Breaking News
light_mode
Beranda » Cakrawala » Jejak Islam dalam Lahirnya Sains Modern

Jejak Islam dalam Lahirnya Sains Modern

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, CAKRAWALA – Malam di Baghdad pada abad ke-9 tidak selalu gelap dan sunyi.

Di beberapa sudut kota, lampu minyak masih menyala hingga larut. Sejumlah orang duduk mengelilingi meja kayu panjang. Di depan mereka, lembar demi lembar manuskrip terbuka. Ada yang menyalin tulisan Yunani kuno. Ada yang menghitung pergerakan bintang. Dan ada pula yang memperdebatkan rumus matematika sambil sesekali mencelupkan pena ke tinta hitam pekat.

Di tempat seperti itulah, sebagian fondasi sains modern perlahan tumbuh.

Hari ini banyak orang mengenal Eropa sebagai pusat perkembangan ilmu pengetahuan modern. Namun sejarah sebenarnya menyimpan cerita yang jauh lebih panjang. Islam dan sains modern ternyata memiliki hubungan yang sangat erat, bahkan sejak ratusan tahun sebelum revolusi ilmiah Eropa dimulai.

Pada masa ketika sebagian wilayah Eropa masih berada dalam periode yang sering disebut Abad Kegelapan, dunia Islam justru berkembang menjadi pusat ilmu pengetahuan global.

Baghdad Pernah Menjadi “Ibu Kota Ilmu Pengetahuan”

Sejarawan menyebut periode abad ke-8 hingga ke-14 sebagai masa keemasan peradaban Islam atau Islamic Golden Age.

Pada masa itu, kota-kota seperti Baghdad, Damaskus, dan Cordoba tidak hanya dikenal karena perdagangan atau kekuatan politiknya. Kota-kota tersebut juga menjadi pusat riset, pendidikan, dan penerjemahan ilmu pengetahuan dunia.

Di Baghdad berdiri Baitul Hikmah atau House of Wisdom.

Tempat itu sering digambarkan seperti perpustakaan raksasa sekaligus pusat penelitian. Para ilmuwan dari berbagai latar belakang datang membawa manuskrip Yunani, Persia, hingga India untuk dipelajari bersama.

Namun mereka tidak berhenti sebagai penerjemah.

Mereka mengembangkan teori baru, menguji perhitungan, memperbaiki metode lama, lalu menghasilkan pengetahuan yang kemudian memengaruhi dunia modern.

Menurut Encyclopaedia Britannica dan UNESCO, perkembangan besar dalam matematika, astronomi, hingga kedokteran banyak terjadi pada era tersebut.

Dari Aljabar sampai Algoritma

Nama Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi mungkin tidak sering muncul dalam percakapan sehari-hari. Namun jejak pemikirannya masih hidup di hampir semua teknologi modern.

Istilah “algoritma” berasal dari nama Al-Khwarizmi.

Sementara kata “aljabar” lahir dari judul bukunya, Al-Jabr wa’l-Muqabala.

Konsep-konsep itu kini menjadi dasar penting dalam dunia komputer, kecerdasan buatan, hingga teknologi digital yang digunakan miliaran orang setiap hari.

Sulit membayangkan dunia modern tanpa matematika.

Dan sulit pula memisahkan perkembangan matematika modern dari kontribusi ilmuwan Muslim pada masa itu.

Rumah Sakit Modern Ternyata Punya Akar dari Dunia Islam

Pada masa yang sama, dunia Islam juga mengalami kemajuan besar dalam bidang kedokteran.

Ibnu Sina menulis The Canon of Medicine, buku medis yang digunakan universitas-universitas Eropa selama berabad-abad.

Di dalamnya terdapat pembahasan tentang anatomi tubuh, diagnosis penyakit, hingga metode pengobatan yang pada zamannya dianggap sangat maju.

Sementara Al-Razi dikenal sebagai salah satu dokter pertama yang membedakan campak dan cacar secara ilmiah.

Di beberapa kota Islam, rumah sakit bahkan sudah memiliki bangsal terpisah, ruang perawatan khusus, hingga sistem pendidikan dokter.

World History Encyclopedia mencatat bahwa perkembangan rumah sakit publik modern banyak dipengaruhi sistem medis dunia Islam abad pertengahan.

Langit, Bintang, dan Rasa Ingin Tahu

Pada malam-malam tertentu, para astronom Muslim menghabiskan waktu mengamati langit dengan alat observasi sederhana.

Mereka menghitung posisi bintang, memperbaiki data astronomi kuno, lalu mencatatnya dengan sangat rinci.

Beberapa nama bintang yang masih digunakan sampai sekarang ternyata berasal dari bahasa Arab:

  • Altair,
  • Betelgeuse,
  • Aldebaran.

Pengetahuan astronomi itu kemudian membantu perkembangan navigasi laut dan pemetaan dunia.

Dan semua itu lahir dari rasa ingin tahu yang terus dipelihara selama berabad-abad.

Ketika Ilmu Pengetahuan Menjadi Bagian dari Peradaban

Banyak ilmuwan Muslim pada masa itu tidak melihat agama dan ilmu sebagai dua hal yang saling bertentangan.

