Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Operasi Pekat Wanaraja Bongkar Penjualan Ciu Eceran di Pasar Wanamekar

Operasi Pekat Wanaraja Bongkar Penjualan Ciu Eceran di Pasar Wanamekar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peredaran ciu ilegal di Kabupaten Garut kembali jadi sorotan. Polisi menemukan praktik penjualan miras eceran saat menggelar operasi penyakit masyarakat di kawasan Pasar Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Jumat (15/5/2026).

Dalam operasi tersebut, anggota Polsek Wanaraja mengamankan seorang pria berinisial P (49) yang diduga menjual ciu tanpa izin. Polisi juga menyita empat botol ciu yang dikemas menggunakan botol air mineral bekas.

Kasus penjualan ciu ilegal ini langsung menarik perhatian warga sekitar pasar. Selain karena lokasi penjualan berada di area publik, praktik miras eceran juga dinilai rawan memicu gangguan keamanan lingkungan.

Kapolsek Wanaraja, Abusono, memimpin langsung operasi tersebut. Tim bergerak menyisir kawasan Kampung Pasar RT 02 RW 05 Desa Wanamekar setelah menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas penjualan minuman keras ilegal.

“Operasi ini kami lakukan supaya situasi tetap aman dan kondusif. Miras ilegal sering memicu keributan dan tindak kriminal,” ujar Abusono kepada wartawan.

Polisi Temukan Ciu Dikemas Pakai Botol Aqua

Saat petugas tiba di lokasi, polisi menemukan empat botol ciu yang sudah dikemas dalam botol plastik bekas air mineral. Barang bukti itu kemudian langsung diamankan untuk proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

P diketahui sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Namun, polisi menduga pelaku juga menjalankan penjualan ciu secara eceran di lingkungan pasar untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

Petugas tidak menemukan izin edar ataupun dokumen resmi terkait penjualan minuman tersebut. Karena itu, polisi langsung membawa pelaku ke Mapolsek Wanaraja untuk pembinaan dan pendataan.

Selain menyita barang bukti, aparat juga memberi imbauan kepada warga sekitar agar tidak terlibat dalam distribusi minuman keras ilegal. Polisi menilai peredaran ciu murah masih menjadi salah satu pemicu keributan di sejumlah wilayah.

Di lokasi operasi, suasana pasar sempat menarik perhatian pengunjung. Beberapa pedagang terlihat memperhatikan proses pemeriksaan saat polisi mengamankan botol-botol ciu dari lapak sederhana di area pasar.

Operasi Pekat Digelar untuk Tekan Gangguan Kamtibmas

Polsek Wanaraja rutin menggelar operasi penyakit masyarakat atau pekat di sejumlah titik yang dianggap rawan. Operasi itu menyasar berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, mulai dari perjudian, premanisme, hingga peredaran miras ilegal.

Menurut Abusono, polisi sengaja meningkatkan patroli dan razia menjelang akhir pekan karena aktivitas masyarakat cenderung meningkat. Selain itu, aparat ingin mencegah munculnya gangguan keamanan akibat konsumsi minuman keras.

“Kami mengimbau masyarakat jangan menjual dan jangan mengonsumsi minuman keras ilegal. Dampaknya sering memicu konflik, keributan, bahkan tindak pidana,” tegasnya.

Polisi juga meminta warga aktif melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Dengan keterlibatan masyarakat, aparat berharap peredaran miras ilegal bisa ditekan lebih cepat.

Sementara itu, sejumlah warga mendukung langkah polisi melakukan razia rutin di kawasan pasar. Mereka menilai keberadaan miras eceran sering menimbulkan keresahan, terutama saat malam hari.

Penjual Ciu Terancam Sanksi Perda Garut

Atas perbuatannya, P diduga melanggar Perda Kabupaten Garut Nomor 13 Tahun 2015 tentang larangan minuman keras di Kabupaten Garut.

Peraturan tersebut melarang produksi, distribusi, hingga penjualan minuman keras tanpa izin resmi. Pemerintah daerah menerapkan aturan itu untuk menjaga ketertiban sosial dan mengurangi dampak negatif konsumsi alkohol ilegal di masyarakat.

