Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi PKK untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi PKK untuk Perkuat Pembangunan Daerah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Tasikmalaya dorong kolaborasi PKK untuk perkuat program pembangunan berbasis kebutuhan warga.

albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan pentingnya kolaborasi PKK sebagai motor penggerak program pembangunan berbasis masyarakat. Pesan itu disampaikan Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, saat menghadiri puncak peringatan HKG PKK Ke-53 di Islamic Center Tasikmalaya, Rabu, 3 Desember 2025. Acara yang mengangkat tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” ini menjadi ruang konsolidasi bagi penguatan peran PKK di desa-desa.

Bupati Cecep menekankan bahwa kerja bersama menjadi syarat mutlak agar target pembangunan daerah dapat tercapai. Menurutnya, PKK memiliki jaringan terluas hingga tingkat desa, sehingga mampu menjadi jembatan antara kebutuhan warga dan kebijakan pemerintah.

“Kolaborasi PKK adalah kunci agar program benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” kata Cecep. Ia menambahkan, arah pembangunan daerah akan lebih efektif bila pemerintah daerah, kader PKK, dan warga ikut bergerak dalam satu visi.


Mendorong Program Berbasis Kebutuhan Warga

Pada sambutannya, Bupati Cecep menggarisbawahi pentingnya pemetaan masalah di setiap desa. Ia meminta kader PKK lebih aktif mengidentifikasi kebutuhan warga, terutama terkait pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan keluarga. Pendekatan berbasis data, menurutnya, akan membuat program lebih tepat sasaran.

Ia mengingatkan bahwa capaian PKK bukan diukur dari banyaknya agenda, tetapi dari seberapa besar perubahan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan laporan lapangan yang akurat agar intervensi kebijakan dapat disesuaikan dengan kondisi aktual.

Cecep menilai PKK telah menjadi mitra penting pemerintah daerah dalam penguatan sumber daya manusia. Ia mengajak seluruh kader memperluas jangkauan layanan edukasi keluarga, peningkatan pengetahuan kesehatan, serta pendampingan ekonomi rumah tangga.


Memperkuat Kolaborasi PKK di Tingkat Kabupaten

Pesan mengenai kolaborasi PKK kembali ditegaskan saat Cecep berbincang dengan unsur pimpinan daerah yang hadir. Di acara tersebut tampak Wakil Bupati Tasikmalaya, para kepala perangkat daerah, pimpinan lembaga vertikal, camat, perwakilan BUMN/BUMD, serta tokoh masyarakat.

Baca juga: Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga

Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa PKK tidak bekerja sendirian. Program pemberdayaan keluarga, menurut Cecep, membutuhkan dukungan kelembagaan yang kuat agar keberlanjutannya terjaga. Ia berharap agenda HKG PKK tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum penguatan kerja lintas sektor.

Bagi pemerintah daerah, PKK berperan strategis sebagai pelaksana sekaligus pengawas sosial. Kader di lapangan dapat memberikan masukan terkait efektivitas program pemerintah, khususnya pada sasaran kelompok rentan. Dengan kolaborasi PKK yang lebih solid, Cecep meyakini kualitas layanan publik dapat meningkat.


Konteks dan Dampak bagi Warga

Upaya memperkuat peran PKK sejalan dengan agenda pembangunan Kabupaten Tasikmalaya yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup keluarga. Pemerintah daerah menaruh perhatian pada penyediaan layanan dasar, termasuk akses kesehatan ibu-anak, pendidikan keluarga, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi rumah tangga.

Dalam kerangka Indonesia Emas 2045, penguatan PKK dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang. Peran keluarga yang kuat akan berdampak pada stabilitas sosial, produktivitas warga, dan ketahanan ekonomi lokal. Karena itu, dorongan kolaborasi PKK yang disampaikan Bupati Cecep menjadi langkah strategis untuk memastikan program pembangunan menyentuh kebutuhan paling fundamental masyarakat.

Kolaborasi PKK menjadi fondasi agar program pembangunan Tasikmalaya berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK dan debitur

    OJK Minta Debitur Kooperatif, Hindari Debt Collector dan Tindakan Hukum

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    OJK minta debitur kooperatif hadapi utang, hindari debt collector, dan manfaatkan restrukturisasi. albadarpost.com, HUMANIORA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya sikap kooperatif bagi debitur yang tengah menghadapi kesulitan membayar utang. Penghindaran tanggung jawab dengan berpindah alamat atau menghilang justru bisa memicu penagihan lapangan oleh debt collector. Langkah ini, menurut OJK, bukan hanya melanggar etika […]

  • korupsi bantuan sosial

    Dari RT ke Penjara, Pelajaran Mahal Tata Kelola Bantuan Sosial

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus hukum yang berujung pada vonis lima tahun penjara terhadap seorang Ketua RT di Kelurahan Rufei, Kota Sorong, membuka kembali pertanyaan lama tentang tata kelola bantuan sosial di tingkat paling dasar. Putusan Mahkamah Agung ini bukan sekadar perkara pidana individu, melainkan cermin dari rapuhnya sistem pengawasan bantuan publik yang langsung bersentuhan dengan […]

  • kompensasi pekerja tambang

    Dedi Mulyadi Pastikan Pekerja Tambang Bogor Terima Kompensasi Rp9 Juta dari Pemprov Jabar

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar beri kompensasi Rp9 juta bagi pekerja tambang Bogor terdampak penutupan tambang. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan seluruh pekerja tambang di Kabupaten Bogor yang terdampak kebijakan penutupan tambang akan menerima kompensasi sebesar Rp9 juta per orang. Bantuan ini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam menata kembali sektor pertambangan agar lebih adil […]

  • Guru membantu murid sulit diatur melalui pendekatan empati dan komunikasi positif di ruang kelas modern.

    Rahasia Kelas Tenang Tanpa Bentakan, Ini Seni Guru Modern

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Seorang guru pernah berdiri diam di depan kelas yang gaduh, bukan karena menyerah, tetapi karena memilih memahami. Di momen itulah ia sadar: murid sulit diatur bukan musuh pembelajaran, melainkan pesan yang belum dipahami. Fenomena murid sulit diatur, siswa sulit fokus, hingga perilaku kelas yang menantang kini semakin sering terjadi. Namun menariknya, banyak […]

  • Bedah Rumah PUPR

    Program Bantuan Bedah Rumah PUPR: Solusi Mengatasi Backlog Perumahan di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Program Bedah Rumah PUPR bantu ribuan keluarga berpenghasilan rendah wujudkan hunian layak dan sehat. albadarpost.com, LENSA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat pemerataan hunian layak di seluruh Indonesia. Melalui program Bedah Rumah PUPR, pemerintah menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) guna membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperbaiki rumah tidak layak huni sekaligus […]

  • kasus perundungan Tangsel

    Dinas Pendidikan Tangsel Evaluasi Kasus Perundungan yang Berujung Kematian Siswa

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Siswa SMPN 19 Tangsel meninggal setelah dugaan perundungan. Dinas Pendidikan evaluasi dan polisi selidiki kasus. albadarpost.com, HUMANIORA – Dugaan kasus perundungan Tangsel kembali mencuat setelah MH, 13 tahun, siswa kelas I SMPN 19 Tangerang Selatan, meninggal di ruang ICU RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu pagi 16 November 2025. Ia wafat setelah hampir sebulan merawat luka […]

expand_less