Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polisi Tasikmalaya Beli Al-Qur’an Pakai Gaji Sendiri, Warga Terharu

Polisi Tasikmalaya Beli Al-Qur’an Pakai Gaji Sendiri, Warga Terharu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polisi Peduli di Kabupaten Tasikmalaya mendadak jadi perhatian warga setelah seorang anggota Bhabinkamtibmas di Kecamatan Tanjungjaya melakukan aksi yang jarang terjadi di lapangan. Seorang polisi turun langsung membawa kitab dan Al-Qur’an untuk santri, bahkan seluruhnya dibeli menggunakan uang pribadinya.

Aksi Polisi Peduli Tasikmalaya yang dilakukan Aipda Arif Rachman ini berlangsung di Masjid DKM Al Ishlah, Kampung Panugaran, Desa Cikeusal. Momen itu terjadi saat pengajian rutin bulanan, ketika suasana masjid sedang dipenuhi warga dan para santri.

Yang membuat suasana berubah haru, bantuan itu tidak datang dari program resmi, melainkan dari kantong pribadi sang polisi.

Suasana Pengajian Berubah Haru Saat Kitab Dibagikan

Awalnya kegiatan berjalan seperti biasa. Warga mengikuti pengajian bulanan dengan tenang. Namun suasana berubah ketika Aipda Arif mulai membagikan kitab dan Al-Qur’an kepada jemaah satu per satu.

Beberapa santri tampak terdiam sebelum menerima bantuan tersebut. Ada yang langsung tersenyum, ada pula yang menunduk haru.

Di tengah kesederhanaan desa, bantuan itu terasa sangat berarti. Banyak warga mengaku baru kali ini melihat aparat kepolisian hadir dengan cara yang begitu personal dan menyentuh.

Beli dari Gaji Sendiri, Bukan Program Formal

Fakta yang membuat warga semakin terkejut adalah sumber bantuan tersebut. Semua kitab dan Al-Qur’an yang dibagikan ternyata dibeli menggunakan uang pribadi Aipda Arif.

Ia mengaku sengaja menyisihkan sebagian gajinya untuk kegiatan sosial di desa binaannya. Bagi dirinya, kepedulian tidak harus menunggu perintah atau program formal.

“Saya hanya ingin membantu. Semoga bisa bermanfaat untuk warga dan santri dalam belajar agama,” ujarnya dengan sederhana.

Pernyataan singkat itu justru menjadi bagian paling kuat dari momen tersebut.

Dari Penjaga Keamanan Jadi Penggerak Sosial di Desa

Di mata warga, kehadiran polisi selama ini identik dengan tugas keamanan dan ketertiban. Namun di Cikeusal, gambaran itu sedikit bergeser.

Aipda Arif tidak hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga ikut terlibat dalam kegiatan sosial dan keagamaan warga.

Ia menilai pendekatan seperti ini penting untuk membangun kepercayaan. Sebab, hubungan antara polisi dan masyarakat tidak cukup hanya dibangun lewat tugas formal di lapangan.

“Kalau hubungan dekat, komunikasi juga lebih mudah. Itu yang saya jaga,” ungkapnya.

Warga Cikeusal Tak Menyangka, Apresiasi Mengalir

Warga Desa Cikeusal mengaku tidak menyangka aksi tersebut akan terjadi. Mereka terbiasa melihat bantuan datang dari program pemerintah atau lembaga resmi, bukan dari kantong pribadi aparat.

Sejumlah warga bahkan menyebut aksi itu sebagai contoh nyata kepedulian yang jarang ditemui.

Para santri merasa terbantu karena kitab dan Al-Qur’an tersebut langsung bisa digunakan untuk belajar. Bagi sebagian dari mereka, bantuan itu bukan hanya soal buku, tetapi juga semangat baru untuk memperdalam ilmu agama.

Polisi dan Warga, Jarak yang Mulai Menghilang

Aksi sederhana ini perlahan mengubah cara pandang warga terhadap aparat di desa mereka. Sekat formal antara polisi dan masyarakat terasa lebih cair.

Kehadiran Aipda Arif dalam kegiatan pengajian membuat warga merasa lebih dekat, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional.

Pendekatan humanis seperti ini menunjukkan bahwa keamanan tidak selalu dibangun dengan ketegasan, tetapi juga dengan kedekatan sosial.

Keteladanan yang Lahir dari Desa Kecil

Dari sebuah desa di Tasikmalaya, muncul cerita yang menyebar cepat di kalangan warga. Bukan karena peristiwa besar, tetapi karena ketulusan kecil yang terasa nyata.

