Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Rahasia Keberkahan di Balik Sunnah Makan

Rahasia Keberkahan di Balik Sunnah Makan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLESunnah Makan bukan sekadar adab biasa, melainkan tuntunan Rasulullah yang penuh hikmah. Banyak orang mengenal adab makan dalam Islam, tetapi belum memahami detail Sunnah Makan yang jarang diamalkan. Padahal, tuntunan makan Rasulullah SAW bukan hanya soal sopan santun, melainkan jalan menuju keberkahan dan kesehatan jiwa.

Di era serba cepat, banyak orang makan sambil berdiri, tergesa-gesa, bahkan tanpa doa. Karena itu, penting untuk kembali memahami Sunnah Makan agar aktivitas harian berubah menjadi ladang pahala.

1. Membaca Doa dan Menyebut Nama Allah

Pertama, Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk membaca basmalah sebelum makan. Dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, beliau bersabda:

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia menyebut nama Allah.”

Selain itu, Allah SWT berfirman:

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)

Ayat ini menegaskan bahwa Islam mengatur cara makan secara proporsional. Oleh sebab itu, Sunnah Makan tidak hanya berbicara tentang doa, tetapi juga pengendalian diri. Ketika seseorang memulai makan dengan basmalah, ia menyadari bahwa rezeki berasal dari Allah. Kesadaran ini melahirkan rasa syukur yang mendalam.

2. Makan dengan Tangan Kanan dan dari Sisi Terdekat

Selanjutnya, Rasulullah SAW menegaskan adab penting dalam Sunnah Makan. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, beliau bersabda:

“Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari yang terdekat darimu.”

Hadis ini sering diabaikan, padahal mengandung pelajaran besar. Pertama, makan dengan tangan kanan melatih disiplin dan ketaatan. Kedua, mengambil makanan dari sisi terdekat mengajarkan etika sosial dan penghormatan kepada orang lain.

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa perintah ini menunjukkan kemuliaan tangan kanan dalam syariat. Karena itu, Sunnah Makan membentuk karakter sebelum membentuk kebiasaan.

3. Tidak Berlebihan dan Berhenti Sebelum Kenyang

Kemudian, Rasulullah SAW memberikan pedoman yang sangat relevan bagi zaman modern. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, beliau bersabda:

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya.”

Hadis ini sangat kuat. Bahkan, para ulama menegaskan bahwa makan berlebihan membuka pintu penyakit fisik dan hati. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menyebutkan bahwa kekenyangan sering menjadi sebab kerasnya hati dan lemahnya ibadah.

Karena itu, Sunnah Makan mendorong keseimbangan. Seseorang dianjurkan berhenti sebelum kenyang. Selain menjaga kesehatan, kebiasaan ini memperkuat kontrol diri.

4. Menjilat Jari dan Tidak Mencela Makanan

Banyak orang merasa aneh ketika mendengar anjuran menjilat jari. Padahal, dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menganjurkan hal tersebut karena keberkahan makanan bisa berada pada bagian terakhirnya.

Lebih dari itu, beliau tidak pernah mencela makanan. Jika suka, beliau memakannya. Jika tidak, beliau meninggalkannya tanpa komentar buruk.

Sikap ini mengajarkan rasa hormat terhadap nikmat Allah. Selain itu, kebiasaan tidak mencela makanan membentuk pribadi yang santun dan rendah hati.

5. Duduk Saat Makan dan Tidak Tergesa-Gesa

Rasulullah SAW makan dalam keadaan duduk dengan tenang. Beliau tidak makan sambil bersandar berlebihan. Bahkan, beliau menikmati makanan tanpa tergesa-gesa.

Dalam konteks modern, banyak orang makan sambil berjalan atau sibuk dengan gawai. Akibatnya, mereka kehilangan kesadaran penuh terhadap nikmat yang ada di depan mata. Padahal, Sunnah Makan mengajarkan mindfulness jauh sebelum istilah itu populer.

Dengan duduk tenang, seseorang lebih mudah bersyukur dan menghindari makan berlebihan.

