Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mendung Tebal Tutupi Hilal Banjar, Awal Zulhijah Resmi Ditetapkan

Mendung Tebal Tutupi Hilal Banjar, Awal Zulhijah Resmi Ditetapkan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemantauan hilal Zulhijah untuk menentukan awal Zulhijah 1447 Hijriah di kawasan Gunung Putri Lapas Banjar, Kota Banjar, berlangsung tertib pada Minggu (17/5/2026). Meski hilal tidak terlihat akibat cuaca mendung dan awan tebal, hasil rukyat nasional memastikan awal bulan Zulhijah tetap dimulai besok.

Kegiatan rukyatul hilal tersebut menarik perhatian masyarakat yang datang langsung ke lokasi pemantauan. Sejak sore, warga mulai memenuhi area Gunung Putri untuk menyaksikan proses pengamatan hilal yang menjadi penentu kalender Hijriah, termasuk jadwal Hari Raya Iduladha 2026.

Sebagian pengunjung terlihat bergantian mendekati alat teropong. Namun menjelang matahari terbenam, ufuk barat mulai tertutup lapisan awan pekat. Langit tampak abu-abu. Beberapa petugas bahkan terus memantau celah awan sambil sesekali berdiskusi kecil mengenai kondisi cuaca.

Posisi Hilal Sudah Memenuhi Kriteria Imkanur Rukyat

Ketua Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kota Banjar, Badar Ismail, menjelaskan bahwa posisi hilal sebenarnya sudah memenuhi syarat imkanur rukyat berdasarkan hasil perhitungan hisab.

Menurutnya, hilal berada sekitar 4 derajat di atas ufuk. Posisi tersebut secara astronomi sudah masuk kategori yang memungkinkan untuk diamati.

“Dalam perhitungan, hari ini hilal berada di atas ufuk sekitar 4 derajat,” ujar Badar Ismail di lokasi pemantauan.

Ia menegaskan, kendala utama bukan terletak pada posisi hilal, melainkan kondisi cuaca di wilayah Banjar yang kurang mendukung proses observasi.

Awan tebal menutupi ufuk barat sejak petang. Karena itu, petugas tidak dapat melihat hilal baik menggunakan mata telanjang maupun alat bantu optik.

Walaupun demikian, proses rukyatul hilal tetap berjalan sesuai prosedur. Petugas hisab rukyat bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan hingga waktu observasi berakhir.

Hasil Rukyat Nasional Jadi Dasar Penetapan Awal Zulhijah

Badar Ismail mengatakan, penentuan awal Zulhijah 1447 Hijriah tidak hanya bergantung pada satu titik pengamatan. Pemerintah tetap mengacu pada hasil rukyat nasional dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ia menyebut salah satu titik pemantauan di Jawa Timur berhasil melihat hilal. Laporan tersebut kemudian menjadi dasar penetapan resmi awal Zulhijah secara nasional.

“Walaupun di Banjar tidak bisa terlihat karena mendung dan gumpalan awan sangat tebal, salah satu titik pemantauan di Nusantara telah berhasil melihat hilal,” jelasnya.

Dengan hasil tersebut, pemerintah menetapkan bahwa Senin menjadi tanggal 1 Zulhijah 1447 Hijriah.

Penetapan itu sekaligus memastikan Hari Raya Iduladha atau 10 Zulhijah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Informasi tersebut langsung menyebar cepat di kalangan masyarakat yang hadir di lokasi rukyat. Beberapa warga terlihat membuka kalender digital di ponsel mereka sambil menghitung waktu puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah.

Ada juga yang langsung menghubungi keluarga melalui panggilan video. Suasananya terasa sederhana, tetapi hangat.

Antusiasme Warga Tetap Tinggi Meski Hilal Tak Terlihat

Pelaksanaan rukyatul hilal di Gunung Putri Lapas Banjar juga dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat umum.

Walaupun cuaca tidak mendukung, antusiasme warga tetap tinggi hingga akhir kegiatan. Banyak masyarakat datang bukan hanya untuk mengetahui hasil sidang hilal, tetapi juga ingin melihat langsung proses pengamatan astronomi yang jarang terjadi setiap bulan.

Beberapa anak muda tampak merekam suasana menggunakan telepon genggam. Sementara itu, sejumlah orang tua memilih duduk di pinggir area pemantauan sambil menunggu kabar hasil rukyat nasional.

Kondisi seperti ini hampir selalu muncul menjelang bulan besar dalam kalender Islam. Terlebih menjelang Zulhijah, masyarakat mulai bersiap menyambut Iduladha, ibadah kurban, hingga puasa sunnah awal bulan.

Di sisi lain, kegiatan rukyatul hilal juga menjadi momentum edukasi bagi masyarakat mengenai proses penentuan awal bulan Hijriah yang menggabungkan metode hisab dan rukyat.

