Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Hari Kesaktian Pancasila: Merayakan Keragaman dalam Persatuan

Hari Kesaktian Pancasila: Merayakan Keragaman dalam Persatuan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober jadi momentum merayakan keanekaragaman budaya Indonesia dalam persatuan.”

albadarpost.com, PERSPEKTIF. Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila sebagai pengingat atas nilai-nilai dasar yang mempersatukan keragaman suku, agama, bahasa, budaya, dan wilayah. Di tengah pluralisme yang kaya, peringatan tahun ini kembali menegaskan bahwa perbedaan budaya bukan penghalang, melainkan fondasi kekuatan Persatuan Indonesia.

Pancasila Sebagai Perekat Budaya Nusantara

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025 mengangkat tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, yang memberi warna baru terhadap cara kita menautkan nilai luhur Pancasila dengan keanekaragaman budaya di Tanah Air.

Dalam sambutan resmi, Pemerintah menekankan bahwa Pancasila tidak hanya soal dasar negara, melainkan alat pemersatu bagi masyarakat yang majemuk. Tema tersebut menyiratkan harapan bahwa Pancasila mampu menyatukan ragam suku, adat istiadat, bahasa, serta seni budaya di Indonesia yang plural.

Dalam praktiknya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila di berbagai daerah seringkali dirangkaikan dengan penampilan seni tradisional lokal seperti tari daerah, musik tradisi, batik khas, hingga kuliner nusantara. Hal ini memperlihatkan bahwa keragaman budaya justru menjadi medium hidupnya nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Implementasi Nilai Kebhinekaan dalam Peringatan

Pemerintah pusat dan daerah menyelenggarakan upacara resmi sebagai inti peringatan. Rangkaian kegiatan meliputi penghormatan kepada pahlawan, pembacaan Pancasila dan UUD 1945, hingga penandatanganan ikrar bela bangsa.

Selain itu, banyak daerah memanfaatkan momen ini untuk mengadakan dialog budaya antar etnis, lomba karya seni lokal, pameran kerajinan tradisional, dan pelatihan seni budaya. Dengan cara demikian, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi seremoni politik, tetapi pengalaman nyata yang memperkuat kesadaran kebhinekaan.

Beberapa sekolah menyelenggarakan lomba pakaian adat, bahasa daerah, dan pertunjukan seni warisan budaya. Guru dan siswa diminta untuk mengaitkan materi pelajaran Pancasila dengan cerita budaya lokal. Hal ini mendorong generasi muda menyadari bahwa nilai-nilai nasional bisa tumbuh dari akar budaya mereka sendiri.

Tantangan dan Harapan dalam Konteks Modern

Meskipun begitu, negara menghadapi tantangan serius: arus globalisasi dan ideologi asing bisa mengikis kesadaran lokal. Untuk itu, Pancasila sebagai landasan ideologi harus terus diperkuat agar budaya lokal tidak terpinggirkan oleh modernitas yang homogen.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila memberi kesempatan untuk meneguhkan bahwa keragaman budaya tidak boleh menjadi sumber konflik, melainkan titik temu persatuan. Keberhasilan integrasi budaya dalam upacara dan kegiatan lokal menjadi tolok ukur seberapa dalam nilai Pancasila berhasil dijadikan “perekat bangsa.”

Pemerintah pun menginstruksikan bahwa segala bentuk upaya ekstremisme, radikalisme, atau separatisme harus dihadapi bersama dengan landasan kultur dan nilai Pancasila.

Melalui instrumen pendidikan — mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi — nilai Pancasila dan penghargaan terhadap budaya lokal harus diintegrasikan secara sistematis. Generasi muda, yang hidup di era digital, perlu melihat Pancasila tidak sebagai dokumen lama, tetapi sebagai cara hidup dalam adat istiadat dan teknologi modern.

Kesimpulan

Hari Kesaktian Pancasila menjadi momen penting untuk merayakan keanekaragaman budaya Indonesia. Pancasila bukan dilema antara keseragaman dan pluralisme, melainkan fondasi agar keberagaman itu tetap terpelihara dalam bingkai persatuan.

