Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Tanpa Disadari, Banyak Orang Melakukan Ghibah di Grup WhatsApp

Tanpa Disadari, Banyak Orang Melakukan Ghibah di Grup WhatsApp

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Fenomena ghibah WhatsApp kini semakin sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Obrolan di grup WA keluarga, komunitas, kantor, hingga tongkrongan kadang berubah menjadi pembahasan keburukan orang lain tanpa disadari. Padahal, dalam ajaran Islam, ghibah atau menggunjing termasuk perbuatan yang dilarang dan memiliki konsekuensi dosa yang serius.

Ironisnya, banyak orang menganggap percakapan di grup hanya candaan biasa. Ada yang awalnya sekadar membalas stiker, lalu obrolan berkembang menjadi membahas kehidupan pribadi seseorang. Kadang grup langsung ramai. Notifikasi terus berbunyi. Nama seseorang pun mulai jadi bahan komentar bersama.

Sebagian orang sebenarnya merasa tidak nyaman, tetapi memilih diam karena takut dianggap tidak solid dengan grup. Ada juga yang hanya membaca percakapan tanpa ikut menanggapi, meski dalam hati merasa pembahasan itu sudah kelewat batas.

Apa Itu Ghibah dalam Islam?

Dalam Islam, ghibah berarti membicarakan sesuatu tentang orang lain yang tidak disukainya, meskipun hal itu benar adanya.

Rasulullah SAW pernah menjelaskan makna ghibah dalam hadis berikut:

“Tahukah kalian apa itu ghibah?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Rasulullah bersabda, “Engkau menyebut tentang saudaramu sesuatu yang ia benci.”
(HR Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa ghibah tidak harus berupa fitnah atau kebohongan. Ketika seseorang membicarakan kekurangan orang lain di belakangnya dan orang tersebut tidak menyukainya, maka perbuatan itu sudah termasuk ghibah.

Karena itu, para ulama menegaskan bahwa ghibah di grup WhatsApp tetap memiliki hukum yang sama seperti ghibah secara langsung.

Ghibah di Grup WA Bisa Menjadi Dosa Bersama

Perkembangan teknologi membuat bentuk ghibah ikut berubah. Jika dulu orang bergunjing secara langsung di tempat tertentu, kini pembicaraan itu berpindah ke ruang digital.

Masalahnya, percakapan di grup WhatsApp sering berkembang sangat cepat. Satu komentar negatif bisa memancing balasan panjang dari anggota lain. Bahkan, terkadang ada yang ikut menambahkan cerita baru tentang orang yang sedang dibahas.

Tidak jarang grup mendadak sunyi beberapa detik setelah satu anggota mulai membicarakan aib orang lain. Namun setelah itu, pesan balasan justru bermunculan lebih ramai. Ada yang tertawa. Ada yang ikut menyindir. Dan ada pula yang mengirim emoji seolah menganggap semuanya lucu.

Padahal, dalam Islam, menjaga kehormatan sesama muslim memiliki nilai yang sangat besar.

Allah SWT berfirman:

“Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?”
(QS Al-Hujurat: 12)

Ayat tersebut menunjukkan betapa buruknya perbuatan ghibah di sisi Allah SWT. Perumpamaan memakan bangkai saudara sendiri menjadi gambaran keras agar manusia menjaga lisannya, termasuk tulisan dan komentar di media digital.

Mengapa Banyak Orang Tidak Sadar Sedang Ghibah?

Salah satu penyebab utama ghibah di grup WhatsApp sulit disadari ialah karena percakapannya sering dibungkus candaan.

Awalnya hanya obrolan ringan. Namun perlahan pembahasan mulai mengarah pada kehidupan pribadi seseorang, penampilan, masalah rumah tangga, hingga urusan pekerjaan.

Selain itu, budaya ingin tahu urusan orang lain membuat sebagian orang mudah terbawa suasana grup. Ketika banyak anggota ikut tertawa atau membalas komentar, orang lain cenderung merasa pembahasan itu wajar.

Padahal, satu kalimat pendek yang diketik di ponsel bisa melukai orang lain dalam waktu lama.

Di era digital sekarang, dosa tidak selalu muncul dari ucapan langsung. Kadang, ia lahir dari jempol yang terlalu cepat mengetik tanpa memikirkan dampaknya.

Kapan Membicarakan Orang Lain Diperbolehkan?

Meski ghibah dilarang, ulama menjelaskan ada kondisi tertentu yang membolehkan seseorang membicarakan orang lain demi tujuan syar’i atau kemaslahatan.

Imam An-Nawawi dalam Riyadhus Shalihin menjelaskan beberapa kondisi tersebut, seperti:

  • melaporkan kezaliman,
  • meminta fatwa,
  • memperingatkan masyarakat dari bahaya,
  • atau menjelaskan identitas seseorang tanpa niat merendahkan.

Namun, pembolehan itu tetap memiliki batas. Karena itu, umat Islam diminta berhati-hati agar pembahasan tidak berubah menjadi ajang menghina atau mempermalukan orang lain.

Menjaga Grup WA Tetap Sehat dan Nyaman

Para ulama mengingatkan bahwa grup WhatsApp seharusnya menjadi tempat berbagi informasi baik, mempererat silaturahmi, dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Karena itu, setiap anggota grup memiliki tanggung jawab moral untuk menghentikan percakapan yang mulai mengarah pada ghibah.

Kadang, memilih diam, mengalihkan topik, atau tidak ikut menimpali pembahasan negatif justru menjadi cara sederhana menjaga diri dari dosa.

Sebab, tidak semua hal harus dikomentari. Tidak semua keburukan orang lain pantas dijadikan hiburan di grup percakapan.

Di zaman serba digital, dosa bisa datang tanpa suara. Bukan dari mulut yang berbicara, melainkan dari jempol yang terlalu mudah menulis keburukan orang lain lalu menganggapnya sekadar candaan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM menarik pelanggan

    9 Cara Cerdas UMKM Dapat Pelanggan Baru, Nomor 7 Bikin Kaget!

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 194
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – UMKM menarik pelanggan menjadi tantangan utama di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Banyak pelaku usaha kecil mencoba berbagai cara, namun belum tentu efektif. Padahal, strategi menarik pelanggan baru bisa dilakukan dengan pendekatan kreatif, berbeda, dan jarang diketahui. Karena itu, memahami teknik unik dalam pemasaran UMKM akan membuka peluang besar untuk meningkatkan […]

  • Ilustrasi kitab berbahasa Arab klasik di perpustakaan Islam kuno dengan suasana intelektual dan pencahayaan hangat.

    Peran Bahasa Arab dalam Ilmu Pengetahuan yang Jarang Disadari

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengenal bahasa Arab hanya sebagai bahasa agama atau bahasa ibadah. Padahal, bahasa Arab ilmu memiliki peran besar dalam sejarah pengetahuan dunia. Bahasa ini pernah menjadi pusat lahirnya berbagai kajian ilmiah, mulai dari kedokteran, astronomi, matematika, hingga filsafat. Bahkan, banyak istilah ilmiah modern berakar dari bahasa Arab yang berkembang selama masa […]

  • Fiqih kuota internet

    Kuota Hangus dalam Islam, Begini Kajian Fiqihnya

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Fiqih kuota internet, hukum paket internet dalam Islam, dan jual beli kuota internet menjadi pembahasan yang semakin menarik seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital. Di satu sisi, paket data memudahkan berbagai aktivitas. Di sisi lain, sistem kuota hangus setelah masa aktif berakhir memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip fikih muamalah. Kajian […]

  • Jadwal Persigar Garut

    Persigar Garut Siap Tempur di Babak 8 Besar Nasional

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Ribuan pendukung Persigar Garut akhirnya dapat menandai kalender mereka. Jadwal Persigar Garut pada Putaran Nasional Babak 8 Besar Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 resmi dirilis oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat. Tiga pertandingan penting kini sudah menanti Laskar Domba dalam perjuangan menuju fase berikutnya. Bagi masyarakat Garut, babak 8 besar […]

  • longsor Jatinangor

    Longsor Jatinangor Menimpa Pekerja

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Empat pekerja tewas tertimbun longsor Jatinangor saat bangun lapangan futsal, evakuasi SAR masih berlangsung. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa longsor Jatinangor kembali menelan korban jiwa. Enam pekerja pembangunan lapangan futsal tertimbun longsoran tebing di Desa Cisampur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026) siang. Empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya selamat dan dirawat di […]

  • Ilustrasi transaksi belanja dengan cashback dan diskon besar ditinjau dari hukum Islam dan fikih muamalah

    Cashback Halal atau Haram? Ini Jawaban Fikihnya

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 328
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertanyaan tentang hukum cashback semakin sering muncul seiring maraknya promo digital. Banyak Muslim bertanya, apakah cashback dalam Islam itu halal, atau justru mendekati riba dan gharar. Isu diskon besar menurut Islam pun ikut menjadi sorotan, terutama saat promo masif di e-commerce dan layanan digital. Karena itu, rubrik fikih kontemporer ini hadir […]

expand_less