Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mahasiswa Garut Tewas dalam Kecelakaan Bus di Banjar

Mahasiswa Garut Tewas dalam Kecelakaan Bus di Banjar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu kembali menyita perhatian publik. Insiden maut yang melibatkan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan sepeda motor Honda Vario ini terjadi di Jalan Siliwangi, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa seorang mahasiswa muda asal Kabupaten Garut. Dalam hitungan detik, perjalanan yang semula tampak biasa berubah menjadi kecelakaan fatal yang berakhir duka.

Benturan Keras Pecah di Tengah Teriknya Siang

Menjelang tengah hari, arus lalu lintas di depan SPBU Randegan masih berjalan normal. Matahari bersinar cukup terik. Beberapa kendaraan keluar masuk area pengisian bahan bakar. Truk-truk besar melintas bergantian dengan kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Di sekitar lokasi, beberapa pedagang masih terlihat melayani pembeli yang berhenti sejenak untuk membeli minuman dingin. Tidak ada tanda-tanda sesuatu yang buruk akan terjadi.

Lalu suara benturan keras memecah suasana.

Dalam beberapa detik, perhatian warga dan pengguna jalan langsung tertuju ke satu titik di badan jalan.

Saat proses penanganan berlangsung, pecahan kaca dari bagian depan bus terlihat berserakan di atas aspal. Serpihan kecil memantulkan cahaya matahari siang. Tidak jauh dari titik benturan, tampak bekas gesekan kendaraan membentuk garis memanjang di permukaan jalan.

Sebuah helm terlihat tergeletak beberapa meter dari posisi akhir kendaraan. Sementara sejumlah petugas lalu lintas beberapa kali meniup peluit untuk mengurai kendaraan yang mulai melambat karena banyak pengendara berusaha melihat lokasi kejadian.

Diduga Bus Masuk Jalur Berlawanan

Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda Rifqi Faturrohman, Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7015 UO saat itu sedang membawa penumpang dari Bandung menuju Surabaya.

Di waktu yang hampir bersamaan, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4793 SPH yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat.

Polisi masih mendalami dugaan bus memasuki jalur berlawanan sebelum terjadinya kecelakaan.

Korban bahkan sempat terseret beberapa meter sebelum bus berhenti.

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Penumpang Bus Mengaku Merasakan Guncangan Hebat

Salah seorang penumpang bus, Oyoh Sunaryo, mengatakan bahwa dirinya merasakan guncangan kuat sesaat sebelum kendaraan berhenti.

Menurutnya, suasana di dalam bus sebelumnya berjalan normal. Sebagian penumpang beristirahat. Sebagian lainnya sibuk melihat layar telepon genggam masing-masing.

“Terdengar suara hantaman keras,” ujarnya.

Ketika turun dari bus, suasana di lokasi sudah berubah. Korban berada di bawah kolong kendaraan, sementara sepeda motor dan helmnya berada beberapa meter di belakang.

Di tepi jalan, sejumlah warga berdiri dengan wajah tegang. Beberapa membantu mengatur lalu lintas secara sukarela. Ada pula pengendara yang menghentikan kendaraannya sejenak, menundukkan kepala, lalu mengucapkan istighfar sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Tidak lama kemudian, kabar kecelakaan mulai menyebar melalui grup WhatsApp warga. Beberapa orang terlihat sibuk menelepon keluarga atau kerabat untuk memastikan informasi yang beredar.

Kecelakaan besar memang sering mengundang perhatian.

Namun setelah keramaian mereda, biasanya yang tersisa adalah kesunyian bagi keluarga korban.

Korban Ternyata Mahasiswa Asal Garut

Polisi mengidentifikasi korban sebagai Aghni Ahmad Al Ghifari (20), seorang mahasiswa yang beralamat di Kampung Tutugan RT 02 RW 02, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut.

Sementara pengemudi bus diketahui bernama Edi Susilo (37), warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Dalam peristiwa seperti ini, publik sering fokus pada kronologi, kendaraan, atau siapa yang salah.

Padahal ada hal lain yang jauh lebih besar.

Ada keluarga yang sedang menunggu seseorang pulang.

Ada orang tua yang mungkin masih mengira anaknya sedang dalam perjalanan.

Dan peristiwa ini menyisakan duka bagi keluarga korban yang menunggu kepulangannya.

Begitulah kecelakaan lalu lintas sering meninggalkan luka.

Tidak hanya di jalan raya, tetapi juga di dalam rumah-rumah yang ditinggalkan.

Hasil Pemeriksaan Medis

Jenazah korban kemudian dibawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSUD Kota Banjar.

Dokter Forensik RSUD Kota Banjar, dr. Hendrik, menjelaskan bahwa korban mengalami luka berat akibat benturan dan tekanan yang sangat kuat.

