Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mahasiswa Garut Tewas dalam Kecelakaan Bus di Banjar

Mahasiswa Garut Tewas dalam Kecelakaan Bus di Banjar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu kembali menyita perhatian publik. Insiden maut yang melibatkan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan sepeda motor Honda Vario ini terjadi di Jalan Siliwangi, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa seorang mahasiswa muda asal Kabupaten Garut. Dalam hitungan detik, perjalanan yang semula tampak biasa berubah menjadi kecelakaan fatal yang berakhir duka.

Benturan Keras Pecah di Tengah Teriknya Siang

Menjelang tengah hari, arus lalu lintas di depan SPBU Randegan masih berjalan normal. Matahari bersinar cukup terik. Beberapa kendaraan keluar masuk area pengisian bahan bakar. Truk-truk besar melintas bergantian dengan kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Di sekitar lokasi, beberapa pedagang masih terlihat melayani pembeli yang berhenti sejenak untuk membeli minuman dingin. Tidak ada tanda-tanda sesuatu yang buruk akan terjadi.

Lalu suara benturan keras memecah suasana.

Dalam beberapa detik, perhatian warga dan pengguna jalan langsung tertuju ke satu titik di badan jalan.

Saat proses penanganan berlangsung, pecahan kaca dari bagian depan bus terlihat berserakan di atas aspal. Serpihan kecil memantulkan cahaya matahari siang. Tidak jauh dari titik benturan, tampak bekas gesekan kendaraan membentuk garis memanjang di permukaan jalan.

Sebuah helm terlihat tergeletak beberapa meter dari posisi akhir kendaraan. Sementara sejumlah petugas lalu lintas beberapa kali meniup peluit untuk mengurai kendaraan yang mulai melambat karena banyak pengendara berusaha melihat lokasi kejadian.

Diduga Bus Masuk Jalur Berlawanan

Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda Rifqi Faturrohman, Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7015 UO saat itu sedang membawa penumpang dari Bandung menuju Surabaya.

Di waktu yang hampir bersamaan, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4793 SPH yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat.

Polisi masih mendalami dugaan bus memasuki jalur berlawanan sebelum terjadinya kecelakaan.

Korban bahkan sempat terseret beberapa meter sebelum bus berhenti.

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Penumpang Bus Mengaku Merasakan Guncangan Hebat

Salah seorang penumpang bus, Oyoh Sunaryo, mengatakan bahwa dirinya merasakan guncangan kuat sesaat sebelum kendaraan berhenti.

Menurutnya, suasana di dalam bus sebelumnya berjalan normal. Sebagian penumpang beristirahat. Sebagian lainnya sibuk melihat layar telepon genggam masing-masing.

“Terdengar suara hantaman keras,” ujarnya.

Ketika turun dari bus, suasana di lokasi sudah berubah. Korban berada di bawah kolong kendaraan, sementara sepeda motor dan helmnya berada beberapa meter di belakang.

Di tepi jalan, sejumlah warga berdiri dengan wajah tegang. Beberapa membantu mengatur lalu lintas secara sukarela. Ada pula pengendara yang menghentikan kendaraannya sejenak, menundukkan kepala, lalu mengucapkan istighfar sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Tidak lama kemudian, kabar kecelakaan mulai menyebar melalui grup WhatsApp warga. Beberapa orang terlihat sibuk menelepon keluarga atau kerabat untuk memastikan informasi yang beredar.

Kecelakaan besar memang sering mengundang perhatian.

Namun setelah keramaian mereda, biasanya yang tersisa adalah kesunyian bagi keluarga korban.

Korban Ternyata Mahasiswa Asal Garut

Polisi mengidentifikasi korban sebagai Aghni Ahmad Al Ghifari (20), seorang mahasiswa yang beralamat di Kampung Tutugan RT 02 RW 02, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut.

Sementara pengemudi bus diketahui bernama Edi Susilo (37), warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Dalam peristiwa seperti ini, publik sering fokus pada kronologi, kendaraan, atau siapa yang salah.

Padahal ada hal lain yang jauh lebih besar.

Ada keluarga yang sedang menunggu seseorang pulang.

Ada orang tua yang mungkin masih mengira anaknya sedang dalam perjalanan.

Dan peristiwa ini menyisakan duka bagi keluarga korban yang menunggu kepulangannya.

Begitulah kecelakaan lalu lintas sering meninggalkan luka.

Tidak hanya di jalan raya, tetapi juga di dalam rumah-rumah yang ditinggalkan.

Hasil Pemeriksaan Medis

Jenazah korban kemudian dibawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSUD Kota Banjar.

Dokter Forensik RSUD Kota Banjar, dr. Hendrik, menjelaskan bahwa korban mengalami luka berat akibat benturan dan tekanan yang sangat kuat.

