Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mayoritas ASN Pangandaran Kini Perempuan, Ini Datanya

Mayoritas ASN Pangandaran Kini Perempuan, Ini Datanya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perempuan kini menjadi wajah birokrasi Kabupaten Pangandaran. Data terbaru dalam Kabupaten Pangandaran Dalam Angka 2026 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangandaran menunjukkan jumlah ASN Pangandaran berjenis kelamin perempuan mencapai 3.474 orang, hampir dua kali lipat dibandingkan ASN laki-laki yang berjumlah 1.950 orang hingga kondisi Desember 2025. Dominasi tersebut tidak hanya terlihat pada jumlah pegawai, tetapi juga pada sektor-sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama pendidikan dan kesehatan.

Berdasarkan publikasi resmi BPS, Pemerintah Kabupaten Pangandaran memiliki 5.424 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Komposisi tersebut menggambarkan perubahan menarik dalam struktur birokrasi daerah. Perempuan kini tidak hanya hadir sebagai pelengkap administrasi, tetapi menjadi kekuatan utama yang menopang berbagai layanan publik.

Perempuan Mendominasi PNS dan PPPK

Dominasi perempuan terlihat pada dua kelompok aparatur, yakni PNS maupun PPPK.

Pada kelompok PNS, jumlah perempuan mencapai 1.695 orang atau sekitar 56,2 persen dari total 3.014 pegawai. Sementara itu, PNS laki-laki tercatat sebanyak 1.319 orang.

Komposisi itu semakin menonjol pada kelompok PPPK. Dari total 2.410 PPPK, sebanyak 1.779 orang merupakan perempuan, sedangkan laki-laki hanya 631 orang.

Dengan kata lain, hampir tiga dari setiap empat PPPK di Kabupaten Pangandaran adalah perempuan.

Angka tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pelayanan dasar pemerintah daerah kini banyak ditopang aparatur perempuan yang bekerja di berbagai bidang pelayanan masyarakat.

Guru dan Tenaga Medis Menjadi Kekuatan Utama

Jika dilihat berdasarkan jabatan, birokrasi Kabupaten Pangandaran lebih banyak diperkuat tenaga profesional dibandingkan pejabat struktural.

Jabatan fungsional guru menjadi kelompok terbesar dengan jumlah 2.648 orang. Dari jumlah itu, 1.688 orang merupakan perempuan, sedangkan 960 orang laki-laki.

Posisi berikutnya ditempati jabatan fungsional medis sebanyak 1.167 orang, terdiri atas 851 perempuan dan 316 laki-laki.

Sementara itu, jabatan fungsional teknis tercatat sebanyak 969 orang, sedangkan jabatan fungsional umum atau pelaksana mencapai 406 orang.

Dominasi guru dan tenaga kesehatan memperlihatkan bahwa pelayanan pendidikan dan kesehatan masih menjadi tulang punggung birokrasi Kabupaten Pangandaran.

Sebaliknya, jumlah pejabat struktural relatif sedikit. Data BPS mencatat hanya terdapat 32 pejabat pimpinan tinggi pratama, sedangkan jabatan pimpinan tinggi utama maupun pimpinan tinggi madya tidak tercatat dalam komposisi ASN.

Mayoritas ASN Pangandaran Bergelar Sarjana

Data BPS juga memperlihatkan kualitas sumber daya manusia aparatur yang terus meningkat.

Sebanyak 3.427 ASN telah menyelesaikan pendidikan S1 atau Sarjana, terdiri atas 2.069 perempuan dan 1.358 laki-laki.

Kelompok pendidikan terbesar berikutnya adalah Diploma III sebanyak 799 orang, disusul lulusan S2 sebanyak 258 orang, sedangkan lulusan S3 atau doktor berjumlah 8 orang.

Jika dipisahkan berdasarkan status kepegawaian, jumlah PNS bergelar sarjana mencapai 1.799 orang, sedangkan PPPK lulusan S1 sebanyak 1.628 orang.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar ASN Pangandaran telah memiliki kualifikasi pendidikan tinggi yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Golongan III dan IX Menjadi Komposisi Terbesar

Dilihat dari kepangkatan, ASN Pangandaran paling banyak berada pada Golongan III, yakni 1.957 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 1.130 perempuan dan 827 laki-laki.

Selain itu, Golongan IX, yang sebagian besar ditempati PPPK, mencapai 1.618 orang, terdiri atas 1.055 perempuan dan 563 laki-laki.

Adapun Golongan IV berjumlah 482 orang, Golongan II sebanyak 393 orang, sedangkan Golongan VII mencapai 183 orang.

Komposisi kepangkatan tersebut menunjukkan mayoritas aparatur berada pada jenjang karier produktif yang menjadi motor utama penyelenggaraan pelayanan pemerintahan.

