Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Razia Lapas Banjar Sita Barang Berpotensi Ganggu Keamanan

Razia Lapas Banjar Sita Barang Berpotensi Ganggu Keamanan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Razia Lapas Banjar kembali digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan lembaga pemasyarakatan. Melalui penggeledahan Lapas Banjar dan pemeriksaan kamar hunian secara menyeluruh, jajaran petugas menegaskan komitmen menjalankan Program Zero Halinar atau bebas dari telepon genggam, pungutan liar, dan narkotika.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026 itu menyasar sejumlah kamar hunian warga binaan. Selain bertujuan mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini, razia juga menjadi langkah preventif agar lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan kondusif.

Petugas Lakukan Razia Secara Humanis dan Terukur

Tim razia dipimpin langsung Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib). Kegiatan turut melibatkan personel KPLP serta staf keamanan dan ketertiban Lapas Banjar.

Sebelum memasuki blok hunian, seluruh petugas mengikuti pengarahan mengenai mekanisme pelaksanaan pemeriksaan. Selanjutnya, mereka melakukan penggeledahan secara teliti, profesional, humanis, dan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

Pendekatan tersebut bertujuan menjaga keamanan tanpa mengabaikan hak-hak warga binaan selama proses pemeriksaan berlangsung. Karena itu, setiap tahapan dilaksanakan secara sistematis agar situasi tetap kondusif.

Petugas Temukan Barang yang Berpotensi Disalahgunakan

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan beberapa barang yang tidak semestinya berada di kamar hunian. Barang-barang itu meliputi empat alat cukur, satu korek api gas, satu gelas aluminium, serta satu sendok.

Meskipun demikian, petugas tidak menemukan telepon genggam, narkotika, maupun senjata tajam selama pelaksanaan razia berlangsung.

Selanjutnya, seluruh barang temuan langsung diamankan untuk mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat mengganggu keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Hasil razia kemudian dilaporkan kepada Kepala Lapas Banjar sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar penyempurnaan sistem pengamanan. Selain itu, seluruh barang hasil sitaan akan diinventarisasi sebelum dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Zero Halinar Jadi Prioritas Pengamanan Lapas Banjar

Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menegaskan bahwa razia kamar hunian akan terus dilaksanakan secara berkala maupun insidental. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat implementasi Program Zero Halinar.

Ia menilai pengawasan rutin mampu mempersempit peluang masuknya barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan maupun ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

“Razia ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan langkah nyata untuk mendeteksi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini. Kami tidak memberikan ruang bagi peredaran maupun penyalahgunaan barang-barang terlarang di dalam Lapas,” tegas Tutut.

Selain itu, ia meminta seluruh petugas meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi, serta menjalankan setiap prosedur pengamanan secara konsisten.

Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman tidak hanya bergantung pada razia, tetapi juga pada disiplin seluruh petugas dalam menjalankan tugas setiap hari.

Pengawasan Berkelanjutan Perkuat Keamanan Pemasyarakatan

Lapas Banjar menilai konsistensi razia menjadi salah satu strategi utama untuk membangun budaya tertib di lingkungan pemasyarakatan. Oleh sebab itu, pengawasan akan terus diperkuat melalui pemeriksaan rutin, evaluasi sistem keamanan, serta peningkatan koordinasi antarpetugas.

Di sisi lain, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh warga binaan agar mematuhi tata tertib yang berlaku selama menjalani masa pembinaan.

Dengan pengamanan yang semakin ketat, Lapas Banjar optimistis dapat mempertahankan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sekaligus mendukung tercapainya target Zero Halinar secara berkelanjutan.

Keamanan Lapas bukan hanya dijaga saat razia berlangsung, tetapi dibangun setiap hari melalui disiplin, pengawasan, dan komitmen tanpa kompromi. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus ayah perkosa anak

    Pil KB Bongkar Kekerasan Seksual Ayah terhadap Anak di Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menahan seorang ayah yang memperkosa anaknya bertahun-tahun. Kasus terungkap dari pil KB. albadarpost.com, HUMANIORA – Langkah aparat kepolisian di Tasikmalaya kembali menyoroti urgensi perlindungan anak. Seorang pria berinisial DT, warga Kecamatan Indihiang, ditahan setelah polisi mengungkap kasus ayah perkosa anak yang ia lakukan selama bertahun-tahun. Tindakan kekerasan seksual itu dimulai saat korban masih […]

  • Kepala Kemenag Tasikmalaya

    Jabatan Bukan Anugerah, Pesan Tegas Kepala Kemenag Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kepala Kemenag Tasikmalaya, H. Asep Lukman Hakim, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pesan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi jajaran Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Senin (24/8/2026). Berdasarkan materi yang dirilis Humas Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, H. Asep secara khusus mengingatkan […]

  • Larangan ASN Bandung

    Pemkot Bandung Tunda Perjalanan ASN demi Stabilitas Layanan Nataru

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Pemkot Bandung menerapkan larangan ASN Bandung ke luar negeri untuk menjaga layanan publik selama Nataru 2025–2026. albadarpost.com, LENSA – Larangan ASN Bandung diberlakukan Pemerintah Kota Bandung selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini menentukan bagaimana pelayanan publik tetap stabil di tengah lonjakan aktivitas warga pada masa libur panjang. Wali Kota Bandung […]

  • Stadion Piala Dunia 2026

    Stadion Piala Dunia 2026, Ada Cerita Maradona hingga Venue Futuristik

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Atmosfer Stadion Piala Dunia 2026 perlahan mulai terasa, bahkan ketika kick-off masih cukup jauh. FIFA sudah menetapkan 16 stadion di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai venue resmi World Cup 2026. Namun kali ini, yang menarik bukan cuma pertandingan. Ada kota yang mungkin tak tidur selama turnamen berlangsung. Ada stadion yang […]

  • Persib vs Manila Digger

    Persib vs Manila Digger 31 Agustus: Bobotoh Wajib Tahu Ini

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Persib vs Manila Digger kembali mempertemukan dua klub Asia Tenggara dalam babak play-off AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Laga Persib Bandung melawan Manila Digger FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada 31 Agustus 2026. Namun, ada satu fakta yang paling perlu diketahui Bobotoh: pertandingan tersebut […]

  • kasus penganiayaan Bandung

    Ibu Tiri Diduga Aniaya Balita, Polrestabes Bandung Lakukan BAP

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Polrestabes Bandung menangkap ibu tiri yang diduga menganiaya balita hingga tewas di Cipadung. albadarpost.com, HUMANIORA – Seorang balita berusia empat tahun bernama Raditya Allbyan Fauzan meninggal dunia di RSUD Ujungberung, Kota Bandung, dengan tubuh penuh luka lebam dan luka bakar. Polrestabes Bandung menyelidiki peristiwa itu sebagai kasus penganiayaan Bandung yang diduga dilakukan ibu tirinya di […]

expand_less