?

Kalau ditarik ke bawah, dampaknya cukup terasa.

Ketika bank daerah berkembang:

  • layanan keuangan jadi lebih mudah diakses
  • pelaku usaha kecil lebih terbantu
  • ekonomi lokal ikut bergerak

Jadi, kemenangan ini bukan cuma milik internal perusahaan. Ada efek yang lebih luas.

Saatnya BUMD Daerah Naik Level?

Apa yang dilakukan Bank Galunggung bisa jadi gambaran arah baru BUMD di Indonesia.

Tidak lagi sekadar “pelengkap daerah”, tapi mulai jadi pemain penting dalam ekonomi.

Sekarang pertanyaannya sederhana:
apakah BUMD lain siap mengejar, atau justru tertinggal? (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Baru 2026

    Menyambut Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Umat Islam menyambut Tahun Baru 2026 dengan doa dan muhasabah sebagai fondasi spiritual dan sikap sosial. albadarpost.com, FOKUS – Pergantian Tahun Baru 2026 menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk menata ulang niat, memperbaiki sikap, dan menguatkan ikatan spiritual. Di tengah arus perayaan yang sering menonjolkan euforia, sebagian umat memilih jalur yang lebih sunyi: berdoa, […]

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan LKPJ Tasikmalaya 2025 di DPRD dengan data pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan

    Angka Bicara! LKPJ Tasikmalaya 2025 Ungkap Ekonomi Naik dan Kemiskinan Turun

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Tasikmalaya 2025 kembali menjadi perhatian publik. Laporan kinerja Bupati Tasikmalaya ini, yang juga dikenal sebagai laporan pembangunan daerah Tasikmalaya 2025, menghadirkan kabar yang cukup menggembirakan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, Kabupaten Tasikmalaya justru menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin kuat dan stabil. Senin (30/03/2026), Bupati Tasikmalaya H. Cecep […]

  • Tol Getaci

    Kementerian PU Mulai Tol Getaci 2026, Akses Priatim Diperluas

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kementerian PU memastikan Tol Getaci dibangun 2026 untuk mempercepat akses dan konektivitas Priatim. albadarpost.com, FOKUS – Kementerian Pekerjaan Umum memastikan pembangunan Tol Getaci akan dimulai pada 2026. Proyek jalan tol sepanjang 206,65 kilometer ini dinilai krusial untuk membuka keterisolasian wilayah Priangan Timur dan mempercepat konektivitas Jawa Barat–Jawa Tengah. Kepastian ini penting bagi warga Priatim yang […]

  • Rapat koordinasi pencegahan stunting Jawa Barat di Gedung Sate Bandung bersama Wakil Bupati Tasikmalaya

    Tekan Stunting, Asep Sopari: Perubahan Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Stunting Jawa Barat kembali menjadi sorotan serius. Kasus stunting, gizi buruk anak, serta kekurangan nutrisi masih menjadi tantangan nyata yang harus segera ditangani. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, dengan keluarga sebagai garda terdepan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting […]

  • Kreator konten muda mengikuti pelatihan observasi hilal bersama Kemenag menggunakan teleskop dan materi astronomi.

    Influencer dan Kreator Belajar Hilal, Siap Jadi Penyebar Informasi Akurat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kemenag ajak influencer belajar hilal menjadi langkah strategis memperkuat literasi keagamaan di ruang digital. Program ini mendorong kreator konten memahami observasi hilal atau edukasi rukyat secara ilmiah. Melalui gerakan Kemenag menggandeng influencer mempelajari hilal, pemerintah ingin memastikan informasi tentang awal Ramadan dan bulan Hijriah tersebar secara akurat, bukan sekadar opini viral. Di […]

  • Ilustrasi pejabat atau pimpinan yang menerima laporan korupsi namun memilih diam di meja kerjanya

    Ketika Atasan Memilih Diam Padahal Sudah Terima Laporan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Di banyak kantor pemerintahan—dan juga di berbagai organisasi—cerita tentang korupsi sering kali dimulai dari bawah. Seorang staf bermain anggaran. Pejabat teknis memanipulasi laporan. Proyek disulap menjadi ladang keuntungan pribadi.Namun dalam banyak kasus, cerita itu tidak berhenti pada pelaku utama. Ia merambat naik, perlahan, menuju meja pimpinan. Pertanyaannya sederhana: jika atasan sudah menerima […]

expand_less