Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Pemkot Tasikmalaya Diduga Retak: Konflik Internal Ancam Tata Kelola Daerah

Pemkot Tasikmalaya Diduga Retak: Konflik Internal Ancam Tata Kelola Daerah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost menyoroti kisruh internal Pemkot Tasikmalaya dan dampaknya bagi tata kelola serta pelayanan publik.


Alarm dari Ruang Dalam Pemkot

albadarpost.com, EDITORIAL – Unggahan status WhatsApp Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, pekan ini mengungkap sesuatu yang lebih besar dari sekadar pesan bernuansa metafora. Ia memperlihatkan retakan komunikasi di tubuh Pemerintah Kota Tasikmalaya yang berpotensi mengganggu jalannya pelayanan publik. Ketika seorang pejabat setingkat wakil wali kota merasa perlu menyampaikan kegelisahan melalui ruang publik, itu menunjukkan masalah internal telah melewati batas kewajaran.

Status itu—menyinggung prajurit yang bingung karena perintah tidak jelas—beresonansi karena menggambarkan realitas birokrasi daerah: arah pemerintahan tak solid, dan ritme kerja aparatur menjadi tidak presisi.


Fakta Dasar dan Data Pendukung

Reaksi cepat muncul dari sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya. Beberapa mengakui pesan itu menggambarkan situasi faktual. Ada kesenjangan komunikasi antara wali kota dan kepala SKPD, yang menyebabkan pengambilan keputusan berjalan tersendat.

Informasi dari pejabat internal menunjukkan pola komunikasi yang terlalu normatif. Para kepala SKPD merasa kurang dirangkul dan belum mendapat kejelasan strategi pemerintahan. ASN, yang pada dasarnya tunduk kepada pimpinan, pada akhirnya bergerak hati-hati karena minim arahan langsung.

Masalah tak berhenti di situ. Kehadiran lingkaran orang dekat wali kota yang menjadi jalur komunikasi tidak resmi ikut menambah panjang rantai informasi. Keputusan yang seharusnya diambil cepat tersendat karena pesan melewati terlalu banyak perantara. Situasi ini membuat sebagian SKPD gagap membaca kehendak pimpinan daerah.

Sumber lain menambahkan adanya individu tertentu yang menempatkan diri sebagai “filter” bagi wali kota. Tidak banyak jumlahnya, tetapi dominasi mereka berpengaruh besar terhadap dinamika pemerintahan.


Analisis Redaksi: Krisis Komando dan Dampaknya

Editorial Albadarpost melihat persoalan ini bukan sebagai drama politik lokal, melainkan krisis tata kelola yang harus segera diperbaiki. Pemerintahan yang sehat membutuhkan kepemimpinan yang hadir, mengarahkan, dan menegaskan prioritas. Ketika koordinasi melemah, ujungnya adalah pelayanan publik yang terganggu.

Kisruh internal Pemkot Tasikmalaya memperlihatkan absennya komando yang konsisten. Transparansi, akuntabilitas, dan kecepatan respons menjadi taruhannya. Publik berhak atas pemerintahan yang bekerja secara presisi, bukan yang terjebak dalam kerumitan komunikasi personal.

Kecenderungan menggunakan jalur informal—entah ajudan, sekretaris pribadi, atau lingkaran non-struktural—menciptakan ruang bias informasi. Dalam birokrasi modern, itu adalah kemunduran. Komando yang tidak jelas akan membuat SKPD tidak bergerak, atau justru bergerak tanpa sinkronisasi. Dampaknya: kebijakan publik tidak efektif.


Konteks Historis dan Perbandingan

Fenomena seperti ini bukan hal baru dalam politik lokal Indonesia. Sejumlah daerah sebelumnya pernah terganggu oleh pola komunikasi panjang yang menyebabkan distorsi kebijakan. Daerah-daerah dengan reformasi birokrasi maju cenderung meniadakan jalur tidak resmi dan memperkuat kepemimpinan langsung.

Di negara-negara dengan kultur administrasi yang kuat, pemimpin daerah diharuskan mengelola hubungan dengan birokrasi secara disiplin. Kejelasan arah, koordinasi rutin, dan komunikasi terbuka menjadi standar. Pemkot Tasikmalaya perlu belajar dari pengalaman tersebut.


Sikap Redaksi dan Seruan

Albadarpost berpandangan, situasi yang terungkap melalui status WA Diky Candra harus dipandang sebagai peringatan dini. Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan wajib memberikan klarifikasi dan memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dalam rel yang benar.

Komunikasi langsung antara wali kota dan kepala SKPD perlu diperkuat. Rantai perantara harus dipangkas. Keputusan strategis tak boleh bergantung pada segelintir individu yang tidak memiliki posisi struktural jelas.

Pemerintahan yang efektif dibangun melalui kolaborasi, bukan kecurigaan; melalui komando yang tegas, bukan pesan yang berlapis-lapis.


Reflektif

Retakan kecil pada komunikasi bisa menjadi ancaman besar bagi tata kelola. Pemkot Tasikmalaya perlu kembali ke prinsip dasar birokrasi: kepemimpinan jelas, arah presisi, dan pelayanan publik sebagai prioritas.

Kisruh internal Pemkot Tasikmalaya menunjukkan lemahnya komando dan komunikasi. Pemerintah daerah perlu kembali fokus pada arah yang jelas dan pelayanan publik. (Ds)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi jamaah haji di Masjidil Haram dengan latar Ka'bah, menggambarkan proses penerbitan visa haji Arab Saudi 2026 lebih awal.

    Resmi! Visa Haji 2026 Saudi Terbit Mulai 8 Februari

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Arab Saudi resmi memulai penerbitan visa haji 2026 lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kerajaan menetapkan 8 Februari 2026 sebagai tanggal resmi pembukaan visa haji untuk musim ibadah 1447 Hijriah. Kebijakan ini langsung menarik perhatian calon jamaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, karena memberikan waktu persiapan yang jauh lebih panjang. Langkah tersebut […]

  • siswi SMP korban pemerkosaan

    Siswi SMP Jadi Korban Pemerkosaan Sopir Antar Jemput di Karawang

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Siswi SMP korban pemerkosaan di Karawang gegerkan publik. Polisi tangkap sopir pelaku, Pemkab dampingi korban hingga pulih. albadarpost.com, LENSA. Kasus memilukan terjadi di Rengasdengklok, Karawang. Seorang siswi SMP berusia 15 tahun menjadi korban pemerkosaan sopir antar jemput sekolah. Polisi telah menangkap pelaku dan pemerintah daerah turun tangan mendampingi korban. Kronologi Kejadian Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, […]

  • gaji caregiver Singapura

    Intip Gaji Caregiver di Singapura

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peluang kerja luar negeri kembali terbuka bagi lulusan SMA dan SMK. Salah satu sektor yang kini banyak dilirik adalah caregiver di Singapura. Informasi ini menjadi perhatian karena gaji caregiver Singapura dinilai kompetitif dan proses rekrutmennya dilakukan secara resmi. Bagi pencari kerja dengan pendidikan menengah, kesempatan ini memberi harapan baru. Tidak hanya […]

  • Hari Kesaktian Pancasila

    Hari Kesaktian Pancasila: Merayakan Keragaman dalam Persatuan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    “Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober jadi momentum merayakan keanekaragaman budaya Indonesia dalam persatuan.” albadarpost.com, PERSPEKTIF. Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila sebagai pengingat atas nilai-nilai dasar yang mempersatukan keragaman suku, agama, bahasa, budaya, dan wilayah. Di tengah pluralisme yang kaya, peringatan tahun ini kembali menegaskan bahwa perbedaan budaya bukan penghalang, melainkan […]

  • Peluncuran Program SADESA Satu Desa Satu Sarjana oleh Pemkab Tasikmalaya dengan beasiswa penuh pendidikan tinggi bagi pemuda desa

    SADESA Dibuka! Anak Desa Tasikmalaya Bisa Kuliah Gratis

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kabar ini langsung mengubah mimpi ribuan anak desa. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi meluncurkan Program SADESA (Satu Desa Satu Sarjana) pada Selasa (03/02/2026). Lewat program ini, pemuda desa berprestasi mendapatkan beasiswa penuh dari semester pertama hingga lulus kuliah. Bagi banyak keluarga desa, kuliah sering terasa seperti impian mahal. Namun kini, pintu itu […]

  • Kebijakan ASN

    Apa Yang Membuat Dedi Naik?

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Faktor kenaikan elektoral Dedi Mulyadi terlihat dari basis Jabar, kebijakan publik, dan perubahan peta politik nasional. Pendahuluan: Kenaikan yang Tidak Datang dari Ruang Hampa Lonjakan elektabilitas Dedi Mulyadi dalam simulasi calon presiden versi Indikator Politik Indonesia masih menjadi tanda tanya besar—bahkan di kalangan analis politik. Dalam survei yang dirilis 8 November 2025, elektabilitas Dedi mencapai […]

expand_less