Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » Masjid Sultan Singapura: Jejak Sultan dan Kubah Emas yang Mendunia

Masjid Sultan Singapura: Jejak Sultan dan Kubah Emas yang Mendunia

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIAMasjid Sultan Singapura menjadi simbol kuat sejarah Islam di kawasan Asia Tenggara sekaligus ikon religi paling terkenal di Kampong Glam. Selain dikenal sebagai Masjid Sultan Kampong Glam, bangunan bersejarah ini juga disebut Sultan Mosque Singapore, yang berdiri megah dengan kubah emas khasnya. Sejak awal berdiri pada 1824, masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat komunitas Muslim dari berbagai wilayah Nusantara seperti Jawa, Melayu, dan Bugis.

Hingga kini, Masjid Sultan tetap memancarkan pesona sejarah sekaligus spiritualitas. Wisatawan dan jemaah datang setiap hari untuk merasakan atmosfer religius yang kental. Selain itu, lokasinya yang strategis membuat masjid ini mudah dijangkau dari berbagai sudut Singapura.

Berdiri Sejak 1824, Awal Sejarah yang Penuh Makna

Sejarah Masjid Sultan bermula pada 1824 ketika Sultan Hussein Shah memerintahkan pembangunan masjid di dekat istananya di Kampong Glam. Keputusan tersebut muncul setelah perjanjian penting dengan British East India Company, yang membuka babak baru bagi perkembangan Singapura sebagai pusat perdagangan.

Pada masa itu, komunitas Muslim berkembang pesat. Oleh karena itu, masjid menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat setempat. Pembangunan awal berlangsung hingga 1826 dengan desain sederhana berupa satu lantai dan atap bertingkat dua. Meskipun sederhana, masjid ini sudah menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial.

Selain dukungan Sultan, proyek ini mendapat bantuan dari Sir Stamford Raffles serta pendanaan komunitas Muslim. Hal tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan umat dalam membangun tempat ibadah. Sejak saat itu, kawasan Kampong Glam berkembang menjadi pusat budaya dan perdagangan Muslim di Singapura.

Dibangun Kembali dengan Arsitektur Megah dan Kubah Emas

Seiring waktu, jumlah jemaah meningkat drastis. Kondisi bangunan lama pun mulai menua. Karena itu, pada 1924 dilakukan pembangunan ulang secara besar-besaran. Proyek ini dipimpin arsitek Denis Santry dari firma Swan and Maclaren dan selesai pada 1932.

Desain baru mengusung gaya Saracenic, yang memadukan unsur Timur Tengah, India, dan kolonial. Kubah emas besar menjadi ciri paling mencolok. Menariknya, bagian dasar kubah dihiasi potongan ujung botol kaca. Bahan tersebut berasal dari sumbangan umat Muslim kurang mampu, sehingga mereka tetap berkontribusi dalam pembangunan masjid.

Detail tersebut memberi makna mendalam. Masjid ini tidak hanya dibangun oleh penguasa, tetapi juga oleh masyarakat biasa. Karena itu, Masjid Sultan menjadi simbol persatuan umat Islam lintas latar belakang ekonomi.

Selain kubah emas, bangunan ini memiliki ruang salat luas, menara elegan, dan ornamen geometris khas Islam. Kombinasi tersebut menciptakan tampilan megah sekaligus harmonis. Hingga kini, masjid mampu menampung sekitar 5.000 jemaah.

Ditetapkan sebagai Monumen Nasional Singapura

Peran penting Masjid Sultan dalam sejarah membuat pemerintah Singapura menetapkannya sebagai monumen nasional pada 14 Maret 1975. Penetapan ini memastikan bangunan tetap terlindungi dan terawat.

Status tersebut juga memperkuat posisinya sebagai simbol identitas Muslim Singapura. Selain itu, masjid terus digunakan untuk ibadah harian, salat Jumat, dan perayaan hari besar Islam.

Saat ini, Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS) mengelola masjid secara aktif. Mereka menjaga keseimbangan antara fungsi ibadah dan nilai sejarah. Karena itu, Masjid Sultan tetap hidup sebagai pusat spiritual, bukan sekadar bangunan bersejarah.

Pusat Komunitas dan Wisata Religi Terkenal

Masjid Sultan Singapura tidak hanya menarik jemaah, tetapi juga wisatawan dari seluruh dunia. Banyak pengunjung datang untuk melihat langsung arsitektur unik dan memahami sejarah Islam di Singapura.

Kawasan Kampong Glam di sekitarnya juga menambah daya tarik. Jalan-jalan di sekitar masjid dipenuhi toko tradisional, restoran halal, dan bangunan bersejarah. Suasana ini menghadirkan perpaduan budaya yang kuat.

Selain itu, masjid sering menjadi lokasi kegiatan edukasi dan tur sejarah. Pengunjung dapat mempelajari perjalanan komunitas Muslim yang telah menjadi bagian penting dari perkembangan Singapura modern.