Potret Birokrasi yang Bertumpu pada Pelayanan

Data dalam Kabupaten Pangandaran Dalam Angka 2026 tidak hanya menyajikan angka-angka kepegawaian, tetapi juga menggambarkan arah pembangunan sumber daya manusia aparatur di Kabupaten Pangandaran.

Besarnya jumlah guru dan tenaga kesehatan menunjukkan bahwa pelayanan dasar masih menjadi prioritas pemerintah daerah. Di sisi lain, dominasi aparatur perempuan memperlihatkan semakin besarnya kontribusi perempuan dalam menjalankan fungsi pelayanan publik, mulai dari ruang kelas, fasilitas kesehatan, hingga administrasi pemerintahan.

Informasi ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam merancang kebutuhan pegawai, meningkatkan kompetensi ASN, serta menyusun strategi regenerasi birokrasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif.

Berdasarkan keterangan dalam publikasi BPS, data tersebut merupakan kondisi Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kabupaten Pangandaran per Desember 2025.

Di balik setiap layanan pendidikan, kesehatan, dan administrasi yang diterima masyarakat Pangandaran, ada ribuan aparatur yang bekerja setiap hari. Angka-angka dalam laporan BPS bukan sekadar statistik, melainkan cermin perubahan birokrasi daerah yang kini semakin bertumpu pada tenaga profesional, dengan perempuan menjadi wajah utama pelayanan publik di Kabupaten Pangandaran. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Satpol PP Klaten membongkar warung soto berkedok prostitusi dengan paket Rp120 ribu di Kebonarum

    Terungkap Modus “Paket Soto” di Balik Harga Tak Masuk Akal

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Fenomena harga makanan yang tidak masuk akal akhirnya terungkap di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sebuah warung soto yang mematok harga hingga Rp120 ribu sampai Rp150 ribu per porsi mendadak menjadi perhatian publik. Namun, mahalnya harga itu bukan karena kualitas rasa atau bahan premium, melainkan karena adanya dugaan praktik prostitusi terselubung. Kasus […]

  • jaminan rezeki

    Kewajiban Ibadah di Tengah Jaminan Rezeki dari Allah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Ulama mengingatkan kewajiban ibadah di tengah jaminan rezeki Allah agar masyarakat lebih tenang dan berimbang. albadarpost.com, LIFESTYLE – Ulama kembali mengingatkan umat agar tidak terjebak dalam kecemasan berlebihan soal urusan dunia. Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan produktivitas, mereka menegaskan bahwa jaminan rezeki telah ditetapkan Allah Swt, sementara kewajiban utama manusia adalah menunaikan amanah ibadah […]

  • Puding sederhana lembut dengan tekstur halus dan tampilan menarik di atas piring saji

    Wajib Coba! Resep Puding Sultan dengan Bahan Sederhana

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 245
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari resep puding sederhana yang mudah dibuat namun tetap lezat. Rahasia resep puding ini, yang juga sering disebut cara membuat puding lembut atau puding praktis rumahan, ternyata terletak pada teknik kecil yang sering diabaikan. Dengan langkah yang tepat, Anda bisa menghasilkan puding yang lembut, tidak berair, dan memiliki rasa yang […]

  • BPR Tasikmalaya

    Konsolidasi BPR Tasikmalaya Didorong, BUMD Dituntut Makin Kuat

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – BPR Tasikmalaya  memasuki agenda penguatan kelembagaan. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mendorong proses konsolidasi BPR agar perusahaan daerah tersebut semakin kuat, sehat, profesional, berdaya saing, serta mampu memperluas pelayanan kepada masyarakat. Pesan itu disampaikan Bupati Tasikmalaya Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP. saat melantik Yedi Rahmat, S.E. sebagai Komisaris Utama PT BPR […]

  • DebtCollector

    Didatangi Debt Collector? Ini Hak Konsumen yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Editorial edukatif Albadarpost: memahami batas kewenangan debt collector agar konsumen tak lagi ditakuti praktik ilegal. Mengapa Edukasi Ini Penting albadarpost.com, EDITORIAL – Banyak warga merasa tak punya pilihan ketika debt collector datang. Suaranya keras. Jumlahnya lebih dari satu. Di tangan mereka ada surat tugas. Kalimatnya tegas: kendaraan harus diserahkan. Situasi ini membuat banyak konsumen langsung […]

  • tas darurat

    9 Barang Penting yang Sebaiknya Ada di Tas Darurat

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Situasi darurat tidak selalu memberi kesempatan untuk kembali ke rumah dan mengambil barang yang dibutuhkan. Karena itu, tas darurat atau tas siaga layak disiapkan sejak sekarang dengan perlengkapan yang sesuai kebutuhan, aktivitas, lokasi, serta potensi risiko di sekitar. Dikutip dari SAR Jakarta, ada sembilan barang sederhana yang dapat dipertimbangkan untuk mengisi tas […]

expand_less