Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Editorial » Pemkot Tasikmalaya Diduga Retak: Konflik Internal Ancam Tata Kelola Daerah

Pemkot Tasikmalaya Diduga Retak: Konflik Internal Ancam Tata Kelola Daerah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost menyoroti kisruh internal Pemkot Tasikmalaya dan dampaknya bagi tata kelola serta pelayanan publik.


Alarm dari Ruang Dalam Pemkot

albadarpost.com, EDITORIAL – Unggahan status WhatsApp Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, pekan ini mengungkap sesuatu yang lebih besar dari sekadar pesan bernuansa metafora. Ia memperlihatkan retakan komunikasi di tubuh Pemerintah Kota Tasikmalaya yang berpotensi mengganggu jalannya pelayanan publik. Ketika seorang pejabat setingkat wakil wali kota merasa perlu menyampaikan kegelisahan melalui ruang publik, itu menunjukkan masalah internal telah melewati batas kewajaran.

Status itu—menyinggung prajurit yang bingung karena perintah tidak jelas—beresonansi karena menggambarkan realitas birokrasi daerah: arah pemerintahan tak solid, dan ritme kerja aparatur menjadi tidak presisi.


Fakta Dasar dan Data Pendukung

Reaksi cepat muncul dari sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya. Beberapa mengakui pesan itu menggambarkan situasi faktual. Ada kesenjangan komunikasi antara wali kota dan kepala SKPD, yang menyebabkan pengambilan keputusan berjalan tersendat.

Informasi dari pejabat internal menunjukkan pola komunikasi yang terlalu normatif. Para kepala SKPD merasa kurang dirangkul dan belum mendapat kejelasan strategi pemerintahan. ASN, yang pada dasarnya tunduk kepada pimpinan, pada akhirnya bergerak hati-hati karena minim arahan langsung.

Masalah tak berhenti di situ. Kehadiran lingkaran orang dekat wali kota yang menjadi jalur komunikasi tidak resmi ikut menambah panjang rantai informasi. Keputusan yang seharusnya diambil cepat tersendat karena pesan melewati terlalu banyak perantara. Situasi ini membuat sebagian SKPD gagap membaca kehendak pimpinan daerah.

Sumber lain menambahkan adanya individu tertentu yang menempatkan diri sebagai “filter” bagi wali kota. Tidak banyak jumlahnya, tetapi dominasi mereka berpengaruh besar terhadap dinamika pemerintahan.


Analisis Redaksi: Krisis Komando dan Dampaknya

Editorial Albadarpost melihat persoalan ini bukan sebagai drama politik lokal, melainkan krisis tata kelola yang harus segera diperbaiki. Pemerintahan yang sehat membutuhkan kepemimpinan yang hadir, mengarahkan, dan menegaskan prioritas. Ketika koordinasi melemah, ujungnya adalah pelayanan publik yang terganggu.

Kisruh internal Pemkot Tasikmalaya memperlihatkan absennya komando yang konsisten. Transparansi, akuntabilitas, dan kecepatan respons menjadi taruhannya. Publik berhak atas pemerintahan yang bekerja secara presisi, bukan yang terjebak dalam kerumitan komunikasi personal.

Kecenderungan menggunakan jalur informal—entah ajudan, sekretaris pribadi, atau lingkaran non-struktural—menciptakan ruang bias informasi. Dalam birokrasi modern, itu adalah kemunduran. Komando yang tidak jelas akan membuat SKPD tidak bergerak, atau justru bergerak tanpa sinkronisasi. Dampaknya: kebijakan publik tidak efektif.


Konteks Historis dan Perbandingan

Fenomena seperti ini bukan hal baru dalam politik lokal Indonesia. Sejumlah daerah sebelumnya pernah terganggu oleh pola komunikasi panjang yang menyebabkan distorsi kebijakan. Daerah-daerah dengan reformasi birokrasi maju cenderung meniadakan jalur tidak resmi dan memperkuat kepemimpinan langsung.

Di negara-negara dengan kultur administrasi yang kuat, pemimpin daerah diharuskan mengelola hubungan dengan birokrasi secara disiplin. Kejelasan arah, koordinasi rutin, dan komunikasi terbuka menjadi standar. Pemkot Tasikmalaya perlu belajar dari pengalaman tersebut.


Sikap Redaksi dan Seruan

Albadarpost berpandangan, situasi yang terungkap melalui status WA Diky Candra harus dipandang sebagai peringatan dini. Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan wajib memberikan klarifikasi dan memastikan tata kelola pemerintahan berjalan dalam rel yang benar.

Komunikasi langsung antara wali kota dan kepala SKPD perlu diperkuat. Rantai perantara harus dipangkas. Keputusan strategis tak boleh bergantung pada segelintir individu yang tidak memiliki posisi struktural jelas.

Pemerintahan yang efektif dibangun melalui kolaborasi, bukan kecurigaan; melalui komando yang tegas, bukan pesan yang berlapis-lapis.


Reflektif

Retakan kecil pada komunikasi bisa menjadi ancaman besar bagi tata kelola. Pemkot Tasikmalaya perlu kembali ke prinsip dasar birokrasi: kepemimpinan jelas, arah presisi, dan pelayanan publik sebagai prioritas.

Kisruh internal Pemkot Tasikmalaya menunjukkan lemahnya komando dan komunikasi. Pemerintah daerah perlu kembali fokus pada arah yang jelas dan pelayanan publik. (Ds)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • konser kemanusiaan

    Konser Kemanusiaan Unpad Himpun Rp140 Juta untuk Gaza

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Konser kemanusiaan Unpad menggalang Rp140 juta untuk Gaza melalui kolaborasi kampus, alumni, dan seniman. albadarpsot.com, HUMANIORA – Ribuan pengunjung memadati Lapangan Merah Universitas Padjadjaran pada Jumat, 28 November 2025. Konser kemanusiaan bertajuk Sound for Humanity digelar sebagai bagian dari Dies Natalis ke-68, menjadi forum publik yang menghimpun dukungan bagi warga Gaza. Kegiatan ini diinisiasi oleh […]

  • A Symphony of Lights

    Gemerlap “A Symphony of Lights”, Pesta Lampu Spektakuler di Langit Malam Hong Kong

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Setiap malam, “A Symphony of Lights” menerangi langit Pelabuhan Victoria dengan pertunjukan cahaya gratis. albadarpost.com, LENSA – Langit malam di atas Pelabuhan Victoria, Hong Kong, selalu punya cerita setiap pukul delapan malam. Saat itu, sorot laser, warna-warna lampu LED, dan musik orkestra berpadu dalam harmoni yang menakjubkan: A Symphony of Lights. Pertunjukan cahaya dan suara […]

  • Mens Rea

    Mens Rea di Netflix Dipersoalkan Habib Rizieq Shihab

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadapost.com, HUMANIORA – Mens Rea kembali memicu perdebatan di ruang publik digital. Konten stand up comedy yang ditayangkan Netflix itu dipersoalkan oleh tokoh agama Habib Rizieq Shihab karena dinilai menyinggung ibadah salat. Polemik ini menempatkan kebebasan berekspresi seni dan sensitivitas agama dalam satu titik ketegangan yang terbuka. Permintaan agar Netflix menghapus sebagian materi Mens Rea […]

  • Prospek kerja lulusan sarjana di tengah persaingan dunia kerja

    Jurusan Favorit Tapi Sulit Dapat Kerja, Ini Tips Menentukan Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Setiap tahun, jutaan calon mahasiswa berburu jurusan favorit. Nama jurusan sering dianggap sebagai tiket aman menuju masa depan mapan. Semakin populer sebuah jurusan, semakin tinggi pula kepercayaan bahwa lulusannya akan mudah terserap dunia kerja. Namun realitas di lapangan tidak selalu seindah brosur kampus. Di balik tingginya minat, sejumlah jurusan justru menyimpan risiko […]

  • Ilustrasi refleksi spiritual seorang muslim memahami makna ayat taubat dalam Al-Qur’an dengan suasana tenang dan penuh harapan.

    Kenapa Allah Selalu Membuka Pintu Taubat? Ini Jawabannya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang merasa terlalu jauh dari Tuhan. Mereka menganggap dosa sudah terlalu banyak, hidup sudah terlalu rusak, dan kesempatan sudah habis. Padahal, ayat taubat dalam Al-Qur’an justru berbicara sebaliknya. Makna ayat taubat, pesan kembali kepada Allah, serta konsep ampunan Ilahi sebenarnya menghadirkan harapan yang sering luput dipahami. Menariknya, Al-Qur’an tidak menggambarkan […]

  • kenaikan elektoral Dedi

    Efisiensi Anggaran Jawa Barat: Birokrat “Berpuasa”, Rakyat Tetap “Berpesta”

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Pemprov Jawa Barat lakukan efisiensi besar-besaran demi menjaga ketahanan fiskal tanpa ganggu program publik. Pemprov Jawa Barat Pangkas Anggaran, Prioritaskan Pembangunan Publik albadarposrt.com, PERSPEKTIF – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tengah bersiap menghadapi masa ketat anggaran setelah dana transfer dari pemerintah pusat dipangkas sekitar Rp2,45 triliun. Langkah penghematan ini menjadi bagian dari strategi efisiensi anggaran […]

expand_less