Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga

Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 247
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi dan Tasikmalaya sepakat memperkuat wakaf produktif sebagai solusi pendanaan sosial dan kemandirian ekonomi.

albadarpost.com, LENSA – Kolaborasi dua pemerintah kota di Jawa Barat kembali menguat, kali ini pada sektor yang dinilai mampu menciptakan kemandirian fiskal daerah. Pemerintah Kota Sukabumi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya sepakat memperluas pemanfaatan wakaf produktif, instrumen ekonomi yang dianggap bisa menjawab tekanan anggaran sekaligus memperluas manfaat sosial bagi warga. Pertemuan berlangsung pada Kamis, 4 Desember 2025, ketika Wali Kota Sukabumi bertemu Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, untuk membahas langkah teknis kerja sama tersebut.

Kesepakatan ini penting karena wakaf produktif mulai dipandang sebagai solusi alternatif untuk mendanai layanan publik non-APBD. Bagi pemerintah daerah yang menghadapi ruang fiskal terbatas, pendekatan ini membuka peluang pendanaan mandiri untuk pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial, hingga pembiayaan program kesejahteraan. Tasikmalaya menjadi kota yang lebih dulu mengembangkan model tersebut, dan kini Sukabumi mengambil langkah serupa.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Sukabumi menyampaikan komitmennya untuk menjadikan kota tersebut sebagai salah satu pusat pengembangan wakaf di Jawa Barat. Ia menilai, kolaborasi dengan Tasikmalaya memberikan dasar yang kuat untuk mempercepat pembangunan ekosistem wakaf yang berkelanjutan. “Sukabumi siap bergabung sebagai kota wakaf. Pendekatan ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi warga tanpa sepenuhnya membebani APBD,” katanya.

Model Tasikmalaya dan Peluang Replikasi

Tasikmalaya disebut berhasil mengelola wakaf produktif secara terstruktur—mulai dari pengembangan aset, pendampingan UMKM, hingga penyaluran manfaat bagi kelompok rentan. Pemerintah Kota Sukabumi menilai, keberhasilan itu dapat direplikasi dengan adaptasi pada kebutuhan lokal.

Wakaf produktif, menurut kedua kepala daerah, bukan sekadar ekspresi solidaritas sosial. Instrumen ini dirancang sebagai fondasi ekonomi modern, di mana aset wakaf dikelola layaknya portofolio produktif. Keuntungannya kembali ke masyarakat dalam bentuk santunan anak yatim, dukungan lansia, program pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga bantuan modal bergulir untuk UMKM.

Baca juga: Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pemerintahan Bersih pada Hakordia 2025

Pendekatan ini menjadi relevan karena sebagian besar pemerintah daerah dihadapkan pada tekanan belanja yang meningkat dari tahun ke tahun. Tanpa inovasi pendanaan, layanan publik berisiko stagnan. Kolaborasi ini diharapkan menjawab tantangan itu dengan memperkuat instrumen ekonomi yang berbasis kemandirian masyarakat.

Instrumen Ekonomi Baru Bagi Daerah

Penguatan wakaf produktif muncul ketika kebutuhan pendanaan sosial tidak sebanding dengan kapasitas fiskal daerah. Instrumen konvensional seperti hibah dan bantuan keuangan tidak mencukupi, terutama untuk program jangka panjang. Di sisi lain, pertumbuhan UMKM menuntut skema pembiayaan rendah risiko yang tidak bergantung pada pinjaman komersial.

Kolaborasi dua kota ini menunjukkan bahwa wakaf dapat dimodernisasi menjadi instrumen ekonomi. Aset yang dikelola secara profesional dapat menciptakan kegiatan produktif mulai dari pusat pelatihan, kios usaha, lahan pertanian, hingga ruang komersial. Dampaknya dirasakan langsung warga, tanpa harus menunggu ketersediaan anggaran dari pusat.

Pertemuan tersebut juga memperkuat arah kebijakan pembangunan berbasis kemandirian. Ekosistem wakaf yang digarap dua kota dinilai bisa menjadi model regional, terutama bagi daerah lain yang mencari alternatif pembiayaan sosial yang stabil.

Kolaborasi dua kota memperkuat ekosistem wakaf produktif sebagai solusi kemandirian ekonomi daerah dan perluasan manfaat sosial. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • sambal bajak tahan lama dalam toples kaca tertutup rapat

    Rahasia Sambal Bajak Tahan Lama Tanpa Bahan Kimia

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 229
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Sambal bajak tahan lama sering menjadi incaran banyak ibu rumah tangga. Resep sambal bajak awet dan tidak cepat basi bahkan kerap dicari menjelang acara keluarga atau untuk stok mingguan. Namun, bagaimana cara membuat sambal bajak tahan lama tanpa pengawet buatan? Pertanyaan ini wajar muncul. Sebab, banyak orang ingin menikmati pedasnya sambal bajak […]

  • Layanan KUA pasca Lebaran

    Pasca Lebaran, KUA di Seluruh Indonesia Siaga Layani Warga

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aktivitas layanan KUA pasca Lebaran kembali berjalan normal di seluruh Indonesia. Setelah libur panjang Idulfitri, Kantor Urusan Agama (KUA) kini kembali membuka layanan bagi masyarakat yang ingin mengurus berbagai keperluan administrasi keagamaan, termasuk pencatatan nikah. Kembalinya pelayanan KUA setelah Lebaran langsung disambut antusias masyarakat. Banyak warga memanfaatkan momen ini untuk mengurus […]

  • Jamaah haji berdoa di depan Ka'bah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Masjidil Haram.

    Doa yang Sering Dibaca Jamaah Haji Ketika Pertama Melihat Ka’bah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada satu momen yang sering sulit dijelaskan oleh banyak jamaah haji: saat Ka’bah pertama kali terlihat di depan mata. Sebagian orang mendadak diam. Sebagian lain langsung menangis tanpa sadar. Bahkan ada yang sebelumnya merasa biasa saja, tetapi lututnya mendadak lemas ketika melihat bangunan hitam itu dari kejauhan. Dalam Islam, doa melihat Ka’bah […]

  • Penerima Zakat

    Penerima Zakat Kini Dicek Data Nasional

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Selama ini, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian publik. Di satu daerah, seseorang bisa menerima bantuan zakat lebih dari satu kali dari lembaga berbeda. Sementara di sisi lain, masih ada keluarga yang hidup serba kekurangan tetapi belum pernah tersentuh bantuan. Celah inilah yang kini ingin ditutup pemerintah melalui sistem […]

  • Ahmad Sahroni anggota DPR RI menyatakan tidak mengambil gaji setelah kembali aktif di parlemen

    Langkah Berani Sahroni: Aktif Lagi di DPR tapi Tolak Gaji

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Keputusan tidak biasa datang dari politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni. Setelah kembali aktif menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI, ia menyatakan sahroni tak ambil gaji hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Pernyataan tersebut segera menarik perhatian publik karena langkah seperti ini jarang dilakukan oleh pejabat negara. Banyak orang bertanya-tanya mengenai alasan […]

  • Armada Damkar Garut

    Mengapa Damkar Garut Butuh Mobil Tangki Tambahan?

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ketika kebakaran terjadi, masyarakat biasanya hanya melihat sirene meraung dan mobil pemadam melaju menuju lokasi. Namun, ada satu faktor yang sering menentukan cepat atau lambatnya proses pemadaman: ketersediaan air. Karena itulah, penambahan armada Damkar Garut melalui skema pinjam pakai mobil tangki TNI bukan sekadar penambahan kendaraan operasional, melainkan bagian dari upaya […]

expand_less