Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Pengelola TWA Papandayan Perketat Pengamanan

Pengelola TWA Papandayan Perketat Pengamanan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Gunung Papandayan mendorong pengelola memperketat pengamanan kawasan.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Lonjakan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendorong pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, memperketat pengamanan kawasan. Ribuan pengunjung tercatat memadati destinasi unggulan pegunungan tersebut sejak beberapa hari menjelang pergantian tahun, memicu peningkatan aktivitas pengawasan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan publik.

Kepadatan wisatawan ini penting dicermati karena TWA Gunung Papandayan merupakan kawasan konservasi dengan karakter alam terbuka, jalur pendakian aktif, serta potensi cuaca ekstrem di musim penghujan. Pengelolaan arus kunjungan menjadi kunci agar aktivitas pariwisata tidak berujung pada risiko keselamatan maupun gangguan lingkungan.

Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan, Amin Kaban, menyebutkan lonjakan mulai terlihat sejak Rabu (24/12/2025). Hingga akhir pekan, jumlah kunjungan harian tercatat melampaui angka 2.000 orang.

“Kunjungan per hari ini berada di atas angka 2.000-an orang,” ujar Amin di Garut, dikutip dari Antara, Minggu (28/12/2025).

Lonjakan Wisatawan dan Titik Rawan Kawasan

Daya tarik utama TWA Gunung Papandayan masih bertumpu pada kawasan kawah aktif, hutan mati, serta area perkemahan yang kerap menjadi pilihan wisatawan keluarga maupun pendaki pemula. Mayoritas pengunjung berasal dari Jakarta, Bandung, serta daerah sekitar Garut.

Baca juga: Bibimbap Simple Jadi Alternatif Menu Bergizi di Rumah

Meski mengalami peningkatan signifikan dibanding hari biasa, pengelola belum merampungkan perbandingan resmi dengan data tahun sebelumnya. Sebagai catatan, pada Desember 2024 lalu, total kunjungan wisatawan nusantara ke Papandayan tercatat mencapai 24.017 orang. Angka ini menjadi referensi awal untuk membaca tren Nataru tahun ini.

Kepadatan pengunjung sempat menimbulkan antrean kendaraan di pintu masuk utama. Area parkir di bagian atas dilaporkan penuh pada jam-jam tertentu, memaksa sebagian wisatawan menunggu giliran.

Hendi, wisatawan asal Garut, mengaku tidak menyangka kepadatan akan setinggi itu. “Tadi harus antre dulu karena area parkir di atas dilaporkan penuh,” ujarnya.

Situasi ini menunjukkan bahwa lonjakan wisatawan tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga pada pengelolaan ruang dan arus kendaraan di kawasan wisata alam.

Pengamanan Terpadu dan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Merespons kondisi tersebut, pengelola TWA Gunung Papandayan menyiagakan personel keamanan tambahan selama 24 jam. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta pemerintah daerah setempat.

Petugas disebar di sejumlah titik rawan, mulai dari pintu masuk dan area parkir, jalur pendakian, hingga lokasi perkemahan. Langkah ini ditujukan untuk mencegah potensi kecelakaan, mengatur arus pengunjung, serta memberikan respons cepat bila terjadi keadaan darurat.

Baca juga: Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

Kepala Polsek Cisurupan, AKP Masrokan, menegaskan bahwa patroli rutin ditingkatkan selama masa libur panjang ini. Koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Kami berkoordinasi dengan pengelola dan tim kesehatan untuk memastikan pelayanan bagi wisatawan tetap maksimal,” kata Masrokan.

Selain kepadatan pengunjung, faktor cuaca ekstrem menjadi perhatian serius aparat keamanan. Kawasan pegunungan Papandayan kerap diguyur hujan lebat dan kabut tebal pada akhir tahun, yang berpotensi meningkatkan risiko terpeleset, hipotermia, hingga gangguan jalur evakuasi.

Dampak bagi Wisata dan Tata Kelola Publik

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Gunung Papandayan membawa dua sisi bagi daerah. Di satu sisi, peningkatan kunjungan berdampak positif bagi pergerakan ekonomi lokal, mulai dari jasa transportasi, penginapan, hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan. Namun di sisi lain, tekanan terhadap daya dukung lingkungan dan sistem pengamanan juga meningkat.

