Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Camilan Lokal UMKM Sukaratu Perluas Akses Pasar

Camilan Lokal UMKM Sukaratu Perluas Akses Pasar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – UMKM Sukaratu di Kabupaten Tasikmalaya terus mengembangkan produk camilan lokal dengan pendekatan yang konsisten dan terukur. Salah satunya Laziiz Snacks, pelaku usaha mikro yang mengolah camilan tradisional berbasis resep keluarga sejak 1988 dan kini memperluas akses pasarnya hingga ke luar negeri.

Keberadaan UMKM Sukaratu seperti Laziiz Snacks menjadi relevan di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk pangan yang aman, legal, dan memiliki identitas lokal. Usaha ini tidak hanya mempertahankan cita rasa, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen melalui standar produksi yang jelas.

Resep Warisan dan Kualitas Produksi

Laziiz Snacks memproduksi beberapa jenis camilan, antara lain peyek kacang dan rebon, saroja manis wijen, serta akar kelapa. Seluruh produk dibuat dari resep keluarga yang telah diwariskan selama lebih dari tiga dekade.

Baca juga: Nabi SAW Peringatkan Dampak Salah Kelola Amanah

Resep tersebut menjadi dasar rasa, sementara bahan baku dipilih dari kualitas premium untuk menjaga kerenyahan dan konsistensi. Proses produksi dilakukan secara sederhana namun terkontrol, menyesuaikan kebutuhan pasar tanpa menghilangkan karakter asli camilan tradisional.

Pendekatan ini membuat produk Laziiz Snacks mudah diterima oleh berbagai kalangan, baik sebagai camilan harian maupun sajian pendamping di berbagai kesempatan.

Legalitas dan Jangkauan Pasar

Dalam pengembangan usahanya, Laziiz Snacks menempatkan legalitas sebagai fondasi. Produk telah terdaftar Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) dan mengantongi sertifikasi halal.

Pembuatan adonan akar kelapa wijen manis secara manual di Dapur Laziiz.

Kepatuhan terhadap standar ini memberi rasa aman bagi konsumen dan membuka peluang distribusi yang lebih luas. Produk Laziiz Snacks kini dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia, serta menjangkau pasar Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia.

Distribusi dilakukan melalui beragam kanal, mulai dari transaksi langsung, marketplace, hingga pengadaan resmi melalui sistem INAPROC untuk kebutuhan pemerintah dan korporasi. Skema ini menunjukkan kesiapan UMKM Sukaratu beradaptasi dengan ekosistem perdagangan modern.

Peluang Partisipasi Warga

Selain memasarkan produk, Laziiz Snacks juga membuka ruang partisipasi masyarakat. Program reseller dan dropship disiapkan bagi warga yang ingin menambah penghasilan tanpa tuntutan modal besar.

Skema ini memberi kesempatan bagi individu maupun pelaku usaha kecil untuk terlibat dalam rantai distribusi produk lokal yang sudah teruji kualitas dan legalitasnya. Dengan demikian, manfaat ekonomi tidak berhenti di satu titik produksi, tetapi menyebar ke lebih banyak pihak.

Baca juga: Takdir Allah Menentukan Ikhtiar, Ulama Ingatkan Batas Kehendak

Bagi sebagian warga, keterlibatan ini menjadi langkah awal mengenal dunia usaha berbasis produk pangan yang tertata dan berkelanjutan.

UMKM Sukaratu dan Ekonomi Berbasis Kolaborasi

Keberadaan UMKM Sukaratu seperti Laziiz Snacks menunjukkan model usaha yang tidak hanya berorientasi penjualan, tetapi juga kolaborasi. Produk lokal diposisikan sebagai penggerak ekonomi warga, sekaligus sarana menjaga keberlanjutan usaha keluarga.

Dalam konteks ekonomi daerah, pola ini memperkuat ekosistem UMKM. Masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga bagian dari proses distribusi dan pertumbuhan usaha.

UMKM Sukaratu melalui Laziiz Snacks menghadirkan camilan lokal yang legal, konsisten, dan terbuka untuk diakses maupun dikembangkan bersama, sejalan dengan semangat ekonomi warga yang berkelanjutan. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan peserta mengikuti Uji Pengetahuan sertifikasi guru Kemenag dalam program PPG tahap akhir

    98 Ribu Guru Ikuti Sertifikasi Kemenag

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Program sertifikasi guru Kemenag memasuki tahap krusial. Sebanyak 98.036 guru binaan Kementerian Agama mengikuti Uji Pengetahuan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai bagian akhir proses sertifikasi pendidik. Langkah ini sekaligus menandai percepatan transformasi pendidikan agama nasional melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik. Sertifikasi guru Kemenag, atau program sertifikasi pendidik di bawah Kementerian […]

  • Botol jamu modern berisi kunyit asam dan jahe lemon dalam kemasan estetik dengan latar minimalis kekinian.

    Jamu Modern: Herbal Tradisional yang Bertransformasi

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Jamu modern kini hadir sebagai wajah baru dari minuman herbal tradisional. Jika dulu jamu identik dengan rasa pahit dan botol sederhana, sekarang jamu modern—atau minuman herbal kekinian—tampil estetik, segar, dan digemari generasi muda. Transformasi ini bukan sekadar perubahan kemasan; ia mencerminkan pergeseran gaya hidup sehat yang semakin populer. Saat tren wellness global […]

  • Jadwal Haji 2026

    Jadwal Haji 2026 Resmi, Wukuf Arafah Jadi Puncak Ibadah

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Haji 2026 resmi menjadi perhatian jutaan calon jemaah di Indonesia. Pemerintah telah merilis rangkaian lengkap perjalanan ibadah haji 1447 H/2026 M, mulai dari keberangkatan di Tanah Air, puncak ibadah di Arafah, hingga kepulangan kembali ke Indonesia. Jadwal Haji 2026 atau rangkaian ibadah haji 1447 H ini bukan sekadar agenda tahunan. […]

  • eks dokter RSHS Bandung

    Eks Dokter RSHS Bandung Divonis 11 Tahun Penjara atas Kasus Kekerasan Seksual

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Eks dokter RSHS Bandung divonis 11 tahun penjara atas kasus kekerasan seksual terhadap tiga korban. albadarpost.com, LENSA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara kepada eks dokter RSHS Bandung, Priguna Anugerah Pratama, setelah terbukti bersalah melakukan kekerasan seksual terhadap tiga perempuan di lingkungan rumah sakit. Vonis ini disertai denda dan kewajiban […]

  • anak tidak sekolah

    Data Sudah Ada, Aksi Ditunggu! Wabup Tasikmalaya Soroti Anak Putus Sekolah

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Anak tidak sekolah kini menjadi isu panas di Tasikmalaya. Fenomena anak putus sekolah dan ATS (anak tidak sekolah) bahkan mulai dianggap sebagai alarm serius yang tak bisa lagi diabaikan. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, langsung angkat suara. Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh berhenti di atas kertas. Sebaliknya, seluruh pihak […]

  • hak melapor korupsi

    Melapor Korupsi, Kerap Terasa Berisiko?

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Mekanisme pelaporan korupsi dijamin undang-undang. Namun, sejauh mana negara memberi rasa aman bagi warga yang melapor? Perspektif Albadarpost mengulasnya. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Di banyak obrolan warung kopi, korupsi sering dibicarakan sebagai sesuatu yang “semua orang tahu” tetapi jarang disentuh. Bukan karena warga tak peduli, melainkan karena ada jarak antara pengetahuan dan keberanian. Di titik inilah […]

expand_less