Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Dana Desa Raib di Serang: Bendahara Diduga Gelapkan Rp1 Miliar, Sisa Saldo Hanya Rp47 Ribu

Dana Desa Raib di Serang: Bendahara Diduga Gelapkan Rp1 Miliar, Sisa Saldo Hanya Rp47 Ribu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dana desa Serang raib Rp1 miliar, bendahara kabur, saldo kas tersisa Rp47 ribu. Polisi naikkan ke penyidikan.

albadarpost.com. LENSA – Polres Serang tengah menyelidiki dugaan penggelapan dana desa di Kabupaten Serang, Banten. Seorang bendahara desa berinisial YL diduga membawa kabur dana desa senilai lebih dari Rp1 miliar, meninggalkan saldo kas desa hanya Rp47 ribu. Kasus ini mengguncang warga Desa Petir, Kecamatan Petir, dan membuat berbagai program pembangunan terhenti.


Dana Desa Serang Raib, Kepala Desa Kaget Saldo Hanya Rp47 Ribu

Dugaan penggelapan dana desa Serang ini mencuat setelah Kepala Desa Petir, Wahyudi, melakukan pengecekan rekening kas desa pada akhir September 2025. Ia terkejut saat mendapati saldo rekening hanya tersisa Rp47 ribu, padahal seharusnya masih terdapat dana sekitar Rp1 miliar hasil pencairan dua tahap anggaran tahun 2025.

“Iya betul, dana desa diduga digelapkan oleh kaur keuangan desa. Saya sangat shock karena aliran dana itu ternyata mengalir ke rekening pribadi bendahara,” ujar Wahyudi kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).

YL, bendahara yang diduga menjadi pelaku utama, disebut mentransfer dana desa ke rekening pribadinya tanpa sepengetahuan kepala desa maupun sekretaris desa. Ia juga diketahui tidak masuk kantor sejak 26 September 2025 dan sulit dihubungi hingga kini.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah program pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di Desa Petir harus tertunda. “Kami mohon maaf kepada masyarakat karena beberapa kegiatan fisik dan sosial harus ditunda,” kata Wahyudi.


Modus Penggelapan: Palsukan Tanda Tangan dan Laporan Anggaran Fiktif

Camat Petir, Fariz Ruhyatullah, menjelaskan bahwa praktik penyelewengan dana desa Serang ini diduga sudah berlangsung sejak Maret 2025, bersamaan dengan pencairan tahap pertama dana desa. Menurutnya, YL memalsukan tanda tangan kepala desa untuk mengajukan surat pernyataan palsu, yang kemudian digunakan dalam proses pencairan anggaran.

“Dia membuat surat pernyataan palsu dengan tanda tangan kepala desa, untuk mencairkan dana desa secara ilegal,” ujar Fariz.

YL masih sempat bekerja hingga menjelang pencairan dana tahap kedua pada Agustus 2025, namun setelah dana tersebut cair, ia menghilang tanpa jejak. Uang hasil pencairan itu ikut raib bersamaan dengan kepergiannya. Sejak itu, berbagai program prioritas seperti pembangunan jalan, irigasi, serta penguatan BUMDes Petir Sejahtera terhenti total.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Serang, AKP Andi Kurniady, mengonfirmasi bahwa modus pelaku dilakukan dengan cara mentransfer langsung uang dari rekening kas desa ke rekening pribadinya. Untuk menutupi aksinya, YL menyusun Laporan Realisasi Anggaran (LRA) fiktif yang seolah-olah kegiatan desa berjalan normal.

“YL menarik dana dari rekening kas desa tanpa ada persetujuan dari sekretaris maupun kepala desa. Ia juga menyusun laporan fiktif agar tidak dicurigai,” terang Andi melalui keterangan tertulis, Jumat (10/10/2025).


Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan, Pelaku Masih Buron

Hasil audit investigasi Inspektorat Kabupaten Serang menemukan bahwa total kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp1,049 miliar. Berdasarkan bukti dan hasil gelar perkara, Polres Serang telah meningkatkan status kasus ke tahap penyidikan.

“Terduga pelaku sudah melarikan diri dengan membawa dana desa sejak beberapa bulan lalu. Saat ini kami masih melakukan pengejaran,” ujar AKP Andi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (11/10/2025).

Polisi kini bekerja sama dengan jajaran pemerintah daerah dan pihak keluarga YL untuk melacak keberadaannya. Namun hingga kini, keberadaan sang bendahara masih misterius. Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui di mana YL berada.

Sementara itu, Camat Petir menegaskan bahwa laporan resmi sudah dilayangkan ke Polres Serang untuk proses hukum lebih lanjut. Ia berharap pengusutan kasus dana desa Serang ini dapat segera tuntas, agar roda pemerintahan desa dapat kembali berjalan normal.

