Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Pemkot Tasikmalaya Diduga Retak: Konflik Internal Ancam Tata Kelola Daerah

Pemkot Tasikmalaya Diduga Retak: Konflik Internal Ancam Tata Kelola Daerah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost menyoroti kisruh internal Pemkot Tasikmalaya dan dampaknya bagi tata kelola serta pelayanan publik.


Alarm dari Ruang Dalam Pemkot

albadarpost.com, EDITORIAL – Unggahan status WhatsApp Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, pekan ini mengungkap sesuatu yang lebih besar dari sekadar pesan bernuansa metafora. Ia memperlihatkan retakan komunikasi di tubuh Pemerintah Kota Tasikmalaya yang berpotensi mengganggu jalannya pelayanan publik. Ketika seorang pejabat setingkat wakil wali kota merasa perlu menyampaikan kegelisahan melalui ruang publik, itu menunjukkan masalah internal telah melewati batas kewajaran.

Status itu—menyinggung prajurit yang bingung karena perintah tidak jelas—beresonansi karena menggambarkan realitas birokrasi daerah: arah pemerintahan tak solid, dan ritme kerja aparatur menjadi tidak presisi.


Fakta Dasar dan Data Pendukung

Reaksi cepat muncul dari sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya. Beberapa mengakui pesan itu menggambarkan situasi faktual. Ada kesenjangan komunikasi antara wali kota dan kepala SKPD, yang menyebabkan pengambilan keputusan berjalan tersendat.

Informasi dari pejabat internal menunjukkan pola komunikasi yang terlalu normatif. Para kepala SKPD merasa kurang dirangkul dan belum mendapat kejelasan strategi pemerintahan. ASN, yang pada dasarnya tunduk kepada pimpinan, pada akhirnya bergerak hati-hati karena minim arahan langsung.

Masalah tak berhenti di situ. Kehadiran lingkaran orang dekat wali kota yang menjadi jalur komunikasi tidak resmi ikut menambah panjang rantai informasi. Keputusan yang seharusnya diambil cepat tersendat karena pesan melewati terlalu banyak perantara. Situasi ini membuat sebagian SKPD gagap membaca kehendak pimpinan daerah.

Sumber lain menambahkan adanya individu tertentu yang menempatkan diri sebagai “filter” bagi wali kota. Tidak banyak jumlahnya, tetapi dominasi mereka berpengaruh besar terhadap dinamika pemerintahan.


Analisis Redaksi: Krisis Komando dan Dampaknya

Editorial Albadarpost melihat persoalan ini bukan sebagai drama politik lokal, melainkan krisis tata kelola yang harus segera diperbaiki. Pemerintahan yang sehat membutuhkan kepemimpinan yang hadir, mengarahkan, dan menegaskan prioritas. Ketika koordinasi melemah, ujungnya adalah pelayanan publik yang terganggu.

Kisruh internal Pemkot Tasikmalaya memperlihatkan absennya komando yang konsisten. Transparansi, akuntabilitas, dan kecepatan respons menjadi taruhannya. Publik berhak atas pemerintahan yang bekerja secara presisi, bukan yang terjebak dalam kerumitan komunikasi personal.

Kecenderungan menggunakan jalur informal—entah ajudan, sekretaris pribadi, atau lingkaran non-struktural—menciptakan ruang bias informasi. Dalam birokrasi modern, itu adalah kemunduran. Komando yang tidak jelas akan membuat SKPD tidak bergerak, atau justru bergerak tanpa sinkronisasi. Dampaknya: kebijakan publik tidak efektif.


Konteks Historis dan Perbandingan

Fenomena seperti ini bukan hal baru dalam politik lokal Indonesia. Sejumlah daerah sebelumnya pernah terganggu oleh pola komunikasi panjang yang menyebabkan distorsi kebijakan. Daerah-daerah dengan reformasi birokrasi maju cenderung meniadakan jalur tidak resmi dan memperkuat kepemimpinan langsung.

Di negara-negara dengan kultur administrasi yang kuat, pemimpin daerah diharuskan mengelola hubungan dengan birokrasi secara disiplin. Kejelasan arah, koordinasi rutin, dan komunikasi terbuka menjadi standar. Pemkot Tasikmalaya perlu belajar dari pengalaman tersebut.


Sikap Redaksi dan Seruan

Albadarpost berpandangan, situasi yang terungkap melalui status WA Diky Candra harus dipandang sebagai peringatan dini. Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan wajib memberikan klarifikasi dan memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dalam rel yang benar.