Sebaliknya, mereka memandang pencarian ilmu sebagai bagian dari memahami ciptaan Tuhan.

Karena itu, perpustakaan dibangun. Observatorium didirikan. Diskusi ilmu berkembang hampir di berbagai pusat kota besar dunia Islam.

Hari ini, sebagian warisan itu mungkin tidak lagi terlihat secara fisik.

Namun pengaruhnya masih hidup.

Ia hadir dalam angka yang dipakai sehari-hari. Dalam teknologi digital. Dalam metode medis modern. Bahkan dalam cara manusia memahami ilmu pengetahuan.

Mengapa Sejarah Ini Jarang Dibicarakan?

Beberapa akademisi menilai sejarah sains modern lebih sering dimulai dari revolusi ilmiah Eropa.

Padahal sebelum masa itu, dunia Islam berperan besar menjaga, mengembangkan, sekaligus menyebarkan ilmu pengetahuan ke berbagai wilayah dunia.

Banyak manuskrip Arab diterjemahkan ke bahasa Latin dan kemudian dipelajari di universitas Eropa.

Dari sanalah sebagian fondasi ilmu modern berkembang lebih jauh.

Namun seiring perubahan politik dunia dan kolonialisme, kontribusi besar ilmuwan Muslim perlahan jarang muncul dalam percakapan populer.

Hari ini manusia hidup di tengah dunia digital, rumah sakit modern, dan teknologi canggih. Tetapi jauh sebelum semua itu berkembang, ada cahaya lampu minyak di ruang-ruang belajar dunia Islam — tempat para ilmuwan Muslim menulis, menghitung, dan diam-diam membantu membangun masa depan peradaban manusia. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penyakit pascabencana

    Kemenkes Tegaskan Lonjakan Penyakit Pascabencana di Sumatera

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Kemenkes mencatat peningkatan penyakit pascabencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut dengan risiko penyebaran yang membesar. Kemenkes Laporkan Lonjakan Penyakit Pascabencana dan Peringatkan Risiko Meluas albadarpost.com, LENSA – Kasus penyakit pascabencana mulai meningkat di tiga provinsi terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Lonjakan ini menjadi perhatian pemerintah karena wilayah tersebut […]

  • kontes bonsai Tasikmalaya

    Ramai dan Menggiurkan, Azis Gagap Bongkar Potensi Ekonomi Bonsai di Tasik

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kontes bonsai Tasikmalaya langsung menyedot perhatian publik saat ratusan peserta memadati lokasi pameran. Event bonsai nasional ini bukan hanya soal estetika tanaman, tetapi juga membuka mata tentang potensi ekonomi bonsai yang nilainya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Sejak hari pertama, suasana sudah terasa berbeda. Deretan bonsai dengan bentuk unik dan karakter […]

  • data MBG

    4,86 Juta Data Siswa Dikoreksi, Sasaran MBG Dipertajam

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Data MBG atau data penerima Program Makan Bergizi Gratis tengah dibenahi pemerintah untuk memastikan penyaluran makanan bergizi semakin tepat sasaran. Dalam hasil validasi terbaru, pemerintah menemukan koreksi terhadap 4.864.467 data siswa dan 845.660 data guru serta tenaga kependidikan yang sebelumnya tercatat ganda. Bersamaan dengan itu, pemerintah menajamkan prioritas penerima, termasuk 11,15 […]

  • Suasana pelayanan terpadu Pepatah Manis Kabupaten Ciamis yang menghadirkan berbagai layanan publik, Job Fair, dan Gerakan Pangan Murah.

    Catat Tanggalnya! Belasan Instansi Buka Layanan Sekaligus di Islamic Center Ciamis

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Masyarakat Kabupaten Ciamis kembali mendapat kesempatan mengakses berbagai layanan publik dalam satu lokasi melalui Pepatah Manis Ciamis 2026. Program yang merupakan singkatan dari Pelayanan Terpadu Pemerintah untuk Masyarakat Ciamis ini akan digelar pada Kamis, 4 Juni 2026, di Islamic Center Kabupaten Ciamis, mulai pukul 08.00 hingga 15.15 WIB. Dilansir dari akun […]

  • OTT KPK Kejari

    KPK Tangkap Kepala Kejari Hulu Sungai Utara

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    KPK menangkap Kepala Kejari Hulu Sungai Utara dalam OTT terkait dugaan pemerasan yang libatkan aparat penegak hukum. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan. Penindakan ini penting karena menyentuh langsung institusi penegak hukum yang selama ini ditempatkan sebagai […]

  • Piutang Negara

    Piutang Negara Kini Jadi Perhatian Publik, Picu Diskusi Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Istilah piutang negara mendadak ramai dibahas publik setelah pemerintah menerbitkan aturan baru yang memberi kewenangan lebih besar kepada negara dalam pengelolaan aset debitur. Lewat PMK Nomor 23 Tahun 2026, pemerintah kini dapat mendayagunakan aset sitaan tanpa harus meminta persetujuan penanggung utang atau penjamin utang. Kebijakan tersebut langsung memantik perhatian masyarakat karena […]

expand_less