Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Pengelola TWA Papandayan Perketat Pengamanan

Pengelola TWA Papandayan Perketat Pengamanan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Gunung Papandayan mendorong pengelola memperketat pengamanan kawasan.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Lonjakan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mendorong pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, memperketat pengamanan kawasan. Ribuan pengunjung tercatat memadati destinasi unggulan pegunungan tersebut sejak beberapa hari menjelang pergantian tahun, memicu peningkatan aktivitas pengawasan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan publik.

Kepadatan wisatawan ini penting dicermati karena TWA Gunung Papandayan merupakan kawasan konservasi dengan karakter alam terbuka, jalur pendakian aktif, serta potensi cuaca ekstrem di musim penghujan. Pengelolaan arus kunjungan menjadi kunci agar aktivitas pariwisata tidak berujung pada risiko keselamatan maupun gangguan lingkungan.

Manajer Operasional TWA Gunung Papandayan, Amin Kaban, menyebutkan lonjakan mulai terlihat sejak Rabu (24/12/2025). Hingga akhir pekan, jumlah kunjungan harian tercatat melampaui angka 2.000 orang.

“Kunjungan per hari ini berada di atas angka 2.000-an orang,” ujar Amin di Garut, dikutip dari Antara, Minggu (28/12/2025).

Lonjakan Wisatawan dan Titik Rawan Kawasan

Daya tarik utama TWA Gunung Papandayan masih bertumpu pada kawasan kawah aktif, hutan mati, serta area perkemahan yang kerap menjadi pilihan wisatawan keluarga maupun pendaki pemula. Mayoritas pengunjung berasal dari Jakarta, Bandung, serta daerah sekitar Garut.

Baca juga: Bibimbap Simple Jadi Alternatif Menu Bergizi di Rumah

Meski mengalami peningkatan signifikan dibanding hari biasa, pengelola belum merampungkan perbandingan resmi dengan data tahun sebelumnya. Sebagai catatan, pada Desember 2024 lalu, total kunjungan wisatawan nusantara ke Papandayan tercatat mencapai 24.017 orang. Angka ini menjadi referensi awal untuk membaca tren Nataru tahun ini.

Kepadatan pengunjung sempat menimbulkan antrean kendaraan di pintu masuk utama. Area parkir di bagian atas dilaporkan penuh pada jam-jam tertentu, memaksa sebagian wisatawan menunggu giliran.

Hendi, wisatawan asal Garut, mengaku tidak menyangka kepadatan akan setinggi itu. “Tadi harus antre dulu karena area parkir di atas dilaporkan penuh,” ujarnya.

Situasi ini menunjukkan bahwa lonjakan wisatawan tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga pada pengelolaan ruang dan arus kendaraan di kawasan wisata alam.

Pengamanan Terpadu dan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Merespons kondisi tersebut, pengelola TWA Gunung Papandayan menyiagakan personel keamanan tambahan selama 24 jam. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta pemerintah daerah setempat.

Petugas disebar di sejumlah titik rawan, mulai dari pintu masuk dan area parkir, jalur pendakian, hingga lokasi perkemahan. Langkah ini ditujukan untuk mencegah potensi kecelakaan, mengatur arus pengunjung, serta memberikan respons cepat bila terjadi keadaan darurat.

Baca juga: Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

Kepala Polsek Cisurupan, AKP Masrokan, menegaskan bahwa patroli rutin ditingkatkan selama masa libur panjang ini. Koordinasi lintas sektor menjadi fokus utama agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Kami berkoordinasi dengan pengelola dan tim kesehatan untuk memastikan pelayanan bagi wisatawan tetap maksimal,” kata Masrokan.

Selain kepadatan pengunjung, faktor cuaca ekstrem menjadi perhatian serius aparat keamanan. Kawasan pegunungan Papandayan kerap diguyur hujan lebat dan kabut tebal pada akhir tahun, yang berpotensi meningkatkan risiko terpeleset, hipotermia, hingga gangguan jalur evakuasi.

Dampak bagi Wisata dan Tata Kelola Publik

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Gunung Papandayan membawa dua sisi bagi daerah. Di satu sisi, peningkatan kunjungan berdampak positif bagi pergerakan ekonomi lokal, mulai dari jasa transportasi, penginapan, hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan. Namun di sisi lain, tekanan terhadap daya dukung lingkungan dan sistem pengamanan juga meningkat.

