Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ketegasan Bupati Hadapi Tambang yang Abaikan Tata Ruang

Ketegasan Bupati Hadapi Tambang yang Abaikan Tata Ruang

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penutupan galian pasir Garut menegaskan sikap bupati terhadap tambang yang melanggar tata ruang dan ancam warga.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penutupan sementara aktivitas galian pasir di Kabupaten Garut menjadi sinyal tegas pemerintah daerah dalam menegakkan tata ruang dan keselamatan publik. Bupati Garut Syakur Amin, didampingi Wakil Bupati Putri Karlina, turun langsung meninjau lokasi pertambangan pasir dan menghentikan operasional CV Tanjung Jaya, Senin (5/1/2026).

Langkah ini bukan sekadar inspeksi rutin. Penutupan dilakukan setelah muncul aduan masyarakat dan instruksi Gubernur Jawa Barat untuk melakukan pengecekan langsung terhadap tambang yang dinilai bermasalah. Temuan di lapangan memperlihatkan persoalan mendasar: aktivitas tambang yang berjalan tanpa kepatuhan utuh terhadap regulasi, bahkan berada sangat dekat dengan kawasan permukiman warga.

Salah satu lokasi galian tercatat hanya berjarak sekitar 100 meter dari Perumahan Dinar Lestari, Kecamatan Tarogong Kaler. Jarak ini menempatkan warga pada risiko langsung, terutama ancaman longsor dan degradasi lingkungan.


Pelanggaran Tata Ruang Tak Bisa Dianggap Remeh

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Garut didampingi Pengawas Cabang Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Saeful Ali Anwar. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pengelola tambang gagal memenuhi sejumlah persyaratan utama yang menjadi prasyarat operasional pertambangan.

Empat aspek penting—teknis, keuangan, lingkungan, dan administrasi—dinilai tidak terpenuhi. Selain itu, ditemukan ketidaksesuaian antara site plan dengan kondisi faktual di lapangan. Masalah semakin serius ketika diketahui bahwa Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan telah dinolkan oleh pihak berwenang, namun aktivitas tambang tetap berjalan.

Baca juga: Kenaikan Pangkat ASN Tasikmalaya, Penanda Regenerasi Birokrasi Daerah

Fakta-fakta ini memperlihatkan bahwa persoalan galian pasir di Garut bukan hanya soal kelalaian teknis, melainkan lemahnya kepatuhan terhadap tata ruang dan mekanisme pengawasan.


Ketegasan Kepala Daerah dan Pesan Kebijakan

Bupati Syakur Amin menegaskan bahwa penutupan galian pasir Garut dilakukan demi mencegah risiko bencana dan melindungi keselamatan warga. Ia menyebutkan bahwa sebagai daerah yang rentan bencana, Garut tidak boleh mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan sumber daya alam.

“Ketika usaha berjalan tanpa patuh aturan dan berada dekat dengan permukiman, negara harus hadir. Keselamatan warga tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan sikap politik kebijakan pemerintah daerah: bahwa tata ruang bukan sekadar dokumen perencanaan, melainkan instrumen perlindungan publik. Ketegasan ini sekaligus menjadi koreksi atas praktik usaha yang selama ini kerap berjalan lebih cepat daripada pengawasan.


Pengawasan dan Tanggung Jawab Pengelola

Pengawas ESDM Jawa Barat, Saeful Ali Anwar, menyampaikan bahwa penutupan bersifat sementara hingga seluruh kewajiban dipenuhi. Pengelola diminta segera memperbaiki Feasibility Study (FS) serta melengkapi seluruh persyaratan perizinan sesuai ketentuan.

Menurut Saeful, keberlanjutan usaha pertambangan hanya dapat dibenarkan jika sejalan dengan perlindungan lingkungan dan keselamatan masyarakat. Pemerintah, kata dia, tidak menutup ruang usaha, tetapi menolak praktik yang mengabaikan aturan.


Ujian Konsistensi Penegakan Hukum Lingkungan

Penutupan galian pasir Garut ini menjadi ujian konsistensi bagi pemerintah daerah dalam menegakkan hukum lingkungan dan tata ruang. Selama ini, persoalan tambang kerap berhenti pada teguran administratif, tanpa tindakan nyata di lapangan.

