Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Vendor dan Calon Pengantin Jadi Korban WO Garut

Vendor dan Calon Pengantin Jadi Korban WO Garut

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus dugaan penipuan jasa layanan pernikahan kembali mencuat. Kali ini, sebuah wedding organizer (WO) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menipu puluhan calon pengantin dan vendor pernikahan. Total kerugian yang dialami para korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Para korban berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari calon pengantin hingga vendor penyedia jasa rias, dekorasi, katering, dokumentasi, dan hiburan. Mereka mengaku telah menyetorkan uang kepada pihak WO untuk kebutuhan acara pernikahan, namun layanan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi.

Calon Pengantin dan Vendor Sama-sama Dirugikan

Sejumlah calon pengantin mengungkapkan bahwa mereka telah membayar paket pernikahan secara bertahap. Pembayaran itu mencakup biaya gedung, konsumsi, hingga dekorasi. Namun, menjelang hari pelaksanaan, pihak WO sulit dihubungi dan akhirnya menghilang.

Tidak hanya klien, para vendor juga mengalami kerugian serius. Beberapa vendor mengaku telah menyiapkan perlengkapan acara sesuai permintaan WO. Mereka bahkan sempat mengalokasikan jadwal dan sumber daya untuk acara pernikahan tertentu. Sayangnya, pembayaran yang dijanjikan tidak pernah diterima.

Baca juga: Bupati Tasikmalaya Melantik Pj Sekda

Seorang vendor dekorasi menyebutkan bahwa pihaknya menanggung kerugian puluhan juta rupiah. Ia mengaku percaya karena kerja sama dilakukan berulang kali dan WO tersebut sebelumnya terlihat aktif mempromosikan jasanya melalui media sosial.

“Kami sudah menyiapkan bahan dan menolak klien lain di tanggal yang sama. Uang tidak turun, WO tidak bisa dihubungi,” ujar salah satu vendor.

Kerugian Finansial dan Dampak Emosional

Selain kerugian materi, kasus ini juga meninggalkan dampak emosional yang mendalam bagi para korban. Sejumlah calon pengantin harus menunda bahkan membatalkan pernikahan mereka. Kondisi ini memicu tekanan psikologis, rasa malu, dan konflik keluarga.

Para vendor pun merasakan dampak serupa. Mereka kehilangan kepercayaan klien dan harus menanggung biaya operasional tanpa kepastian penggantian. Beberapa di antaranya mengaku terpaksa mencari pinjaman untuk menutup kerugian.

Dari hasil pendataan sementara, total kerugian korban diperkirakan mencapai sekitar Rp549 juta. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring munculnya korban baru.

Laporan Polisi dan Proses Hukum

Merasa dirugikan, para korban akhirnya menempuh jalur hukum. Mereka melaporkan dugaan penipuan tersebut ke pihak kepolisian. Laporan itu mencakup bukti transaksi, perjanjian kerja sama, serta rekam komunikasi antara korban dan pemilik WO.

Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan terkait kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer di wilayah Garut. Aparat kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan terduga pelaku dan aliran dana yang diterima.

Baca juga: Putusan MA: Karya Jurnalistik Bukan Objek Gugatan Perdata

Polisi juga mengimbau korban lain, baik calon pengantin maupun vendor, agar segera melapor jika mengalami kejadian serupa. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat proses hukum dan membuka kemungkinan pengembalian kerugian.

Imbauan untuk Masyarakat

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih jasa layanan pernikahan. Calon pengantin dan vendor diminta memastikan legalitas usaha, rekam jejak, serta transparansi keuangan sebelum menjalin kerja sama.

Pakar hukum menilai kasus penipuan jasa WO dapat menjerat pelaku dengan pasal penipuan dan penggelapan. Jika terbukti bersalah, pelaku terancam hukuman pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga kini, para korban berharap aparat penegak hukum dapat segera menuntaskan kasus tersebut. Mereka juga berharap ada keadilan serta kepastian hukum atas kerugian finansial dan emosional yang telah dialami. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintahan bersih

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pemerintahan Bersih pada Hakordia 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Tasikmalaya tegaskan komitmen pemerintahan bersih lewat sosialisasi antikorupsi pada Hakordia 2025. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan tekad untuk membangun pemerintahan bersih melalui rangkaian Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi yang digelar dalam momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Acara berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Tasikmalaya pada Kamis, 4 Desember 2025, dan menghadirkan […]

  • bupati Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Menekan Percepatan Program dan Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Bupati Tasikmalaya menuntut percepatan program daerah agar manfaat APBD segera dirasakan warga. Percepatan Program Menjadi Prioritas: Waktu Menuju Akhir Tahun Menyempit albadarpost.com, EDITORIAL – Menjelang tutup tahun anggaran, Bupati Tasikmalaya menginstruksikan percepatan program OPD. Teguran disampaikan saat Apel Senin Pagi di Sekretariat Daerah, Singaparna, 24 November 2025. Di hadapan jajaran perangkat daerah, ia […]

  • Produk Lokal Garut

    Tak Lagi Jual Mentah, Produk Pangan Lokal Garut Mulai Jadi Andalan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Garut kali ini tidak hanya berbicara soal harga sembako murah menjelang Idul Adha. Di balik keramaian warga yang berburu minyak goreng, telur, hingga daging ayam dengan harga terjangkau, muncul pesan yang jauh lebih besar: produk lokal Garut mulai didorong naik kelas. Bupati Garut, Abdusy Syakur […]

  • Fiqih Salat Jumat

    Fiqih Salat Jumat: Tiga Perdebatan yang Tak Pernah Selesai

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Fiqih Salat Jumat, hukum Salat Jumat, dan syarat Salat Jumat masih menjadi pembahasan yang sering muncul di tengah masyarakat Indonesia. Dari persoalan jumlah minimal jamaah, pelaksanaan dua Jumat dalam satu wilayah, hingga Jumat di sekolah atau pesantren, perbedaan pendapat para ulama kerap menjadi bahan diskusi yang tidak pernah benar-benar usai. Menjelang azan […]

  • sambal bajak tahan lama dalam toples kaca tertutup rapat

    Rahasia Sambal Bajak Tahan Lama Tanpa Bahan Kimia

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Sambal bajak tahan lama sering menjadi incaran banyak ibu rumah tangga. Resep sambal bajak awet dan tidak cepat basi bahkan kerap dicari menjelang acara keluarga atau untuk stok mingguan. Namun, bagaimana cara membuat sambal bajak tahan lama tanpa pengawet buatan? Pertanyaan ini wajar muncul. Sebab, banyak orang ingin menikmati pedasnya sambal bajak […]

  • sup jamur creamy

    Sup Jamur Creamy Jadi Pilihan Menu Rumahan Praktis

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sup jamur creamy berbahan sederhana jadi pilihan menu hangat, bergizi, dan mudah dibuat di rumah. albadarpost.com, FOKUS – Sup jamur creamy menjadi salah satu menu rumahan yang banyak dipilih karena rasanya ringan, bergizi, dan mudah diolah. Menu ini memadukan jamur portobello dengan kaldu ayam dan krim, menghasilkan sup hangat yang cocok dikonsumsi bersama keluarga. Selain […]

expand_less