Persigar Garut Tembus 16 Besar Liga 4
- account_circle redaktur
- calendar_month 42 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tim Persigar Garut, Selasa (16/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persigar Garut kembali menjadi perbincangan di kalangan pecinta sepak bola nasional. Tim berjuluk Laskar Domba itu memastikan tiket ke babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persepam Pamekasan. Hasil seri tersebut sekaligus memperpanjang mimpi wakil Kabupaten Garut untuk terus melangkah lebih jauh di kompetisi nasional.
Di atas kertas, menghadapi juara Jawa Timur tentu bukan perkara mudah. Namun justru dari laga yang penuh tekanan itulah Persigar menunjukkan bahwa semangat dan kekompakan dapat menjadi modal berharga dalam sebuah perjalanan panjang.
Menahan Juara Jawa Timur, Modal Besar Menuju 16 Besar
Pertandingan babak 32 besar nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 berlangsung di Stadion Cakrawala Universitas Negeri Malang, Selasa (16/6/2026).
Sepanjang laga, Persigar Garut harus menghadapi Persepam Pamekasan yang datang dengan status juara Jawa Timur. Meski demikian, para pemain tampil disiplin dan mampu menjaga keseimbangan permainan hingga peluit panjang berbunyi.
Skor 0-0 memang tidak menghasilkan kemenangan. Namun bagi Persigar, hasil tersebut terasa layaknya sebuah kemenangan karena cukup untuk mengamankan tiket menuju babak 16 besar.
Di tribun stadion, kegembiraan para pendukung bercampur rasa bangga. Para pemain saling berpelukan. Sebagian terlihat mengangkat tangan ke langit, sementara yang lain langsung menghampiri para ofisial untuk merayakan keberhasilan tersebut.
Dukungan Bupati Garut Menambah Semangat Laskar Domba
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadir langsung menyaksikan perjuangan anak-anak Garut di Kota Malang.
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pemain dan jajaran Persigar yang telah memperlihatkan daya juang luar biasa.
“Saya mengapresiasi kepada Tim Persigar yang telah berjuang dengan sangat gigih. Meskipun hasilnya seri, tapi ini sudah cukup baik dan membuktikan bahwa kita mampu lolos ke putaran ke-16 besar. Terus semangat, karena perjuangan belum selesai,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Selain itu, Bupati Garut juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Umum Persigar, Rudy Gunawan, yang dinilainya telah memberikan pengorbanan besar bagi kemajuan sepak bola Garut.
Menurut dia, dukungan seluruh elemen menjadi bagian penting dalam perjalanan Persigar hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
Persigar Belum Puas, Bidik Tiket Delapan Besar
Ketua Umum Persigar, Rudy Gunawan, menilai hasil imbang melawan Persepam Pamekasan menjadi modal penting menghadapi pertandingan berikutnya.
Menurutnya, lawan yang dihadapi merupakan salah satu tim terkuat di kompetisi tersebut.
“Insya Allah di 16 besar kita menuju delapan besar. Hari ini kita melawan tim yang paling tangguh, yaitu juara Jawa Timur, dan kita mampu menahan imbang mereka,” tegas Rudy.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Garut, KONI, Dispora, serta berbagai pihak yang terus memberikan motivasi kepada tim.
Karena itu, kebersamaan menjadi energi yang membuat Persigar semakin percaya diri menghadapi babak berikutnya.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadir langsung menyaksikan perjuangan Persigar Garut di Kota Malang, Selasa (16/6/2026).
Waktu Persiapan Singkat, Tim Fokus Recovery
Di balik euforia kelolosan, tim pelatih Persigar tidak ingin terlena.
Pelatih Persigar, Asep Angga, langsung mengalihkan fokus pada pemulihan kondisi fisik pemain dan pembenahan taktik.
Menurutnya, jadwal menuju babak 16 besar sangat padat. Persigar hanya memiliki waktu sekitar tiga hari sebelum kembali bertanding.
“Kami akan fokus recovery dan tactical. Informasi terakhir, putaran 16 besar akan berlangsung di Solo pada Sabtu atau Minggu nanti. Kami berharap dukungan seluruh stakeholder terus mengalir agar Persigar bisa berjuang maksimal dan mengharumkan nama Kabupaten Garut,” katanya.
Waktu yang sempit tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun di sisi lain, semangat para pemain yang tengah berada dalam tren positif menjadi modal berharga untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Lebih dari Sekadar Sepak Bola
Keberhasilan Persigar Garut menembus babak 16 besar bukan hanya tentang hasil pertandingan.
Lebih dari itu, pencapaian tersebut menghadirkan kebanggaan bagi masyarakat Garut yang selama ini terus memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya.
Di tengah banyaknya cerita tentang sepak bola profesional yang dipenuhi tekanan dan kritik, Persigar justru memperlihatkan wajah lain dari olahraga. Ada kerja keras, ada kebersamaan, dan ada semangat untuk terus melangkah tanpa menyerah.
Perjalanan menuju delapan besar memang masih panjang.
Namun satu hal sudah dibuktikan Persigar Garut.
Bahwa mimpi besar tidak selalu dimulai dari tim yang paling diunggulkan, melainkan dari mereka yang memilih untuk terus bertarung sampai peluit akhir berbunyi.
Skor memang berhenti di angka nol, tetapi semangat Persigar Garut terus bergerak maju. Sebab dalam sepak bola, tidak semua kemenangan lahir dari gol, sebagian lahir dari keberanian untuk terus bertahan dan melangkah. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar