Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Thailand Kini Ditulis Tailan, Ini Penjelasan Resminya

Thailand Kini Ditulis Tailan, Ini Penjelasan Resminya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Publik kembali dikejutkan dengan perubahan penulisan nama negara. Thailand kini resmi ditulis Tailan dalam standar bahasa Indonesia. Perubahan ini bukan kesalahan ejaan, apalagi typo. Pemerintah Indonesia secara sadar mengajukannya melalui forum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya nasional menata kembali penulisan nama negara asing agar sesuai dengan kaidah linguistik bahasa Indonesia. Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini memiliki dasar ilmiah, historis, dan internasional.

Perubahan ejaan Thailand menjadi Tailan disampaikan Indonesia dalam forum United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN). Forum ini berperan penting dalam penyelarasan nama geografis dunia.

Mengapa Thailand Menjadi Tailan?

Penyesuaian ejaan ini berangkat dari prinsip fonologi bahasa Indonesia. Dalam sistem bahasa nasional, pelafalan “thai” tidak dikenal sebagai satuan bunyi baku. Karena itu, penulisan Tailan dianggap lebih sesuai dengan kaidah pengucapan dan struktur bahasa Indonesia.

Prinsip serupa juga diterapkan pada sejumlah negara lain. Paraguay, misalnya, ditulis menjadi Paraguai. Tujuannya sama, yakni menyelaraskan tulisan dengan bunyi yang lazim digunakan dalam bahasa Indonesia.

Baca juga: Fenomena Desersi: Aparat Negara Pilih Kontrak Militer Asing

Badan Informasi Geospasial (BIG) bersama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memimpin kajian akademik terkait perubahan ini. Keduanya bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri serta pakar linguistik nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa pembaruan ini tidak mengubah nama resmi negara di tingkat internasional. Penyesuaian hanya berlaku dalam konteks penggunaan bahasa Indonesia.

Dibawa ke PBB, Apa Artinya bagi Indonesia?

Dengan membawa isu ini ke UNGEGN, Indonesia menegaskan perannya dalam diplomasi kebahasaan global. Bahasa Indonesia tidak hanya digunakan secara domestik, tetapi juga memiliki standar resmi yang diakui dalam forum internasional.

Langkah ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang aktif menjaga konsistensi bahasa nasional. Pemerintah ingin memastikan bahwa peta, dokumen resmi, buku pelajaran, dan publikasi negara menggunakan penulisan yang seragam.

Pembaruan ini juga memberi kepastian bagi dunia pendidikan dan media massa. Standar yang jelas memudahkan penyusunan materi ajar serta pemberitaan internasional yang konsisten.

Pemerintah menyadari bahwa perubahan ini membutuhkan waktu adaptasi. Karena itu, penerapannya dilakukan secara bertahap. Dokumen negara dan produk resmi pemerintah menjadi sektor pertama yang menerapkan ejaan Tailan.

Baca juga: Perjalanan Inspiratif Perempuan Sederhana Menjadi CEO Teknologi

Bahasa, Identitas, dan Kedaulatan

Pakar bahasa menilai kebijakan ini sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan linguistik. Banyak negara lain telah lama menyesuaikan nama geografis asing dengan bahasa nasional masing-masing.

Indonesia menegaskan bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga identitas bangsa. Penyeragaman ejaan nama negara asing memperkuat posisi bahasa Indonesia sebagai bahasa modern yang tertata.

Ke depan, pemerintah membuka peluang pembaruan ejaan lain jika ditemukan ketidaksesuaian dengan kaidah bahasa Indonesia. Seluruh proses akan tetap melalui kajian ilmiah dan mekanisme internasional.

Dengan langkah ini, Indonesia menegaskan satu pesan penting: bahasa nasional terus berkembang, terjaga, dan siap bersaing di panggung global. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • doa ilmu bermanfaat

    Hati-Hati! Fitnah Dunia Datang dari Hal yang Kamu Cintai

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa terhindar fitnah dunia kini bukan lagi sekadar anjuran, tetapi kebutuhan yang mendesak. Di era media sosial, tekanan hidup, dan gaya hidup serba cepat, fitnah dunia hadir bukan hanya dalam bentuk musibah—melainkan juga dari harta, jabatan, popularitas, bahkan hal-hal yang kita banggakan. Menariknya, banyak orang tidak sadar. Fitnah itu sering datang dari […]

  • Satu siswa satu pohon

    Bupati Tasikmalaya Dorong Sekolah Jadi Pusat Perubahan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong sekolah menjadi pusat perubahan dalam pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peluncuran program Satu siswa satu pohon yang dirangkaikan dengan swasembada pangan berbasis sekolah di wilayah selatan Tasikmalaya, Senin (19/1/2026). Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menerima langsung kunjungan kerja Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) di […]

  • Kebijakan ASN

    Apa Yang Membuat Dedi Naik?

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Faktor kenaikan elektoral Dedi Mulyadi terlihat dari basis Jabar, kebijakan publik, dan perubahan peta politik nasional. Pendahuluan: Kenaikan yang Tidak Datang dari Ruang Hampa Lonjakan elektabilitas Dedi Mulyadi dalam simulasi calon presiden versi Indikator Politik Indonesia masih menjadi tanda tanya besar—bahkan di kalangan analis politik. Dalam survei yang dirilis 8 November 2025, elektabilitas Dedi mencapai […]

  • operasi pencarian longsor

    BNPB Lanjutkan Operasi Pencarian Longsor di Cilacap untuk Percepat Penemuan Korban

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BNPB kembali melanjutkan operasi pencarian longsor di Cilacap demi mempercepat penemuan korban hilang.operasi pencarian longsor di Cilacap demi mempercepat penemuan korban hilang. Operasi Pencarian Longsor Kembali Dikebut albadarpost.com, HUMANIORA – BNPB kembali mengaktifkan operasi pencarian longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu pagi. Keputusan ini diambil setelah seluruh aktivitas penyelamatan pada Jumat sore terpaksa […]

  • Ilustrasi reflektif tadabbur alam untuk Gen Z dengan latar langit, air, dan cahaya sebagai simbol kekuasaan Allah dalam Surah Al-Waqi’ah.

    Tadabbur Alam: Gen Z Terlalu Pede?

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tadabbur Alam bukan sekadar istilah kajian yang terdengar religius. Tadabbur alam, merenungi kekuasaan Allah, dan membaca tanda-tanda kebesaran-Nya justru menjadi tamparan keras bagi generasi digital. Di era ketika semua bisa dicari lewat mesin pencari, banyak orang merasa paling tahu. Namun ironisnya, semakin luas akses informasi, semakin tipis rasa tunduk kepada Sang Pencipta. […]

  • Guru membantu murid sulit diatur melalui pendekatan empati dan komunikasi positif di ruang kelas modern.

    Rahasia Kelas Tenang Tanpa Bentakan, Ini Seni Guru Modern

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Seorang guru pernah berdiri diam di depan kelas yang gaduh, bukan karena menyerah, tetapi karena memilih memahami. Di momen itulah ia sadar: murid sulit diatur bukan musuh pembelajaran, melainkan pesan yang belum dipahami. Fenomena murid sulit diatur, siswa sulit fokus, hingga perilaku kelas yang menantang kini semakin sering terjadi. Namun menariknya, banyak […]

expand_less