Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Rahasia Keberkahan di Balik Sunnah Makan

Rahasia Keberkahan di Balik Sunnah Makan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLESunnah Makan bukan sekadar adab biasa, melainkan tuntunan Rasulullah yang penuh hikmah. Banyak orang mengenal adab makan dalam Islam, tetapi belum memahami detail Sunnah Makan yang jarang diamalkan. Padahal, tuntunan makan Rasulullah SAW bukan hanya soal sopan santun, melainkan jalan menuju keberkahan dan kesehatan jiwa.

Di era serba cepat, banyak orang makan sambil berdiri, tergesa-gesa, bahkan tanpa doa. Karena itu, penting untuk kembali memahami Sunnah Makan agar aktivitas harian berubah menjadi ladang pahala.

1. Membaca Doa dan Menyebut Nama Allah

Pertama, Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk membaca basmalah sebelum makan. Dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi, beliau bersabda:

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia menyebut nama Allah.”

Selain itu, Allah SWT berfirman:

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)

Ayat ini menegaskan bahwa Islam mengatur cara makan secara proporsional. Oleh sebab itu, Sunnah Makan tidak hanya berbicara tentang doa, tetapi juga pengendalian diri. Ketika seseorang memulai makan dengan basmalah, ia menyadari bahwa rezeki berasal dari Allah. Kesadaran ini melahirkan rasa syukur yang mendalam.

2. Makan dengan Tangan Kanan dan dari Sisi Terdekat

Selanjutnya, Rasulullah SAW menegaskan adab penting dalam Sunnah Makan. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, beliau bersabda:

“Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari yang terdekat darimu.”

Hadis ini sering diabaikan, padahal mengandung pelajaran besar. Pertama, makan dengan tangan kanan melatih disiplin dan ketaatan. Kedua, mengambil makanan dari sisi terdekat mengajarkan etika sosial dan penghormatan kepada orang lain.

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa perintah ini menunjukkan kemuliaan tangan kanan dalam syariat. Karena itu, Sunnah Makan membentuk karakter sebelum membentuk kebiasaan.

3. Tidak Berlebihan dan Berhenti Sebelum Kenyang

Kemudian, Rasulullah SAW memberikan pedoman yang sangat relevan bagi zaman modern. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, beliau bersabda:

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya.”

Hadis ini sangat kuat. Bahkan, para ulama menegaskan bahwa makan berlebihan membuka pintu penyakit fisik dan hati. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menyebutkan bahwa kekenyangan sering menjadi sebab kerasnya hati dan lemahnya ibadah.

Karena itu, Sunnah Makan mendorong keseimbangan. Seseorang dianjurkan berhenti sebelum kenyang. Selain menjaga kesehatan, kebiasaan ini memperkuat kontrol diri.

4. Menjilat Jari dan Tidak Mencela Makanan

Banyak orang merasa aneh ketika mendengar anjuran menjilat jari. Padahal, dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menganjurkan hal tersebut karena keberkahan makanan bisa berada pada bagian terakhirnya.

Lebih dari itu, beliau tidak pernah mencela makanan. Jika suka, beliau memakannya. Jika tidak, beliau meninggalkannya tanpa komentar buruk.

Sikap ini mengajarkan rasa hormat terhadap nikmat Allah. Selain itu, kebiasaan tidak mencela makanan membentuk pribadi yang santun dan rendah hati.

5. Duduk Saat Makan dan Tidak Tergesa-Gesa

Rasulullah SAW makan dalam keadaan duduk dengan tenang. Beliau tidak makan sambil bersandar berlebihan. Bahkan, beliau menikmati makanan tanpa tergesa-gesa.

Dalam konteks modern, banyak orang makan sambil berjalan atau sibuk dengan gawai. Akibatnya, mereka kehilangan kesadaran penuh terhadap nikmat yang ada di depan mata. Padahal, Sunnah Makan mengajarkan mindfulness jauh sebelum istilah itu populer.

Dengan duduk tenang, seseorang lebih mudah bersyukur dan menghindari makan berlebihan.

