Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Terungkap! Ketimpangan Priangan Timur, Ini Pernyataan Rd. Diky Candranegara

Terungkap! Ketimpangan Priangan Timur, Ini Pernyataan Rd. Diky Candranegara

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu ketimpangan perhatian terhadap Priangan Timur kembali mencuat. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, mengaku sempat merasa kecewa melihat minimnya perhatian terhadap kawasan tersebut. Namun, ia mulai melihat arah perubahan seiring menguatnya kolaborasi di sektor penyiaran.

Dalam pernyataannya, Diky menyinggung bahwa wilayah Priangan Timur selama ini belum mendapatkan porsi perhatian yang seimbang. Meski begitu, ia menilai momentum saat ini bisa menjadi titik awal perbaikan.

“Awalnya saya cukup sedih karena perhatian ke Priangan Timur agak kurang. Tapi dengan adanya forum ini, saya mulai optimistis,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Pernyataan itu disampaikan dalam konteks refleksi atas pentingnya pemerataan pembangunan, bukan sebagai tudingan personal terhadap pihak tertentu.

Ketimpangan Perhatian Masih Terasa

Priangan Timur selama ini kerap dipandang sebagai kawasan yang tertinggal dibanding wilayah lain di Jawa Barat. Persepsi tersebut tidak muncul tanpa sebab.

Sejumlah pihak menilai akses informasi, pembangunan infrastruktur, hingga eksposur media belum berjalan optimal. Akibatnya, potensi daerah belum sepenuhnya terangkat ke tingkat yang lebih luas.

Namun demikian, kondisi ini mulai mendapat perhatian. Forum penyiaran yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dinilai membuka ruang baru untuk memperbaiki situasi.

Selain itu, meningkatnya kesadaran akan pentingnya pemerataan juga menjadi faktor pendorong.

Kolaborasi Penyiaran Mulai Menguat

Dalam forum tersebut, peran lembaga penyiaran menjadi sorotan. Dukungan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat dinilai memperkuat upaya pemerataan informasi.

Diky menilai kolaborasi ini penting agar Priangan Timur tidak terus berada di pinggiran perhatian.

Dengan dukungan media penyiaran, potensi daerah dapat lebih mudah diakses publik. Selain itu, arus informasi yang merata akan mendorong keterlibatan lebih luas dari berbagai pihak.

Di sisi lain, kerja sama lintas sektor juga menjadi kunci agar dampaknya tidak berhenti pada wacana.

Media Lokal Dianggap Paling Memahami Daerah

Salah satu poin yang ditekankan Diky adalah pentingnya peran media lokal. Ia menilai pers daerah memiliki kedekatan yang tidak dimiliki pihak luar.

“Media lokal sering kali tanpa diminta sudah mengangkat berbagai persoalan di daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi lapangan menjadi keunggulan utama media lokal. Mereka berada di tengah masyarakat, sehingga mampu menangkap dinamika yang tidak selalu terlihat dari luar.

Karena itu, ia mendorong para pemimpin daerah untuk membangun hubungan yang lebih konstruktif dengan media.

Sindiran Ringan, Pesan Serius

Dalam suasana yang cair, Diky sempat melontarkan pernyataan yang bernuansa sindiran. Ia menyebut bahwa tidak sedikit pemimpin yang datang ke daerah hanya sebatas kunjungan singkat.

“Kadang yang lebih memahami kondisi justru media lokal,” katanya.

Meski disampaikan dengan nada santai, pernyataan ini mencerminkan pentingnya kedekatan dengan realitas di lapangan. Pemahaman yang utuh terhadap daerah dinilai menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan.

Mendorong Sinergi untuk Pemerataan

Diky menegaskan bahwa ke depan diperlukan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan media. Tanpa kolaborasi, upaya pemerataan akan berjalan lambat.

Selain itu, ia menilai media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan.

“Tidak ada yang lebih memahami daerah selain mereka,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk lebih terbuka terhadap peran media lokal.

Momentum Perubahan Mulai Terbuka

Sorotan terhadap Priangan Timur menunjukkan bahwa isu pemerataan masih menjadi pekerjaan rumah. Namun, arah perbaikan mulai terlihat.

