Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Tasikmalaya Menekan Percepatan Program dan Pelayanan Publik

Bupati Tasikmalaya Menekan Percepatan Program dan Pelayanan Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost: Bupati Tasikmalaya menuntut percepatan program daerah agar manfaat APBD segera dirasakan warga.


Percepatan Program Menjadi Prioritas: Waktu Menuju Akhir Tahun Menyempit

albadarpost.com, EDITORIAL – Menjelang tutup tahun anggaran, Bupati Tasikmalaya menginstruksikan percepatan program OPD. Teguran disampaikan saat Apel Senin Pagi di Sekretariat Daerah, Singaparna, 24 November 2025. Di hadapan jajaran perangkat daerah, ia menegaskan satu pesan utama: percepatan program bukan pilihan, tetapi kewajiban moral terhadap publik.

Instruksi ini muncul karena beberapa program prioritas belum selesai—terutama pelayanan publik, pembangunan fisik, dan pemberdayaan masyarakat. Dampaknya jelas: penundaan eksekusi APBD berarti penundaan manfaat bagi warga, sementara waktu yang tersisa semakin tipis. Pemerintah daerah harus memastikan anggaran publik tidak berakhir sebagai angka di dokumen, tetapi sebagai layanan nyata di lapangan.


Tekanan Pekerjaan OPD dan Respons Pemerintah Daerah

Seruan percepatan program memang bukan hal baru. Namun di penghujung 2025, tekanan waktu berbeda. APBD Perubahan telah disahkan, target telah ditetapkan, dan setiap keterlambatan berpotensi menimbulkan defisit kepercayaan publik.
Bupati mengingatkan bahwa percepatan tidak boleh mengorbankan akuntabilitas. Program harus berjalan lebih cepat, tetapi tetap terukur dan transparan. Ia menolak alasan “kelalaian teknis” atau koordinasi yang tidak berjalan.

Bupati juga menyinggung masalah klasik birokrasi: administrasi yang lambat dan ego sektoral antar-OPD. Koordinasi buruk selalu membunuh target lebih cepat daripada krisis anggaran. Karena itu, aparatur diminta proaktif. Bila menemui titik buntu, cari solusi lebih dulu, bukan menunggu disposisi pejabat di atasnya.

Baca juga: Pemkot Cimahi Tunggu Kebijakan Pusat Soal Kenaikan UMK 2026

Pesan moral juga mengemuka. Pelayanan yang lambat berbanding lurus dengan hilangnya kepercayaan publik. Pemerintahan yang dipilih masyarakat wajib membuktikan diri lewat kerja, bukan sekadar laporan.


Percepatan Program Sebagai Cermin Tata Kelola Publik

Instruksi percepatan program bukan sekadar operasi teknis. Ia menyentuh inti tata kelola: fungsi pemerintah daerah sebagai eksekutor dari amanah anggaran.

Pertama, percepatan program menunjukkan apakah pemerintah daerah siap menjalankan mandat APBD secara efektif. Tanpa koordinasi antarsektor, OPD hanya memindahkan tugas dari meja ke meja tanpa menghasilkan output nyata.

Kedua, percepatan memegang fungsi jaring pengaman sosial. Pelayanan publik, pembangunan fisik, dan pemberdayaan masyarakat adalah sektor yang bersentuhan langsung dengan warga. Ketika pengerjaan jalan tertunda, mobilitas warga terganggu. Saat program pemberdayaan macet, kelompok ekonomi kecil kehilangan insentif.

Ketiga, percepatan merupakan ujian moral bagi birokrasi. OPD sering berlindung di balik alasan “administrasi belum turun”. Padahal inti pemerintahan adalah eksekusi dan keberanian mengambil keputusan berdasarkan data. Program publik yang mandek bukan sekadar angka, tetapi kegagalan menjaga hak warga.

Albadarpost memandang percepatan program bukan sebagai jargon, melainkan indikator kedisiplinan institusi. Bupati Tasikmalaya memahami risiko reputasionalnya, karena publik menilai keberhasilan pemerintahan dari output, bukan retorika.


Pelajaran dari Masa Lalu dan Perbandingan

Program daerah di Indonesia kerap terjebak pola yang sama: percepatan di ujung tahun, penundaan tender, koordinasi yang terfragmentasi, dan penyerapan anggaran rendah. Ini membentuk siklus yang mengorbankan kualitas pembangunan.

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Mengangkat 1.855 PPPK dan Menata Arah Pelayanan Publik

Di berbagai kota Asia Timur, percepatan program bukan dilakukan di November, tetapi sejak triwulan kedua. Pemerintah daerah menerapkan dashboard progres, SLA (service level agreement), dan audit berkala. Agenda percepatan bukan respons krisis, tetapi mekanisme standar.

Kabupaten Tasikmalaya bisa belajar dari model tersebut. Percepatan tidak boleh terikat momentum akhir tahun, tetapi menjadi budaya kinerja. Target bukan mengejar laporan, tetapi menyampaikan hasil pada warga. Di banyak daerah, capaian dipertanggungjawabkan melalui kontrak kinerja yang terukur sejak awal tahun—bukan melalui pidato yang muncul ketika waktu hampir habis.

Albadarpost berpihak pada rakyat dan pelayanan publik yang efektif. Seruan Bupati Tasikmalaya adalah langkah penting, tetapi harus diikuti peta jalan yang jelas:

  1. Dashboard transparan untuk memantau progres OPD dan membuka status program kepada publik.
  2. Insentif kinerja untuk unit yang menyelesaikan target tepat waktu.
  3. Sanksi administratif bagi OPD yang menunda program tanpa alasan sah.
  4. Forum koordinasi mingguan lintas sektor demi menghilangkan bottleneck teknis.

APBD bukan dana lembaga, tapi amanah masyarakat. Pemerintah daerah harus memastikan setiap rupiah berubah menjadi pelayanan, bukan laporan yang rapi di akhir tahun.

Bupati Tasikmalaya telah mengirim pesan sederhana kepada semua perangkat daerah: bekerja lah dengan ritme publik, bukan ritme birokrasi. Waktu boleh sempit, tapi tanggung jawab terhadap warga tidak boleh pendek. (Ds)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kisah Nabi Yunus

    Rahasia Tiga Kegelapan Nabi Yunus yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Yunus sering dikenal karena peristiwa Nabi Yunus ditelan ikan besar. Namun di balik cerita populer itu, terdapat sisi mendalam yang jarang dibahas, yaitu perjalanan spiritual Nabi Yunus di tiga kegelapan. Dalam kisah Nabi Yunus dalam perut ikan, Al-Qur’an menggambarkan sebuah momen refleksi yang mengubah keadaan seorang nabi dari kesulitan menuju […]

  • Ilustrasi simbolik tentang kewajiban nahi munkar, menggambarkan keberanian menegur kemungkaran sesuai hadis Nabi.

    Nahi Munkar: Iman atau Sekadar Status?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Nahi Munkar bukan sekadar istilah khutbah Jumat. Nahi munkar, atau kewajiban mencegah kemungkaran, adalah perintah langsung dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang tegas, sistematis, dan tidak memberi ruang untuk pura-pura lupa. Namun, di zaman serba viral ini, kita lebih sibuk mengutuk daripada bertindak. Rasulullah bersabda: “مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، […]

  • Laziiz Tasikmalaya

    Laziiz Tasikmalaya Dorong Camilan Desa Naik Kelas

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Laziiz Tasikmalaya mengembangkan camilan desa berstandar halal dan PIRT dengan dampak ekonomi lokal. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah persaingan industri makanan ringan yang semakin padat, konsumen kini tidak hanya mencari rasa. Mereka menuntut keamanan pangan, konsistensi mutu, dan dampak sosial yang nyata. Di Tasikmalaya, Laziiz Tasikmalaya hadir menjawab kebutuhan itu melalui camilan berbasis desa […]

  • Seorang Muslim membaca Al-Quran di dalam masjid saat malam Ramadhan sebagai refleksi hikmah Nuzulul Quran.

    Hikmah Nuzulul Quran: Pesan “Iqra” yang Mengubah Cara Manusia Melihat Hidup

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com. LIFESTYLE – Hikmah Nuzulul Quran menjadi pelajaran penting bagi umat Islam karena peristiwa turunnya Al-Quran atau Nuzulul Quran menandai awal turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Momen turunnya wahyu ini tidak hanya menjadi sejarah Islam, tetapi juga menjadi titik awal perubahan cara manusia memahami kehidupan. Selain itu, peristiwa tersebut membawa pesan kuat bahwa […]

  • rokok ilegal

    Bea Cukai Jabar Tindak Rokok Ilegal, 88 Juta Batang Disita

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Bea Cukai Jawa Barat menyita 88 juta batang rokok ilegal hingga November 2025, mayoritas dari jalur darat perlintasan. albadarpost.com, LENSA – Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat, Setiawan, menyatakan wilayahnya menjadi titik perlintasan paling strategis dalam distribusi rokok ilegal. Hingga November 2025, total 88 juta batang rokok tanpa cukai disita dan dimusnahkan […]

  • Clash of Legends Jakarta

    Clash of Legends Jakarta di Momentum 500 Tahun Ibu Kota

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Clash of Legends Jakarta jadi bagian HUT ke-500 Jakarta, hadirkan pengalaman sepak bola dunia dan citra kota global. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jakarta terus memperkuat posisinya sebagai kota global. Momentum perayaan 500 tahun Jakarta dimanfaatkan untuk menghadirkan ajang olahraga berkelas dunia melalui Clash of Legends Jakarta, pertandingan antara Real Madrid Legends dan Barcelona Legends yang […]

expand_less