Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » BPJS Kesehatan Tetapkan 21 Layanan Tak Ditanggung

BPJS Kesehatan Tetapkan 21 Layanan Tak Ditanggung

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 layanan medis. Ketahui batas jaminan agar warga terhindar dari risiko biaya kesehatan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan dirancang untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga negara. Namun, tidak semua penyakit dan layanan medis ditanggung. Ada 21 kategori layanan yang secara tegas dikecualikan. Ketentuan ini penting diketahui publik karena berimplikasi langsung pada risiko pembiayaan kesehatan rumah tangga.

Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Regulasi ini menjadi rujukan resmi bagi BPJS Kesehatan dalam menentukan manfaat yang dijamin dan yang tidak. Di tengah tingginya biaya layanan kesehatan, pemahaman atas batasan ini menjadi krusial agar warga tidak salah asumsi saat membutuhkan layanan medis.

BPJS Kesehatan tetap berfungsi sebagai tulang punggung perlindungan kesehatan nasional. Namun, skema ini bekerja dengan prinsip kendali manfaat dan pembiayaan. Artinya, negara menetapkan batas agar program tetap berkelanjutan secara fiskal.


Batasan Layanan BPJS Kesehatan dalam Regulasi

Berdasarkan Perpres 82/2018, terdapat 21 jenis penyakit dan layanan medis yang tidak masuk dalam jaminan BPJS Kesehatan. Pembatasan ini mencakup layanan yang bersifat non-esensial, berisiko moral hazard, hingga layanan yang telah ditanggung oleh skema lain.

Baca juga: Haji Khusus 2026 Terancam Gagal Berangkat

Beberapa kategori utama yang tidak ditanggung antara lain perawatan estetika seperti operasi plastik dan perataan gigi, pengobatan infertilitas, serta pengobatan alternatif dan tradisional yang belum terbukti secara ilmiah melalui penilaian teknologi kesehatan.

BPJS Kesehatan juga tidak menanggung penyakit akibat tindak pidana, usaha bunuh diri, serta cedera akibat konsumsi alkohol atau penyalahgunaan obat. Ketentuan ini menunjukkan bahwa negara membatasi pembiayaan terhadap risiko yang dianggap dapat dicegah atau berada di luar prinsip perlindungan sosial.

Selain itu, layanan kesehatan di luar negeri, tindakan medis eksperimental, hingga alat kontrasepsi juga tidak masuk dalam cakupan jaminan. Pelayanan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan pun dikecualikan, kecuali dalam kondisi darurat medis.


BPJS Kesehatan dan Pembagian Tanggung Jawab Negara

Pembatasan manfaat BPJS Kesehatan tidak berdiri sendiri. Sejumlah layanan dikecualikan karena telah dijamin oleh program lain, seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kecelakaan lalu lintas. Dalam konteks ini, negara membagi tanggung jawab perlindungan sosial ke dalam beberapa skema agar tidak terjadi tumpang tindih anggaran.

Pelayanan kesehatan tertentu yang berkaitan dengan Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri, serta kegiatan bakti sosial, juga berada di luar skema BPJS Kesehatan. Kebijakan ini menegaskan bahwa BPJS bukan satu-satunya instrumen jaminan kesehatan, melainkan bagian dari ekosistem perlindungan sosial nasional.

Baca juga: Voucher CDC, Dukung Warga dan Pedagang Lokal Singapura

Dari sudut pandang kebijakan publik, pembatasan ini menjadi alat pengendali biaya. Tanpa batas yang jelas, beban klaim berpotensi membengkak dan mengancam keberlanjutan program. Namun, di sisi lain, kurangnya literasi publik sering membuat peserta baru memahami pengecualian ini saat sudah berada dalam kondisi darurat.


Dampak bagi Warga dan Pentingnya Literasi Jaminan Kesehatan

Bagi warga, pemahaman terhadap batasan BPJS Kesehatan bukan sekadar informasi administratif. Ini menyangkut kesiapan finansial dan pengambilan keputusan medis. Tanpa pengetahuan yang memadai, risiko pembiayaan mendadak bisa membebani rumah tangga.

