Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » BNPB Kerahkan Helikopter Atasi Kebakaran TPA Jatiwaringin

BNPB Kerahkan Helikopter Atasi Kebakaran TPA Jatiwaringin

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mendorong BNPB mengambil langkah cepat untuk mempercepat pengendalian api. Selain mengerahkan dua helikopter water bombing, BNPB juga menyiapkan opsi operasi modifikasi cuaca apabila kondisi darurat terus berkembang. Langkah ini bertujuan menekan penyebaran api sekaligus melindungi masyarakat yang terdampak kepulan asap tebal.

Kebakaran yang mulai terjadi sejak Selasa (30/6/2026) terus menghanguskan area tumpukan sampah yang dipenuhi material mudah terbakar. Kondisi cuaca yang panas dan angin kencang semakin mempercepat penyebaran kobaran api sehingga penanganan membutuhkan dukungan dari udara dan darat secara bersamaan.

BNPB Perkuat Operasi Udara untuk Percepat Pemadaman

Kepala BNPB, Suharyanto, menginstruksikan pengerahan dua helikopter water bombing sebagai langkah taktis untuk membantu petugas di lapangan menjangkau titik api yang sulit diakses melalui jalur darat.

Selain itu, BNPB membuka kemungkinan melaksanakan operasi modifikasi cuaca apabila perkembangan situasi mengharuskan upaya tambahan dalam pengendalian kebakaran.

“Kita datangkan dua helikopter water bombing dan jika diperlukan dilakukan operasi modifikasi cuaca untuk mendukung penanganan darurat di lapangan,” ujar Suharyanto.

Sebagai tindak lanjut, BNPB langsung mereposisi satu helikopter jenis MI-8AMT dari Provinsi Jambi menuju Kabupaten Tangerang. Helikopter tersebut mampu membawa hingga 4.000 liter air dalam setiap penerbangan sehingga dapat mempercepat proses penyiraman pada titik-titik api yang paling kritis.

Menurut BNPB, dukungan udara menjadi sangat penting karena petugas menghadapi medan yang sulit, sementara kobaran api terus menjalar di atas hamparan sampah kering.

Tim Gabungan Perkuat Pemadaman dari Darat

Sementara operasi udara berlangsung, tim gabungan tetap mengintensifkan pemadaman melalui jalur darat.

Sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran terus bekerja membuat sekat api agar kobaran tidak merambat ke area lain, terutama permukiman warga yang berada di sekitar lokasi TPA.

Petugas juga melakukan koordinasi secara berkelanjutan dengan pemerintah daerah agar seluruh proses penanganan berjalan lebih efektif.

Sinergi antara operasi darat dan udara menjadi strategi utama untuk mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus meminimalkan risiko yang lebih luas.

Asap Tebal Paksa Warga Mengungsi

Dampak kebakaran tidak hanya merusak area tempat pembuangan sampah, tetapi juga memengaruhi kehidupan masyarakat sekitar.

Sedikitnya lima kepala keluarga mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar setelah asap pekat menyelimuti kawasan permukiman.

Untuk melindungi kesehatan warga, BNPB bersama Dinas Kesehatan segera mendistribusikan masker dan membuka posko layanan kesehatan darurat.

Langkah tersebut bertujuan mengurangi risiko gangguan pernapasan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), yang dapat muncul akibat paparan asap dalam waktu cukup lama.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar membatasi aktivitas di sekitar lokasi terdampak dan mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung.

Aktivitas Bandara Soekarno-Hatta Tetap Normal

Meski lokasi TPA Jatiwaringin berjarak sekitar 12 kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, aktivitas penerbangan hingga kini masih berjalan normal.

Otoritas terkait terus memantau arah pergerakan asap untuk memastikan operasional bandara tetap aman dan tidak mengganggu jadwal penerbangan.

Di sisi lain, BNPB memastikan seluruh sumber daya yang tersedia akan terus dioptimalkan hingga kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan Darurat

Penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi bencana. Dukungan armada udara, kerja keras petugas di lapangan, serta kolaborasi pemerintah daerah menjadi faktor utama agar kebakaran dapat segera terkendali.

