Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Tokoh Antikorupsi Dunia dan Indonesia Warnai Peringatan Hakordia 2025

Tokoh Antikorupsi Dunia dan Indonesia Warnai Peringatan Hakordia 2025

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Deretan tokoh antikorupsi dunia kembali disorot jelang Hakordia 2025 sebagai inspirasi integritas publik.

albadarpost.com, PELITA – Menjelang peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025, deretan tokoh antikorupsi dari berbagai negara kembali mendapat sorotan. Kiprah mereka penting karena memberi bukti bahwa perubahan menuju pemerintahan bersih selalu dimulai dari keberanian individu. Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap lembaga negara, keteladanan semacam ini memberi arah baru bagi warga untuk menuntut transparansi dan tanggung jawab.


Gerakan Global yang Dibentuk oleh Keberanian Individu

Perlawanan terhadap praktik korupsi di banyak negara lahir dari upaya personal yang konsisten. Di Rusia, nama Alexei Navalny menjadi simbol perlawanan terhadap penyalahgunaan kekuasaan. Melalui investigasi berbasis data dan rekaman video yang menyasar elite politik, Navalny membangun Anticorruption Foundation (FBK) sebagai pusat pelaporan publik. Karyanya mengubah gerakan sipil di Rusia yang sebelumnya pasif menjadi lebih vokal.

Di Tiongkok, upaya pemberantasan korupsi bergerak dalam skala besar ketika Wang Qishan memimpin komisi disiplin Partai Komunis. Ribuan pejabat ditindak dalam operasi yang menjadi salah satu kampanye antikorupsi terbesar abad ini. Penindakan di negara birokratis raksasa itu memperlihatkan bahwa pembenahan institusi memerlukan otoritas kuat dan konsistensi.

Kisah berbeda hadir dari Afrika Timur melalui John Githongo. Mantan pejabat Kenya yang mundur dari jabatannya itu memilih membuka skandal Anglo-Leasing, salah satu kasus korupsi paling mahal dalam sejarah negara tersebut. Setelah keluar dari pemerintahan, ia terus memperkuat gerakan masyarakat sipil melalui Inuka Kenya Trust dan keterlibatannya di Transparency International.

Latar perjuangan berbeda datang dari India. Aruna Roy, mantan birokrat yang memilih jalan aktivisme, menjadi arsitek lahirnya Undang-Undang Hak atas Informasi (RTI). Regulasi itu kini digunakan jutaan warga untuk menuntut keterbukaan dokumen publik. Roy dan organisasi MKSS yang ia bangun membuka akses transparansi bagi pekerja pedesaan yang selama ini tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.

Di Gabon, Gregory Ngbwa Mintsa mempelopori gerakan “Ca suffit comme ça” yang menuntut reformasi politik. Mintsa juga menggugat pejabat tinggi atas dugaan penyalahgunaan dana negara. Keberaniannya membuatnya diganjar Integrity Award pada 2010.


Tokoh Antikorupsi Indonesia dan Jejak Integritasnya

Indonesia memiliki daftar panjang tokoh antikorupsi yang membentuk fondasi moral kebijakan publik. Mohammad Hatta, wakil presiden pertama, menjadi rujukan kesederhanaan pejabat negara. Ia pernah mengembalikan sisa dana operasional yang bukan haknya dan menolak fasilitas negara yang tidak semestinya. Prinsipnya tentang integritas pribadi menjadi standar etika yang masih relevan hingga kini.

Baca juga: Polisi Ungkap Motif Ibu Buang Bayi Citayam di Toilet Stasiun

Baharuddin Lopa muncul sebagai figur lain yang tegas dan bersih. Saat menjadi jaksa agung, ia menolak semua bentuk gratifikasi, bahkan dalam bentuk potongan harga. Pendiriannya membuat banyak perkara korupsi besar berani disentuh pada masanya.

Hoegeng Iman Santoso, kapolri 1968–1971, tetap dikenal sebagai polisi paling jujur yang pernah dimiliki Indonesia. Ia menolak hadiah, menyemir sepatu sendiri, dan menindak penyimpangan internal tanpa kompromi. Sikapnya memperlihatkan bahwa tata kelola kepolisian hanya bisa dibangun dari teladan di pucuk pimpinan.

Mar’ie Muhammad, Menteri Keuangan era Orde Baru yang mendapat julukan Mr Clean, memperkuat integritas di sektor pajak. Ia menindak lebih dari seribu pegawai bermasalah dan menolak suap dalam jabatan apa pun. Reformasi perpajakan yang ia pimpin menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh menjadi ruang percaloan.

Generasi baru gerakan antikorupsi Indonesia turut diperkuat oleh Sely Martini dari ICW. Ia dikenal kritis dalam isu kehutanan dan lingkungan, serta turun langsung ke lapangan untuk memeriksa praktik koruptif sektor sumber daya alam. Dedikasinya membuatnya meraih International Honesty Award 2014.


Mengapa Keteladanan Masih Penting

Dalam ekosistem politik yang serba transaksional, figur publik yang jujur menawarkan penyeimbang. Kisah mereka tidak hanya relevan pada ranah moral, tetapi juga menentukan kualitas pelayanan publik. Keberadaan tokoh antikorupsi memungkinkan warga melihat bahwa integritas bukan utopia, melainkan pilihan yang dapat dilakukan oleh siapa pun.

Keteladanan tokoh antikorupsi menunjukkan perubahan dimulai dari keberanian individu melawan penyalahgunaan kekuasaan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembunuhan taksi online

    Polisi Telusuri Dugaan Pembunuhan Pengemudi Taksi Online di Tol Jagorawi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Polisi selidiki kasus pembunuhan pengemudi taksi online yang ditemukan tewas di Tol Jagorawi. albadarpost.com, HUMANIORA – Suasana duka masih menyelimuti rumah Iffah Muhtianah di kawasan Pancoran Mas, Depok. Sejak Senin malam, 10 November 2025, kabar kematian suaminya, Ujang Adiwijaya (57), pengemudi taksi online, membuat keluarga terpukul. Ujang ditemukan tewas di pinggir Tol Jagorawi, dengan luka […]

  • Ilustrasi kehidupan modern dengan media sosial, keramaian kota, dan refleksi tanda akhir zaman dalam perspektif Islam.

    Media Sosial hingga Hilangnya Rasa Malu, Inikah Tanda Akhir Zaman?

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Hadis akhir zaman mulai terlihat dalam kehidupan modern, dari fitnah media sosial hingga hilangnya rasa malu.

  • Hukum Arisan Online

    Sering Ikut Arisan Online? Begini Hukumnya dalam Islam

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hukum arisan online sering menjadi pertanyaan masyarakat di era digital. Banyak orang mengikuti arisan melalui grup WhatsApp, Telegram, atau media sosial. Karena itu, diskusi tentang hukum arisan online dalam Islam, arisan online halal atau haram, serta hukum arisan digital menurut syariat semakin penting dipahami. Selain menawarkan kemudahan, sistem ini juga memunculkan potensi […]

  • Tumpahan Batu Bara Pangandaran

    Laut Pangandaran Tercemar Batu Bara, DPRD Minta Penanganan Darurat

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tumpahan batu bara Pangandaran kembali menjadi sorotan setelah material batu bara diduga mencemari perairan sekitar Karangtirta. Pencemaran laut di Pangandaran ini tidak hanya mengancam ekosistem pesisir, tetapi juga berpotensi mengguncang sektor perikanan, pariwisata, hingga pertanian yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat. Kekhawatiran tersebut menguat setelah Ketua DPRD Pangandaran, Asep […]

  • Ilustrasi bapak dan anak dalam ujian cinta, pengorbanan, dan ketakwaan kepada Allah.

    Mengapa Nabi Ibrahim Justru Diuji Saat Sangat Mencintai Anaknya?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Cinta seorang ayah biasanya tumbuh perlahan. Namun dalam kisah ujian Nabi Ibrahim, rasa itu hadir setelah penantian yang sangat panjang. Karena itulah banyak ulama menilai, ujian pengorbanan Nabi Ismail bukan sekadar perintah biasa, melainkan ujian keimanan paling dalam. Dalam kajian Islam, kisah ini menunjukkan bagaimana Allah menguji manusia melalui sesuatu yang paling […]

  • pengamanan pertandingan

    Polisi Perketat Pengamanan Pertandingan Persib vs Borneo

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Polrestabes Bandung menerjunkan 1.800 personel untuk pengamanan pertandingan Persib vs Borneo di GBLA. albadarpost.com, LENSA – Polrestabes Bandung menerjunkan ribuan personel untuk memastikan pengamanan pertandingan Persib Bandung melawan Borneo FC berjalan terkendali. Pertandingan tunda pekan ke-4 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) malam ini diperlakukan sebagai agenda berisiko tinggi karena potensi […]

expand_less