Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Skor IPP 0,98, DPRD Tasikmalaya Gagal Layani Publik

Skor IPP 0,98, DPRD Tasikmalaya Gagal Layani Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Skor Indeks Pelayanan Publik (IPP) DPRD Kabupaten Tasikmalaya berhenti di angka 0,98. Bukan rendah—melainkan gagal. Angka ini menempatkan DPRD sebagai salah satu lembaga publik dengan kualitas layanan terburuk, sekaligus membuka ironi besar dalam tata kelola pemerintahan daerah.

DPRD selama ini berdiri sebagai pengawas pelayanan publik. Namun hasil evaluasi justru menunjukkan lembaga ini tak mampu memenuhi standar pelayanan dasar di internalnya sendiri. Ketika pengawas gagal memberi teladan, pengawasan kehilangan legitimasi.

Pengawasan Tanpa Keteladanan

IPP DPRD Tasikmalaya 0,98 bukan sekadar angka administratif. Ia adalah potret ketidaksiapan lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada warga. Padahal, DPRD menjadi pintu masuk aspirasi masyarakat, ruang pengaduan kebijakan, dan simbol representasi publik.

Baca juga: Efisiensi Anggaran DPRD, Akankah Tasikmalaya Ambil Langkah Berani?

Penilaian IPP mencakup aspek mendasar: ketersediaan informasi layanan, kejelasan prosedur, pengelolaan pengaduan, hingga inovasi pelayanan. Skor di bawah satu menandakan hampir semua aspek itu bermasalah.

Situasi ini menghadirkan pertanyaan serius: atas dasar apa DPRD menilai kinerja pelayanan perangkat daerah lain, jika pelayanan di lembaganya sendiri gagal total?

Krisis Kepercayaan yang Diciptakan Sendiri

Pelayanan publik yang buruk bukan hanya soal ketidaknyamanan warga. Ia berujung pada krisis kepercayaan. Masyarakat yang datang ke DPRD berharap solusi, bukan kebingungan prosedur. Ketika layanan tidak jelas, tertutup, dan lamban, publik akan menjauh.

Ironisnya, DPRD kerap vokal mengkritik birokrasi eksekutif soal pelayanan publik. Namun skor IPP 0,98 menunjukkan bahwa kritik itu tak diiringi refleksi ke dalam. Fungsi pengawasan berubah menjadi formalitas, kehilangan bobot moral.

Dalam konteks demokrasi lokal, kegagalan ini berbahaya. Lembaga representatif yang tidak dipercaya publik akan sulit menjalankan perannya secara efektif.

IPP Bukan Formalitas, Tapi Cermin Integritas

Sering kali evaluasi IPP diperlakukan sebagai kewajiban administratif tahunan. Padahal, IPP adalah cermin integritas kelembagaan. Skor rendah menandakan masalah struktural, bukan kesalahan teknis sesaat.

Jika DPRD Tasikmalaya serius menjaga martabat lembaga, pembenahan pelayanan publik harus menjadi agenda prioritas, bukan sekadar respons defensif atas hasil penilaian. Transparansi informasi, sistem pengaduan aktif, dan akses layanan yang ramah publik adalah keharusan, bukan pilihan.

Baca juga: Editorial: Menjaga Kontrol Sosial Publik

Tanpa perbaikan nyata, DPRD akan terus berada dalam posisi paradoks: menjadi penjaga pelayanan publik, tetapi gagal melayani.

Alarm Demokrasi Lokal

IPP DPRD Tasikmalaya 0,98 seharusnya dibaca sebagai alarm demokrasi lokal. Ketika lembaga perwakilan rakyat gagal menjalankan fungsi pelayanan dasar, yang dipertaruhkan bukan hanya reputasi DPRD, tetapi kualitas relasi negara dan warga.

Pelayanan publik yang baik bukan tambahan kosmetik. Ia adalah fondasi kepercayaan. Tanpanya, pengawasan kehilangan makna, representasi menjadi simbol kosong, dan demokrasi berjalan pincang. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • lelang kapal Iran

    Iran Bereaksi, Indonesia Lelang Kapal Tanker dan 1,2 Juta Barel Minyak

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Lelang kapal Iran mendadak menjadi sorotan setelah Indonesia memutuskan melepas kapal tanker Iran MT Arman 114 bersama muatan minyak mentahnya. Kapal raksasa itu dilelang dengan nilai limit sekitar Rp1,17 triliun, menjadikannya salah satu aset maritim paling mahal yang pernah dilepas negara. Kasus kapal Iran disita Indonesia ini tidak hanya menyangkut persoalan […]

  • Ilustrasi pecel lele goreng renyah dengan sambal pedas dan lalapan kemangi khas warung kaki lima.

    Bikin Pecel Lele Seenak Abang Warung? Ini Rahasianya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Rahasia pecel lele sering menjadi perbincangan di kalangan pecinta kuliner kaki lima. Banyak orang mencoba membuat pecel lele enak atau pecel lele gurih renyah di rumah, namun rasanya tetap berbeda dibandingkan dengan hidangan di warung pinggir jalan. Padahal, di balik sepiring pecel lele yang sederhana, terdapat beberapa teknik memasak yang jarang diketahui […]

  • fenomena pendidikan

    Dunia Pendidikan Sedang Berubah Diam-Diam, Ini 5 Tanda Besarnya

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak orang mengira dunia pendidikan berjalan seperti biasa. Sekolah tetap ada, guru tetap mengajar, dan siswa tetap belajar di kelas. Namun sebenarnya, fenomena pendidikan modern sedang berubah secara drastis. Fenomena pendidikan terbaru, tren belajar masa kini, serta perubahan sistem pendidikan muncul perlahan tanpa disadari publik luas. Perubahan ini tidak selalu terlihat besar. […]

  • Drainase Kalangsari

    Viman Benahi Drainase Kalangsari Setelah 15 Tahun

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Drainase Kalangsari akhirnya menjadi prioritas penanganan setelah bertahun-tahun memicu banjir Kalangsari setiap kali hujan deras mengguyur kawasan Jalan Moh. Hatta, Kota Tasikmalaya. Untuk memastikan percepatan penanganan, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, turun langsung meninjau lokasi. Selain itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan perbaikan drainase Tasikmalaya akan dilakukan melalui sinergi dengan Kementerian Pekerjaan […]

  • aturan nama anak

    Nama Anak Bisa Ditolak Disdukcapil? Ini Aturan Baru yang Wajib Orang Tua Tahu

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang tua belum memahami aturan nama anak di Indonesia, padahal regulasi ini sangat penting. Pemerintah telah mengatur aturan penamaan anak atau ketentuan nama bayi untuk mencegah masalah administrasi di masa depan. Jika orang tua melanggar, petugas pencatatan sipil bisa menolak nama anak tersebut. Karena itu, memahami aturan sejak awal bukan […]

  • Tajrid dan Kasab

    Ingin Fokus Ibadah dan Meninggalkan Dunia? Bisa Jadi Itu Tipuan Nafsu

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tajrid dan kasab, adalah dua hal yang seharusnya seimbang. Tapi tidak sedikit orang pernah membayangkan hidup yang seluruhnya diisi ibadah. Tidak lagi sibuk mengejar target pekerjaan. Tidak lagi dipusingkan urusan dagang, sawah, kantor, atau tagihan bulanan. Yang ada hanya zikir, salat, mengaji, dan mendekat kepada Allah. Sekilas, keinginan itu terdengar mulia. Namun […]

expand_less