Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Rahasia Gulai Daun Singkong Santan Kental, Gurihnya Bikin Gagal Diet

Rahasia Gulai Daun Singkong Santan Kental, Gurihnya Bikin Gagal Diet

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Gulai daun singkong masih jadi salah satu menu rumahan yang sulit tergeser sampai sekarang. Rasanya sederhana, tetapi justru itu yang bikin banyak orang kangen. Apalagi kalau kuah santannya kental, pedasnya pas, lalu dimakan saat nasi masih panas mengepul.

Belakangan, resep gulai daun singkong santan kental juga makin sering muncul di pencarian internet. Banyak orang mulai kembali memasak menu kampung karena rasanya terasa lebih “nyambung” untuk makan sehari-hari.

Dan memang aneh. Kadang makanan yang paling bikin tenang justru bukan yang mahal.

Melainkan yang kuahnya dituang langsung dari panci aluminium di dapur rumah.

Pilih Daun Singkong yang Masih Muda

Hal pertama yang perlu diperhatikan tentu daun singkongnya. Gunakan daun yang masih muda supaya hasil gulainya lembut dan tidak berserat kasar saat dimakan.

Biasanya ibu-ibu di kampung langsung tahu mana daun yang cocok hanya dari warnanya. Tidak terlalu tua. Pucuknya masih lentur.

Setelah dicuci bersih, rebus daun singkong sampai empuk. Banyak orang menambahkan sedikit garam agar warna hijaunya tetap cantik.

Lalu tiriskan.

Kadang ada yang tidak sabar langsung memeras daun singkong saat masih panas. Ujung-ujungnya jari merah sendiri sambil bilang, “Nah kan…”

Untuk bumbu halus, siapkan:

  • 8 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 cabai merah keriting
  • 10 cabai rawit merah
  • 3 butir kemiri
  • 1 ruas kunyit
  • 1 ruas jahe

Bahan pelengkap:

  • 1 ikat daun singkong rebus
  • 700 ml santan kental
  • 2 batang serai
  • 3 lembar daun salam
  • 2 lembar daun jeruk
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya

Tumis Bumbu Sampai Dapur Mulai Harum

Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bumbu halus hingga benar-benar matang. Setelah itu, masukkan serai, daun salam, dan daun jeruk.

Pada tahap ini aroma biasanya mulai memenuhi dapur. Kadang bahkan sampai terdengar suara dari ruang depan:

“Masak gulai ya?”

Padahal orangnya belum lihat panci sama sekali.

Setelah bumbu matang, tuang santan perlahan sambil terus diaduk supaya tidak pecah. Gunakan api sedang agar kuah tetap lembut dan warnanya keluar cantik.

Lalu masukkan daun singkong rebus.

Aduk pelan.

Pelan saja. Tidak usah buru-buru.

Karena justru di situ biasanya santan mulai mengental dan aroma gurai rempahnya keluar pelan-pelan.

Rahasia Gulai Daun Singkong yang Gurih dan Bikin Nambah

Ada beberapa hal kecil yang sering membuat gulai daun singkong terasa jauh lebih enak.

Pertama, gunakan santan segar kalau memungkinkan. Rasanya lebih gurih dan kuahnya terasa “berisi”. Kedua, jangan berhenti mengaduk saat santan mulai panas.

Selain itu, biarkan gulai mendidih perlahan beberapa menit supaya bumbu meresap sempurna ke daun singkong.

Sebagian orang menambahkan ikan teri, ebi, atau potongan ikan asap agar rasa gurihnya makin kuat. Namun tanpa tambahan apa pun sebenarnya gulai ini sudah cukup bikin orang susah berhenti makan.

Kadang kuah gulai malah lebih cepat habis dibanding daun singkongnya. Tinggal santan kuning tipis di dasar piring, lalu disendoki lagi pakai nasi panas.

Dan itu biasanya tambah nikmat justru saat lauk lain sudah hampir habis.

Ada juga yang sengaja makan pakai tangan karena katanya rasa santannya lebih terasa. Entah memang begitu atau cuma perasaan lapar sore hari.

