Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Kewajiban Ibadah di Tengah Jaminan Rezeki dari Allah

Kewajiban Ibadah di Tengah Jaminan Rezeki dari Allah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ulama mengingatkan kewajiban ibadah di tengah jaminan rezeki Allah agar masyarakat lebih tenang dan berimbang.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Ulama kembali mengingatkan umat agar tidak terjebak dalam kecemasan berlebihan soal urusan dunia. Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan produktivitas, mereka menegaskan bahwa jaminan rezeki telah ditetapkan Allah Swt, sementara kewajiban utama manusia adalah menunaikan amanah ibadah dan tanggung jawab moral. Pesan ini dinilai relevan karena kegelisahan ekonomi kerap menggerus ketenangan spiritual masyarakat.

Dalam berbagai kajian keislaman, ulama merujuk pandangan Syekh Ibnu Athaillah As-Sakandari dalam Kitab Al-Hikam yang menempatkan ketenangan hati sebagai fondasi iman. Menurut mereka, kerisauan berlebih atas hal-hal yang telah dijamin justru menjadi tanda melemahnya keyakinan.

Ulama Menegaskan Batas Ikhtiar dan Jaminan Rezeki

Syekh Ibnu Athaillah dalam Al-Hikam secara tegas mengingatkan agar manusia tidak menghabiskan energi batin untuk mengatur sesuatu yang sudah dijamin Allah Swt. Ia menulis, manusia diperintahkan untuk “mengistirahatkan hati dan pikiran” dari kegelisahan duniawi, sebab apa yang telah ditetapkan tidak akan luput.

Baca juga: Istri Gugat Cerai, Ini Batasan dan Tujuannya Dalam Islam

“Keraguan terhadap jaminan Allah Swt adalah tanda kurangnya iman,” tulis Ibnu Athaillah dalam salah satu aforismenya.

Ulama menjelaskan, manusia sering kali terbalik dalam memprioritaskan hidup. Banyak yang bersungguh-sungguh mengejar rezeki yang sudah dijamin, tetapi justru lalai terhadap kewajiban yang diperintahkan. Sikap ini, menurut Ibnu Athaillah, mencerminkan “kebutaan mata hati”.

Konsep jaminan rezeki dalam Islam tidak dimaksudkan untuk melemahkan ikhtiar. Sebaliknya, ia berfungsi sebagai pengingat bahwa usaha tidak boleh mengorbankan kewajiban utama kepada Allah Swt.

Rujukan Al-Qur’an tentang Jaminan Rezeki

Pandangan ulama ini berdasar pada Al-Qur’an. Dalam Surah Al-Ankabut ayat 60, Allah Swt berfirman:

“Dan berapa banyak makhluk bergerak yang tidak dapat membawa rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan juga kepadamu.”

Ayat ini kerap dijadikan rujukan oleh para ulama untuk menegaskan bahwa jaminan rezeki bukan semata teori teologis, melainkan prinsip dasar kehidupan. Hewan yang tidak menyimpan bekal pun tetap hidup karena ketentuan Allah Swt. Manusia, dengan akal dan usaha, justru sering terjebak dalam kecemasan berlebih.

Dalam kerangka ini, Islam mengajarkan pembagian peran yang jelas: manusia menjalankan kewajiban, sementara Allah Swt menjamin rezeki dan hasil.

Menjaga Keseimbangan antara Amanah dan Tawakal

Syekh Al-Hawas, salah satu ulama sufi yang juga sering dikutip dalam kajian tasawuf, menegaskan prinsip serupa. Ia mengingatkan agar manusia tidak memaksakan diri mengejar apa yang telah dicukupi oleh Allah Swt, tetapi juga tidak menyia-nyiakan amanah yang dibebankan kepadanya.

Baca juga: Takdir Allah Menentukan Ikhtiar, Ulama Ingatkan Batas Kehendak

Pesan ini menegaskan dua prinsip utama. Pertama, terhadap apa yang telah dijamin Allah Swt, manusia dilarang berburuk sangka. Kedua, terhadap apa yang dituntut Allah Swt, manusia tidak boleh lalai.

Ulama menilai, ketidakseimbangan dalam memahami dua hal ini berpotensi melahirkan kelelahan mental. Masyarakat menjadi mudah cemas, merasa selalu kurang, dan kehilangan orientasi spiritual. Dalam jangka panjang, kondisi ini berdampak pada relasi sosial dan kualitas ibadah.