Literasi jaminan kesehatan menjadi kunci. Negara perlu memastikan informasi mengenai manfaat dan pengecualian BPJS Kesehatan tersampaikan secara jelas, sederhana, dan mudah diakses. Transparansi ini penting agar peserta tidak merasa dirugikan, sekaligus mendorong penggunaan layanan kesehatan secara rasional.

BPJS Kesehatan tetap memainkan peran strategis dalam menjamin layanan kesehatan dasar masyarakat. Namun, keberlanjutan program ini bergantung pada keseimbangan antara hak peserta, kemampuan fiskal negara, dan kepatuhan pada regulasi yang berlaku.

BPJS Kesehatan menjamin layanan dasar, tetapi memiliki batas tegas. Warga perlu memahami pengecualian agar siap menghadapi risiko pembiayaan kesehatan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kesaktian Pancasila

    Hari Kesaktian Pancasila: Merayakan Keragaman dalam Persatuan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    “Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober jadi momentum merayakan keanekaragaman budaya Indonesia dalam persatuan.” albadarpost.com, PERSPEKTIF. Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila sebagai pengingat atas nilai-nilai dasar yang mempersatukan keragaman suku, agama, bahasa, budaya, dan wilayah. Di tengah pluralisme yang kaya, peringatan tahun ini kembali menegaskan bahwa perbedaan budaya bukan penghalang, melainkan […]

  • Istana untuk Anak Sekolah

    Kesempatan Langka, Sekolah Bisa Kunjungi Istana Kepresidenan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Sekolah dari seluruh Indonesia kini memiliki kesempatan mengikuti Program Istana untuk Anak Sekolah, sebuah kegiatan edukatif yang membuka akses pelajar untuk belajar langsung di Istana Kepresidenan. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Kementerian Sekretariat Negara, sekitar 5.000 siswa telah mengikuti program ini sejak April 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas pembelajaran kebangsaan bagi […]

  • Kebakaran Purbaratu

    Rumah Terbakar di Purbaratu, Warga Berhasil Selamat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran Purbaratu kembali menjadi perhatian warga Kota Tasikmalaya. Insiden kebakaran rumah yang diduga dipicu kebocoran gasolin terjadi di Kampung Golempang, Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Senin malam, 22 Juni 2026. Beruntung, respons cepat warga sekitar berhasil mencegah kobaran api meluas dan menyelamatkan seluruh penghuni rumah dari bahaya yang lebih besar. Peristiwa tersebut […]

  • Ilustrasi perempuan muda berjalan di kawasan sepi dengan bayangan pria mengintai, menggambarkan ancaman penculikan oleh penagih bank keliling.

    Modus Penagih Bank Keliling: Dari Utang ke Dugaan Penculikan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus dugaan penculikan dan penyekapan yang melibatkan penagih bank keliling memicu kekhawatiran publik. Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang keluarga korban asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, tetapi juga membuka diskusi serius tentang keamanan gadis remaja di daerah lain. Di tengah aktivitas ekonomi informal yang berkembang, masyarakat kini menghadapi risiko baru yang sebelumnya jarang […]

  • Perjalanan hijrah Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah bersama Abu Bakar dalam sejarah Islam

    Rahasia Hijrah Nabi Muhammad SAW: Strategi yang Mengubah Dunia

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Hijrah Nabi Muhammad menjadi titik balik besar dalam sejarah Islam. Peristiwa hijrah Nabi Muhammad bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan strategi cerdas yang mengubah arah peradaban dunia. Kisah hijrah Rasulullah ini juga menyimpan makna perjuangan, keberanian, dan keteguhan iman yang relevan hingga hari ini. Awal Tekanan di Makkah yang Memicu Hijrah Pada masa […]

  • Ilustrasi strategi Khalid bin Walid dalam Perang Uhud

    Sahabat Khalid bin Walid Kalahkan Nabi di Uhud? Ini Faktanya

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mencari Khalid bin Walid Uhud dan bertanya: siapakah sahabat Khalid bin Walid yang mengalahkan Nabi di Perang Uhud? Pertanyaan ini terdengar meyakinkan, bahkan sering beredar di media sosial. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, sejarah justru menyimpan fakta yang berbeda. Apakah benar ada sahabat Nabi yang bersama Khalid bin Walid saat […]

expand_less