Penguatan tata kelola kunjungan menjadi penting agar kawasan konservasi tetap terjaga. Pengawasan yang konsisten, pembatasan kapasitas bila diperlukan, serta edukasi keselamatan bagi wisatawan menjadi elemen krusial dalam pengelolaan wisata alam berkelanjutan.

Libur panjang Nataru juga menjadi ujian kesiapan pemerintah daerah dan pengelola wisata dalam menghadirkan layanan publik yang aman dan tertib. Pengalaman pengunjung selama periode ini akan memengaruhi kepercayaan publik terhadap pengelolaan destinasi wisata alam ke depan.

Lonjakan wisatawan Nataru di TWA Papandayan mendorong pengamanan ketat demi keselamatan dan kenyamanan pengunjung. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • korupsi dana desa

    Kepala Desa Mancagar Diduga Selewengkan Dana Desa hingga Rp 1 Miliar Lebih

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kasus korupsi dana desa di Kuningan menguak kerugian negara lebih dari Rp1 miliar dalam dua tahun anggaran. Dampak pada Warga, Bukan Sekadar Angka albadarpost.com, HUMANIORA – Dugaan korupsi dana desa kembali menyeruak di Jawa Barat, kali ini menimpa Desa Mancagar, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan. Program pembangunan dan bantuan sosial dua tahun anggaran diduga diselewengkan untuk […]

  • Al-Hikam Syekh Athaillah

    Al-Hikam: Mengapa Akhir Hidup Ditentukan dari Langkah Pertama?

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH — Pernahkah kita memperhatikan dua orang yang memulai perjalanan pada waktu yang sama? Yang satu berjalan pelan, tidak banyak bicara, tetapi langkahnya mantap. Yang lain berlari kencang, gemar memamerkan arah tujuan, namun beberapa saat kemudian justru kehilangan jalan. Anehnya, keadaan seperti itu bukan hanya terjadi dalam urusan dunia. Dalam kehidupan spiritual pun, Al-Hikam […]

  • Siswa sekolah menerima menu Makan Bergizi Gratis selama Ramadan dengan perbedaan menu untuk siswa Muslim dan non-Muslim

    Menu MBG Ramadan: Ini yang Diterima Siswa Berpuasa dan Tidak

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan. Namun, pemerintah melakukan penyesuaian penting pada menu yang diterima siswa. Penyesuaian ini bukan sekadar teknis distribusi, melainkan cerminan kebijakan yang berupaya menghormati praktik ibadah sekaligus menjaga kecukupan gizi anak sekolah. Selama Ramadan, siswa Muslim yang berpuasa tidak menerima menu siap santap […]

  • Lineup Belanda vs Jepang

    Prediksi Lineup Belanda vs Jepang dan Duel Kuncinya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Lineup Belanda vs Jepang menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan menjelang pertandingan Grup F Piala Dunia 2026. Di balik persaingan dua tim berbeda benua ini, perhatian publik justru tertuju pada siapa saja pemain yang akan turun sejak menit pertama dan bagaimana mereka dapat memengaruhi jalannya laga. Pertandingan Belanda vs […]

  • Pencak Silat Militer

    Pangdam Siliwangi Kukuhkan PSM, Bentuk Generasi Berkarakter

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pencak Silat Militer tidak lagi dipandang sekadar seni bela diri atau aktivitas olahraga. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, Pencak Silat Militer (PSM) justru didorong menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, dan semangat kebangsaan. Pesan itulah yang mengemuka saat Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., mengukuhkan […]

  • Penduduk Tasikmalaya

    Mengapa Laki-laki Tasikmalaya Lebih Banyak? Ini Faktanya

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penduduk Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru dalam publikasi Kabupaten Tasikmalaya Dalam Angka 2026. Dari total 1.946.197 penduduk Kabupaten Tasikmalaya, terdapat 983.509 laki-laki dan 962.688 perempuan. Artinya, jumlah laki-laki lebih banyak sekitar 20.821 jiwa dibandingkan perempuan. Sekilas, selisih ini tampak sederhana. Namun, di balik angka […]

expand_less