Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » RS JHC Tasikmalaya Berhasil Lakukan Ablasi Jantung Perdana

RS JHC Tasikmalaya Berhasil Lakukan Ablasi Jantung Perdana

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ablasi jantung Tasikmalaya kini resmi tersedia di RS JHC Tasikmalaya. Rumah sakit tersebut berhasil melaksanakan layanan ablasi jantung pertama di wilayah Priangan Timur melalui program bakti sosial pada Rabu (8/7/2026). Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam pelayanan kesehatan jantung karena masyarakat yang mengalami gangguan irama jantung tidak lagi harus menjalani pengobatan ke Bandung, Jakarta, maupun Surabaya.

Direktur RS JHC Tasikmalaya, dr. H. Idrus Dilawar, MARS, mengatakan tim medis berhasil menangani dua pasien yang mengalami Supraventricular Tachycardia (SVT), yaitu kondisi ketika jantung berdetak terlalu cepat dan tidak teratur.

“Kedua pasien berhasil menjalani tindakan ablasi jantung dan saat ini berada dalam kondisi stabil serta masih menjalani perawatan rawat inap,” ujarnya.

Ablasi Jantung Jadi Solusi Gangguan Irama Jantung

Idrus menjelaskan, aritmia merupakan gangguan pada irama jantung yang menyebabkan detak jantung menjadi terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan berbagai keluhan, mulai dari dada berdebar, pusing, sesak napas, mudah lelah, hingga kehilangan kesadaran.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh menganggap remeh gejala tersebut karena aritmia yang tidak segera ditangani dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, termasuk stroke dan gagal jantung.

Karena itu, kehadiran layanan ablasi jantung di Tasikmalaya menjadi solusi penting bagi masyarakat Priangan Timur agar memperoleh penanganan lebih cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit di kota besar.

Prosedur Minimal Invasif dengan Tingkat Keberhasilan Tinggi

Idrus menjelaskan, ablasi jantung merupakan prosedur minimal invasif yang tidak memerlukan operasi terbuka. Dokter memasukkan kateter melalui pembuluh darah menuju jantung untuk mengidentifikasi sekaligus menghentikan sumber gangguan irama jantung.

Teknik tersebut memungkinkan pasien memperoleh penanganan yang lebih efektif dengan waktu pemulihan yang relatif lebih singkat dibandingkan tindakan bedah konvensional.

Selama ini, keterbatasan fasilitas membuat banyak pasien dari wilayah Priangan Timur harus menjalani rujukan ke Bandung, Jakarta, atau Surabaya untuk mendapatkan layanan serupa.

Kini, dengan hadirnya fasilitas tersebut di RS JHC Tasikmalaya, akses pelayanan kesehatan jantung menjadi jauh lebih dekat dan efisien bagi masyarakat.

Didukung Tim Cath Lab Berpengalaman

Keberhasilan tindakan ini didukung fasilitas Cath Lab RS JHC Tasikmalaya dan tim medis yang dipimpin dr. Irnizarifka, Sp.JP, Subsp.Ar(K), bersama perawat berpengalaman.

Kolaborasi tersebut memastikan setiap tahapan tindakan berlangsung sesuai standar keselamatan pasien dan prosedur medis yang berlaku.

Perluas Akses Layanan Jantung untuk Priangan Timur

Idrus berharap layanan ablasi jantung dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang mengalami gangguan irama jantung sehingga mereka memperoleh diagnosis dan terapi lebih cepat.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat dengan gangguan irama jantung yang mendapatkan penanganan tepat dan cepat sehingga terhindar dari komplikasi dan dapat kembali beraktivitas. Dengan adanya layanan ini, warga tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim medis yang telah mempersiapkan layanan tersebut, termasuk media yang membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran layanan ablasi jantung menjadi bagian dari komitmen RS JHC Tasikmalaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan spesialistik sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap teknologi medis modern di wilayah Priangan Timur.

Dengan layanan ini, masyarakat kini memiliki pilihan pengobatan yang lebih dekat, cepat, dan efisien tanpa harus meninggalkan daerah hanya untuk memperoleh tindakan medis yang sebelumnya hanya tersedia di kota-kota besar.

Ketika teknologi medis hadir lebih dekat dengan masyarakat, harapan hidup pun ikut mendekat. Kini, jantung yang kembali berdetak normal menjadi bukti bahwa layanan kesehatan berkualitas tidak harus selalu dicari jauh dari rumah. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KA Purwojaya Anjlok di Kedunggedeh, KAI Pastikan Seluruh Penumpang Selamat

    KA Purwojaya Anjlok di Kedunggedeh, KAI Pastikan Seluruh Penumpang Selamat

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 286
    • 0Komentar

    KA Purwojaya anjlok di Kedunggedeh, seluruh penumpang selamat. KAI lakukan perbaikan jalur dan atur perjalanan. albadarpost.com, LENSA — Perjalanan sejumlah kereta api di lintas Jawa Barat dan Jawa Tengah mengalami keterlambatan setelah KA Purwojaya anjlok di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 14.14 WIB. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI […]

  • P3K Paruh Waktu

    Pemkab Pangandaran Serahkan SK P3K Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Pemkab Pangandaran serahkan SK P3K paruh waktu untuk perkuat manajemen ASN dan layanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyerahkan surat keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu kepada ribuan aparatur pada Rabu, 24 Desember 2025. Penyerahan dilakukan melalui apel resmi di Alun-alun Parigi dan menjadi langkah penting dalam penataan […]

  • risiko gempa Jawa Barat

    Risiko Gempa Jawa Barat Meningkat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Risiko gempa Jawa Barat meningkat. Data BMKG menunjukkan gempa jadi ancaman harian bagi keluarga dan komunitas. albadarpost.com, FOKUS – Gempa bumi di Jawa Barat sepanjang 2025 bukan lagi peristiwa sesekali. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.242 kejadian gempa terjadi di wilayah ini. Angka tersebut menegaskan satu realitas penting: risiko gempa Jawa Barat […]

  • krisis air Ciamis

    Krisis Air di Cisaga Ciamis, 5.000 Liter Air Dikirim

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Krisis air Ciamis mulai dirasakan warga di wilayah tertentu yang terdampak musim kemarau. Salah satunya berada di Dusun Campaka, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, yang menghadapi keterbatasan pasokan air bersih untuk kebutuhan masyarakat. Dilansir dari Polres Ciamis, kondisi tersebut mendorong jajaran kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis […]

  • Rektor Unsoed

    Rektor Unsoed Jadi Tersangka, KAUNSOED Desak Plt

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Penetapan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memunculkan persoalan baru di luar proses hukum. Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (KAUNSOED) mendesak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) segera mengambil langkah untuk menjamin keberlangsungan kepemimpinan kampus, termasuk menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Rektor. Desakan […]

  • Ilustrasi keluarga duduk bersama di ruang tamu sambil menyimpan ponsel untuk menjaga keharmonisan keluarga di era digital.

    7 Cara Islam Menjaga Keluarga Tetap Harmonis di Era Digital

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH -Konflik keluarga Islam di era digital kini semakin sering dibahas. Banyak keluarga Muslim mulai merasakan perubahan suasana rumah karena media sosial, kebiasaan bermain gadget, komunikasi yang dingin, hingga manusia yang perlahan lebih sibuk menatap layar dibanding mendengarkan keluarganya sendiri. Padahal Islam sangat menekankan ketenangan dalam rumah tangga. Namun suasananya sekarang berbeda. Di beberapa […]

expand_less