Seorang polisi memilih menyisihkan gajinya untuk membantu santri belajar agama. Tidak ada panggung besar, tidak ada seremoni, hanya niat sederhana yang berdampak langsung.

Cerita ini menjadi pengingat bahwa perubahan sosial sering kali dimulai dari langkah kecil di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Polisi Peduli Tasikmalaya melalui aksi Aipda Arif Rachman memperlihatkan sisi lain dari tugas kepolisian di lapangan. Di luar fungsi keamanan, hadir pula peran sosial yang menyentuh kehidupan warga secara langsung.

Di Cikeusal, satu tindakan kecil berhasil menghadirkan dampak besar: memperkuat hubungan, menumbuhkan kepercayaan, dan menghidupkan kembali makna kedekatan antara aparat dan masyarakat. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenaikan pangkat ASN Tasikmalaya

    Kenaikan Pangkat ASN Tasikmalaya, Penanda Regenerasi Birokrasi Daerah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Transisi purna tugas ASN di Tasikmalaya diiringi kenaikan pangkat untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik 2026. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memulai tahun kerja 2026 dengan menegaskan komitmen menjaga kesinambungan pelayanan publik di tengah transisi purna tugas aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan pelepasan ASN purna tugas sekaligus penyerahan dokumen kepegawaian, […]

  • PB Sanjaya Banjar

    PB Sanjaya Banjar Cetak Atlet Muda Berprestasi

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Semangat membangun atlet muda Banjar dan memperkuat pembinaan bulutangkis Kota Banjar kembali bergema di GOR Genta Anugrah, Sabtu (27/6/2026). Melalui kegiatan tasyakur dan ekshibisi, PB Sanjaya Banjar menegaskan komitmennya mencetak generasi baru pebulutangkis berprestasi yang siap bersaing di tingkat regional hingga nasional. Sorak penonton, suara kok yang beradu dengan senar raket, […]

  • Masjidil Haram di Makkah dipenuhi jamaah haji dan umrah yang mengelilingi Ka'bah saat melakukan tawaf.

    7 Fakta Masjidil Haram yang Jarang Diketahui, Nomor 5 Terjadi Setiap Hari

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Masjidil Haram merupakan masjid paling suci dalam Islam. Tempat ibadah yang berdiri di Kota Makkah ini menjadi tujuan jutaan jamaah haji dan umrah dari seluruh dunia. Namun di balik kemegahan bangunan yang mengelilingi Ka’bah tersebut, tersimpan sejumlah fakta Masjidil Haram yang mengejutkan dan belum banyak diketahui masyarakat. Selain menjadi pusat ibadah umat […]

  • Aksi kritik publik dan spanduk mosi tidak percaya terhadap Wali Kota Viman jelang satu tahun pemerintahan Kota Tasikmalaya

    Setahun Viman–Diky, Mosi Tidak Percaya Menggema

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Eskalasi kritik publik terhadap pemerintahan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakil Wali Kota Diky Chandra mulai menguat menjelang satu tahun masa kepemimpinan mereka. Dinamika tersebut terlihat jelas dari rangkaian aksi mahasiswa, pemasangan spanduk kritik di ruang publik, hingga munculnya seruan Mosi Tidak Percaya Viman Tasikmalaya yang kini menjadi sorotan […]

  • Program Lebaran Bersayap SWAKKA membagikan hadiah lebaran untuk anak yatim piatu tidak mampu melalui sistem Kupon Digital transparan.

    Lebaran Bersayap SWAKKA: Hadiah Lebaran untuk Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebaran Bersayap SWAKKA hadir sebagai gerakan sosial Ramadan yang menguatkan semangat berbagi untuk anak yatim piatu tidak mampu. Program donasi yatim ini menjadi wujud nyata kepedulian di bulan suci. Melalui sistem Kupon Digital SWAKKA, gerakan ini memastikan transparansi sekaligus menghadirkan hadiah lebaran yang benar-benar dibutuhkan setiap anak. Ramadan selalu menghadirkan dua rasa […]

  • Kolaborasi Persib Bandung dan operator liga dalam penyesuaian Jadwal BRI Super League 2025/2026 demi prestasi internasional

    Kolaborasi Klub dan Liga, Kunci Idealnya Jadwal BRI Super League 2025/2026

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di tengah ketatnya kalender sepak bola modern, satu hal menjadi semakin jelas: kompetisi berkualitas lahir dari komunikasi yang sehat. Penyesuaian Jadwal BRI Super League 2025/2026 menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi klub dan operator liga mampu menjaga performa tim sekaligus martabat kompetisi nasional. Persib Bandung, yang tampil di dua panggung berbeda—domestik dan […]

expand_less