Puasa Arafah Bisa Hapus Dosa 2 Tahun, Ini Niat dan Dalilnya
- account_circle redaktur
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

Padang Arafah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, HIKMAH – Pencarian tentang niat puasa Arafah, puasa Zulhijah, dan puasa Tarwiyah mulai ramai menjelang datangnya Iduladha. Banyak umat Islam ingin mengetahui bacaan niat yang benar lengkap dengan tulisan Arab, latin, arti, hingga dalil keutamaannya.
Puasa sunnah di awal Zulhijah memang memiliki keistimewaan tersendiri. Selain menjadi amalan yang dianjurkan Rasulullah ﷺ, ibadah ini juga menjadi momentum memperbanyak pahala menjelang Hari Raya Kurban.
Menariknya, suasana puasa Zulhijah sering terasa berbeda dibanding puasa sunnah biasa. Alarm sahur mulai aktif lagi. Grup keluarga mulai saling mengingatkan jadwal puasa Arafah. Bahkan, sebagian orang baru sadar kalender Hijriah ketika media sosial mulai dipenuhi ucapan “jangan lupa puasa besok”.
Dan dari semua puasa sunnah itu, puasa Arafah menjadi salah satu yang paling banyak diamalkan.
Bacaan Niat Puasa Zulhijah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Puasa Zulhijah dilakukan sejak tanggal 1 sampai 7 Zulhijah. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada hari-hari tersebut karena termasuk waktu yang sangat dicintai Allah SWT.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah melebihi hari-hari ini (10 hari pertama Zulhijah).”
(HR. Bukhari)
Bacaan Niat Puasa Zulhijah
Arab
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin
Nawaitu shauma syahri dzil hijjati sunnatan lillaahi ta‘aalaa.
Arti
“Saya niat puasa sunnah bulan Zulhijah karena Allah Ta’ala.”
Selain membaca niat, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir, sedekah, dan amal kebaikan lainnya selama awal Zulhijah.
Niat Puasa Tarwiyah dan Keutamaannya
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Zulhijah, sehari sebelum puasa Arafah. Walaupun status hadis tentang keutamaan khusus puasa Tarwiyah masih diperdebatkan sebagian ulama, banyak muslim tetap mengamalkannya sebagai bagian dari ibadah sunnah awal Zulhijah.
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah
Arab
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta‘aalaa.
Arti
“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”
Di beberapa daerah, suasana puasa Tarwiyah terasa cukup khas. Pasar mulai ramai pembeli hewan kurban. Takbir mulai terdengar pelan dari masjid. Dan obrolan warga perlahan bergeser ke soal Iduladha.
Kadang justru di momen-momen kecil seperti itu suasana religius terasa lebih hidup.
Niat Puasa Arafah Lengkap dengan Dalil Sahih
Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.
Keutamaannya sangat besar. Bahkan Rasulullah ﷺ menyebut puasa Arafah dapat menghapus dosa dua tahun.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Puasa Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.”
(HR. Muslim)
Bacaan Niat Puasa Arafah
Arab
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin
Nawaitu shauma ‘arafata sunnatan lillaahi ta‘aalaa.
Arti
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”
Puasa Arafah sering menjadi salah satu puasa sunnah yang paling ramai dikerjakan masyarakat. Bahkan orang yang jarang puasa sunnah pun banyak yang ikut mengamalkannya karena berharap mendapatkan ampunan dan keberkahan.
Ada yang sengaja tidur lebih cepat supaya tidak kesiangan sahur. Ada juga yang baru menyiapkan alarm sahur setelah membaca status WhatsApp keluarga.
Sederhana memang. Tetapi suasana seperti itu selalu terasa hangat setiap menjelang Iduladha.
Jadwal Puasa Zulhijah hingga Iduladha
Berikut urutan puasa sunnah awal Zulhijah yang biasa diamalkan umat Islam:
- 1–7 Zulhijah: Puasa sunnah Zulhijah
- 8 Zulhijah: Puasa Tarwiyah
- 9 Zulhijah: Puasa Arafah
- 10 Zulhijah: Hari Raya Iduladha
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa dan takbir selama sepuluh hari pertama Zulhijah karena termasuk hari terbaik dalam Islam.
Allah SWT berfirman:
“Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan.”
(QS. Al-Hajj: 28)
Karena itu, awal Zulhijah bukan hanya soal menunggu hari kurban. Tetapi juga tentang mempersiapkan hati untuk lebih dekat kepada Allah SWT.
Kadang persiapan menuju Iduladha bukan dimulai dari membeli hewan kurban. Tetapi dari suara alarm sahur yang kembali berbunyi, lalu niat kecil yang dibaca pelan sebelum Subuh — dan dari situlah hati perlahan mulai pulang kepada Allah. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar