Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Putra Diky Chandra Menikah, Tak Ada Tamu VIP dan Karpet Merah

Putra Diky Chandra Menikah, Tak Ada Tamu VIP dan Karpet Merah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sabtu pagi, 6 Juni 2026, menjadi hari yang sulit dilupakan bagi keluarga Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Diky Chandra Negara. Di tanggal yang dianggap istimewa oleh banyak pasangan, Pernikahan Putra Diky Chandra berlangsung dalam suasana hangat dan sederhana. Putra sulungnya, Raden Diffa M Chandra, resmi mempersunting Putri Endita dalam prosesi yang digelar di Jonggol, Kabupaten Bogor.

Kabar bahagia itu segera menyebar ke berbagai kalangan di Kota Tasikmalaya. Namun yang menarik perhatian bukan hanya momen pernikahannya. Banyak warga justru menyoroti keputusan keluarga Diky Chandra yang memilih menggelar acara tanpa kemewahan berlebihan, tanpa tamu VIP, dan tanpa perlakuan khusus bagi pejabat.

Di tengah tren pesta megah yang sering menjadi sorotan publik, pilihan tersebut menghadirkan cerita yang berbeda.

Surat Terbuka yang Mengundang Simpati

Menjelang hari pernikahan, Diky Chandra mengirimkan surat terbuka kepada sejumlah pimpinan daerah, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta warga Kota Tasikmalaya.

Isi surat itu sederhana.

Ia tidak mengundang secara khusus.

Serta ia hanya menyampaikan kabar bahagia sekaligus memohon doa agar prosesi pernikahan putranya berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Dalam surat tersebut, Diky menjelaskan bahwa keluarga sengaja membatasi jumlah tamu sesuai kemampuan yang dimiliki. Selain itu, tidak ada fasilitas khusus bagi pejabat atau tamu tertentu.

Tidak ada karpet merah.

Tidak ada ruang tamu khusus.

Dan tidak ada perlakuan berbeda.

Semua tamu ditempatkan dalam posisi yang sama.

Keputusan itu diambil untuk menjaga kesederhanaan acara sekaligus menghindari potensi yang dapat menimbulkan persepsi kurang baik, termasuk persoalan gratifikasi.

Ketika Kesederhanaan Menjadi Perbincangan

Di berbagai grup WhatsApp warga Tasikmalaya, kabar pernikahan tersebut mulai beredar sejak pagi. Sebagian warga membagikan potongan surat terbuka yang ditulis Diky Chandra. Sebagian lainnya mengapresiasi sikap keluarga yang memilih fokus pada makna pernikahan dibanding kemeriahan acara.

Di media sosial, percakapan serupa juga muncul.

Ada yang menganggap langkah itu sebagai teladan.

Ada pula yang menilai sikap tersebut menunjukkan bahwa jabatan tidak harus selalu diikuti dengan pesta besar dan seremonial yang berlebihan.

Anehnya, justru kesederhanaan sering kali lebih mudah menyentuh hati masyarakat dibanding kemewahan yang dipertontonkan.

Mungkin karena banyak orang melihat ketulusan di dalamnya.

Momen Bahagia Seorang Ayah

Bagi seorang ayah, pernikahan anak bukan sekadar seremoni.

Ada perjalanan panjang yang terlintas dalam ingatan.

Dari masa kecil yang dulu digendong. Hari pertama masuk sekolah. Hingga akhirnya tiba pada satu hari ketika sang anak memulai kehidupan baru bersama pasangannya.

Perasaan itu sulit dijelaskan.

Dan hampir setiap orang tua pernah merasakannya.

Di Jonggol, suasana bahagia itu menjadi milik keluarga besar Diky Chandra. Di sisi lain, doa-doa juga mengalir dari warga Tasikmalaya yang mengenal sosoknya sebagai tokoh publik sekaligus figur yang cukup dekat dengan masyarakat.

Tanggal 6 Juni 2026 mungkin hanya satu hari dalam kalender.

Namun bagi keluarga pengantin, hari itu akan dikenang sepanjang hidup.

Pernikahan Bukan Tentang Kemewahan

Pernikahan sering kali identik dengan gedung besar, dekorasi mewah, atau daftar tamu yang panjang.

Padahal esensinya jauh lebih sederhana.

Pernikahan adalah tentang dua orang yang sepakat berjalan bersama dalam satu perjalanan panjang.

Tentang komitmen.

Tentang tanggung jawab.

Dan tentang saling menguatkan ketika keadaan tidak selalu berjalan sesuai rencana.

Karena itu, banyak warga melihat keputusan keluarga Diky Chandra sebagai pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu diukur dari seberapa besar pesta yang digelar.

Kadang justru lahir dari kesederhanaan yang dijalani dengan tulus.

Dan nilai itu terasa semakin kuat ketika datang dari seseorang yang sedang berada dalam jabatan publik.