Sunnah Makan: Jalan Sunyi Menuju Keberkahan

Baca juga: Dunia Itu Manis, Tapi Diam-Diam Mematikan

Sunnah Makan bukan ritual kuno yang ketinggalan zaman. Sebaliknya, ia adalah sistem hidup yang menjaga fisik, akal, dan ruhani. Setiap detailnya memiliki makna. Dari doa pembuka hingga sikap setelah makan, semuanya membentuk pribadi yang seimbang.

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah: 172)

Ayat ini menegaskan bahwa makan bukan sekadar aktivitas biologis. Ia merupakan ibadah jika dilakukan sesuai tuntunan.

Oleh karena itu, sudah saatnya kita menghidupkan kembali Sunnah Makan di tengah keluarga. Ajarkan anak membaca doa. Biasakan makan dengan tangan kanan. Hentikan kebiasaan berlebihan. Dengan begitu, meja makan berubah menjadi madrasah kecil yang penuh berkah. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pidana kerja sosial

    Pidana Kerja Sosial dalam KUHP Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Pidana kerja sosial dalam KUHP baru diuji: solusi kelebihan lapas atau sekadar memindahkan beban ke daerah. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru pada 2026 menandai perubahan arah pemidanaan di Indonesia. Negara mulai membuka ruang lebih luas bagi pidana nonpemenjaraan, salah satunya melalui pidana kerja sosial. Kebijakan ini bukan sekadar teknis hukum, […]

  • Gerakan Pangan Murah

    Strategi Pangandaran Menekan Inflasi dan Menyelamatkan Ekologi Pesisir

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Gerakan Pangan Murah di Majingklak menekan inflasi pangan sambil menjaga keseimbangan ekologi pesisir. Gerakan Pangan Murah dan Stabilitas Pangan di Pesisir Selatan albadarpost.com. HUMANIORA – Kawasan pesisir selatan Pangandaran kembali menjadi saksi betapa rapuhnya stabilitas harga pangan di tengah fluktuasi ekonomi dan iklim. Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan merespons cepat […]

  • mahram nikah

    Ini Daftar Lengkap Mahram Nikah yang Wajib Dipahami Muslim

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Mahram nikah kembali menjadi topik yang banyak dicari publik setelah munculnya berbagai kesalahpahaman di media sosial terkait batasan wanita yang haram dinikahi dalam Islam. Istilah mahram nikah atau wanita mahram sering disalahartikan, padahal aturan ini memiliki dasar kuat dalam fikih Islam dan telah dijelaskan secara rinci oleh Kementerian Agama RI. Fenomena ini […]

  • ilustrasi seorang muslim merenung sebelum berbicara sebagai bentuk menjaga lisan sesuai hadis Nabi

    Hadis Nabi tentang Menjaga Lisan: Nasihat yang Sering Dilupakan

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua dosa bermula dari perbuatan. Sebagian justru berawal dari kata-kata. Karena itu, Rasulullah memberikan satu nasihat sederhana yang mampu menyelamatkan banyak orang. Beliau bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” Inilah salah satu hadis menjaga lisan yang paling sering dikutip oleh para […]

  • Harga BBM Pertamina

    Harga BBM Pertamina November 2025 Naik, Pertamina Dex dan Dexlite Terkerek di Jawa Barat

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Pertamina naikkan harga BBM non-subsidi per 1 November 2025, Dexlite dan Pertamina Dex ikut terkerek di Jawa Barat. Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi per 1 November 2025 albadarpost.com, LENSA – PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga BBM Pertamina di seluruh wilayah Indonesia mulai Sabtu, 1 November 2025. Penyesuaian ini berlaku untuk dua jenis bahan bakar […]

  • peradaban Islam Andalusia

    Fakta Tersembunyi Andalusia: Peradaban Islam yang Lebih Maju dari Eropa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peradaban Islam Andalusia, kejayaan Islam di Andalusia, hingga warisan Islam Spanyol sering hanya dikenal dari sisi kemegahan arsitektur. Namun, di balik itu, terdapat lapisan sejarah yang jauh lebih kompleks, dinamis, dan jarang dibahas. Justru dari sisi inilah peradaban Islam Andalusia memberi dampak besar pada dunia modern—baik dalam ilmu pengetahuan, toleransi sosial, maupun […]

expand_less