Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Kisah Sunyi Nabi Idris, Dari Bumi hingga Diangkat ke Langit

Kisah Sunyi Nabi Idris, Dari Bumi hingga Diangkat ke Langit

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Malam itu sunyi. Tidak ada gemuruh manusia, tidak ada hiruk-pikuk dunia. Dalam kesunyian itu, Nabi Idris berdiri, menengadahkan tangan, dan tenggelam dalam doa panjang. Kisah Nabi Idris, yang sering terlupakan, justru menyimpan rahasia besar tentang ketekunan, keikhlasan, dan kedekatan dengan Tuhan.

Banyak orang mengenal nabi-nabi besar dengan kisah heroik. Namun, perjalanan Nabi Idris berbeda. Ia tidak dikenal dengan peperangan besar atau mukjizat yang gempar. Sebaliknya, ia dikenal melalui kesunyian, ilmu, dan ibadah yang tak pernah putus.

Kesunyian yang Menguatkan Jiwa

Di tengah dunia yang masih sederhana, Nabi Idris memilih jalan yang tidak banyak dipilih orang. Ia tidak larut dalam kehidupan dunia. Sebaliknya, ia mendekatkan diri kepada Allah dengan penuh kesungguhan.

Setiap hari, ia mengisi waktunya dengan ibadah dan ilmu. Ia mengajarkan manusia tentang kebenaran, meski tidak semua mau mendengar. Namun demikian, ia tidak berhenti. Ia tetap melangkah, meski jalan terasa sepi.

Allah SWT berfirman:

“Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Idris di dalam Kitab. Sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi.”
(QS. Maryam: 56)

Ayat ini menggambarkan satu hal penting: kejujuran Nabi Idris menjadi cahaya di tengah kegelapan.

Dari Pena ke Langit

Tidak seperti kebanyakan manusia pada zamannya, Nabi Idris dikenal sebagai sosok yang mencintai ilmu. Dalam banyak riwayat, ia disebut sebagai orang pertama yang menulis dengan pena.

Bayangkan sebuah masa ketika manusia belum mengenal tulisan, lalu hadir seorang nabi yang mulai merangkai huruf demi huruf. Dari sanalah peradaban perlahan tumbuh.

Namun, perjalanan Nabi Idris tidak berhenti di bumi. Ada satu peristiwa yang membuat kisahnya begitu menggetarkan.

Allah berfirman:

“Dan Kami telah mengangkatnya ke tempat yang tinggi.”
(QS. Maryam: 57)

Ayat ini sederhana, tetapi penuh makna. Tidak banyak nabi yang disebut secara langsung diangkat ke tempat tinggi seperti Nabi Idris. Para ulama menafsirkan bahwa ia diangkat ke langit sebagai bentuk kemuliaan.

Perjalanan yang Tidak Biasa

Bayangkan momen itu. Seorang manusia yang hidup dalam kesederhanaan, yang hari-harinya diisi dengan ibadah dan ilmu, tiba-tiba diangkat ke tempat yang tidak bisa dijangkau manusia biasa.

Tidak ada sorak-sorai. Tidak ada keramaian. Hanya keheningan yang berubah menjadi kemuliaan.

Di sinilah letak keistimewaan Nabi Idris. Ia tidak mencari perhatian dunia, tetapi Allah justru mengangkat derajatnya.

Pelajaran yang Menyentuh Hati

Kisah Nabi Idris mengajarkan sesuatu yang sering dilupakan. Banyak orang ingin terlihat hebat di mata manusia, tetapi lupa memperbaiki hubungan dengan Allah.

Sebaliknya, Nabi Idris memilih jalan sunyi. Ia fokus pada amal, bukan pengakuan. Ia memperbaiki diri, bukan mencari pujian.

Selain itu, ia menunjukkan bahwa ilmu dan ibadah harus berjalan bersama. Tanpa ilmu, ibadah bisa kehilangan arah. Tanpa ibadah, ilmu bisa kehilangan makna.

Relevansi di Zaman Sekarang

Di era modern, manusia hidup dalam kebisingan. Media sosial, tuntutan hidup, dan ambisi sering membuat hati lelah. Dalam kondisi seperti ini, kisah Nabi Idris terasa sangat relevan.

