Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Editorial: Menjaga Kontrol Sosial Publik

Editorial: Menjaga Kontrol Sosial Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 227
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial media adalah sikap resmi pers untuk menjaga kontrol sosial dan kepentingan publik secara terbuka.

Media Menyatakan Sikap, Mengapa Ini Penting

albadarpost.com, EDITORIAL – Pertanyaan tentang boleh atau tidaknya media beropini kembali muncul di ruang publik. Ini bukan perdebatan baru, tetapi tetap relevan karena menyangkut cara pers menjalankan perannya di tengah demokrasi. Yang dipersoalkan bukan sekadar hak media, melainkan dampaknya bagi publik dalam memahami kritik terhadap kekuasaan.

Dalam praktik pers modern, editorial media bukan pelanggaran etika. Ia adalah hak yang sah, sepanjang ditempatkan secara jelas, terbuka, dan bertanggung jawab. Editorial menjadi ruang ketika media berhenti sekadar melaporkan fakta, lalu menyatakan sikap atas fakta tersebut.

Bagi warga, kejelasan ini penting. Publik berhak tahu kapan media menyajikan peristiwa apa adanya, dan kapan media menilai, mengkritisi, serta memberi peringatan.

Editorial Bukan Berita, Tapi Sikap

Secara praktik jurnalistik, opini tidak boleh menyaru sebagai berita. Ketika tulisan berisi pandangan pribadi penulis, ia ditempatkan di rubrik opini. Namun ketika pendapat itu mewakili lembaga pers, maka editorial adalah rumahnya.

Baca juga: Tasik Gemas: Gerakan Sehat atau Agenda Simbolik?

Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan tajuk rencana sebagai tulisan yang memuat pendapat redaksi tentang peristiwa aktual. Definisi ini menegaskan bahwa sejak awal editorial dirancang sebagai ruang sikap, bukan laporan fakta lapangan.

Pandangan akademik menguatkan praktik ini. John Firmstone dalam Oxford Research Encyclopedia of Communication menyebut editorial sebagai satu-satunya ruang di media berita tempat organisasi media menyatakan pandangannya secara eksplisit. Artinya, editorial adalah suara institusi, bukan suara individual wartawan.

Di tingkat global, media seperti The New York Times dan The Guardian menjalankan praktik serupa. Editorial mereka kerap tajam dan kritis, tetapi tidak menimbulkan kebingungan karena pembaca tahu: ini sikap redaksi.

Editorial Media sebagai Kontrol Sosial

Di Indonesia, keberadaan editorial media tidak hanya ditopang etika profesi, tetapi juga hukum. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menyebut empat fungsi pers: informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.

Fungsi kontrol sosial sering disalahpahami sebagai pembenaran untuk menghakimi. Padahal, kontrol sosial adalah fungsi korektif. Media mengawasi kebijakan, kekuasaan, dan praktik publik agar tetap berpihak pada kepentingan umum.

Rubrik editorial menjadi ruang paling jujur untuk menjalankan fungsi ini. Di sana, media menyatakan sikap tanpa harus berpura-pura netral seperti dalam berita lurus. Ketika kritik disampaikan melalui editorial, media sedang menjalankan mandat undang-undang secara terang-benderang.

Dewan Pers melalui Kode Etik Jurnalistik menegaskan bahwa independensi bukan berarti pers harus diam. Independensi berarti jujur membedakan fakta dan sikap. Editorial yang kritis justru menjadi bukti pers bekerja dengan akal sehat dan tanggung jawab moral.

Kritik Pers dan Resistensi Kekuasaan

Ketegangan antara editorial media dan kekuasaan bukan hal baru. Dalam banyak periode sejarah, kritik pers kerap dianggap ancaman. Masalahnya sering bukan pada isi kritik, melainkan pada ekspektasi penguasa terhadap media yang patuh dan jinak.

Editorial memang tidak ditulis untuk menyenangkan. Ia hadir untuk menilai, mengingatkan, bahkan memberi tekanan moral. Namun tekanan itu harus lahir dari data, bukan asumsi. Dari logika, bukan sentimen.

Baca juga: Menguatkan Ibadah di Hari Senin

Di banyak negara demokratis, editorial justru menjadi indikator kesehatan pers. Semakin tajam editorial, semakin terbuka ruang kritik. Sebaliknya, ketika editorial dibungkam atau dipersoalkan, alarm demokrasi patut menyala.

Editorial Harus Bertanggung Jawab

Albadarpost berpandangan bahwa editorial media adalah hak sekaligus tanggung jawab. Editorial bukan ruang asal bicara. Ia harus disusun melalui proses editorial yang ketat, berbasis data sahih, logika runtut, dan rujukan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Opini redaksi bukan gosip berkop media. Ia adalah kesimpulan kolektif dari pembacaan fakta dan dampak kebijakan terhadap warga. Karena itu, editorial harus berpihak pada kepentingan publik, keadilan sosial, dan tata kelola yang bersih.

Kami mendorong semua pemangku kebijakan untuk membaca editorial bukan sebagai serangan, melainkan sebagai peringatan dini. Kritik yang jujur jauh lebih sehat daripada pujian yang meninabobokan.

Editorial yang jujur memang tidak selalu nyaman dibaca. Tetapi demokrasi yang sehat tidak dibangun dari kenyamanan, melainkan dari keberanian menghadapi kritik. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tafsir At-Talaq 2-3

    Rezeki Seret? Tafsir At-Talaq 2–3 Ini Mengubah Cara Pandang

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Tafsir At-Talaq 2-3 kerap dicari ketika seseorang menghadapi tekanan ekonomi, jalan hidup yang terasa buntu, atau berharap menemukan pintu rezeki. Ayat ini juga populer dengan sebutan Ayat Seribu Dinar, karena menyebut takwa, jalan keluar, rezeki dari arah yang tidak disangka, dan tawakal kepada Allah. Namun, tafsir Surat At-Talaq ayat 2-3 tidak tepat […]

  • Monitoring Garut

    Bupati Garut Kawal Infrastruktur dan Bantuan Sosial

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Monitoring Garut memastikan perbaikan jalan dan penyaluran bantuan tepat sasaran bagi warga Margawati. albadarpost.com, LENSA – Kegiatan monitoring Garut dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut pada Rabu, 10 Desember 2025. Bupati Garut meninjau perbaikan jalan perkotaan dan memantau penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota. Langkah ini penting karena menyangkut dua kebutuhan dasar warga: infrastruktur […]

  • padang arafah

    Kumpulan Doa Mustajab Saat Ibadah Haji di Tanah Suci

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di antara jutaan jamaah yang berangkat ke Tanah Suci setiap tahun, ada satu hal yang sering terlihat sama: banyak yang sibuk dengan rangkaian ibadah, tetapi lupa bahwa doa haji justru menjadi inti dari seluruh perjalanan itu sendiri. Istilah lain seperti doa ibadah haji atau doa mustajab di haji sebenarnya merujuk pada satu […]

  • Biaya Haji 2027

    Biaya Haji 2027 Belum Final, DPR RI Beri Penjelasan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Biaya Haji 2027 kembali menjadi perhatian publik setelah beredar informasi mengenai usulan BPIH 2027 sebesar Rp107,3 juta. Namun, DPR RI menegaskan bahwa angka tersebut belum menjadi keputusan resmi. Hingga kini, usulan biaya penyelenggaraan ibadah haji masih berada pada tahap pembahasan bersama pemerintah melalui Komisi VIII DPR RI. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui materi publikasi […]

  • Arsenal vs Man City

    Arsenal vs Man City: Final Panas! The Gunners Lebih Siap?

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Laga Arsenal vs Man City di final Piala EFL (dikenal sebagai Piala Carabao atas alasan sponsor) 2026 menjadi sorotan besar pecinta sepak bola. Duel Arsenal melawan Manchester City ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan penentuan arah dominasi baru di Inggris. Pertandingan Arsenal kontra Man City juga menghadirkan narasi kuat tentang momentum, konsistensi, dan […]

  • pemimpin rumah tangga Islami

    Makna Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Pemimpin rumah tangga Islami menuntut tanggung jawab, etika, dan kasih sayang, bukan sekadar otoritas dalam keluarga. albadarpost.com, LIFESTYLE – Peran suami dalam Islam kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya diskursus tentang kualitas kepemimpinan dalam keluarga. Islam memposisikan suami sebagai pemimpin rumah tangga Islami, namun kepemimpinan tersebut tidak dimaknai sebagai kekuasaan sepihak. Ajaran Islam menekankan tanggung […]

expand_less