Doa untuk Diffa dan Putri Endita

Melalui pesan yang disampaikannya, Diky Chandra berharap putra dan menantunya diberikan kebahagiaan, kelanggengan, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Harapan itu tentu menjadi doa banyak orang.

Sebab setiap pernikahan selalu membawa harapan yang sama: kehidupan yang dipenuhi cinta, saling menghormati, dan kemampuan untuk bertahan menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Pada akhirnya, yang akan dikenang dari sebuah pernikahan bukan seberapa mewah dekorasinya atau siapa saja yang hadir di dalamnya. Yang paling lama tinggal dalam ingatan adalah ketulusan dua hati yang memulai perjalanan bersama. Dan pada Sabtu yang hangat di bulan Juni itu, di tengah kesederhanaan yang dipilih dengan sadar, sebuah keluarga baru memulai kisahnya dengan doa-doa yang mengalir dari banyak hati. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sate Maranggi khas Purwakarta dengan potongan daging empuk, bumbu meresap, disajikan bersama sambal oncom dan nasi hangat.

    Kenapa Sate Maranggi Rasanya Lebih Nagih? Ini Rahasianya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira Sate Maranggi hanya sate biasa tanpa bumbu kacang. Namun faktanya, justru di situlah letak rahasia terbesar yang selama ini jarang dibahas. Rasa khasnya tidak muncul dari saus tambahan, melainkan dari teknik tradisional yang hampir terlupakan. Ketika pecinta kuliner mencari Sate Maranggi asli, sate khas Purwakarta ini selalu muncul sebagai […]

  • Ilustrasi jamaah haji di Masjidil Haram dengan latar Ka'bah, menggambarkan proses penerbitan visa haji Arab Saudi 2026 lebih awal.

    Resmi! Visa Haji 2026 Saudi Terbit Mulai 8 Februari

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Arab Saudi resmi memulai penerbitan visa haji 2026 lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kerajaan menetapkan 8 Februari 2026 sebagai tanggal resmi pembukaan visa haji untuk musim ibadah 1447 Hijriah. Kebijakan ini langsung menarik perhatian calon jamaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, karena memberikan waktu persiapan yang jauh lebih panjang. Langkah tersebut […]

  • ilustrasi sistem pendidikan islam klasik dengan murid belajar bersama ulama di masjid secara tradisional

    Tanpa Teknologi, Begini Cara Belajar Ulama Zaman Dulu

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Bayangkan sebuah ruang sederhana tanpa kursi modern, tanpa proyektor, bahkan tanpa buku cetak seperti sekarang. Seorang murid duduk di lantai, mendengarkan gurunya dengan penuh fokus. Tidak ada gangguan. Tidak ada distraksi. Namun, dari sistem sederhana inilah lahir para ulama besar dunia. Inilah pendidikan islam klasik, sebuah sistem pendidikan tradisional Islam yang […]

  • Kebakaran Bendungan Leuwikeris

    Diduga Puntung Rokok Picu Kebakaran Bendungan Leuwikeris

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com,BERITA DAERAH – Kebakaran Bendungan Leuwikeris terjadi di kawasan Bendungan Leuwikeris, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jumat (3/7/2026). Kebakaran Leuwikeris itu diduga dipicu puntung rokok yang dibuang ke tumpukan sampah hingga api merambat ke lahan kering di sekitarnya. Berdasarkan laporan BPBD Ciamis, petugas berhasil mengendalikan kebakaran sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Laporan hasil kaji cepat […]

  • MBG 5 hari

    MBG Jadi 5 Hari: Strategi Hemat atau Risiko Baru bagi Pelajar?

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kebijakan MBG 5 hari langsung memicu perbincangan publik setelah pemerintah mengurangi frekuensi program Makan Bergizi Gratis menjadi lima hari dalam sepekan. Program makan bergizi atau bantuan nutrisi sekolah ini disebut mampu menghemat anggaran hingga Rp20 triliun. Namun, di tengah klaim efisiensi tersebut, muncul kekhawatiran baru terkait keberlanjutan gizi anak, kualitas asupan nutrisi […]

  • Anak perempuan berhijab berdiri di trotoar pusat Kota Tasikmalaya pada malam hari, kisah pengemis anak Tasikmalaya yang viral.

    Nisa dan Realita Kota: Ranking Dua yang Mengemis di Malam Hari

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengemis Anak Tasikmalaya mendadak menjadi sorotan publik setelah kisah seorang siswi SD berprestasi terungkap. Bocah bernama Nisa itu viral karena fakta yang mengusik nurani: di siang hari ia pelajar ranking dua, namun pada malam hari ia turun ke jalan sebagai pengemis anak di Kota Tasikmalaya. Peristiwa ini terjadi di pusat Kota […]

expand_less