Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Polemik Plh Sekda Tasik, Publik Menunggu Kepastian Tata Kelola

Polemik Plh Sekda Tasik, Publik Menunggu Kepastian Tata Kelola

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, EDITORIAL – Polemik Plh Sekda Tasik tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat. Dalam dua hari terakhir, isu ini ramai dibahas, bukan hanya di lingkungan ASN Pemerintah Kota Tasikmalaya, tetapi juga di ruang percakapan publik dan media online lokal. Awalnya memang terdengar teknis. Soal administrasi jabatan. Namun perlahan, perdebatan itu berubah menjadi pertanyaan yang lebih besar: seberapa cermat birokrasi bekerja ketika mengelola posisi strategis pemerintahan?

Di lingkungan Balai Kota Tasikmalaya sendiri, suasana birokrasi terlihat tetap berjalan seperti biasa. ASN keluar masuk gedung pemerintahan, sejumlah kendaraan dinas terparkir rapi sejak pagi. Tetapi di balik rutinitas itu, polemik mengenai status Plh dan Pj Sekda justru terus bergulir.

Perdebatan muncul setelah pengisian posisi pelaksana harian Sekda dilakukan di tengah masa cuti pejabat definitif yang disebut berlangsung sekitar 30 hari. Dari sinilah pertanyaan administratif mulai berkembang. Apakah penggunaan status Plh sudah tepat untuk durasi waktu tersebut, atau justru seharusnya menggunakan mekanisme lain sesuai tafsir regulasi pemerintahan?

Polemik seperti ini mungkin terlihat administratif. Namun di mata publik, persoalannya bisa berkembang menjadi ukuran tentang seberapa rapi birokrasi bekerja.

Jabatan Strategis dan Ketelitian Administrasi

Dalam struktur pemerintahan daerah, Sekda bukan jabatan biasa. Posisi ini menjadi simpul koordinasi birokrasi, mulai dari administrasi pemerintahan, sinkronisasi antarorganisasi perangkat daerah, hingga pengendalian ritme pelayanan publik.

Karena itu, proses pengisian jabatan sementara semestinya dilakukan secara presisi dan minim ruang tafsir.

Dalam praktik administrasi ASN, Plh umumnya digunakan ketika pejabat definitif berhalangan sementara dalam waktu singkat dan tidak meninggalkan kekosongan jabatan secara substantif. Sementara jika durasi ketidakhadiran lebih panjang pada posisi strategis, muncul ruang interpretasi apakah mekanisme lain lebih tepat digunakan.

Di titik itulah polemik Plh Sekda Tasik berkembang.

Regulasi mengenai pengisian jabatan ASN sebenarnya sudah cukup jelas. Sejumlah aturan menjadi rujukan, mulai dari:

  • Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN,
  • PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS sebagaimana diubah melalui PP Nomor 17 Tahun 2020,
  • hingga Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah.

Selain itu, Surat Edaran BKN Nomor 1/SE/I/2021 juga mengatur kewenangan pelaksana harian dan pelaksana tugas dalam aspek kepegawaian.

Karena regulasi itu sudah lama berlaku, publik tentu bertanya-tanya ketika polemik justru muncul pada tahap administrasi jabatan sementara.

Dari Isu Teknis Menjadi Sorotan Publik

Perdebatan soal Plh dan Pj yang sebelumnya terdengar teknis kini mulai dipahami publik sebagai isu ketelitian administrasi pemerintahan.

Itu yang membuat persoalan ini berkembang cepat.

Masyarakat mungkin tidak terlalu mengikuti detail aturan ASN. Namun publik paham satu hal sederhana: jabatan strategis seharusnya diproses melalui mekanisme yang matang dan tidak menimbulkan kebingungan administratif di ruang publik.

Seorang warga Kota Tasikmalaya, Asep (43), mengaku mengikuti polemik tersebut sejak ramai dibahas di media online lokal. Menurutnya, masyarakat sebenarnya hanya ingin memastikan proses birokrasi berjalan rapi.

“Kalau urusan jabatan penting saja jadi polemik soal aturan, masyarakat pasti bertanya-tanya. Bukan soal orangnya, tapi soal sistemnya,” ujarnya.

Komentar seperti itu mulai banyak bermunculan. Dan situasi tersebut seharusnya menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah.

Sebab dalam birokrasi modern, polemik administratif sekecil apa pun dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kualitas tata kelola pemerintahan.

Publik Menunggu Penjelasan yang Utuh

Pemerintah daerah tentu memiliki pertimbangan administratif dalam menjaga stabilitas birokrasi. Namun di era keterbukaan informasi seperti sekarang, penjelasan yang utuh juga menjadi bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang sehat.