Penguatan tata kelola kunjungan menjadi penting agar kawasan konservasi tetap terjaga. Pengawasan yang konsisten, pembatasan kapasitas bila diperlukan, serta edukasi keselamatan bagi wisatawan menjadi elemen krusial dalam pengelolaan wisata alam berkelanjutan.

Libur panjang Nataru juga menjadi ujian kesiapan pemerintah daerah dan pengelola wisata dalam menghadirkan layanan publik yang aman dan tertib. Pengalaman pengunjung selama periode ini akan memengaruhi kepercayaan publik terhadap pengelolaan destinasi wisata alam ke depan.

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Papandayan mendorong pengamanan ketat demi keselamatan dan kenyamanan pengunjung. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • malaikat dalam islam

    8 Kisah Malaikat dalam Islam yang Bikin Hati Sulit Tenang

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bagaimana jika seseorang yang pernah kita temui ternyata bukan manusia biasa? Malaikat dalam Islam, kisah malaikat, dan interaksi malaikat bukan sekadar cerita lama, melainkan bagian dari realitas yang pernah terjadi. Bahkan, dalam beberapa momen, kehadiran malaikat terasa begitu dekat—nyaris tak bisa dibedakan dari manusia. Banyak orang membaca kisah ini sebagai pengetahuan. Namun, […]

  • pencegahan penculikan anak

    Pemerintah Dorong Pencegahan Penculikan Anak Lewat Edukasi Dini dan Pengawasan Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Upaya pencegahan penculikan anak diperkuat lewat edukasi dini, pengawasan digital, dan peran aktif orang tua. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus penculikan anak kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya insiden yang memanfaatkan kelengahan orang tua dan rendahnya kesadaran keamanan pada anak. Upaya pencegahan penculikan anak kini menjadi prioritas banyak keluarga, sekolah, dan pembuat kebijakan karena risiko dapat […]

  • Kesempatan karier

    Lulusan D4–S2 Bisa Jadi Perwira Polri

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2026. Program ini membuka kesempatan karier bagi lulusan perguruan tinggi jenjang D4, S1, hingga S2 untuk bergabung sebagai perwira pertama Polri. SIPSS menjadi jalur khusus yang dirancang untuk menjaring sumber daya manusia profesional dari berbagai disiplin ilmu. […]

  • Masjid Sultan Singapura berkubah emas di kawasan Kampong Glam sebagai ikon wisata religi dan warisan nasional sejak 1824

    Masjid Sultan Singapura: Jejak Sultan dan Kubah Emas yang Mendunia

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Masjid Sultan Singapura menjadi simbol kuat sejarah Islam di kawasan Asia Tenggara sekaligus ikon religi paling terkenal di Kampong Glam. Selain dikenal sebagai Masjid Sultan Kampong Glam, bangunan bersejarah ini juga disebut Sultan Mosque Singapore, yang berdiri megah dengan kubah emas khasnya. Sejak awal berdiri pada 1824, masjid ini bukan hanya […]

  • Steak, pasta creamy, dan ayam mentega sebagai contoh masakan resto rumahan yang tampak mewah namun dibuat di dapur rumah.

    Masakan Resto Rumahan, Mewah tapi Hemat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Masakan resto rumahan kini menjadi pilihan banyak keluarga karena mampu menghadirkan rasa premium tanpa harga tinggi. Tren resep restoran versi rumah atau menu ala kafe buatan sendiri semakin populer, terutama ketika harga makan di luar terus naik. Karena itu, banyak orang mulai beralih ke dapur sendiri untuk menciptakan hidangan elegan dengan biaya […]

  • Polisi mengamankan sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya yang memeras pedagang rokok dengan modus penyergapan dan atribut palsu.

    Pelaku Sindikat Bea Cukai Gadungan Tasikmalaya Dibekuk, Ini Modusnya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya menggemparkan publik setelah Satreskrim Polresta Tasikmalaya berhasil membongkar aksi pemerasan yang menyasar pedagang rokok di Jalan Raya Mangkubumi. Kelompok ini tidak hanya melakukan penipuan, tetapi juga mengatasnamakan aparat resmi dengan modus yang terstruktur dan berlapis. Dalam kasus ini, istilah bea cukai palsu Tasikmalaya dan penyergapan pedagang […]

expand_less