Baca juga: Ramadhan di Negara Minoritas Muslim, Kisah yang Menggetarkan

Keberadaan Masjid Sultan membuktikan bahwa warisan budaya dan spiritual dapat bertahan di tengah modernitas kota. Gedung pencakar langit berdiri tidak jauh dari kawasan ini, namun masjid tetap menjadi pusat ketenangan dan identitas.

Simbol Persatuan dan Warisan yang Tetap Hidup

Lebih dari dua abad sejak berdiri, Masjid Sultan tetap menjadi simbol kekuatan iman dan kebersamaan. Kubah emasnya tidak hanya memperindah langit Singapura, tetapi juga mengingatkan pada sejarah panjang komunitas Muslim di kawasan tersebut.

Selain itu, masjid ini terus beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan jati diri. Generasi muda tetap menjadikannya tempat belajar, beribadah, dan mengenal sejarah.

Masjid Sultan Singapura bukan sekadar bangunan tua. Ia merupakan saksi perjalanan komunitas, simbol persatuan, dan destinasi religi yang terus memikat dunia. Setiap detailnya menyimpan cerita, sementara setiap sudutnya menghadirkan makna mendalam bagi siapa pun yang berkunjung. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • perbaikan jalan desa

    Perbaikan Jalan “Insya Alloh” oleh Warga Tasikmalaya, Sindiran untuk Pejabat

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Warga dua desa di Tasikmalaya gotong royong perbaiki jalan rusak karena janji pemerintah tak kunjung terealisasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Warga Desa Purwarahayu dan Desa Kertaraharja, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, turun langsung memperbaiki jalan desa pada Rabu, 3 Desember 2025. Perbaikan dilakukan secara sukarela melalui gotong royong. Jalan rusak yang menghubungkan dua desa itu selama bertahun-tahun […]

  • Ilustrasi perayaan ulang tahun Persib ke-93 dengan Bobotoh memenuhi stadion membawa bendera biru Maung Bandung.

    Persib 93 Tahun: Warisan Loyalitas Bobotoh Lintas Generasi

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara nyanyian Bobotoh menggema. Warna biru memenuhi jalanan Bandung. Bendera Persib berkibar di berbagai sudut kota. Di tengah atmosfer emosional itu, satu perayaan kembali menyatukan jutaan hati: Persib 93 tahun. Ulang tahun Persib ke-93, hari jadi Persib Bandung, dan perayaan 93 tahun Maung Bandung bukan sekadar angka dalam sejarah sepak bola. […]

  • Prediksi Borneo vs Persebaya

    Prediksi Skor Borneo vs Persebaya 7 Maret 2026: Tuan Rumah Lebih Tajam?

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Prediksi Borneo vs Persebaya menjadi sorotan jelang duel panas Liga Indonesia. Laga Borneo FC vs Persebaya Surabaya akan berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan. Selain itu, pertandingan ini mempertemukan dua tim papan atas yang sedang bersaing menjaga posisi klasemen. Pertemuan Borneo vs Persebaya selalu menghadirkan tensi tinggi. Kedua klub memiliki gaya bermain […]

  • Ilustrasi kondisi kemiskinan di Tasikmalaya dengan warga beraktivitas di lingkungan sederhana mencerminkan kenaikan garis kemiskinan dan kesenjangan sosial.

    Angka Turun, Beban Naik: Fakta Kemiskinan Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kemiskinan di Tasikmalaya mengalami penurunan secara persentase. Namun demikian, kondisi tersebut tidak serta-merta mencerminkan perbaikan kesejahteraan masyarakat. Faktanya, kemiskinan Tasikmalaya masih menyisakan persoalan serius, terutama terkait kenaikan garis kemiskinan dan kedalaman kemiskinan yang membuat beban hidup warga tetap berat. BPS mencatat persentase penduduk miskin di […]

  • Poster lomba video kreatif 2026 tema nilai-nilai Pancasila di Kabupaten Ciamis dengan 13 sub tema pilihan

    Resmi! Lomba Video Kreatif Pancasila 2026 di Ciamis, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lomba Video Pancasila Ciamis 2026 resmi digelar dan langsung menarik perhatian publik, khususnya generasi muda. Ajang lomba video kreatif Ciamis ini mengangkat tema besar Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih aktif mengekspresikan ide melalui media visual. Selain itu, kompetisi ini juga membuka ruang bagi kreator lokal untuk berkembang dan […]

  • tokoh antikorupsi

    Tokoh Antikorupsi Dunia dan Indonesia Warnai Peringatan Hakordia 2025

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Deretan tokoh antikorupsi dunia kembali disorot jelang Hakordia 2025 sebagai inspirasi integritas publik. albadarpost.com, PELITA – Menjelang peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025, deretan tokoh antikorupsi dari berbagai negara kembali mendapat sorotan. Kiprah mereka penting karena memberi bukti bahwa perubahan menuju pemerintahan bersih selalu dimulai dari keberanian individu. Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap lembaga negara, […]

expand_less