Apalagi isu ini sudah berkembang menjadi perhatian publik.

Karena itu, masyarakat berhak mengetahui dasar administrasi dan pertimbangan regulatif yang digunakan dalam penunjukan Plh Sekda Tasik. Jika memang mekanisme tersebut telah sesuai aturan, penjelasan terbuka akan membantu meredam spekulasi yang terus berkembang.

Sebaliknya, jika terdapat ruang evaluasi administratif, pembenahan prosedur juga perlu dilakukan secara terbuka dan profesional.

Pada akhirnya, polemik ini bukan semata soal siapa yang duduk di kursi Sekda sementara. Yang kini dipertaruhkan adalah keyakinan publik terhadap ketelitian birokrasi ketika mengelola jabatan strategis pemerintahan.

Karena kepercayaan publik terhadap birokrasi tidak selalu runtuh karena pelanggaran besar. Kadang, keraguan mulai muncul justru ketika aturan paling dasar memicu tafsir dan polemik di ruang administrasi pemerintahan. (Redaksi)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penipuan online

    Penipuan Online Kian Canggih, Polisi Bongkar Modus Love Scam dan Rekayasa AI

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Polisi ungkap modus penipuan online dengan rekayasa AI dan love scam, rugikan masyarakat hingga triliunan. Penipuan Online Kian Canggih: Polisi Bongkar Modus Love Scam dan Rekayasa AI albadarpost.com, LENSA — Kepolisian mengungkap wajah baru kejahatan siber yang kian canggih. Penipuan online kini tidak lagi hanya berbentuk pesan palsu atau tautan jebakan, melainkan sudah melibatkan rekayasa […]

  • Ilustrasi seorang musafir melaksanakan salat safar di perjalanan dengan latar gurun dan langit senja.

    Sedang Bepergian? Ini Panduan Salat Safar Sesuai Syariat

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Salat safar, atau salat bagi musafir, merupakan salah satu bentuk keringanan dalam ajaran Islam. Aturan tentang salat safar, termasuk jamak dan qashar, diberikan agar umat Islam tetap bisa menjaga ibadah meski sedang dalam perjalanan jauh. Konsep ini dijelaskan dalam Al-Qur’an serta dicontohkan langsung oleh Muhammad ketika melakukan perjalanan. Dalam praktiknya, salat safar […]

  • Prospek kerja lulusan sarjana di tengah persaingan dunia kerja

    Jurusan Favorit Tapi Sulit Dapat Kerja, Ini Tips Menentukan Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Setiap tahun, jutaan calon mahasiswa berburu jurusan favorit. Nama jurusan sering dianggap sebagai tiket aman menuju masa depan mapan. Semakin populer sebuah jurusan, semakin tinggi pula kepercayaan bahwa lulusannya akan mudah terserap dunia kerja. Namun realitas di lapangan tidak selalu seindah brosur kampus. Di balik tingginya minat, sejumlah jurusan justru menyimpan risiko […]

  • Perlindungan Anak Pesantren

    Menag Warning Pesantren: Kekerasan pada Anak Tak Bisa Ditoleransi Lagi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perlindungan anak di lingkungan pesantren harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, pesantren ramah anak bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata agar santri dapat belajar dan tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, serta bermartabat. Karena itu, ia menekankan bahwa segala bentuk kekerasan fisik maupun seksual di lingkungan pendidikan […]

  • Menteri Kebudayaan Thailand

    Arah Baru Menteri Kebudayaan Thailand

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Arah kebijakan Menteri Kebudayaan Thailand menempatkan budaya sebagai penggerak ekonomi dan identitas publik. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pagi itu, Sabida Thaiseth melangkah ke kantor Kementerian Kebudayaan Thailand dengan iringan doa. Tidak ada pidato panjang. Tidak pula selebrasi berlebihan. Namun sejak 19 September 2025, langkah itu menandai babak baru arah kebijakan kebudayaan Thailand—lebih dekat ke ekonomi, […]

  • Warga Indonesia membuat pengaduan pelayanan publik melalui platform LAPOR.go.id untuk melaporkan masalah kepada pemerintah.

    Rahasia Laporan di LAPOR.go.id Cepat Diproses, Warga Wajib Tahu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak masyarakat sebenarnya sudah mengenal LAPOR.go.id, namun tidak sedikit yang masih bertanya mengapa laporan mereka lambat mendapat respons. Platform LAPOR.go.id, yang juga dikenal sebagai SP4N-LAPOR, memang menjadi jalur resmi pengaduan masyarakat kepada pemerintah. Melalui LAPOR.go.id, warga dapat menyampaikan keluhan, aspirasi, hingga kritik terkait pelayanan publik. Namun, laporan hanya akan efektif jika […]

expand_less