Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Editorial: Menjaga Kontrol Sosial Publik

Editorial: Menjaga Kontrol Sosial Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial media adalah sikap resmi pers untuk menjaga kontrol sosial dan kepentingan publik secara terbuka.

Media Menyatakan Sikap, Mengapa Ini Penting

albadarpost.com, EDITORIAL – Pertanyaan tentang boleh atau tidaknya media beropini kembali muncul di ruang publik. Ini bukan perdebatan baru, tetapi tetap relevan karena menyangkut cara pers menjalankan perannya di tengah demokrasi. Yang dipersoalkan bukan sekadar hak media, melainkan dampaknya bagi publik dalam memahami kritik terhadap kekuasaan.

Dalam praktik pers modern, editorial media bukan pelanggaran etika. Ia adalah hak yang sah, sepanjang ditempatkan secara jelas, terbuka, dan bertanggung jawab. Editorial menjadi ruang ketika media berhenti sekadar melaporkan fakta, lalu menyatakan sikap atas fakta tersebut.

Bagi warga, kejelasan ini penting. Publik berhak tahu kapan media menyajikan peristiwa apa adanya, dan kapan media menilai, mengkritisi, serta memberi peringatan.

Editorial Bukan Berita, Tapi Sikap

Secara praktik jurnalistik, opini tidak boleh menyaru sebagai berita. Ketika tulisan berisi pandangan pribadi penulis, ia ditempatkan di rubrik opini. Namun ketika pendapat itu mewakili lembaga pers, maka editorial adalah rumahnya.

Baca juga: Tasik Gemas: Gerakan Sehat atau Agenda Simbolik?

Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan tajuk rencana sebagai tulisan yang memuat pendapat redaksi tentang peristiwa aktual. Definisi ini menegaskan bahwa sejak awal editorial dirancang sebagai ruang sikap, bukan laporan fakta lapangan.

Pandangan akademik menguatkan praktik ini. John Firmstone dalam Oxford Research Encyclopedia of Communication menyebut editorial sebagai satu-satunya ruang di media berita tempat organisasi media menyatakan pandangannya secara eksplisit. Artinya, editorial adalah suara institusi, bukan suara individual wartawan.

Di tingkat global, media seperti The New York Times dan The Guardian menjalankan praktik serupa. Editorial mereka kerap tajam dan kritis, tetapi tidak menimbulkan kebingungan karena pembaca tahu: ini sikap redaksi.

Editorial Media sebagai Kontrol Sosial

Di Indonesia, keberadaan editorial media tidak hanya ditopang etika profesi, tetapi juga hukum. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menyebut empat fungsi pers: informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Fungsi kontrol sosial sering disalahpahami sebagai pembenaran untuk menghakimi. Padahal, kontrol sosial adalah fungsi korektif. Media mengawasi kebijakan, kekuasaan, dan praktik publik agar tetap berpihak pada kepentingan umum.

Rubrik editorial menjadi ruang paling jujur untuk menjalankan fungsi ini. Di sana, media menyatakan sikap tanpa harus berpura-pura netral seperti dalam berita lurus. Ketika kritik disampaikan melalui editorial, media sedang menjalankan mandat undang-undang secara terang-benderang.

Dewan Pers melalui Kode Etik Jurnalistik menegaskan bahwa independensi bukan berarti pers harus diam. Independensi berarti jujur membedakan fakta dan sikap. Editorial yang kritis justru menjadi bukti pers bekerja dengan akal sehat dan tanggung jawab moral.

Kritik Pers dan Resistensi Kekuasaan

Ketegangan antara editorial media dan kekuasaan bukan hal baru. Dalam banyak periode sejarah, kritik pers kerap dianggap ancaman. Masalahnya sering bukan pada isi kritik, melainkan pada ekspektasi penguasa terhadap media yang patuh dan jinak.

Editorial memang tidak ditulis untuk menyenangkan. Ia hadir untuk menilai, mengingatkan, bahkan memberi tekanan moral. Namun tekanan itu harus lahir dari data, bukan asumsi. Dari logika, bukan sentimen.

Baca juga: Menguatkan Ibadah di Hari Senin

Di banyak negara demokratis, editorial justru menjadi indikator kesehatan pers. Semakin tajam editorial, semakin terbuka ruang kritik. Sebaliknya, ketika editorial dibungkam atau dipersoalkan, alarm demokrasi patut menyala.

