Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Putra Diky Chandra Menikah, Tak Ada Tamu VIP dan Karpet Merah

Putra Diky Chandra Menikah, Tak Ada Tamu VIP dan Karpet Merah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sabtu pagi, 6 Juni 2026, menjadi hari yang sulit dilupakan bagi keluarga Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Diky Chandra Negara. Di tanggal yang dianggap istimewa oleh banyak pasangan, Pernikahan Putra Diky Chandra berlangsung dalam suasana hangat dan sederhana. Putra sulungnya, Raden Diffa M Chandra, resmi mempersunting Putri Endita dalam prosesi yang digelar di Jonggol, Kabupaten Bogor.

Kabar bahagia itu segera menyebar ke berbagai kalangan di Kota Tasikmalaya. Namun yang menarik perhatian bukan hanya momen pernikahannya. Banyak warga justru menyoroti keputusan keluarga Diky Chandra yang memilih menggelar acara tanpa kemewahan berlebihan, tanpa tamu VIP, dan tanpa perlakuan khusus bagi pejabat.

Di tengah tren pesta megah yang sering menjadi sorotan publik, pilihan tersebut menghadirkan cerita yang berbeda.

Surat Terbuka yang Mengundang Simpati

Menjelang hari pernikahan, Diky Chandra mengirimkan surat terbuka kepada sejumlah pimpinan daerah, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta warga Kota Tasikmalaya.

Isi surat itu sederhana.

Ia tidak mengundang secara khusus.

Serta ia hanya menyampaikan kabar bahagia sekaligus memohon doa agar prosesi pernikahan putranya berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Dalam surat tersebut, Diky menjelaskan bahwa keluarga sengaja membatasi jumlah tamu sesuai kemampuan yang dimiliki. Selain itu, tidak ada fasilitas khusus bagi pejabat atau tamu tertentu.

Tidak ada karpet merah.

Tidak ada ruang tamu khusus.

Dan tidak ada perlakuan berbeda.

Semua tamu ditempatkan dalam posisi yang sama.

Keputusan itu diambil untuk menjaga kesederhanaan acara sekaligus menghindari potensi yang dapat menimbulkan persepsi kurang baik, termasuk persoalan gratifikasi.

Ketika Kesederhanaan Menjadi Perbincangan

Di berbagai grup WhatsApp warga Tasikmalaya, kabar pernikahan tersebut mulai beredar sejak pagi. Sebagian warga membagikan potongan surat terbuka yang ditulis Diky Chandra. Sebagian lainnya mengapresiasi sikap keluarga yang memilih fokus pada makna pernikahan dibanding kemeriahan acara.

Di media sosial, percakapan serupa juga muncul.

Ada yang menganggap langkah itu sebagai teladan.

Ada pula yang menilai sikap tersebut menunjukkan bahwa jabatan tidak harus selalu diikuti dengan pesta besar dan seremonial yang berlebihan.

Anehnya, justru kesederhanaan sering kali lebih mudah menyentuh hati masyarakat dibanding kemewahan yang dipertontonkan.

Mungkin karena banyak orang melihat ketulusan di dalamnya.

Momen Bahagia Seorang Ayah

Bagi seorang ayah, pernikahan anak bukan sekadar seremoni.

Ada perjalanan panjang yang terlintas dalam ingatan.

Dari masa kecil yang dulu digendong. Hari pertama masuk sekolah. Hingga akhirnya tiba pada satu hari ketika sang anak memulai kehidupan baru bersama pasangannya.

Perasaan itu sulit dijelaskan.

Dan hampir setiap orang tua pernah merasakannya.

Di Jonggol, suasana bahagia itu menjadi milik keluarga besar Diky Chandra. Di sisi lain, doa-doa juga mengalir dari warga Tasikmalaya yang mengenal sosoknya sebagai tokoh publik sekaligus figur yang cukup dekat dengan masyarakat.

Tanggal 6 Juni 2026 mungkin hanya satu hari dalam kalender.

Namun bagi keluarga pengantin, hari itu akan dikenang sepanjang hidup.

Pernikahan Bukan Tentang Kemewahan

Pernikahan sering kali identik dengan gedung besar, dekorasi mewah, atau daftar tamu yang panjang.

Padahal esensinya jauh lebih sederhana.

Pernikahan adalah tentang dua orang yang sepakat berjalan bersama dalam satu perjalanan panjang.

Tentang komitmen.

Tentang tanggung jawab.

Dan tentang saling menguatkan ketika keadaan tidak selalu berjalan sesuai rencana.

Karena itu, banyak warga melihat keputusan keluarga Diky Chandra sebagai pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu diukur dari seberapa besar pesta yang digelar.