Polisi menegaskan operasi serupa akan terus berlangsung di berbagai wilayah Garut. Aparat juga berkomitmen menindak penjual miras ilegal yang nekat beroperasi tanpa izin.

Di sisi lain, pengawasan pasar tradisional kini menjadi perhatian khusus aparat keamanan. Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, kawasan pasar sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk menjalankan penjualan barang ilegal secara sembunyi-sembunyi.

Karena itu, polisi meminta pedagang dan tokoh masyarakat ikut menjaga lingkungan agar tetap aman serta terbebas dari aktivitas yang melanggar hukum.

Empat botol ciu mungkin terlihat kecil. Namun, dari botol-botol itulah keributan besar sering bermula — dan polisi memilih menghentikannya sebelum terlambat. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • banjir Tasikmalaya

    Hujan Deras Picu Banjir di Tasikmalaya, Warga Minta Penanganan Serius

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Banjir Tasikmalaya kembali terjadi di Jalan HZ Musthofa setelah hujan deras. Warga desak pemerintah perbaiki drainase. albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir Tasikmalaya kembali terjadi setelah hujan deras mengguyur pada Kamis, 4 Desember 2025. Air setinggi paha orang dewasa menutup akses Jalan HZ Musthofa, tepatnya di Blok 187, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, sekitar pukul 11.00 siang. Kondisi […]

  • Dudung Abdurachman tangan kanan presiden

    Jejak Dudung Abdurachman: Dari Kontroversi ke Istana

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Dudung Abdurachman tangan kanan presiden kini menjadi salah satu figur yang terus diperbincangkan. Sosok yang juga dikenal sebagai mantan KSAD dan jenderal TNI ini menempuh jalur yang tidak biasa—dari sorotan kontroversi menuju posisi strategis di pusat kekuasaan. Saat publik pertama kali mengenalnya luas, bukan karena jabatan tinggi. Justru karena keputusan tegas […]

  • Fastletic Juara Umum

    Fastletic Juara Umum, GOR Susi Susanti Bergemuruh

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sorak sorai ribuan penonton menggema di seluruh sudut GOR Susi Susanti, Kota Tasikmalaya, Sabtu malam (27/6/2026). Tepuk tangan, teriakan dukungan, hingga suara peluit bercampur menjadi satu ketika Fastletic Badminton Club akhirnya memastikan diri sebagai Juara Umum Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Kota Tasikmalaya Piala Kapolres Cup 2026. Momen kemenangan Fastletic Juara Umum […]

  • Learning Loss

    Nilai TKA Rendah, Salah Siswa?

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Nilai TKA rendah mencerminkan learning loss dan kesenjangan struktural pendidikan yang belum tertangani secara sistemik. Ujian sebagai Alarm, Bukan Vonis albadarpost.com, PERSPEKTIF – Rendahnya nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) kembali memantik perdebatan publik. Namun, persoalan ini tidak sesederhana angka rapor nasional. Nilai ujian yang rendah bukan vonis atas kemampuan siswa, melainkan alarm atas masalah struktural […]

  • Santunan Anak Yatim Banjar

    IPHI Banjar Rayakan Muharram dengan Berbagi Kebahagiaan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Kota Banjar berlangsung dengan suasana berbeda, Sabtu (27/6/2026). Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, momentum hijrah kali ini diwujudkan melalui aksi nyata berupa santunan anak yatim, penguatan kepedulian sosial, serta ajakan untuk mempererat persaudaraan sesama umat. Suasana hangat dan haru mewarnai kegiatan IPHI Kota Banjar […]

  • Rekrutmen Koperasi 2026

    35 Ribu Lowongan Dibuka! Rekrutmen Koperasi 2026 Tanpa Biaya

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Peluang besar akhirnya datang. Rekrutmen Koperasi 2026 resmi dibuka pemerintah dengan total 35.476 formasi. Program yang juga dikenal sebagai lowongan koperasi desa 2026 dan rekrutmen Koperasi Merah Putih ini langsung menyita perhatian karena menawarkan pekerjaan sekaligus peran strategis dalam menggerakkan ekonomi desa dan memperkuat ketahanan pangan. Di tengah persaingan kerja yang […]

expand_less