Sunnah Makan: Jalan Sunyi Menuju Keberkahan

Baca juga: Dunia Itu Manis, Tapi Diam-Diam Mematikan

Sunnah Makan bukan ritual kuno yang ketinggalan zaman. Sebaliknya, ia adalah sistem hidup yang menjaga fisik, akal, dan ruhani. Setiap detailnya memiliki makna. Dari doa pembuka hingga sikap setelah makan, semuanya membentuk pribadi yang seimbang.

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah: 172)

Ayat ini menegaskan bahwa makan bukan sekadar aktivitas biologis. Ia merupakan ibadah jika dilakukan sesuai tuntunan.

Oleh karena itu, sudah saatnya kita menghidupkan kembali Sunnah Makan di tengah keluarga. Ajarkan anak membaca doa. Biasakan makan dengan tangan kanan. Hentikan kebiasaan berlebihan. Dengan begitu, meja makan berubah menjadi madrasah kecil yang penuh berkah. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Juwono Sudarsono

    Sosok Juwono Sudarsono: Menteri 4 Presiden yang Ubah Wajah Pertahanan

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Juwono Sudarsono menjadi sorotan publik setelah kabar wafatnya menyebar luas. Sosok Menhan sipil pertama Indonesia ini dikenal sebagai tokoh reformasi pertahanan yang membawa perubahan besar dalam sistem militer nasional. Selain itu, kiprah panjangnya sebagai menteri lintas era menjadikan namanya lekat dalam sejarah politik Indonesia. Jejak Awal dan Latar Belakang Akademisi Sejak […]

  • diskon tiket kereta

    KAI Diskon Tiket Kereta 30 Persen, Perjalanan Nataru Lebih Terjangkau

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    KAI berikan diskon tiket kereta hingga 30 persen selama libur Nataru 2025/2026, berlaku untuk rute jarak jauh. albadarpost.com, LENSA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menetapkan potongan diskon tiket kereta hingga 30 persen untuk kereta ekonomi komersial jarak jauh. Kebijakan ini berlaku pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Program ini menyasar penumpang […]

  • pungli Jembatan Cirahong

    Viral! 5 Hal di Balik Dugaan Pungli Jembatan Cirahong Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pungli Jembatan Cirahong mendadak viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Dugaan pungutan liar di Jembatan Cirahong, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya itu memicu kemarahan banyak warga. Selain itu, sejumlah netizen mengaku pernah mengalami hal serupa ketika melintas di jembatan penghubung Tasikmalaya dan Ciamis tersebut. Video yang beredar memperlihatkan beberapa pengendara […]

  • Nabi Ayub AS

    Refleksi Harian dari Kisah Nabi Ayub AS

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Ayub AS mengajarkan keteguhan iman saat kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan. albadarpost.com, OPINI – Hidup modern bergerak cepat, tetapi rapuh. Krisis kesehatan, tekanan ekonomi, dan permasalahan sosial bisa datang tanpa aba-aba. Dalam situasi seperti ini, kisah Nabi Ayub AS tidak berhenti sebagai cerita masa lalu. Ia hadir sebagai cermin harian tentang bagaimana manusia […]

  • Tenda KRPL Tasikmalaya

    Satpol PP Tasikmalaya Tertibkan Aksi, KRPL Ancam Buka Data

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tenda KRPL Tasikmalaya yang berdiri di depan Bale Kota akhirnya dibongkar oleh Satpol PP. Penertiban ini memicu polemik karena berada di persimpangan antara penegakan aturan dan kebebasan menyampaikan aspirasi. Selasa (21/4/2026), area yang sebelumnya dipenuhi tenda dan atribut aksi kini terlihat bersih. Aktivitas di sekitar Bale Kota kembali normal. Namun, perdebatan belum […]

  • kasus leptospirosis di Pangandaran

    Kasus Leptospirosis Meningkat di Pangandaran, Dinkes Intensifkan Sosialisasi dan Pengendalian Tikus

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Kasus leptospirosis di Pangandaran tembus 22 kasus per September 2025. Dinkes perketat pengendalian tikus dan sosialisasi APD untuk cegah lonjakan. Kasus Leptospirosis Terkini albadarpost.com, LENSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran kembali mencatat kenaikan kasus leptospirosis. Hingga September 2025, terdapat 22 warga yang terinfeksi penyakit yang disebabkan bakteri leptospira ini. Penyakit tersebut biasanya menyebar melalui air […]

expand_less