Baca juga: Rentannya Pekerja Perempuan di Lingkungan Kerja

Langkah tegas Bupati Garut memberi pesan bahwa pemerintah daerah mulai menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas kebijakan, bukan sekadar jargon. Namun, publik juga menanti keberlanjutan pengawasan, agar penutupan semacam ini tidak bersifat insidental.

Ke depan, penertiban tambang bermasalah di Garut diharapkan tidak berhenti pada satu lokasi. Konsistensi penegakan aturan akan menentukan apakah kebijakan tata ruang benar-benar menjadi pagar pengaman bagi warga, atau kembali longgar dihadapan kepentingan ekonomi jangka pendek. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Ndolo Kusumo

    Pesantren Ndolo Kusumo Disetop Sementara, Publik Soroti Keamanan Santri

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan kekerasan seksual di pesantren kembali mengguncang dunia pendidikan keagamaan di Indonesia. Kali ini, sorotan tertuju pada Pesantren Ndolo Kusumo di Kediri, Jawa Timur, setelah Kementerian Agama mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara penerimaan santri baru. Keputusan tersebut langsung memicu perhatian publik karena dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak […]

  • Ilustrasi sistem SG Alert Singapura dengan notifikasi darurat muncul di layar ponsel dan suara sirene nasional.

    SG Alert Bikin Heboh, Sirene Darurat Bisa Tembus Ponsel Tanpa Internet

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Bayangkan Anda sedang berada di pusat perbelanjaan, kereta bawah tanah, atau bahkan tertidur dengan ponsel dalam mode senyap. Tiba-tiba layar menyala sendiri. Sirene keras berbunyi. Ponsel bergetar selama beberapa detik. Dan sebuah pesan darurat langsung muncul di layar. Itulah yang dirasakan warga pada Minggu (10/5/2026) lewat SG Alert, sistem notifikasi darurat […]

  • Ilustrasi seseorang berbuat kebaikan secara diam-diam tanpa diketahui orang lain, menggambarkan konsep Amal Lupa Diri.

    Hikmah Amal Kecil: Yang Lupa Justru Diterima

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Amal Lupa Diri (amal yang terlupakan) terdengar sederhana, bahkan seolah tidak penting. Namun justru di situlah letak rahasianya. Dalam dunia yang gemar memamerkan kebaikan, konsep amal tersembunyi dan ikhlas tanpa riya terasa seperti barang langka. Padahal, Syekh Ibnu ‘Athoillah dalam Kitab al-Hikam telah mengingatkan bahwa tidak ada amal yang lebih diharapkan diterima […]

  • PSSI Dukung Gianni Infantino

    PSSI Tegaskan Dukungan ke Infantino, Ada Apa?

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – PSSI dukung Gianni Infantino kembali menjadi perhatian publik setelah federasi sepak bola Indonesia mengunggah Official Statement melalui akun Instagram resminya. Dalam pernyataan tersebut, dukungan PSSI kepada Presiden FIFA Gianni Infantino ditegaskan kembali sembari menyoroti manfaat berbagai program FIFA bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Menariknya, perhatian publik tidak hanya tertuju pada isi pernyataan. […]

  • Hidup Hemat

    Anak 90-an Baru Sadar, Ternyata Orang Tua Dulu Sangat Hebat Mengatur Uang

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Generasi 90-an mungkin masih ingat suara tutup kaleng biskuit yang dibuka perlahan, lalu ternyata isinya bukan kue — melainkan uang receh, benang jahit, atau nota belanja lama. Hal-hal kecil seperti itu dulu terasa biasa saja. Namun sekarang, banyak orang justru mulai merindukan cara hidup sederhana orang tua zaman dulu. Di tengah biaya […]

  • Medali Wushu Kris Dayanti di Kejuaraan Dunia, Bukti Konsistensi dan Disiplin

    Medali Wushu Kris Dayanti di Kejuaraan Dunia, Bukti Konsistensi dan Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Medali Wushu Kris Dayanti di kejuaraan dunia menegaskan konsistensi latihan, disiplin, dan semangat tanpa batas usia. albadarpost.com, PELITA – Penyanyi sekaligus anggota DPR RI Kris Dayanti kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena karya musik atau kiprahnya di parlemen, melainkan karena keberhasilannya meraih medali wushu Kris Dayanti berupa medali perak pada ajang World Wushu […]

expand_less