Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pasutri Diduga Rampas HP Pelajar, Motifnya Terungkap

Pasutri Diduga Rampas HP Pelajar, Motifnya Terungkap

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seorang pelajar di Kota Bandung kehilangan telepon genggam setelah menjadi korban dugaan perampasan handphone di Jalan Sindangsari, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan. Tidak lama setelah laporan diterima, polisi berhasil menangkap dua orang yang merupakan pasangan suami istri. Dalam pemeriksaan awal, keduanya mengaku melakukan aksi tersebut karena alasan ekonomi dan tidak memiliki pekerjaan.

Kasus rampas HP pelajar ini menjadi perhatian karena melibatkan pasangan suami istri yang diduga beraksi menggunakan sepeda motor. Selain mengamankan kedua tersangka, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Polisi Ungkap Kasus Setelah Menerima Laporan Korban

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Dedi Supriyadi melalui Kasat Reskrim AKBP Anton, didampingi Kapolsek Panyileukan AKP Bambang serta Kasi Humas Polrestabes Bandung AKP Nurindah Murdiani, menyampaikan pengungkapan kasus tersebut dalam konferensi pers.

Menurut keterangan kepolisian, penyidik langsung melakukan serangkaian penyelidikan setelah menerima laporan dari korban.

Petugas mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri jejak pelaku, dan menganalisis sejumlah informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian.

Hasil penyelidikan kemudian mengarah kepada dua orang berinisial AS (31) dan PS (26) yang merupakan pasangan suami istri.

Keduanya kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Tersangka Mengaku Terdesak Kondisi Ekonomi

Dalam pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku nekat melakukan dugaan tindak pidana tersebut karena tidak memiliki pekerjaan.

Keterangan itu disampaikan kepada penyidik sebagai salah satu alasan yang melatarbelakangi tindakan mereka.

Meski demikian, kepolisian masih terus mendalami seluruh keterangan yang diberikan, termasuk kemungkinan adanya fakta lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Pengakuan tersangka menjadi bagian dari proses penyidikan dan bukan merupakan dasar untuk menghapus pertanggungjawaban hukum.

Kasus ini sekaligus mengingatkan bahwa tekanan ekonomi tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan perbuatan yang merugikan orang lain.

Polisi Sita Handphone, Jaket, dan Sepeda Motor

Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang yang diduga digunakan maupun berkaitan dengan perkara tersebut.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit handphone Infinix Hot 11 Play beserta dusnya, satu buah jaket berwarna oranye, serta satu unit sepeda motor Yamaha Vega R tanpa pelat nomor.

Menurut kepolisian, kendaraan tersebut diduga digunakan saat menjalankan aksi.

Sementara itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp1,3 juta akibat kehilangan telepon genggam miliknya.

Seluruh barang bukti kini berada dalam penguasaan penyidik untuk kepentingan proses hukum.

Proses Hukum Masih Berjalan

Polrestabes Bandung menyatakan kedua tersangka dijerat dengan pasal mengenai dugaan pencurian dengan kekerasan sebagaimana tercantum dalam ketentuan yang disampaikan penyidik.

Namun demikian, perkara tersebut masih berada dalam tahap proses hukum sehingga seluruh fakta akan diuji lebih lanjut melalui mekanisme peradilan.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menjadi korban ataupun mengetahui adanya tindak kriminal serupa.

Respons cepat dari masyarakat dinilai dapat membantu aparat mempercepat proses pengungkapan kasus.

Kewaspadaan Menjadi Benteng Pertama

Perkara ini menjadi pengingat bahwa kejahatan jalanan dapat menyasar siapa saja, termasuk pelajar.

Karena itu, masyarakat diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika membawa barang berharga di ruang publik.

Di sisi lain, aparat kepolisian terus mengajak masyarakat memperkuat kerja sama melalui pelaporan cepat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus menjaga keamanan lingkungan.

Kesulitan ekonomi memang bisa menjadi ujian hidup. Namun, ketika pilihan berubah menjadi dugaan tindak kriminal, hukum akan mengambil perannya. Di balik setiap pengungkapan kasus, ada satu pelajaran yang selalu sama: kewaspadaan masyarakat dan penegakan hukum harus berjalan berdampingan agar ruang publik tetap aman bagi semua. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • mafia dapur MBG Ciamis

    Warga Ciamis Rugi Rp135 Juta, Modus Jual Beli Dapur MBG Terbongkar

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 228
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus mafia dapur MBG Ciamis mulai menyita perhatian publik setelah seorang warga mengaku kehilangan uang hingga Rp135 juta. Korban mengaku tergiur janji mendapatkan titik koordinat dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun hingga kini, lokasi dapur yang dijanjikan tidak pernah muncul dalam sistem resmi. Dugaan sindikat penipuan dapur MBG pun mulai […]

  • Peserta PBBAB Pingsan

    Lomba PBBAB Memanas, Peserta SMP Berjatuhan Usai Tampil di Dalam GOR

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ajang Pawai Baris Berbaris Anak Bangsa atau PBBAB Tasikmalaya yang baru pertama kali masuk rangkaian Kejurcab mendadak menjadi sorotan. Bukan hanya karena antusiasme peserta, tetapi juga karena insiden tiga peserta SMP yang pingsan seusai tampil di dalam GOR Susi Susanti, Sabtu (16/5/2026). Peristiwa peserta PBBAB pingsan langsung memancing perhatian orang tua […]

  • Pariwisata dan Kreativitas

    Pariwisata dan Kreativitas Jadi Ruh Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Pariwisata dan kreativitas jadi pusat perhatian di Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24 bersama Disporabudpar. albadarpost.com, WARTA MITRA. Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24 tahun ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, khususnya Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar). Dengan mengusung semangat “Tasik Kreatif, Tasik Berdaya”, perayaan tahun ini bukan hanya seremonial belaka, melainkan juga […]

  • Naturalisasi Timnas Indonesia

    DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Naturalisasi Timnas Indonesia kembali mencatat perkembangan penting. DPR RI resmi menyetujui permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia (WNI) bagi Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker dalam Rapat Paripurna. Persetujuan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses naturalisasi dan membuka peluang bagi kedua pemain keturunan Indonesia itu untuk memperkuat Timnas […]

  • Pasukan NOPO Iran unit elite bersenjata lengkap yang bertugas menjaga pemimpin negara dalam operasi keamanan khusus.

    Siapa Pasukan NOPO Iran? Pengawal Elite yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Dunia militer modern sering menyembunyikan unit-unit khusus yang jarang diketahui publik. Salah satunya adalah pasukan NOPO Iran, unit elite yang dikenal sebagai pasukan siluman Iran dan bertugas menjaga keselamatan pemimpin negara. Keberadaan pasukan NOPO Iran menjadi sorotan karena mereka menjalankan operasi keamanan berisiko tinggi, mulai dari pengawalan tokoh penting hingga misi […]

  • Baksos Polres Tasikmalaya

    8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Mangunreja

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Baksos Polres Tasikmalaya menjadi salah satu potret kepedulian yang mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Aksi sosial yang digelar di Kampung Pasirbenying, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (17/6/2026), itu tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga membawa pesan bahwa kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sejak pagi, suasana di Kampung Pasirbenying […]

expand_less