“Program prioritas seperti pembangunan jalan dan pemberdayaan ekonomi warga kini tertunda. Kami berharap masalah ini segera selesai agar pelayanan publik tidak terganggu,” ujar Fariz.


Efek Domino: Program Desa Tertunda, Kepercayaan Publik Terguncang

Kasus dugaan korupsi dana desa Serang di Desa Petir ini memunculkan keprihatinan di kalangan masyarakat. Beberapa warga mengaku kecewa karena program pembangunan yang diharapkan justru terhenti akibat kelalaian aparatur desa.

Menurut pengamat tata kelola pemerintahan lokal, kasus seperti ini menunjukkan pentingnya transparansi pengelolaan dana desa dan pengawasan partisipatif dari masyarakat. Tanpa itu, peluang penyelewengan dana publik tetap terbuka lebar, terutama di level desa.

“Pengawasan internal saja tidak cukup. Harus ada pelibatan warga dalam memantau realisasi anggaran desa,” ujar seorang pengamat dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.


Penutup

Kasus dana desa Serang membuka mata pentingnya transparansi dan pengawasan publik agar uang rakyat tak diselewengkan lagi. (AlbadarPost/DAS)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syekh Athaillah

    Syekh Athaillah: Bahaya Mengejar Terkenal dalam Beramal

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Syekh Athaillah, melalui hikmah-hikmahnya dalam Al-Hikam, mengajarkan bahwa tawadhu, ikhlas, dan menjauhi riya merupakan fondasi setiap amal. Pesan itu justru terasa semakin relevan ketika banyak orang berlomba mengejar perhatian, pengakuan, dan popularitas. Di tengah budaya yang mengukur keberhasilan dari seberapa sering seseorang tampil, ajaran Syekh Athaillah mengajak manusia kembali memeriksa niat sebelum […]

  • Malik ditolak SD

    Malik Ditolak SD, Bocah Stunting Ini Justru Disarankan ke SLB

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Impian Malik ditolak SD ketika proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) berlangsung. Bocah berusia tujuh tahun asal Kampung Sindanggalih, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya itu ingin belajar di sekolah negeri yang letaknya hanya beberapa langkah dari rumahnya. Namun, keluarga justru mengaku mendapat saran agar Malik bersekolah di SLB. Kisah anak […]

  • Analisis kritis SK Komdigi 127 2026 dan dampaknya terhadap kebebasan pers serta demokrasi digital di Indonesia

    SK Komdigi 127/2026: Regulasi Cepat, Demokrasi Terhambat?

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – SK Komdigi 127 2026 kembali membuka perdebatan serius tentang arah regulasi digital, kebebasan berekspresi, dan posisi negara dalam mengontrol ruang publik. Pemerintah menyebut aturan ini sebagai langkah strategis melawan disinformasi. Namun, sejumlah kalangan melihatnya sebagai sinyal kemunduran dalam praktik demokrasi digital. Masalahnya bukan pada niat, melainkan pada desain kebijakan yang berpotensi melampaui […]

  • syarat sah wudhu

    Wudhu sebagai Fondasi Kesucian Ibadah

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kesadaran berwudhu dengan benar kembali mendapat perhatian ulama. Wudhu bukan sekadar rutinitas sebelum salat, melainkan fondasi kesucian ibadah yang menentukan sah atau tidaknya amalan seorang muslim. Kelalaian dalam wudhu berpotensi menggugurkan nilai ibadah, meski dilakukan dengan niat baik. Dalam Islam, syarat sah wudhu menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan salat dan ibadah […]

  • wajib militer Singapura

    Tak Lapor Wajib Militer Singapura, Pria Keturunan Indonesia Terancam Penjara

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus wajib militer Singapura kembali menjadi sorotan publik setelah pengadilan menyatakan seorang pria berdarah Indonesia bersalah karena tidak menjalani National Service Singapura (NS). Pria tersebut dianggap melanggar hukum wajib militer Singapura, meskipun ia mengklaim memiliki kewarganegaraan Indonesia dan merasa tidak wajib mengikuti program tersebut. Perkara ini menarik perhatian karena menyangkut status […]

  • Timnas Indonesia 4-0

    Timnas Indonesia Menang 4-0, Era Baru yang Bikin Asia Mulai Waspada

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Saat Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis national football team di FIFA Series 2026, publik langsung bersorak. Empat gol. Clean sheet. Dominasi penuh. Tapi ada satu hal yang luput dari perhatian banyak orang: Ini bukan sekadar kemenangan besar. Ini adalah transformasi. Dan transformasi ini… terlihat sangat nyata. Dari […]

expand_less