Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga

Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi dan Tasikmalaya sepakat memperkuat wakaf produktif sebagai solusi pendanaan sosial dan kemandirian ekonomi.

albadarpost.com, LENSA – Kolaborasi dua pemerintah kota di Jawa Barat kembali menguat, kali ini pada sektor yang dinilai mampu menciptakan kemandirian fiskal daerah. Pemerintah Kota Sukabumi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya sepakat memperluas pemanfaatan wakaf produktif, instrumen ekonomi yang dianggap bisa menjawab tekanan anggaran sekaligus memperluas manfaat sosial bagi warga. Pertemuan berlangsung pada Kamis, 4 Desember 2025, ketika Wali Kota Sukabumi bertemu Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, untuk membahas langkah teknis kerja sama tersebut.

Kesepakatan ini penting karena wakaf produktif mulai dipandang sebagai solusi alternatif untuk mendanai layanan publik non-APBD. Bagi pemerintah daerah yang menghadapi ruang fiskal terbatas, pendekatan ini membuka peluang pendanaan mandiri untuk pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial, hingga pembiayaan program kesejahteraan. Tasikmalaya menjadi kota yang lebih dulu mengembangkan model tersebut, dan kini Sukabumi mengambil langkah serupa.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Sukabumi menyampaikan komitmennya untuk menjadikan kota tersebut sebagai salah satu pusat pengembangan wakaf di Jawa Barat. Ia menilai, kolaborasi dengan Tasikmalaya memberikan dasar yang kuat untuk mempercepat pembangunan ekosistem wakaf yang berkelanjutan. “Sukabumi siap bergabung sebagai kota wakaf. Pendekatan ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi warga tanpa sepenuhnya membebani APBD,” katanya.

Model Tasikmalaya dan Peluang Replikasi

Tasikmalaya disebut berhasil mengelola wakaf produktif secara terstruktur—mulai dari pengembangan aset, pendampingan UMKM, hingga penyaluran manfaat bagi kelompok rentan. Pemerintah Kota Sukabumi menilai, keberhasilan itu dapat direplikasi dengan adaptasi pada kebutuhan lokal.

Wakaf produktif, menurut kedua kepala daerah, bukan sekadar ekspresi solidaritas sosial. Instrumen ini dirancang sebagai fondasi ekonomi modern, di mana aset wakaf dikelola layaknya portofolio produktif. Keuntungannya kembali ke masyarakat dalam bentuk santunan anak yatim, dukungan lansia, program pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga bantuan modal bergulir untuk UMKM.

Baca juga: Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pemerintahan Bersih pada Hakordia 2025

Pendekatan ini menjadi relevan karena sebagian besar pemerintah daerah dihadapkan pada tekanan belanja yang meningkat dari tahun ke tahun. Tanpa inovasi pendanaan, layanan publik berisiko stagnan. Kolaborasi ini diharapkan menjawab tantangan itu dengan memperkuat instrumen ekonomi yang berbasis kemandirian masyarakat.

Instrumen Ekonomi Baru Bagi Daerah

Penguatan wakaf produktif muncul ketika kebutuhan pendanaan sosial tidak sebanding dengan kapasitas fiskal daerah. Instrumen konvensional seperti hibah dan bantuan keuangan tidak mencukupi, terutama untuk program jangka panjang. Di sisi lain, pertumbuhan UMKM menuntut skema pembiayaan rendah risiko yang tidak bergantung pada pinjaman komersial.

Kolaborasi dua kota ini menunjukkan bahwa wakaf dapat dimodernisasi menjadi instrumen ekonomi. Aset yang dikelola secara profesional dapat menciptakan kegiatan produktif mulai dari pusat pelatihan, kios usaha, lahan pertanian, hingga ruang komersial. Dampaknya dirasakan langsung warga, tanpa harus menunggu ketersediaan anggaran dari pusat.

Pertemuan tersebut juga memperkuat arah kebijakan pembangunan berbasis kemandirian. Ekosistem wakaf yang digarap dua kota dinilai bisa menjadi model regional, terutama bagi daerah lain yang mencari alternatif pembiayaan sosial yang stabil.

Kolaborasi dua kota memperkuat ekosistem wakaf produktif sebagai solusi kemandirian ekonomi daerah dan perluasan manfaat sosial. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencak Silat Militer

    Pangdam Siliwangi Kukuhkan PSM, Bentuk Generasi Berkarakter

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pencak Silat Militer tidak lagi dipandang sekadar seni bela diri atau aktivitas olahraga. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, Pencak Silat Militer (PSM) justru didorong menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, dan semangat kebangsaan. Pesan itulah yang mengemuka saat Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., mengukuhkan […]

  • Keikhlasan

    Allah Melihat Hatimu, Bukan Pencitraanmu

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Kotak infak di serambi masjid itu nyaris tidak pernah sepi. Seusai salat, satu per satu jamaah memasukkan uang seadanya. Ada yang seribu rupiah, ada pula yang lebih. Tidak ada kamera. Tidak ada lampu sorot. Dan tidak ada yang bertanya siapa penyumbang terbesar. Anehnya, justru di tempat-tempat sunyi seperti itulah keikhlasan sering tumbuh. […]

  • Polres Garut menangkap pelaku perampokan L300 dan ratusan tabung gas LPG di Karangpawitan Garut

    Dini Hari Mencekam di Garut, Korban Disekap Saat Perampok Gondol Mobil dan LPG

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus Perampokan Garut yang sempat bikin geger warga Karangpawitan akhirnya berhasil diungkap polisi. Aksi pencurian dengan kekerasan atau curas itu berlangsung brutal karena pelaku nekat menyekap korban sebelum membawa kabur mobil Mitsubishi L300 dan ratusan tabung gas LPG 3 kilogram. Peristiwa tersebut terjadi di area PT Mustika Sagara Utama, Kampung Sukaraja, […]

  • Idul Adha

    Idul Fitri vs Idul Adha, Mana Lebih Agung? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    aaalbadarpost.com, HIKMAH – Malam takbiran di banyak kampung di Indonesia hampir selalu punya pola yang sama. Jalanan mendadak padat. Anak-anak berlarian membawa obor. Panci dipukul seadanya. Di teras rumah, sebagian ibu masih sibuk mengaduk opor sambil sesekali mengecek rendang yang belum benar-benar matang. Televisi tetap menyala meski tak ada yang benar-benar menonton. Sementara dari kejauhan, […]

  • ASN Judi Online

    ASN Jabar Terjerat Judi Online, PPATK Ungkap Fakta Mengejutkan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Temuan mengenai ASN judi online kembali menjadi perhatian publik setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menunjukkan adanya transaksi judi online dengan nilai sekitar Rp14 miliar yang berkaitan dengan sejumlah aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Jabar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan […]

  • Kompleks kepemimpinan Iran di Teheran rusak parah setelah serangan udara yang menewaskan Ali Khamenei pada dini hari.

    Serangan Presisi Hantam Pusat Kekuasaan Iran, Ali Khamenei Tewas

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Ali Khamenei tewas setelah serangan udara menghantam pusat kepemimpinan Iran pada Sabtu (28/2/2026) dini hari waktu setempat. Kematian pemimpin tertinggi Iran atau Supreme Leader Iran terjadi setelah ledakan kuat merusak kompleks strategis di jantung ibu kota. Peristiwa ini langsung memicu siaga militer nasional dan meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Ledakan […]

expand_less