Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Operasi Pekat Wanaraja Bongkar Penjualan Ciu Eceran di Pasar Wanamekar

Operasi Pekat Wanaraja Bongkar Penjualan Ciu Eceran di Pasar Wanamekar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peredaran ciu ilegal di Kabupaten Garut kembali jadi sorotan. Polisi menemukan praktik penjualan miras eceran saat menggelar operasi penyakit masyarakat di kawasan Pasar Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Jumat (15/5/2026).

Dalam operasi tersebut, anggota Polsek Wanaraja mengamankan seorang pria berinisial P (49) yang diduga menjual ciu tanpa izin. Polisi juga menyita empat botol ciu yang dikemas menggunakan botol air mineral bekas.

Kasus penjualan ciu ilegal ini langsung menarik perhatian warga sekitar pasar. Selain karena lokasi penjualan berada di area publik, praktik miras eceran juga dinilai rawan memicu gangguan keamanan lingkungan.

Kapolsek Wanaraja, Abusono, memimpin langsung operasi tersebut. Tim bergerak menyisir kawasan Kampung Pasar RT 02 RW 05 Desa Wanamekar setelah menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas penjualan minuman keras ilegal.

“Operasi ini kami lakukan supaya situasi tetap aman dan kondusif. Miras ilegal sering memicu keributan dan tindak kriminal,” ujar Abusono kepada wartawan.

Polisi Temukan Ciu Dikemas Pakai Botol Aqua

Saat petugas tiba di lokasi, polisi menemukan empat botol ciu yang sudah dikemas dalam botol plastik bekas air mineral. Barang bukti itu kemudian langsung diamankan untuk proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

P diketahui sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Namun, polisi menduga pelaku juga menjalankan penjualan ciu secara eceran di lingkungan pasar untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

Petugas tidak menemukan izin edar ataupun dokumen resmi terkait penjualan minuman tersebut. Karena itu, polisi langsung membawa pelaku ke Mapolsek Wanaraja untuk pembinaan dan pendataan.

Selain menyita barang bukti, aparat juga memberi imbauan kepada warga sekitar agar tidak terlibat dalam distribusi minuman keras ilegal. Polisi menilai peredaran ciu murah masih menjadi salah satu pemicu keributan di sejumlah wilayah.

Di lokasi operasi, suasana pasar sempat menarik perhatian pengunjung. Beberapa pedagang terlihat memperhatikan proses pemeriksaan saat polisi mengamankan botol-botol ciu dari lapak sederhana di area pasar.

Operasi Pekat Digelar untuk Tekan Gangguan Kamtibmas

Polsek Wanaraja rutin menggelar operasi penyakit masyarakat atau pekat di sejumlah titik yang dianggap rawan. Operasi itu menyasar berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, mulai dari perjudian, premanisme, hingga peredaran miras ilegal.

Menurut Abusono, polisi sengaja meningkatkan patroli dan razia menjelang akhir pekan karena aktivitas masyarakat cenderung meningkat. Selain itu, aparat ingin mencegah munculnya gangguan keamanan akibat konsumsi minuman keras.

“Kami mengimbau masyarakat jangan menjual dan jangan mengonsumsi minuman keras ilegal. Dampaknya sering memicu konflik, keributan, bahkan tindak pidana,” tegasnya.

Polisi juga meminta warga aktif melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Dengan keterlibatan masyarakat, aparat berharap peredaran miras ilegal bisa ditekan lebih cepat.

Sementara itu, sejumlah warga mendukung langkah polisi melakukan razia rutin di kawasan pasar. Mereka menilai keberadaan miras eceran sering menimbulkan keresahan, terutama saat malam hari.

Penjual Ciu Terancam Sanksi Perda Garut

Atas perbuatannya, P diduga melanggar Perda Kabupaten Garut Nomor 13 Tahun 2015 tentang larangan minuman keras di Kabupaten Garut.

Peraturan tersebut melarang produksi, distribusi, hingga penjualan minuman keras tanpa izin resmi. Pemerintah daerah menerapkan aturan itu untuk menjaga ketertiban sosial dan mengurangi dampak negatif konsumsi alkohol ilegal di masyarakat.