Pemahaman Jaminan Rezeki

Pemahaman yang utuh tentang jaminan rezeki dinilai dapat membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi dengan lebih tenang. Kesadaran bahwa rezeki telah diatur tidak membuat seseorang pasif, tetapi mendorongnya bekerja dengan niat yang lebih jernih dan etis.

Di sisi lain, konsep ini juga mencegah sikap rakus dan praktik tidak adil dalam mencari penghidupan. Ulama menilai, ketika kewajiban ibadah ditempatkan di atas kepentingan dunia, solidaritas sosial dan kejujuran lebih mudah tumbuh.

Ulama menegaskan bahwa ketenangan hidup terletak pada keseimbangan antara kewajiban dan jaminan rezeki. Manusia diminta fokus menjalankan amanah, sementara hasil diserahkan kepada Allah Swt. Prinsip ini dinilai semakin relevan di tengah tekanan hidup modern. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ABK Indonesia hilang Selat Hormuz

    3 Pelaut Indonesia Hilang di Selat Hormuz, Pencarian Terus Dilakukan

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Insiden maritim kembali mengguncang jalur pelayaran internasional setelah ABK Indonesia hilang di Selat Hormuz dalam kecelakaan kapal tugboat. Tiga pelaut asal Indonesia dilaporkan hilang setelah kapal Musaffah 2 yang berbendera Uni Emirat Arab (UAE) yang mereka tumpangi tenggelam di perairan strategis tersebut. Peristiwa ABK Indonesia hilang di Selat Hormuz ini segera […]

  • kasus perundungan Tangsel

    Dinas Pendidikan Tangsel Evaluasi Kasus Perundungan yang Berujung Kematian Siswa

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Siswa SMPN 19 Tangsel meninggal setelah dugaan perundungan. Dinas Pendidikan evaluasi dan polisi selidiki kasus. albadarpost.com, HUMANIORA – Dugaan kasus perundungan Tangsel kembali mencuat setelah MH, 13 tahun, siswa kelas I SMPN 19 Tangerang Selatan, meninggal di ruang ICU RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu pagi 16 November 2025. Ia wafat setelah hampir sebulan merawat luka […]

  • Pramuka Cerdas Keuangan

    OJK Dorong Pramuka Cerdas Keuangan, Ini Pesan Pentingnya

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ada bekal yang tak kalah penting dari keterampilan organisasi dan kepemimpinan bagi generasi muda: Pramuka Cerdas Keuangan. Program ini menjadi bagian dari upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat literasi keuangan generasi muda melalui rangkaian Literasi Keuangan Indonesia Terdepan atau LIKE IT 2026. Pesannya sederhana, tetapi penting: anak muda perlu memahami cara […]

  • Diskon Tambah Daya PLN

    Promo PLN Mei 2026 Bikin Heboh, Tambah Daya Listrik Kini Diskon 50 Persen

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 364
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Diskon tambah daya PLN mulai ramai dibicarakan masyarakat setelah PT PLN (Persero) resmi meluncurkan program promo “MeiLaju Lebih Terang” dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional 2026. Program ini memberikan potongan biaya tambah daya sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga satu fasa di seluruh Indonesia. Promo tersebut berlaku mulai 20 Mei hingga […]

  • pelaku anak kriminal

    Ketika Anak Menjadi Pelaku Kriminal

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Siang hari yang biasanya identik dengan aktivitas aman berubah menjadi ruang cemas ketika kasus pelaku anak kriminal terungkap di kawasan perkotaan. Aksi kekerasan seksual yang melibatkan anak sebagai pelaku dan menyasar anak serta remaja sebagai korban ini menimbulkan pertanyaan serius: seberapa aman ruang publik bagi generasi muda? Kepolisian bergerak cepat setelah laporan […]

  • Tol Getaci Terpanjang

    Pembangunan Tol Getaci Terpanjang Dimulai 2026, Hubungkan Bandung–Cilacap

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Tol Getaci terpanjang di Indonesia mulai dibangun 2026, menghubungkan Bandung hingga Cilacap sepanjang 206 kilometer. albadarpost.com, LENSA – Ambisi pemerintah menghadirkan Tol Getaci Terpanjang di Indonesia memasuki babak baru. Proyek berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) ini diproyeksikan menandai era anyar infrastruktur jalan bebas hambatan dengan melintasi medan paling menantang di Jawa Barat hingga Jawa Tengah. […]

expand_less