Dengan kolaborasi yang semakin kuat, peluang untuk meningkatkan perhatian terhadap kawasan ini terbuka lebih lebar.

Untuk saat ini, optimisme mulai tumbuh. Tantangannya adalah memastikan langkah yang sudah dimulai tidak berhenti di tengah jalan. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan wisatawan

    Pengelola TWA Papandayan Perketat Pengamanan

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Gunung Papandayan mendorong pengelola memperketat pengamanan kawasan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Lonjakan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendorong pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, memperketat pengamanan kawasan. Ribuan pengunjung tercatat memadati destinasi unggulan pegunungan tersebut sejak beberapa hari menjelang pergantian tahun, memicu […]

  • kasus ayah perkosa anak

    Pil KB Bongkar Kekerasan Seksual Ayah terhadap Anak di Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menahan seorang ayah yang memperkosa anaknya bertahun-tahun. Kasus terungkap dari pil KB. albadarpost.com, HUMANIORA – Langkah aparat kepolisian di Tasikmalaya kembali menyoroti urgensi perlindungan anak. Seorang pria berinisial DT, warga Kecamatan Indihiang, ditahan setelah polisi mengungkap kasus ayah perkosa anak yang ia lakukan selama bertahun-tahun. Tindakan kekerasan seksual itu dimulai saat korban masih […]

  • Perbandingan grafis kekuatan militer Indonesia vs Singapore menurut GlobalFirepower 2026 — memuat data PowerIndex, personel, armada, dan anggaran pertahanan.

    Kekuatan Militer Indonesia vs Singapura

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perbandingan kekuatan militer Indonesia vs Singapore menurut GlobalFirepower 2026 menunjukkan dinamika strategis antara dua negara penting di Asia Tenggara. Data terbaru menempatkan Indonesia dan Singapore pada posisi yang mencerminkan kekuatan masing-masing, dengan indikator berbeda dalam personel, anggaran, armada, dan kesiapan logistik. Analisa ini penting karena membahas bukan siapa yang lebih kuat […]

  • gempa megathrust Jawa Sumatra

    Megathrust Mengintai Jawa–Sumatra

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BMKG mengingatkan ancaman gempa megathrust di Jawa dan Sumatra. Potensi besar dan dampaknya perlu diwaspadai. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan potensi gempa megathrust di wilayah Indonesia, khususnya di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa dan Pulau Sumatra. Zona tersebut dinilai menyimpan akumulasi energi tektonik besar yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan […]

  • Ilustrasi buruh menurut Islam tentang kerja keras, keadilan upah, dan penghormatan pekerja dalam ajaran Rasulullah SAW.

    Keringat Buruh dalam Islam: Hak, Kehormatan, dan Keadilan yang Sering Dilupakan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pembahasan tentang buruh menurut Islam kembali menarik perhatian di tengah meningkatnya isu kesejahteraan pekerja dan ketimpangan ekonomi. Dalam ajaran Islam, pekerja, buruh, dan pencari nafkah memiliki kedudukan yang mulia. Bahkan, Rasulullah SAW memberi perhatian besar terhadap hak tenaga kerja, keadilan upah, dan penghormatan terhadap orang yang bekerja keras demi keluarganya. Islam tidak […]

  • Ilustrasi reflektif tadabbur alam untuk Gen Z dengan latar langit, air, dan cahaya sebagai simbol kekuasaan Allah dalam Surah Al-Waqi’ah.

    Tadabbur Alam: Gen Z Terlalu Pede?

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tadabbur Alam bukan sekadar istilah kajian yang terdengar religius. Tadabbur alam, merenungi kekuasaan Allah, dan membaca tanda-tanda kebesaran-Nya justru menjadi tamparan keras bagi generasi digital. Di era ketika semua bisa dicari lewat mesin pencari, banyak orang merasa paling tahu. Namun ironisnya, semakin luas akses informasi, semakin tipis rasa tunduk kepada Sang Pencipta. […]

expand_less