Pemeriksaan menemukan sejumlah cedera serius pada berbagai bagian tubuh. Menurut hasil pemeriksaan, penyebab utama kematian diduga karena asfiksia atau kekurangan oksigen yang dipicu benturan keras pada bagian dada.

Sementara itu, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah dan bus mengalami kerusakan pada bagian kaca depan.

Kedua kendaraan kini diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi Masih Dalami Penyebab Pasti

Hingga kini Satlantas Polres Banjar masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Menjelang sore, aktivitas lalu lintas di Jalan Siliwangi kembali normal. Kendaraan kembali melintas. Suara klakson kembali terdengar. Pedagang kembali melayani pembeli.

Jalan itu tampak seperti biasa lagi.

Tetapi tidak bagi semua orang.

Jalan raya selalu terlihat biasa sampai sebuah peristiwa mengingatkan betapa tipis jarak antara berangkat dan tidak pernah pulang.

Siang itu, banyak kendaraan berhasil melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.

Namun seorang mahasiswa berusia 20 tahun berhenti di tengah jalan hidupnya.

Dan ketika malam tiba di sebuah rumah di Garut, yang datang bukan suara motor yang dinanti dari kejauhan, melainkan kabar duka yang mengubah hari biasa menjadi kenangan yang akan terus tinggal dalam hati keluarga untuk waktu yang sangat lama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balap sepeda Pangandaran

    Balap Sepeda Pangandaran 2026, Ribuan Wisatawan Diprediksi Datang

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH– Pemerintah Kabupaten Pangandaran resmi mengumumkan pelaksanaan Indonesia Road National Championship 2026 yang akan berlangsung pada 18 hingga 21 Juni 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Pemkab Pangandaran pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 08.00 WIB. Ajang balap sepeda tingkat nasional itu akan menjadikan Pangandaran sebagai pusat perhatian para atlet, ofisial, dan […]

  • Sayur asem tradisional Indonesia dengan kuah bening segar berisi jagung, kacang panjang, dan labu siam di meja makan keluarga.

    Rahasia Sayur Asem Enak Ala Nenek, Ternyata Begini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu aroma yang hampir semua orang Indonesia kenal: wangi sayur asem yang mengepul dari dapur saat siang hari. Aroma itu sederhana, tetapi mampu membawa ingatan pulang ke masa kecil—ke meja makan keluarga, suara obrolan hangat, dan rasa tenang yang sulit dijelaskan. Kini, banyak orang kembali mencari resep sayur asem, cara membuat […]

  • Sengketa Waris

    Salah Akta Bisa Picu Konflik Keluarga, Ini Peringatan Notaris

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sengketa waris semakin menjadi persoalan yang menguras waktu, biaya, dan hubungan kekeluargaan. Di tengah meningkatnya kompleksitas hukum waris dan pembagian harta, peran notaris kini tidak lagi sebatas menyusun akta, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh kepastian hukum sebelum persoalan berkembang menjadi konflik. Pesan itu mengemuka dalam seminar hukum waris yang digelar Pengda INI […]

  • JNE menerima dua penghargaan nasional 2026 sebagai jasa pengiriman populer dan brand logistik terpercaya di Indonesia

    Rahasia JNE Tetap Jadi Raja Logistik Digital, Dua Award Sekaligus Diborong

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah makin ramainya persaingan bisnis logistik, nama JNE Penghargaan 2026 justru kembali mencuri perhatian. Perusahaan jasa pengiriman yang sudah lama dikenal masyarakat itu sukses membawa pulang dua penghargaan nasional sekaligus. Capaian tersebut semakin memperkuat posisi JNE sebagai salah satu layanan pengiriman paling dipercaya masyarakat Indonesia hingga saat ini. Penghargaan itu […]

  • Surat PHK

    Surat PHK, Prosedur Wajib Ketenagakerjaan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Surat PHK bukan sekadar administrasi, tetapi instrumen hukum yang menentukan kepastian hak pekerja dan kehadiran negara. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pemutusan hubungan kerja bukan sekadar keputusan internal perusahaan. Ia adalah peristiwa hukum yang langsung menyentuh hidup warga. Di titik inilah Surat PHK menjadi penting, bukan sebagai formalitas administratif, melainkan sebagai penanda hadir atau absennya negara dalam […]

  • Bootcamp Afiliator

    Kadin Tasikmalaya Gelar Bootcamp Afiliator, Target Omzet Rp50 Miliar

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya membuka Festival Bootcamp Afiliator yang diikuti 120 peserta dari berbagai daerah, Rabu (13/5/2026). Program pelatihan kreator digital tersebut langsung menjadi perhatian karena menargetkan transaksi hingga puluhan miliar rupiah dalam waktu hanya dua minggu. Bootcamp afiliator itu dirancang sebagai langkah memperkuat ekonomi digital sekaligus mendorong […]

expand_less