BNPB menegaskan akan terus mengevaluasi perkembangan situasi secara berkala dan mengambil langkah tambahan apabila kondisi di lapangan memerlukannya.

Dengan penanganan yang cepat dan terkoordinasi, pemerintah berharap dampak kebakaran terhadap masyarakat, lingkungan, dan aktivitas ekonomi dapat ditekan semaksimal mungkin.

Ketika setiap menit menentukan keselamatan, kecepatan bertindak dan kekuatan kolaborasi menjadi senjata terbaik untuk mengalahkan kobaran api. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Video viral menampilkan lima pekerja asal Jawa Barat yang terlantar di Papua dan meminta bantuan agar bisa pulang ke kampung halaman.

    Viral di TikTok! Warga Wado dan Cicalengka Terlantar di Papua

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sebuah video viral tentang pekerja terlantar di Papua mengundang perhatian besar pengguna media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan lima pria dewasa dan satu orang kamerawan yang diduga menjadi korban penelantaran pekerjaan setelah ditinggal mandor sebuah perusahaan. Video mengenai pekerja yang terlantar di Papua, pekerja yang tidak mendapatkan kepastian kerja, serta pekerja yang meminta […]

  • Konvoi Bobotoh Banjar

    Euforia Persib di Banjar Pecah, Ribuan Bobotoh Konvoi Keliling Kota

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Euforia kemenangan Persib Bandung disambut meriah oleh ribuan Bobotoh di Kota Banjar dengan menggelar konvoi keliling kota, Sabtu (23/05/2026). Sejak sore, iring-iringan kendaraan roda dua dan roda empat mulai memenuhi sejumlah ruas jalan utama Kota Banjar. Bendera biru Persib berkibar dari atas motor, kaca mobil, hingga bak terbuka kendaraan pick up […]

  • kerja sama PBNU MCA

    Kerja Sama PBNU-MCA Dibuka, Pekerja Migran dan Ekonomi Disorot

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kerja sama PBNU MCA bukan sekadar pertemuan organisasi. Di balik agenda kolaborasi PBNU MCA dan hubungan Indonesia–Malaysia, ada isu besar yang ikut dipertaruhkan: nasib pekerja migran. Pertemuan ini membuka peluang, tetapi sekaligus memunculkan pertanyaan—apakah kerja sama ini benar-benar menyentuh masalah di lapangan? Bukan Sekadar Diplomasi, Ini Soal Dampak Nyata Pertemuan antara Pengurus […]

  • UMKM Sukaratu

    Camilan Lokal UMKM Sukaratu Perluas Akses Pasar

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – UMKM Sukaratu di Kabupaten Tasikmalaya terus mengembangkan produk camilan lokal dengan pendekatan yang konsisten dan terukur. Salah satunya Laziiz Snacks, pelaku usaha mikro yang mengolah camilan tradisional berbasis resep keluarga sejak 1988 dan kini memperluas akses pasarnya hingga ke luar negeri. Keberadaan UMKM Sukaratu seperti Laziiz Snacks menjadi relevan di tengah […]

  • Seblak Sultan Anak

    Seblak Sultan Creamy Ini Jadi Favorit Anak Saat Libur

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Seblak Sultan Anak, seblak creamy, dan resep seblak rumahan menjadi salah satu kata kunci kuliner yang banyak dicari selama musim libur sekolah. Bukan tanpa alasan. Selain memiliki cita rasa gurih dan creamy, seblak versi “Sultan” juga menghadirkan pengalaman makan yang lebih menyenangkan bagi anak-anak karena dipenuhi aneka topping favorit mereka. Menjelang sore […]

  • hukum menunda punya anak dalam islam menurut dalil Al-Quran dan hadis

    Hukum Menunda Punya Anak, Boleh atau Dilarang?

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertanyaan tentang hukum menunda punya anak sering muncul di kalangan pasangan muslim, terutama pada masa sekarang ketika banyak keluarga mempertimbangkan faktor ekonomi, kesehatan, atau kesiapan mental sebelum memiliki keturunan. Dalam Islam, pembahasan hukum menunda keturunan, menunda kehamilan, atau menjarangkan anak tidak bisa dilepaskan dari tujuan pernikahan dan prinsip menjaga kemaslahatan keluarga. […]

expand_less