Kadang justru lahir dari kesederhanaan yang dijalani dengan tulus.

Dan nilai itu terasa semakin kuat ketika datang dari seseorang yang sedang berada dalam jabatan publik.

Doa untuk Diffa dan Putri Endita

Melalui pesan yang disampaikannya, Diky Chandra berharap putra dan menantunya diberikan kebahagiaan, kelanggengan, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Harapan itu tentu menjadi doa banyak orang.

Sebab setiap pernikahan selalu membawa harapan yang sama: kehidupan yang dipenuhi cinta, saling menghormati, dan kemampuan untuk bertahan menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Pada akhirnya, yang akan dikenang dari sebuah pernikahan bukan seberapa mewah dekorasinya atau siapa saja yang hadir di dalamnya. Yang paling lama tinggal dalam ingatan adalah ketulusan dua hati yang memulai perjalanan bersama. Dan pada Sabtu yang hangat di bulan Juni itu, di tengah kesederhanaan yang dipilih dengan sadar, sebuah keluarga baru memulai kisahnya dengan doa-doa yang mengalir dari banyak hati. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi ASN bekerja dari rumah dengan laptop untuk kebijakan WFH ASN guna menghemat BBM nasional

    WFH ASN Hemat BBM? Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – WFH ASN mendadak jadi perbincangan panas. Banyak yang mengira kebijakan ini sudah resmi dan siap diterapkan. Padahal, wacana WFH ASN atau kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara—termasuk istilah lain seperti work from anywhere (WFA ASN)—masih berada di tahap kajian. Namun demikian, isu ini langsung viral karena dikaitkan dengan upaya hemat BBM […]

  • Asiyah istri Firaun

    Kisah Asiyah Istri Firaun, Pelindung Nabi Musa

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Asiyah istri Firaun sering tenggelam di balik cerita besar Nabi Musa. Padahal, Asiyah, perempuan istana Mesir kuno yang juga dikenal sebagai istri Firaun, memainkan peran penting dalam menyelamatkan bayi Musa dari kebijakan kejam penguasa Mesir. Tanpa keberanian Asiyah istri Firaun, perjalanan hidup Nabi Musa mungkin berakhir bahkan sebelum dimulai. Peristiwa ini […]

  • puasa pekerja migran Singapura

    Maghrib Masih Kerja: Kisah Astuti Puasa di Singapura

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ketika azan maghrib berkumandang di banyak tempat, sebagian orang sudah duduk bersama keluarga di meja makan. Namun bagi sebagian pekerja migran Indonesia di Singapura, momen berbuka puasa sering datang di tengah pekerjaan yang belum selesai. Itulah yang dialami Astuti, pekerja migran asal Cilacap, Jawa Tengah. Selama lebih dari dua puluh tahun bekerja […]

  • Ilustrasi futuristik seorang Muslim salat di tengah kota modern bercahaya sebagai simbol perbaikan hidup melalui ibadah.

    Perbaiki Salatmu, Reset Hidupmu

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Pada tahun-tahun mendatang, manusia mungkin akan menciptakan teknologi yang mampu membaca gelombang pikiran. Mereka akan merancang algoritma untuk memprediksi keputusan. Mereka bahkan mungkin menciptakan kecerdasan buatan yang mampu meniru empati. Namun tetap saja, mereka lupa satu tombol paling tua yang sudah tersedia sejak berabad-abad lalu: takbir. Prinsip “Perbaiki salatmu maka Allah akan […]

  • Ilustrasi siluet wanita berkerudung hitam duduk berdoa di atas sajadah, menundukkan kepala sambil menangis, melambangkan keikhlasan amal dan bahaya riya dalam ibadah.

    Riya, Musuh Sunyi yang Menghabiskan Pahala

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Nanti, ketika manusia berdiri sendiri di hadapan Allah, amal tidak lagi bersuara lantang. Tidak ada tepuk tangan. Tidak ada sanjungan. Yang tersisa hanyalah niat yang pernah tersembunyi di dalam dada. Pada saat itu, banyak manusia terdiam. Mereka melihat amal yang dahulu tampak besar, namun kini terasa ringan. Ada salat yang rajin, sedekah […]

  • Desk Ketenagakerjaan Polri

    Desk Ketenagakerjaan Polri Jadi Harapan Baru Buruh di Pangandaran

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Desk Ketenagakerjaan Polri mulai mendapat perhatian luas setelah dinilai mampu menjadi jembatan antara pekerja dan perusahaan dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan. Momentum Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau Hari K3 Sedunia yang diperingati setiap 28 April pun dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara serikat pekerja, kepolisian, dan pemerintah daerah di Pangandaran. Dalam suasana […]

expand_less