Demikian kesimpulan silaturahmi Redaksi albadarpost.com dengan Dr. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si. – Kadisporabudpar Kota Tasikmalaya.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi mahasiswa penerima beasiswa LPDP dengan latar bendera Indonesia dan dokumen kontrak kewajiban penerima beasiswa.

    Apa Itu Beasiswa LPDP dan Kewajibannya? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu mengenai alumni penerima LPDP kembali menjadi perhatian publik. Banyak warganet mempertanyakan, APA itu beasiswa LPDP dan kewajibannya, serta apa saja tanggung jawab moral dan administratif yang melekat pada penerima dana pendidikan negara tersebut. Pertanyaan tentang apa itu LPDP, aturan beasiswa LPDP, serta kewajiban penerima LPDP langsung menjadi kata kunci yang ramai […]

  • Kantor Bank Jambi saat insiden peretasan siber yang menyebabkan saldo nasabah hilang

    Bank Jambi Kehilangan Saldo Nasabah, OJK Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Insiden peretasan siber mengguncang perbankan daerah setelah bank Jambi kehilangan saldo nasabah dalam dugaan pembobolan sistem digital. Kasus rekening nasabah Bank Jambi bobol dan saldo hilang itu memicu kekhawatiran publik, terutama karena kerugian terjadi secara nyata pada sejumlah rekening. Selain itu, dugaan serangan siber terhadap bank daerah tersebut langsung menjadi sorotan […]

  • teror air keras

    Terungkap! Teror Air Keras Andrie Yunus, CCTV Bongkar Wajah Pelaku

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus teror air keras, penyiraman air keras, dan aksi brutal terhadap aktivis Andrie Yunus akhirnya memasuki babak baru. Sejak awal, publik terus mengikuti perkembangan kasus ini. Kini, rekaman CCTV dan investigasi ilmiah membuka jalan untuk mengungkap identitas pelaku secara lebih jelas. Perkembangan tersebut langsung menyita perhatian. Selain itu, temuan terbaru mengindikasikan […]

  • Rekrutmen tenaga pendukung Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional untuk memperkuat pengawasan internal pemerintah

    Inspektorat Utama BGN Buka Rekrutmen Tenaga Pendukung Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Inspektorat Utama Badan Gizi Nasional (BGN) membuka rekrutmen tenaga pendukung untuk memperkuat fungsi pengawasan internal. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan tugas pengawasan berjalan efektif, akuntabel, dan tepat sasaran, seiring meningkatnya peran strategis BGN dalam program nasional. Rekrutmen ini menyasar warga negara Indonesia yang memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi administrasi. Tenaga […]

  • sampah Pasar Pancasila

    Sampah Pasar Pancasila Menumpuk, Pedagang Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: lambannya Dinas LH tangani sampah Pasar Pancasila merugikan warga dan kesehatan publik. albadarpost.com, EDITORIAL – Tumpukan sampah Pasar Pancasila di Kota Tasikmalaya dibiarkan meluber hingga lima hari. Lebih dari sekadar gangguan visual, bau menyengat menutup kios-kios, jalan, dan ruang aktivitas warga. Pedagang kehilangan kenyamanan kerja dan pembeli menahan diri datang ke pasar. Ketika […]

  • Situasi keamanan WNI di Meksiko meningkat pascakerusuhan kartel, Kemlu imbau waspada dan jaga komunikasi KBRI.

    WNI di Meksiko Diminta Siaga, Kerusuhan Kartel Meluas

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Situasi keamanan WNI di Meksiko kembali menjadi sorotan setelah kerusuhan kartel meningkat di sejumlah wilayah. Pemerintah memastikan warga negara Indonesia atau diaspora Indonesia di Meksiko dalam kondisi aman. Meski demikian, Kemlu meminta seluruh WNI di Meksiko meningkatkan kewaspadaan dan menjaga komunikasi intensif dengan KBRI Mexico City. Sejak eskalasi keamanan terjadi, pemerintah […]

expand_less