Ia mengajarkan bahwa ketenangan tidak datang dari keramaian. Justru, ketenangan lahir dari kedekatan dengan Allah.

Lebih jauh lagi, kisah ini mengingatkan bahwa kesuksesan sejati tidak selalu terlihat. Kadang, yang paling mulia justru tersembunyi.

Nabi Idris adalah sosok yang mungkin jarang dibahas, tetapi kisahnya mampu menyentuh hati siapa pun yang mau merenung. Dari kesunyian, ia mencapai kemuliaan. Dari ketekunan, ia meraih kedudukan tinggi.

Kini, pertanyaannya sederhana:
Apakah kita masih mencari pengakuan manusia, atau mulai berjalan menuju kedekatan dengan Allah?

Karena pada akhirnya, bukan seberapa ramai hidup kita, tetapi seberapa dekat kita dengan-Nya. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • peacekeeper Indonesia Lebanon

    Duka di Lebanon! Prajurit Indonesia Tewas Saat Misi Perdamaian UNIFIL

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Peacekeeper (Pasukan Penjaga Perdamaian) Indonesia Lebanon menjadi sorotan setelah satu prajurit gugur akibat serangan proyektil di wilayah konflik. Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon, terutama di tengah memanasnya konflik Israel dan Hezbollah. Selain itu, tragedi ini […]

  • Petugas kepolisian memasang garis polisi di lokasi Penemuan Mayat Cibeureum, Perum Bumi Kersanagara, Tasikmalaya.

    Geger, Mayat Pria 56 Tahun Ditemukan di Cibeureum

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penemuan Mayat Cibeureum menggegerkan warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa penemuan jenazah pria lanjut usia ini langsung menyita perhatian masyarakat. Kasus mayat ditemukan di Cibeureum tersebut memicu kerumunan warga yang ingin mengetahui kondisi di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Danil (56). Berdasarkan […]

  • Bakwan Sayur

    Bakwan Sayur, Alternatif Camilan Hemat dan Bergizi

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bakwan sayur kembali menjadi pilihan banyak rumah tangga sebagai camilan praktis yang hemat biaya dan mudah diolah. Di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pangan, menu sederhana berbahan wortel dan kol ini dinilai mampu menjawab kebutuhan pangan rumahan tanpa mengorbankan rasa dan nilai gizi. Bakwan sayur tidak hanya hadir sebagai gorengan pelengkap, tetapi […]

  • sup jamur creamy

    Sup Jamur Creamy Jadi Pilihan Menu Rumahan Praktis

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sup jamur creamy berbahan sederhana jadi pilihan menu hangat, bergizi, dan mudah dibuat di rumah. albadarpost.com, FOKUS – Sup jamur creamy menjadi salah satu menu rumahan yang banyak dipilih karena rasanya ringan, bergizi, dan mudah diolah. Menu ini memadukan jamur portobello dengan kaldu ayam dan krim, menghasilkan sup hangat yang cocok dikonsumsi bersama keluarga. Selain […]

  • Suasana waktu Subuh di rumah Muslim dengan cahaya pagi dan seseorang membaca doa setelah salat Subuh.

    Hadis Nabi tentang Waktu Subuh yang Kini Jarang Diamalkan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengenal hadis waktu Subuh sebagai anjuran bangun pagi untuk salat dan mencari keberkahan hidup. Sebagian lain menyebut waktu Subuh sebagai momen paling tenang untuk berdoa, berdzikir, dan memulai hari dengan hati yang lebih ringan. Namun perlahan, kebiasaan menjaga waktu Subuh mulai bergeser dari kehidupan banyak orang. Malam terasa semakin panjang. […]

  • Muscab HIPMI

    Wakil Bupati Dorong Penguatan Ekonomi Lewat Muscab HIPMI Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Muscab HIPMI Tasikmalaya dorong kolaborasi pengusaha muda dan pemerintah untuk memperkuat ekonomi daerah. albadarpost.com, PELITA – Kabupaten Tasikmalaya menggelar Musyawarah Cabang VI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Muscab HIPMI) sebagai ajang konsolidasi organisasi dan regenerasi kepengurusan. Acara yang berlangsung di Hotel Horison Tasikmalaya, Kamis, 4 Desember 2025, ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pengusaha muda […]

expand_less