Polisi menegaskan operasi serupa akan terus berlangsung di berbagai wilayah Garut. Aparat juga berkomitmen menindak penjual miras ilegal yang nekat beroperasi tanpa izin.

Di sisi lain, pengawasan pasar tradisional kini menjadi perhatian khusus aparat keamanan. Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, kawasan pasar sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk menjalankan penjualan barang ilegal secara sembunyi-sembunyi.

Karena itu, polisi meminta pedagang dan tokoh masyarakat ikut menjaga lingkungan agar tetap aman serta terbebas dari aktivitas yang melanggar hukum.

Empat botol ciu mungkin terlihat kecil. Namun, dari botol-botol itulah keributan besar sering bermula — dan polisi memilih menghentikannya sebelum terlambat. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung pemerintahan Kota Tasikmalaya sebagai simbol transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

    Akuntabilitas Anggaran Dipertanyakan, Tasikmalaya Jadi Perhatian

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu transparansi anggaran daerah kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada Kota Tasikmalaya setelah muncul kabar mengenai anggaran bernilai ratusan miliar rupiah yang belum disertai laporan pertanggungjawaban secara terbuka. Situasi ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyentuh inti kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Dalam sistem demokrasi, […]

  • 7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi unik di pondok pesantren sering membuat banyak orang penasaran. Kehidupan santri ternyata tidak hanya diisi dengan belajar agama, tetapi juga dipenuhi kebiasaan khas pesantren yang memiliki makna mendalam. Selain membentuk kedisiplinan, tradisi pesantren juga melatih kebersamaan, kesederhanaan, serta rasa hormat kepada guru. Karena itu, banyak kebiasaan santri tetap bertahan meskipun zaman […]

  • Ilustrasi pendidikan Islam klasik dengan guru dan murid belajar mendalam, kontras dengan sistem modern yang serba cepat

    Terungkap! Pendidikan Islam Klasik Lebih Hebat dari Sistem Modern? Ini Faktanya

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hari ini, pendidikan islam klasik kembali diperbincangkan. Banyak orang mulai membandingkan sistem pendidikan tradisional Islam dengan pola belajar modern. Anehnya, meski teknologi semakin canggih dan akses ilmu makin luas, kualitas pemahaman justru terasa dangkal. Sistem pendidikan klasik, metode belajar ulama, dan pola pembelajaran tradisional ternyata menyimpan sesuatu yang hilang hari ini: kedalaman. […]

  • Masakan sederhana berbuka berupa sup ayam, tempe goreng, sayur bening, dan kolak pisang di meja makan keluarga saat Ramadan.

    Menu Berbuka Hemat tapi Penuh Berkah, Wajib Coba!

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Masakan sederhana berbuka selalu menjadi pilihan favorit saat Ramadan. Selain praktis, menu berbuka puasa yang simpel dan hemat tetap mampu menghadirkan kehangatan di meja makan. Bahkan, hidangan sederhana untuk buka puasa sering kali terasa lebih nikmat karena dimasak dengan niat berbagi dan penuh syukur. Oleh karena itu, memilih masakan sederhana berbuka bukan […]

  • child grooming

    Waspada Child Grooming di Ruang Digital

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Praktik child grooming di ruang digital menjadi ancaman nyata bagi keamanan anak dan remaja. Modusnya halus, sering tak terlihat, namun berdampak serius terhadap keselamatan dan kesehatan mental anak. Pemerintah dan masyarakat kini didorong untuk memperkuat pencegahan melalui edukasi, pendampingan, dan lingkungan digital yang lebih aman. Child grooming bukan peristiwa tunggal, melainkan proses. […]

  • toko Sen Sen Tasikmalaya

    Pedagang Cikurubuk Terjepit, Toko Sen Sen Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polemik mengenai toko Sen Sen Tasikmalaya kembali menjadi sorotan setelah pedagang Pasar Cikurubuk menyuarakan protes pada Senin (9/3/2026). Mereka menilai aktivitas usaha toko tersebut memicu persaingan yang tidak seimbang. Selain dikenal sebagai toko grosir, sejumlah pedagang juga menilai toko tersebut ikut menjual barang secara eceran, sehingga membuat pedagang kecil kehilangan pelanggan. […]

expand_less