Cuaca Jadi Tantangan Rutin Pemantauan Hilal di Sejumlah Daerah

Fenomena hilal yang gagal terlihat akibat mendung bukan pertama kali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Faktor cuaca sering menjadi tantangan utama dalam proses rukyat, terutama saat langit tertutup awan tebal di ufuk barat.

Meski demikian, sistem pemantauan nasional memungkinkan hasil rukyat dari daerah lain tetap menjadi rujukan resmi penetapan kalender Hijriah.

Karena itu, walaupun satu daerah gagal melihat hilal, keputusan nasional tetap dapat dilakukan selama ada wilayah lain yang berhasil melakukan observasi sesuai ketentuan syariat dan astronomi.

Dan sore itu di Banjar, masyarakat akhirnya pulang tanpa melihat hilal secara langsung. Tetapi mereka tetap membawa kepastian: bulan Zulhijah telah dimulai.

Kadang langit memang tidak selalu memberi pemandangan terbaiknya. Tetapi dari balik awan tebal itu, masyarakat tetap mendapat satu kepastian besar: musim ibadah dan pengorbanan akhirnya kembali datang. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • membersihkan dapur

    Rahasia Membersihkan Dapur Tanpa Ribet, Hasilnya Bikin Kaget

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membersihkan dapur sering dianggap pekerjaan rutin yang sederhana. Namun, banyak orang belum memahami teknik cara membersihkan dapur yang benar agar hasilnya maksimal. Padahal, dapur yang tampak bersih belum tentu benar-benar higienis. Selain itu, kesalahan kecil saat membersihkan dapur justru membuat kotoran menumpuk lebih cepat. Oleh karena itu, penting mengetahui cara yang lebih […]

  • Tokoh Quraisy

    Tokoh Quraisy Paling Berpengaruh: Dari Penentang Jadi Pembela

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tokoh Quraisy selalu berada di pusat sejarah Islam. Dalam perjalanan Quraisy di Mekkah, kita melihat kontras yang tajam: ada tokoh Quraisy penentang Islam, ada pula tokoh Quraisy pendukung Islam. Namun yang jarang disadari, sebagian dari mereka justru berbalik arah—dari musuh menjadi pembela. Di titik inilah sejarah terasa hidup. Konflik tidak hanya terjadi di […]

  • Pep Guardiola mengenakan keffiyeh saat menyampaikan pidato pro-Palestina dan mengkritik diamnya pemimpin dunia

    Pidato Pro-Palestina Pep Guardiola

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pep Guardiola tidak sedang membahas taktik atau trofi. Ia berdiri di atas panggung dengan satu pesan sederhana namun mengguncang: anak-anak Palestina terus terbunuh, sementara dunia memilih diam. Dalam sebuah acara amal di Barcelona, pelatih Manchester City itu menyampaikan pidato pro-Palestina yang langsung menyita perhatian publik internasional. Guardiola tampil mengenakan keffiyeh. Simbol […]

  • merokok dan wudhu

    Merokok dan Wudhu dalam Ibadah Sehari-hari

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Merokok dan wudhu sering dipertanyakan keluarga Muslim. Ini penjelasan hukumnya dan dampaknya pada kualitas ibadah. albadarpost.com, FOKUS – Di banyak rumah Muslim, waktu shalat sering datang di sela rutinitas harian. Ayah pulang kerja. Ibu menyiapkan makan. Anak-anak bersiap mengaji. Di sela itu, ada kebiasaan yang kerap memunculkan tanya: merokok sebelum shalat. Apakah ia membatalkan wudhu? […]

  • Resep 7 aneka olahan daging kurban modern seperti burger sapi, shawarma, kebab homemade, rice bowl sambal matah, dan Korean BBQ saat Idul Adha.

    Tak Lagi Cuma Sate, Daging Kurban Kini Diolah Jadi Burger hingga Korean BBQ

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Idul Adha identik dengan sate, gulai, dan tongseng. Namun dalam beberapa tahun terakhir, olahan daging kurban mulai berubah mengikuti gaya hidup generasi muda. Kini, olahan daging kurban modern seperti burger sapi kurban, shawarma, rice bowl sambal matah, hingga Korean BBQ mulai ramai muncul di rumah-rumah, konten TikTok, sampai acara bakar-bakaran keluarga. Fenomena […]

  • Ilustrasi pengamatan hilal di ufuk barat saat matahari terbenam menjelang penentuan awal Syawal 1447 H

    Hilal Syawal 1447 Belum Terlihat, Lebaran Mundur?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Hilal Syawal 1447 menjadi sorotan menjelang Idulfitri 2026. Berdasarkan penjelasan Kementerian Agama, posisi hilal awal Syawal 1447 H secara hisab belum memenuhi kriteria MABIMS. Kondisi ini membuat banyak masyarakat bertanya-tanya, apakah Lebaran akan mundur dan mengapa hilal belum terlihat meski Ramadan hampir berakhir. Sejak awal, isu ini langsung ramai dibahas. Selain […]

expand_less