Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Tasikmalaya Tewaskan Satu Warga, Lima Rumah Terdampak

Kebakaran Tasikmalaya Tewaskan Satu Warga, Lima Rumah Terdampak

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana dini hari di Kampung Bojongneros, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak berubah menjadi kepanikan. Kebakaran Tasikmalaya yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu dengan cepat membesar hingga menghanguskan tiga rumah dan menyebabkan satu warga meninggal dunia. Peristiwa kebakaran rumah tersebut juga mengakibatkan dua bangunan lain mengalami kerusakan serta kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Kobaran api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap rumah milik Abdul Halim. Karena jarak antarrumah di kawasan tersebut sangat rapat, api kemudian menjalar dengan cepat ke bangunan lain sebelum warga mampu mengendalikannya.

Api Cepat Menyebar Akibat Permukiman Padat

Komandan Regu 2 Damkar Kabupaten Tasikmalaya, Aam Gunawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 04.30 WIB. Selanjutnya, petugas langsung bergerak menuju lokasi hanya tiga menit setelah laporan diterima.

“Petugas berangkat pukul 04.33 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.48 WIB,” ujarnya.

Menurut Aam, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang memicu munculnya percikan api di bagian atap rumah pertama. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Kondisi permukiman yang padat menjadi faktor utama cepatnya penyebaran api. Dalam waktu singkat, rumah milik Ruhimat dan Rojak ikut dilalap si jago merah hingga nyaris tidak menyisakan bagian bangunan yang dapat diselamatkan.

Selain tiga rumah yang ludes terbakar, rumah milik Uminar mengalami kerusakan sekitar 10 persen pada bagian atap. Sementara itu, rumah Ahmad mengalami kerusakan sekitar 20 persen pada bagian yang sama akibat sambaran kobaran api.

Perabot rumah tangga, dokumen penting, serta berbagai barang berharga milik para korban tidak sempat dievakuasi karena api berkembang sangat cepat.

Satu Warga Meninggal Saat Proses Evakuasi

Di tengah upaya penyelamatan, musibah tersebut juga menelan korban jiwa. Seorang warga bernama Nasir ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut keterangan Aam Gunawan, korban diduga mengalami kepanikan dan sesak napas saat kebakaran berlangsung. Selain itu, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung yang diduga memperburuk kondisinya ketika berusaha menyelamatkan diri.

Peristiwa tersebut menambah duka bagi warga sekitar. Kebakaran tidak hanya menghanguskan tempat tinggal dan harta benda, tetapi juga merenggut nyawa salah seorang warga kampung.

Empat Unit Damkar Berpacu dengan Waktu

Untuk mengendalikan kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tasikmalaya mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Sementara itu, satu unit tambahan datang dari Damkar Kota Tasikmalaya untuk memperkuat proses penanganan di lapangan.

Petugas tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan agar bara yang masih tersisa tidak kembali memicu kebakaran. Setelah itu, tim menyisir seluruh area terdampak guna memastikan tidak ada titik api yang masih aktif.

Seluruh rangkaian penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 08.30 WIB. Berkat kerja sama petugas dan warga, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.

Meski demikian, tiga rumah sudah telanjur hangus terbakar. Dua rumah lain juga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat panas yang sangat tinggi.

Kebakaran Tasikmalaya

Kebakaran yang menghanguskan tiga rumah di Kampung Bojongneros, Cisayong, Rabu (1/7/2026).

Jalan Sempit Jadi Kendala Pemadaman

Di balik cepatnya respons petugas, terdapat tantangan besar yang harus dihadapi selama proses pemadaman. Akses menuju lokasi kebakaran sangat terbatas karena berada di kawasan permukiman padat dengan jalan yang sempit.

Akibat kondisi tersebut, hanya satu mobil pemadam yang dapat mendekati titik api untuk melakukan penyemprotan air secara maksimal. Kendaraan lain harus berhenti di lokasi yang lebih jauh sehingga distribusi air dan pergerakan personel menjadi kurang optimal.

Kondisi itu membuat proses pengendalian api memerlukan waktu lebih lama. Meski begitu, petugas terus berupaya memaksimalkan setiap sumber daya yang tersedia agar kebakaran tidak meluas ke bangunan lain.

Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya akses jalan yang memadai di kawasan permukiman. Jalur yang cukup lebar dapat mempercepat mobilitas kendaraan darurat sehingga penanganan kebakaran menjadi lebih efektif.

Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Selain meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, kebakaran Tasikmalaya ini juga menimbulkan kerugian material dalam jumlah besar.

