Warga Syok, Pria Santai Jajan Lalu Lompat ke Citanduy
- account_circle redaktur
- calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tim SAR melakukan pencarian korban yang diduga melompat dari Jembatan Cirahong di atas Sungai Citanduy, Jumat (22/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jembatan Cirahong kembali menjadi sorotan setelah seorang pria misterius diduga melakukan aksi bunuh diri dengan melompat ke Sungai Citanduy, Jumat (22/5/2026).
Peristiwa di kawasan perbatasan Tasikmalaya dan Ciamis itu langsung membuat warga geger. Dalam hitungan detik, tubuh pria tersebut hilang ditelan derasnya arus sungai di bawah jembatan tua yang dikenal memiliki ketinggian ekstrem itu.
Namun yang paling membuat warga merinding bukan hanya aksi nekatnya.
Melainkan cerita beberapa jam sebelum kejadian berlangsung.
Sempat Santai Jajan Sebelum Lompat dari Jembatan
Salah seorang pemilik warung di wilayah Manonjaya, Tasikmalaya, Teti Sumiati (51), mengaku masih syok setelah mengetahui pria yang sempat datang ke warungnya ternyata diduga mengakhiri hidup di Jembatan Cirahong.
Menurut Teti, pria tersebut datang sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan sepeda dan membeli jajanan seperti pelanggan biasa.
“Dia datang sendiri, beli jajan biasa saja. Mukanya datar, nggak kelihatan ada masalah,” ujarnya dengan suara bergetar.
Tidak ada tanda-tanda mencurigakan.
Tidak ada keributan.
Dan tidak ada percakapan panjang.
Dan justru itu yang membuat warga merasa merinding.
Karena dua jam kemudian, pria itu dilaporkan melompat dari atas jembatan.
Warga Histeris Saat Korban Jatuh ke Sungai Citanduy
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Warga yang berada di sekitar lokasi mengaku sempat melihat pria itu berdiri di atas jembatan sebelum akhirnya tubuhnya jatuh ke Sungai Citanduy.
Beberapa warga langsung berteriak histeris ketika korban hilang terbawa arus deras sungai.
Tidak sedikit masyarakat berlarian menuju pinggir jembatan untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
Belakangan, suasana di sekitar Jembatan Cirahong memang langsung ramai dipenuhi warga setelah kabar kejadian menyebar cepat lewat grup WhatsApp dan media sosial lokal.
Ada yang datang karena penasaran.
Ada pula yang hanya diam memandangi derasnya Sungai Citanduy dari atas jembatan.
Dan suasana itu terasa berat.
Tim SAR Langsung Turun Lakukan Pencarian
Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Petugas melakukan pencarian di sekitar aliran Sungai Citanduy dengan melibatkan berbagai unsur relawan dan aparat terkait.
Namun derasnya arus sungai menjadi kendala utama dalam proses pencarian korban.
Hingga berita ini ditulis, korban masih belum ditemukan.
Suara mesin perahu pencarian dan teriakan koordinasi petugas terdengar bergantian di sekitar lokasi sejak siang hingga sore hari.
Sebagian warga memilih tetap bertahan di sekitar jembatan sambil berharap ada kabar terbaru.
Jembatan Cirahong Kembali Jadi Sorotan
Jembatan Cirahong memang bukan nama asing bagi masyarakat Tasikmalaya dan Ciamis.
Selain dikenal sebagai jembatan bersejarah penghubung dua wilayah, tempat ini juga sering dikaitkan dengan berbagai insiden tragis.
Ketinggian jembatan di atas Sungai Citanduy membuat setiap aksi nekat di lokasi tersebut hampir selalu berujung fatal.
Tidak sedikit warga mengaku merasa suasana Jembatan Cirahong berbeda ketika berdiri lama di atasnya.
Ada yang menyebut tempat itu terasa sunyi meski kendaraan terus melintas.
Ada juga yang memilih tidak berhenti terlalu lama ketika melintas malam hari.
Dan cerita-cerita seperti itu terus hidup dari tahun ke tahun.
Depresi Kadang Datang Tanpa Tanda
Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat bahwa tekanan mental dan depresi tidak selalu terlihat dari luar.
Seseorang bisa terlihat tenang, biasa saja, bahkan masih sempat membeli makanan atau berbicara santai sebelum mengambil keputusan ekstrem.
Tidak sedikit orang hari ini memendam masalah sendirian sambil tetap menjalani aktivitas seperti biasa.
Ada yang tetap bekerja.
Ada yang tetap tersenyum.
Tetapi pikirannya sebenarnya sedang sangat lelah.
Lucunya, manusia modern sekarang sering lebih cepat menyadari baterai ponselnya hampir habis dibanding menyadari kondisi mental orang di sekitarnya mulai runtuh perlahan.
Dan itu terjadi lebih sering daripada yang dibayangkan.
Warga Berharap Identitas Korban Segera Terungkap
Masyarakat berharap identitas pria tersebut segera diketahui agar pihak keluarga dapat memperoleh informasi dan proses pencarian bisa berjalan lebih cepat.
Selain itu, warga juga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di Jembatan Cirahong.
Karena satu keputusan singkat kadang meninggalkan luka panjang bagi banyak orang yang ditinggalkan.
Kadang seseorang terlihat baik-baik saja di mata dunia.
Padahal di dalam dirinya, ia mungkin sudah berjuang sendirian terlalu lama. (GZ).
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar