Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Mengabaikan Adzan Artinya Menolak Keberkahan

Mengabaikan Adzan Artinya Menolak Keberkahan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Adzan berkumandang setiap hari, lima kali tanpa jeda. Namun di banyak ruang publik, panggilan itu sering berlalu tanpa respons. Ulama menilai, kebiasaan mengabaikan adzan bukan hanya persoalan teknis ibadah, tetapi gejala melemahnya disiplin spiritual umat yang berdampak langsung pada keberkahan hidup.

Fenomena ini semakin terasa di tengah ritme kehidupan modern. Aktivitas kerja, gawai, dan mobilitas tinggi kerap berjalan tanpa jeda, bahkan saat adzan terdengar jelas. Situasi ini memunculkan keprihatinan di kalangan ulama dan pemerhati keumatan.


Adzan sebagai Ukuran Disiplin Ibadah

Dalam ajaran Islam, adzan bukan sekadar penanda waktu. Ia adalah panggilan langsung dari Allah SWT agar umat menghentikan sejenak urusan dunia dan menegakkan shalat. Al-Qur’an menegaskan, “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman” (QS. An-Nisa: 103).

Baca juga: Ulama Ingatkan Bahaya Menunda Amal Baik dan Dampaknya

Ulama menilai, ketika adzan diabaikan secara berulang, umat sedang membangun jarak dengan disiplin ibadah. Bukan karena ketidaktahuan, tetapi karena kebiasaan menunda. Penundaan inilah yang perlahan membentuk kelalaian.

Di banyak tempat, adzan tetap terdengar lantang, tetapi aktivitas tidak berhenti. Percakapan berlanjut, pekerjaan diteruskan, dan perhatian tetap tertuju pada layar. Bagi ulama, kondisi ini menunjukkan krisis adab terhadap panggilan ibadah.


Dampak Mengabaikan Adzan terhadap Keberkahan

Ulama menegaskan bahwa keberkahan hidup tidak selalu diukur dari kelimpahan materi. Keberkahan hadir dalam bentuk ketenangan, kemudahan urusan, dan kejernihan hati. Mengabaikan adzan dinilai berpotensi menggerus semua itu.

Rasulullah SAW bersabda, “Antara adzan dan iqamah terdapat doa yang tidak tertolak” (HR. Abu Dawud). Hadis ini menempatkan waktu setelah adzan sebagai momen strategis untuk berdoa dan bermunajat.

Ketika adzan tidak dihiraukan, umat bukan hanya kehilangan shalat tepat waktu, tetapi juga melewatkan waktu mustajab yang jarang disadari. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini membentuk kehidupan yang minim jeda spiritual.

Hadis lain menyebutkan, “Imam adalah penjamin dan muadzin adalah orang yang dipercaya” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Ulama menafsirkan, menghormati muadzin berarti menghormati amanah ibadah yang Allah tetapkan bagi umat.


Langkah Kecil Memulihkan Kesadaran

Ulama mengingatkan bahwa pintu ampunan Allah selalu terbuka. Kesadaran bahwa mengabaikan adzan adalah kekeliruan menjadi langkah awal pemulihan disiplin ibadah.

Baca juga: Rendang Terakhir di Kampong Glam Singapura

Perbaikan tidak harus dimulai dari langkah besar. Menjawab adzan, menghentikan aktivitas sejenak, lalu berdoa sebelum iqamah dinilai sebagai bentuk latihan adab yang sederhana namun konsisten.

Lingkungan juga berperan penting. Keluarga, tempat kerja, dan komunitas yang menghormati waktu shalat akan membantu individu menjaga ritme ibadah. Jika shalat pernah terlewat, qadha dianjurkan sebagai bentuk tanggung jawab spiritual.

Ulama menegaskan, menjaga adab terhadap adzan adalah pintu awal merawat disiplin ibadah. Dari situlah keberkahan hidup umat kembali dibangun, pelan namun pasti.

Mengabaikan adzan dinilai ulama melemahkan integritas diri dan keberkahan hidup. Menjawab adzan menjadi langkah awal perbaikan iman. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis KontraS disiram air keras memicu kekhawatiran publik. Teror terhadap aktivis HAM dinilai menjadi ancaman serius bagi demokrasi.

    Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Demokrasi Terancam?

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hari itu seharusnya berjalan biasa. Namun dalam hitungan detik, semuanya berubah. Aktivis KontraS disiram air keras oleh orang tak dikenal setelah menjalankan aktivitas advokasi. Serangan mendadak ini langsung memicu kegemparan publik sekaligus memunculkan kekhawatiran besar: apakah teror terhadap aktivis HAM semakin nyata di Indonesia? Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi […]

  • Anak angkat Polres

    Polres Pangandaran Angkat Anak Yatim Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran mengambil langkah konkret dengan mengangkat seorang anak yatim berprestasi sebagai anak angkat institusi. Keputusan ini tidak hanya menjawab persoalan sosial, tetapi juga memberi jaminan pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Anak tersebut adalah Siti Aulia Marlina (16), siswi SMK Pasundan Cijulang yang kini resmi menjadi anak […]

  • malaikat dalam islam

    Rahasia 10 Malaikat dalam Islam, Nomor 8 Sering Diabaikan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Setiap detik dalam hidup ini tidak pernah benar-benar kosong. Malaikat dalam Islam, tugas malaikat, dan nama malaikat bekerja tanpa henti, mencatat, mengatur, dan menjalankan perintah Allah dengan sempurna. Banyak orang mengenal 10 malaikat dalam Islam, tetapi sedikit yang benar-benar menyadari betapa dekatnya peran mereka dengan kehidupan sehari-hari. Pernahkah kita membayangkan, bahkan saat […]

  • Ilustrasi kekerasan penagihan utang, penagih utang keroyok ibu hamil di Takalar hingga korban mengalami keguguran.

    Tragis! Ibu Hamil Dikeroyok Saat Ditagih Utang

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Praktik penagihan utang kembali menuai kecaman publik setelah aksi pengeroyokan menimpa seorang ibu hamil di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Kekerasan yang terjadi saat proses penagihan itu tidak hanya meninggalkan trauma, tetapi juga berujung pada keguguran yang dialami korban. Peristiwa tragis tersebut langsung menyita perhatian warga. Selain karena melibatkan penagih utang, korban diketahui […]

  • pemalsuan produk

    Polres Tasikmalaya Bongkar Pemalsuan Produk Pangan di Dua Gudang

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya mengungkap pemalsuan produk tepung dan penyedap yang merugikan konsumen. albadarpost.com, LENSA – Polres Tasikmalaya Kota mengungkap praktik pemalsuan produk yang menempatkan konsumen pada risiko dan merusak pasar. Kepolisian menangkap seorang warga Kota Tasikmalaya yang diduga mengemas ulang tepung terigu dan penyedap rasa murah ke dalam kemasan premium. Kasus ini penting karena menyangkut keamanan […]

  • “Ibu ditandu warga melewati jalan rusak di Sukabumi demi menyelamatkan bayinya yang kritis menuju fasilitas kesehatan”

    Kisah Heroik Tapi Tragis: Ibu Ditandu Demi Selamatkan Bayinya

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tangis pecah di sebuah pelosok Sukabumi, tepatnya di di Dusun Cidahu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah. Bukan sekadar tangis kehilangan, melainkan jerit pilu dari sebuah perjuangan panjang yang berakhir duka. Inilah kisah heroik tapi tragis seorang ibu yang rela ditandu ratusan meter demi menyelamatkan bayinya yang kritis. Peristiwa memilukan itu bermula saat […]

expand_less