Menu Kampung yang Tetap Dicari Sampai Sekarang

Di tengah banyaknya makanan modern bermunculan, gulai daun singkong tetap punya tempat sendiri di hati banyak orang. Bahannya murah, cara membuatnya mudah, tetapi rasanya bisa membuat meja makan mendadak ramai.

Apalagi saat hujan turun sore-sore.

Listrik kadang redup sedikit.

Lalu dari dapur terdengar suara sendok mengaduk santan di panci.

Hal-hal kecil seperti itu anehnya gampang diingat.

Mungkin karena makanan rumahan memang tidak cuma soal rasa. Ada suasana yang ikut dimakan bersama.

Gulai daun singkong santan kental bukan sekadar masakan sederhana. Kadang, dari kuah kuning hangat itulah rasa pulang terasa paling nyata. (ARR)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan KUA pasca Lebaran

    Pasca Lebaran, KUA di Seluruh Indonesia Siaga Layani Warga

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aktivitas layanan KUA pasca Lebaran kembali berjalan normal di seluruh Indonesia. Setelah libur panjang Idulfitri, Kantor Urusan Agama (KUA) kini kembali membuka layanan bagi masyarakat yang ingin mengurus berbagai keperluan administrasi keagamaan, termasuk pencatatan nikah. Kembalinya pelayanan KUA setelah Lebaran langsung disambut antusias masyarakat. Banyak warga memanfaatkan momen ini untuk mengurus […]

  • polisi gadungan

    Polisi Gadungan Menyekap Warga di Bekasi, Motor dan Uang Raib

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Polisi selidiki penyekapan modus polisi gadungan di Bekasi, korban kehilangan motor dan uang jutaan rupiah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi kejahatan dengan modus polisi gadungan kembali terjadi di ruang publik. Sepasang kekasih di Kota Bekasi disekap dan dirampas hartanya oleh tiga pria yang mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya. Kasus ini menyoroti celah keamanan warga […]

  • 1 Muharam Padakembang

    1 Muharam Padakembang Menggema, Dari Konvoi Motor hingga Tabligh Akbar

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara shalawat mengiringi deru kendaraan yang mulai bergerak dari titik keberangkatan pawai pada pagi 1 Muharam 1448 Hijriah. Sejak matahari belum terlalu tinggi, warga dari berbagai kalangan sudah berkumpul untuk mengikuti rangkaian kegiatan bertema “Satu Muharam Satu Keinginan, Padakembang Maju” Peringatan 1 Muharam Padakembang tahun ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan […]

  • tumis ikan jambal roti

    Rahasia Tumis Jambal Roti Pedas Manis, Ikan Asin Jadi Menu Sultan!

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tumis ikan jambal roti kini menjadi primadona baru di dapur rumahan. Olahan ikan asin ini berubah total—lebih mewah, lebih menggoda, dan pastinya kaya rasa. Resep tumis jambal roti pedas manis menghadirkan perpaduan gurih, manis, dan pedas yang langsung bikin nafsu makan meningkat. Selain itu, variasi olahan ikan asin pedas manis semakin digemari […]

  • pengawasan infrastruktur

    Pemprov Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Awasi Infrastruktur Daerah

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar libatkan mahasiswa Teknik Sipil dalam pengawasan infrastruktur untuk mempercepat proyek publik. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melibatkan mahasiswa Teknik Sipil untuk mendukung pengawasan infrastruktur pada proyek pembangunan daerah. Langkah ini menyusul instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan percepatan pembangunan jembatan dan fasilitas publik untuk membuka akses mobilitas masyarakat. Langkah Pemerintah dan […]

  • penggelapan dana

    Warga Singapura Dihukum 12 Minggu Penjara

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Pengadilan Singapura menjatuhi hukuman penjara atas penggelapan dana salah transfer. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Seorang pria di Singapura dijatuhi hukuman 12 minggu penjara setelah terbukti menggunakan dana salah transfer yang seharusnya dikembalikan kepada institusi pengirim. Kasus ini menyoroti pentingnya integritas pribadi dalam sistem keuangan modern yang semakin bergantung pada kepercayaan dan kecepatan transaksi digital. Putusan […]

expand_less