Perkiraan sementara menunjukkan nilai kerugian mencapai sekitar Rp500 juta. Angka tersebut mencakup bangunan yang terbakar, perabot rumah tangga, dokumen penting, serta berbagai barang berharga yang tidak sempat diselamatkan.

Bagi sebagian warga, rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan hasil kerja keras yang dikumpulkan selama bertahun-tahun. Karena itu, musibah ini menjadi pukulan berat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal sekaligus harta benda.

Kewaspadaan Listrik Perlu Terus Ditingkatkan

Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, penyebab pasti kebakaran tetap perlu dipastikan melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa instalasi listrik di rumah perlu diperiksa secara berkala. Penggunaan kabel yang sudah usang, sambungan yang tidak sesuai standar, maupun beban listrik berlebihan dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Selain itu, masyarakat juga perlu memastikan jalur evakuasi tetap terbuka dan mudah diakses. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mempercepat penyelamatan apabila keadaan darurat terjadi sewaktu-waktu.

Di sisi lain, keberadaan lingkungan yang memiliki akses memadai bagi kendaraan pemadam menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak kebakaran di kawasan permukiman padat.

Dalam hitungan menit, kobaran api mampu menghapus hasil jerih payah yang dibangun selama bertahun-tahun. Tragedi di Cisayong menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap instalasi listrik, kesiapan menghadapi keadaan darurat, dan akses yang memadai bagi petugas penyelamat bukan sekadar kebutuhan, melainkan ikhtiar bersama untuk melindungi nyawa dan masa depan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Ceuta

    Krisis Ceuta Memanas, Ribuan Migran Tinggalkan Wilayah Spanyol

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Krisis Ceuta kembali menjadi sorotan internasional setelah sekitar 69.500 migran dilaporkan kembali ke Maroko dalam kurun sekitar 30 jam pascagelombang penyeberangan massal menuju wilayah otonom Spanyol tersebut. Perkembangan terbaru dalam krisis migrasi Ceuta ini memperlihatkan bahwa persoalan di perbatasan Spanyol-Maroko tidak lagi sekadar menyangkut perpindahan manusia, tetapi juga berkaitan erat dengan […]

  • Daging Kurban

    Terungkap! Alasan Daging Kurban Terasa Berbeda dari Hari Biasa

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 272
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada satu hal yang sering dirasakan banyak orang setiap Idul Adha: daging kurban terasa berbeda. Padahal bumbunya kadang sederhana. Bahkan cara memasaknya juga tidak selalu istimewa. Ada yang hanya dibakar seadanya di halaman rumah. Ada juga yang dimasak cepat karena dapur sedang penuh. Namun tetap saja rasanya seperti punya suasana sendiri. Dalam […]

  • Call Center Polri 110

    Viral! Call Center Polri 110 Antar Perempuan Pulang dengan Aman

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA -– Call Center Polri 110 kembali menjadi perhatian publik setelah pengalaman seorang perempuan yang memanfaatkan layanan Polri 110 untuk meminta bantuan saat pulang kerja pada malam hari viral di media sosial. Kisah tersebut membuka wawasan banyak orang bahwa nomor darurat Polri tidak hanya melayani laporan tindak kriminal, tetapi juga dapat dihubungi ketika masyarakat […]

  • Event Indonesia 2026

    Kalender Event Indonesia 2026 Resmi Dipublikasikan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Event Indonesia 2026 diproyeksikan berlangsung lebih semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Melalui Kalender Event Indonesia 2026–2027 yang dipublikasikan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), masyarakat dapat melihat deretan agenda internasional yang direncanakan berlangsung di berbagai daerah, mulai dari ajang olahraga, festival budaya, konser musik, hingga pameran kreatif. Kalender tersebut menjadi panduan awal bagi […]

  • Ekonomi Jabar

    Ekonomi Jabar Tumbuh, Kenapa Warga Belum Sejahtera?

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Harga kebutuhan pokok masih menjadi beban bagi banyak keluarga. Sebagian pedagang kecil mengaku omzet belum stabil. Di sisi lain, banyak pekerja informal masih menghadapi penghasilan yang naik turun. Namun, di tengah kenyataan tersebut, Ekonomi Jabar justru mencatat pertumbuhan 5,73 persen pada triwulan II 2026 atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang […]

  • Anggota DPRD Banjar Ditangkap

    Buronan DPRD Banjar Ditangkap, Polisi Ungkap Modus Pinjam Uang

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus anggota DPRD Banjar ditangkap menjadi sorotan setelah Kepolisian Resor Banjar berhasil mengamankan seorang legislator yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi menduga tersangka melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus meminjam uang serta menjanjikan keuntungan 10 persen untuk pendanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nilai kerugian yang dilaporkan korban mencapai […]

expand_less