Editorial Harus Bertanggung Jawab

Albadarpost berpandangan bahwa editorial media adalah hak sekaligus tanggung jawab. Editorial bukan ruang asal bicara. Ia harus disusun melalui proses editorial yang ketat, berbasis data sahih, logika runtut, dan rujukan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Opini redaksi bukan gosip berkop media. Ia adalah kesimpulan kolektif dari pembacaan fakta dan dampak kebijakan terhadap warga. Karena itu, editorial harus berpihak pada kepentingan publik, keadilan sosial, dan tata kelola yang bersih.

Kami mendorong semua pemangku kebijakan untuk membaca editorial bukan sebagai serangan, melainkan sebagai peringatan dini. Kritik yang jujur jauh lebih sehat daripada pujian yang meninabobokan.

Editorial yang jujur memang tidak selalu nyaman dibaca. Tetapi demokrasi yang sehat tidak dibangun dari kenyamanan, melainkan dari keberanian menghadapi kritik. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • perdagangan bayi

    Kasus Perdagangan Bayi: Singapura Tujuan Utama

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Aparat penegak hukum mengungkap praktik perdagangan bayi lintas negara yang dijalankan secara terorganisasi. Sindikat tersebut secara selektif memilih bayi berdasarkan penampilan fisik atau yang mereka anggap “good looking” sebelum dikirim ke luar negeri. Pengungkapan kasus ini menegaskan bahwa perdagangan bayi tidak lagi dilakukan secara sporadis. Pelaku menjalankan mekanisme seleksi, distribusi, dan […]

  • Guru membimbing siswa yang kehilangan motivasi belajar di kelas dengan pendekatan personal dan interaktif

    Motivasi Belajar Siswa Turun? Ini 5 Cara Guru Mengatasinya dengan Cepat!

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Motivasi belajar siswa menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan. Namun, tidak sedikit murid yang mengalami penurunan semangat belajar, bahkan kehilangan arah. Kondisi ini sering disebut sebagai krisis motivasi belajar siswa, penurunan semangat belajar, hingga hilangnya minat akademik. Oleh karena itu, guru perlu memahami strategi efektif untuk mengatasi masalah ini agar proses pembelajaran […]

  • penjarahan DPR

    Kriminolog UI: Penjarahan Rumah Anggota DPR Dipicu Rasa Ketidakadilan Kolektif

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kriminolog UI sebut penjarahan rumah anggota DPR dipicu rasa ketidakadilan kolektif dan dipicu ajakan di media sosial. albadarpost.com, LENSA – Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala menilai aksi penjarahan terhadap rumah sejumlah anggota DPR dan menteri pada gelombang demonstrasi 25–31 Agustus lalu bukanlah tindakan spontan. Menurutnya, peristiwa itu merupakan akumulasi dari rasa ketidakadilan yang dirasakan […]

  • Ramadhan Palestina

    Ramadhan di Palestina: Kisah Haru yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ramadhan Palestina menyimpan kisah yang jarang tersorot. Banyak orang mengenal konflik di wilayah ini, namun tidak semua memahami bagaimana suasana Ramadhan di Palestina berlangsung setiap hari. Puasa di Palestina, kehidupan Ramadhan warga Gaza, hingga cerita sahur dan berbuka di tengah keterbatasan menjadi potret nyata yang penuh haru dan kekuatan iman. Di balik […]

  • Sambal tempoyak pedas asam khas Sumatera dalam mangkuk dengan cabai merah dan daun kunyit, tampilan menggugah selera

    Resep Sambal Tempoyak Viral, Pedas Asamnya Bikin Lupa Diet

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep sambal tempoyak kini kembali naik daun dan viral di berbagai platform. Sambal tempoyak, sambal durian fermentasi, serta olahan tempoyak khas Sumatera ini menghadirkan sensasi pedas asam yang unik dan bikin nagih. Tak hanya itu, banyak orang kini mencari cara membuat sambal tempoyak rumahan karena rasanya yang autentik dan cocok dipadukan dengan […]

  • SATAS EXPO 2025

    SATAS EXPO 2025: Ruang Belajar Sosial bagi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, WARTA MITRA. SATAS EXPO 2025 yang digelar oleh SMAN 1 Tasikmalaya menghadirkan lebih dari sekadar pameran kreativitas siswa. Ajang ini menjadi ruang belajar sosial, budaya, dan kemanusiaan yang mempertemukan gagasan generasi muda dengan realitas kehidupan masyarakat. Ajang Kreativitas yang Membumi Di tengah gegap gempita penampilan seni, stand kewirausahaan, hingga pameran karya akademik, SATAS EXPO […]

expand_less