Muktamar NU ke-35 Tak Cuma Sidang, Ada 14 Event
- account_circle redaktur
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi gambar logo NU.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, bukan hanya menghadirkan forum musyawarah organisasi. Di luar agenda utama, sejumlah kegiatan pendukung turut disiapkan di berbagai pesantren dan lokasi bersejarah di Jombang.
Berdasarkan materi agenda yang mencantumkan sumber Radar Jombang, sedikitnya terdapat 14 event pendukung Muktamar NU ke-35 yang berlangsung mulai Kamis, 20 Agustus hingga Senin, 31 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan itu mencakup pameran lukisan dan fotografi, kajian manuskrip dan turots, bedah buku, seminar, hingga pagelaran wayang kulit.
Sementara itu, situs resmi Muktamar ke-35 NU menyebut forum tersebut berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Dengan demikian, daftar 14 kegiatan berikut perlu dipahami sebagai event pendukung atau rangkaian kegiatan yang menyertai momentum Muktamar, bukan keseluruhan agenda persidangan resmi organisasi.
Dari pameran lukisan hingga jejak sejarah NU
Rangkaian kegiatan dimulai sebelum pembukaan Muktamar. Salah satunya adalah Pameran Lukisan NU & Kaligrafi yang dijadwalkan berlangsung pada 20–31 Agustus di Ponpes Al Wahabiyyah 1 dan Al Lathifiyyah 2 Bahrul Ulum Tambakberas.
Kemudian, pada 22–31 Agustus, terdapat Pameran Foto KH Abd Wahab Chasbullah dan Perjalanan Muktamar NU di area Makam KH Abd Wahab Chasbullah, Tambakberas.
Selain itu, pada 22 Agustus pukul 15.00 WIB dijadwalkan Sowan & Istighotsah Akbar Pra Muktamar XXXV NU di Serambi Masjid Utama Ponpes Tebuireng Jombang.
Memasuki 26 Agustus, agenda budaya dan sejarah semakin beragam. Ada Ihya Turots Wali Songo, Pameran & Ngaji Manuskrip di Ponpes Al Aziziyah Denanyar.
Pada hari yang sama, juga dijadwalkan Pagelaran Wayang Kulit Ki Ardhi Poerboantono, S.Pd. (Lesbumi PBNU) di area UMKM Utara Makam Mbah Wahab dengan lakon Pandowo Kumpul.
Bedah buku, turots, dan kajian fikih ikut mewarnai
Berikutnya, Kamis, 27 Agustus, terdapat Bedah Buku Sejarah Masyayikh dan NU dalam Perang Sabil karya Erwien Kusuma. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asy’ari, Tebuireng Jombang.
Pada tanggal yang sama hingga 31 Agustus, Pameran & Klinik Turots dijadwalkan berlangsung di area Makam KH Abd Hamid Chasbullah Tambakberas.
Tidak berhenti di sana, Jumat–Sabtu, 28–29 Agustus, terdapat Daurah Tahqiq Kitab Muassis NU di Ponpes Hidayatul Quran Darul Ulum Peterongan Jombang.
Sementara itu, Sabtu, 28 Agustus pukul 08.30 WIB, agenda berlanjut dengan Bedah Kitab Al-Qawaid Al-Adabiyah Wal Fawaid Adz-Dzahabiyah di Auditorium Lantai 2 Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng.
Pada malam harinya, pukul 20.00–22.00 WIB, dijadwalkan Bedah Buku Fiqh Aqalliyat, yang membahas fikih bagi Muslim minoritas di negara non-Muslim. Lokasinya berada di Ma’had Aly Ponpes Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang.
Tiga agenda penutup digelar menjelang akhir Muktamar
Memasuki 29 Agustus, agenda pendukung berlanjut dengan Mubes Pegiat Turots di Ponpes Al Muhajirin 3 Bahrul Ulum Tambakberas.
Pada tanggal yang sama, Ijazah Sanad dijadwalkan berlangsung di Masjid Bahrul Ulum Induk Tambakberas Jombang.
Kemudian, Minggu, 30 Agustus pukul 09.30 WIB, ada Seminar Turots Internasional di Aula Lantai 2 MAN 3 Tambakberas Jombang.
Agenda terakhir dalam daftar tersebut adalah Bedah Buku Imaji NU Masa Depan, Konvergensi Kemitraan dan Kekritisan di Ponpes Annajiyah 1 Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.
Daftar 14 event pendukung Muktamar NU ke-35
- Pameran Lukisan NU & Kaligrafi — 20–31 Agustus.
- Pameran Foto KH Abd Wahab Chasbullah dan Perjalanan Muktamar NU — 22–31 Agustus.
- Sowan & Istighotsah Akbar Pra Muktamar XXXV NU — 22 Agustus.
- Ihya Turots Wali Songo, Pameran & Ngaji Manuskrip — 26–30 Agustus.
- Pagelaran Wayang Kulit — 26 Agustus.
- Bedah Buku Sejarah Masyayikh dan NU dalam Perang Sabil — 27 Agustus.
- Pameran & Klinik Turots — 27–31 Agustus.
- Daurah Tahqiq Kitab Muassis NU — 28–29 Agustus.
- Bedah Kitab Al-Qawaid Al-Adabiyah Wal Fawaid Adz-Dzahabiyah — 28 Agustus.
- Bedah Buku Fiqh Aqalliyat — 28 Agustus.
- Mubes Pegiat Turots — 29 Agustus.
- Ijazah Sanad — 29 Agustus.
- Seminar Turots Internasional — 30 Agustus.
- Bedah Buku Imaji NU Masa Depan — 30 Agustus.
Bukan sekadar rangkaian acara, tetapi ruang bertemunya tradisi dan gagasan
Menariknya, daftar tersebut memperlihatkan bahwa momentum Muktamar NU ke-35 di Jombang memiliki spektrum kegiatan yang cukup luas.
Ada kegiatan yang berorientasi pada seni dan budaya. Ada pula yang membawa pembaca dan peserta pada sejarah, manuskrip, turots, fikih, sanad, serta gagasan tentang masa depan NU.
Karena itu, melihat Muktamar hanya dari sisi pemilihan kepemimpinan atau persidangan organisasi akan membuat gambaran besarnya menjadi kurang lengkap.
Di sisi lain, pembaca juga perlu membedakan antara forum resmi Muktamar dengan event pendukung yang berlangsung di tengah momentum tersebut. Pembedaan ini penting agar informasi tidak menimbulkan kesan bahwa seluruh 14 kegiatan merupakan agenda persidangan resmi Muktamar.
Situs resmi Muktamar sendiri menjelaskan bahwa forum ke-35 tersebut merupakan forum musyawarah tertinggi NU untuk merumuskan arah perjuangan lima tahun ke depan, program, rekomendasi, serta keputusan strategis organisasi.
Muktamar mungkin berlangsung di satu forum, tetapi gaungnya tidak berhenti di ruang sidang. Di Jombang, tradisi, ilmu, seni, sejarah, dan gagasan ikut mengambil panggung. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar