Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Razia Lapas Banjar Sita Barang Berpotensi Ganggu Keamanan

Razia Lapas Banjar Sita Barang Berpotensi Ganggu Keamanan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Razia Lapas Banjar kembali digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan lembaga pemasyarakatan. Melalui penggeledahan Lapas Banjar dan pemeriksaan kamar hunian secara menyeluruh, jajaran petugas menegaskan komitmen menjalankan Program Zero Halinar atau bebas dari telepon genggam, pungutan liar, dan narkotika.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026 itu menyasar sejumlah kamar hunian warga binaan. Selain bertujuan mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini, razia juga menjadi langkah preventif agar lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan kondusif.

Petugas Lakukan Razia Secara Humanis dan Terukur

Tim razia dipimpin langsung Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib). Kegiatan turut melibatkan personel KPLP serta staf keamanan dan ketertiban Lapas Banjar.

Sebelum memasuki blok hunian, seluruh petugas mengikuti pengarahan mengenai mekanisme pelaksanaan pemeriksaan. Selanjutnya, mereka melakukan penggeledahan secara teliti, profesional, humanis, dan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

Pendekatan tersebut bertujuan menjaga keamanan tanpa mengabaikan hak-hak warga binaan selama proses pemeriksaan berlangsung. Karena itu, setiap tahapan dilaksanakan secara sistematis agar situasi tetap kondusif.

Petugas Temukan Barang yang Berpotensi Disalahgunakan

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan beberapa barang yang tidak semestinya berada di kamar hunian. Barang-barang itu meliputi empat alat cukur, satu korek api gas, satu gelas aluminium, serta satu sendok.

Meskipun demikian, petugas tidak menemukan telepon genggam, narkotika, maupun senjata tajam selama pelaksanaan razia berlangsung.

Selanjutnya, seluruh barang temuan langsung diamankan untuk mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat mengganggu keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Hasil razia kemudian dilaporkan kepada Kepala Lapas Banjar sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar penyempurnaan sistem pengamanan. Selain itu, seluruh barang hasil sitaan akan diinventarisasi sebelum dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Zero Halinar Jadi Prioritas Pengamanan Lapas Banjar

Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menegaskan bahwa razia kamar hunian akan terus dilaksanakan secara berkala maupun insidental. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat implementasi Program Zero Halinar.

Ia menilai pengawasan rutin mampu mempersempit peluang masuknya barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan maupun ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

“Razia ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan langkah nyata untuk mendeteksi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini. Kami tidak memberikan ruang bagi peredaran maupun penyalahgunaan barang-barang terlarang di dalam Lapas,” tegas Tutut.

Selain itu, ia meminta seluruh petugas meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi, serta menjalankan setiap prosedur pengamanan secara konsisten.

Menurutnya, keberhasilan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman tidak hanya bergantung pada razia, tetapi juga pada disiplin seluruh petugas dalam menjalankan tugas setiap hari.

Pengawasan Berkelanjutan Perkuat Keamanan Pemasyarakatan

Lapas Banjar menilai konsistensi razia menjadi salah satu strategi utama untuk membangun budaya tertib di lingkungan pemasyarakatan. Oleh sebab itu, pengawasan akan terus diperkuat melalui pemeriksaan rutin, evaluasi sistem keamanan, serta peningkatan koordinasi antarpetugas.

Di sisi lain, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh warga binaan agar mematuhi tata tertib yang berlaku selama menjalani masa pembinaan.

Dengan pengamanan yang semakin ketat, Lapas Banjar optimistis dapat mempertahankan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sekaligus mendukung tercapainya target Zero Halinar secara berkelanjutan.

Keamanan Lapas bukan hanya dijaga saat razia berlangsung, tetapi dibangun setiap hari melalui disiplin, pengawasan, dan komitmen tanpa kompromi. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM subsidi 50 liter

    Heboh! Batas BBM Subsidi 50 Liter per Hari Ramai Dibahas, Ini Faktanya

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Isu BBM subsidi 50 liter per hari tiba-tiba ramai diperbincangkan dan langsung memicu reaksi luas. Banyak masyarakat, khususnya pengguna kendaraan harian, mulai mengaitkan kabar ini dengan potensi pembatasan baru. Tidak sedikit yang menganggap aturan tersebut akan segera berlaku. Selain itu, istilah pembatasan BBM bersubsidi juga ikut mencuat. Kombinasi antara kata kunci […]

  • makna-idul-adha

    Makna Idul Adha: Mengapa Pengorbanan Datang Bersama Keikhlasan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Makna Idul Adha dalam Islam bukan sekadar tentang penyembelihan hewan kurban. Lebih dalam dari itu, Idul Adha mengajarkan tentang pengorbanan, keikhlasan, dan kepatuhan total kepada Allah SWT. Karena itulah kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tetap terasa dekat dengan kehidupan manusia sampai hari ini. Banyak orang mampu berkorban ketika situasinya […]

  • pertandingan persija jakarta melawan dewa united di liga 1 indonesia dengan analisis statistik dan fakta unik pertandingan

    5 Fakta Duel Persija vs Dewa United yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Persija Jakarta vs Dewa United dalam kompetisi Liga 1 Indonesia kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Duel Persija vs Dewa United selalu memunculkan cerita menarik karena kedua tim memiliki gaya bermain yang berbeda. Namun menjelang laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, sejumlah data statistik justru mengungkap […]

  • Wakil Wali Kota Tasikmalaya

    Diky Candranegara Soroti Minimnya Wewenang Wakil Wali Kota

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara (KDC) menilai aturan yang berlaku masih membatasi kewenangan wakil kepala daerah dalam menjalankan fungsi pemerintahan. Menurut KDC Tasikmalaya, ketentuan dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 belum memberikan ruang yang jelas bagi wakil kepala daerah untuk mengambil kebijakan strategis. Karena itu, ia berharap pemerintah pusat […]

  • padang arafah

    Kumpulan Doa Mustajab Saat Ibadah Haji di Tanah Suci

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di antara jutaan jamaah yang berangkat ke Tanah Suci setiap tahun, ada satu hal yang sering terlihat sama: banyak yang sibuk dengan rangkaian ibadah, tetapi lupa bahwa doa haji justru menjadi inti dari seluruh perjalanan itu sendiri. Istilah lain seperti doa ibadah haji atau doa mustajab di haji sebenarnya merujuk pada satu […]

  • anggaran MBG dalam pendidikan

    APBN 2026 Digugat Mahasiswa dan Guru Honorer

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Kontroversi anggaran MBG dalam pendidikan resmi memasuki ruang konstitusi. Sejumlah mahasiswa bersama seorang guru honorer mengajukan uji materiil Undang-Undang APBN 2026 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka mempersoalkan penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sejalan dengan mandat utama pendidikan nasional. Gugatan ini penting karena menyentuh jantung kebijakan […]

expand_less