Pemeriksaan menemukan sejumlah cedera serius pada berbagai bagian tubuh. Menurut hasil pemeriksaan, penyebab utama kematian diduga karena asfiksia atau kekurangan oksigen yang dipicu benturan keras pada bagian dada.

Sementara itu, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah dan bus mengalami kerusakan pada bagian kaca depan.

Kedua kendaraan kini diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi Masih Dalami Penyebab Pasti

Hingga kini Satlantas Polres Banjar masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Menjelang sore, aktivitas lalu lintas di Jalan Siliwangi kembali normal. Kendaraan kembali melintas. Suara klakson kembali terdengar. Pedagang kembali melayani pembeli.

Jalan itu tampak seperti biasa lagi.

Tetapi tidak bagi semua orang.

Jalan raya selalu terlihat biasa sampai sebuah peristiwa mengingatkan betapa tipis jarak antara berangkat dan tidak pernah pulang.

Siang itu, banyak kendaraan berhasil melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.

Namun seorang mahasiswa berusia 20 tahun berhenti di tengah jalan hidupnya.

Dan ketika malam tiba di sebuah rumah di Garut, yang datang bukan suara motor yang dinanti dari kejauhan, melainkan kabar duka yang mengubah hari biasa menjadi kenangan yang akan terus tinggal dalam hati keluarga untuk waktu yang sangat lama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persib Bandung balas kekalahan dari Persita Tangerang dengan kemenangan 1-0 di Stadion GBLA melalui sundulan Andrew Jung.

    Persib Balas Kekalahan Persita, Puncak Klasemen Aman

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Persib balas kekalahan Persita dengan kemenangan tipis 1-0 pada pekan ke-22 Liga Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (22/2/2026). Revans ini menjadi jawaban atas kekalahan di putaran pertama sekaligus mempertegas dominasi Maung Bandung di kandang. Dengan hasil tersebut, Persib membalas kekalahan dari Persita pada momentum yang krusial dalam […]

  • Bendahara Center Maula Indonesia (CMI) Rahmat Sidik

    LHKPN Kepala Bapenda Ciamis Jadi Sorotan, Naik Rp2,5 Miliar dalam Setahun

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 220
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Laporan LHKPN Aef Saefuloh mendadak menjadi perbincangan publik di Kabupaten Ciamis. Data kekayaan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis itu menunjukkan lonjakan aset yang cukup besar hanya dalam rentang satu tahun pelaporan. Kenaikan harta pejabat daerah sebenarnya bukan hal terlarang. Namun ketika nilainya melonjak drastis dalam waktu relatif singkat, masyarakat […]

  • Porprov 2026 Tasikmalaya

    Kick Off Porprov, Mimpi Besar Atlet Tasik Dimulai

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Porprov 2026 resmi memasuki fase yang lebih serius bagi Kabupaten Tasikmalaya. Sebanyak 269 atlet Porprov Tasikmalaya bersama ratusan pelatih dan ofisial memulai langkah awal menuju pesta olahraga terbesar di Jawa Barat melalui tes fisik perdana yang digelar di Universitas Siliwangi, Sabtu (13/6/2026). Kick Off Porprov 2026 yang digelar KONI Kabupaten Tasikmalaya […]

  • ilustrasi pedagang menjual produk tanpa label halal di toko modern dengan konsumen muslim

    Hukum Menjual Produk Tanpa Label Halal yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pagi itu, seorang ibu muda berdiri cukup lama di depan rak makanan. Tangannya memegang dua produk—yang satu berlabel halal, yang satunya lagi polos tanpa keterangan. Ia ragu. “Kalau tidak ada label halal… ini boleh dibeli atau tidak ya?” Pertanyaan sederhana ini ternyata menyimpan kebingungan yang dialami jutaan orang. Bukan hanya pembeli, […]

  • Dugaan Dana Nasabah Hilang

    Kasus Rp165 Juta Jadi Sorotan, GIBAS Tasikmalaya Minta Penjelasan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aktivitas pagi di Kota Tasikmalaya pada Selasa, 23 Juni 2026, berlangsung sedikit berbeda. Sejumlah warga tampak memperhatikan pergerakan massa yang mendatangi beberapa kantor perbankan di kota tersebut. Perhatian publik mengarah pada satu isu yang belakangan ramai diperbincangkan, yakni dugaan dana nasabah hilang senilai sekitar Rp165 juta. Kasus dugaan dana nasabah hilang […]

  • toko online terpercaya

    Kredibilitas Toko Online Terpercaya Jadi Sorotan di Harbolnas 2025

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Panduan mengenali toko online terpercaya agar aman berbelanja menjelang Harbolnas 2025. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Menjelang Harbolnas 2025, lalu lintas transaksi digital melonjak tajam di hampir semua platform e-commerce. Promo besar yang ditawarkan membuat belanja online makin populer, terutama karena akses yang mudah dan serba cepat. Namun di balik kenyamanan itu, risiko penipuan digital ikut […]

expand_less