Komunikasi langsung antara wali kota dan kepala SKPD perlu diperkuat. Rantai perantara harus dipangkas. Keputusan strategis tak boleh bergantung pada segelintir individu yang tidak memiliki posisi struktural jelas.

Pemerintahan yang efektif dibangun melalui kolaborasi, bukan kecurigaan; melalui komando yang tegas, bukan pesan yang berlapis-lapis.


Reflektif

Retakan kecil pada komunikasi bisa menjadi ancaman besar bagi tata kelola. Pemkot Tasikmalaya perlu kembali ke prinsip dasar birokrasi: kepemimpinan jelas, arah presisi, dan pelayanan publik sebagai prioritas.

Kisruh internal Pemkot Tasikmalaya menunjukkan lemahnya komando dan komunikasi. Pemerintah daerah perlu kembali fokus pada arah yang jelas dan pelayanan publik. (Ds)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi cabai merah segar disimpan dalam wadah kedap udara dengan tisu kering agar tahan lama dan tidak cepat busuk.

    Jangan Taruh Sembarangan! Ini Rahasia Simpan Cabai yang Benar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Simpan Cabai Agar Awet ternyata tidak bisa sembarangan. Banyak orang mengira cara menyimpan cabai agar tidak cepat busuk cukup dengan memasukkannya ke kulkas. Padahal, teknik yang kurang tepat justru membuat cabai cepat lembek, berair, lalu berjamur. Karena itu, memahami cara simpan cabai agar awet sekaligus menjaga kesegarannya menjadi kunci agar tidak sering […]

  • komik Wasbang Albadar Foundation

    Albadar Foundation Hadirkan Komik Wasbang untuk Generasi Emas Indonesia

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Komik Wasbang dari Albadar Foundation hadir sebagai media belajar murah, kuat, dan menarik untuk PAUD–SD. Solusi edukasi karakter bagi Generasi Emas Indonesia. albadarpost.com, PELITA – Albadar Foundation kembali menghadirkan inovasi yang segar dan dibutuhkan dunia pendidikan anak usia dini. Melalui lembar komik edukasi bertema wawasan kebangsaan (Wasbang), Albadar menawarkan media belajar yang tidak hanya menarik […]

  • larangan jilbab Austria

    Larangan Jilbab Austria Berlaku 2026, Kritik HAM Menguat

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Austria melarang jilbab siswi di bawah 14 tahun. Kebijakan diuji HAM dan berpotensi digugat ke Mahkamah Konstitusi. Larangan Jilbab Disahkan, Ribuan Siswi Terdampak albadarpost.com, BERITA DUNIA – Parlemen Austria menyetujui kebijakan larangan penggunaan jilbab bagi siswi perempuan di bawah usia 14 tahun. Keputusan ini diambil Dewan Nasional Austria pada Kamis (11/12/2025) dan akan berlaku mulai […]

  • doa hati tenang

    Doa Agar Hati Tenang: Sederhana Tapi Sering Dilupakan

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Setiap orang pasti pernah merasakan gelisah, cemas, dan hati yang tidak tenang. Saat pikiran terasa penuh, banyak orang mencari doa hati tenang agar perasaan kembali damai. Selain itu, doa penenang hati dan doa agar tidak gelisah sering dicari karena mampu membantu seseorang lebih kuat menghadapi masalah. Namun, banyak orang lupa bahwa ketenangan […]

  • Penyekapan Tasikmalaya

    Utang Rp14 Juta Berujung Dugaan Penyekapan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penyekapan Tasikmalaya menjadi perhatian publik setelah seorang perempuan berinisial A berhasil meminta pertolongan melalui layanan darurat 110. Kasus yang diduga berkaitan dengan persoalan utang tersebut kini masih didalami oleh Polresta Tasikmalaya. Selain dugaan penyekapan, penyidik juga menyelidiki kemungkinan adanya unsur pemerasan dan aktivitas usaha simpan pinjam yang tidak sesuai ketentuan. Peristiwa […]

  • kontes sapi potong

    Pemerintah Tasikmalaya Gelar Kontes Sapi Potong untuk Naikkan Nilai Ternak

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Kontes sapi potong di RPH Indihiang Tasikmalaya fokus peningkatan nilai jual ternak dan edukasi peternak. albadarpost.com, LENSA — Kontes sapi potong yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang menghadirkan 50 peternak dari wilayah Priangan Timur hingga Bandung. Agenda ini bertujuan meningkatkan nilai jual ternak, memberi edukasi […]

expand_less