Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Kemensos Ubah Penerima Bansos Jadi Pelaku Usaha KDMP

Kemensos Ubah Penerima Bansos Jadi Pelaku Usaha KDMP

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORAKopdes Merah Putih disiapkan bukan hanya sebagai salah satu jalur penyaluran bantuan sosial (bansos), tetapi juga sebagai wadah yang mendorong penerima bansos menjadi pelaku usaha. Melalui skema tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) ingin mengubah pola perlindungan sosial dari sekadar memberi bantuan menjadi membuka peluang ekonomi bagi keluarga penerima manfaat (KPM).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan bahwa penerima bansos didorong bergabung sebagai anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Menurutnya, koperasi dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghubungkan program perlindungan sosial dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Karena itu, pemerintah tidak hanya memastikan bantuan tepat sasaran, tetapi juga membuka kesempatan agar penerima manfaat mampu meningkatkan taraf hidup melalui kegiatan usaha.

Dari Penerima Bansos Menuju Pelaku Usaha

Berbeda dengan pola bantuan sosial yang selama ini identik dengan penyaluran dana atau kebutuhan pokok, Kemensos kini mulai mendorong penerima manfaat agar memiliki aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam keterangan resminya, Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah ingin para penerima bansos tidak berhenti sebagai penerima bantuan. Sebaliknya, mereka didorong menjadi anggota koperasi, memasarkan produk melalui KDMP, hingga tumbuh sebagai pelaku usaha di desa masing-masing.

Pendekatan tersebut dinilai lebih berdampak dalam jangka panjang. Ketika masyarakat memiliki usaha yang berkembang, mereka tidak hanya memperoleh tambahan penghasilan, tetapi juga berpeluang keluar dari ketergantungan terhadap bantuan sosial.

Dengan demikian, bansos berfungsi sebagai jaring pengaman, sedangkan koperasi menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi.

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Dilakukan Bertahap

Selain mendorong lahirnya pelaku usaha baru, pemerintah juga menyiapkan skema penyaluran beberapa program bantuan sosial melalui Kopdes Merah Putih.

Namun, Kemensos menegaskan bahwa kebijakan tersebut belum diterapkan secara menyeluruh. Pemerintah memilih melaksanakan prosesnya secara bertahap sesuai kesiapan koperasi di setiap daerah.

Program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tetap berjalan mengikuti mekanisme yang berlaku selama masa transisi. Selanjutnya, pemerintah akan mengevaluasi kesiapan infrastruktur, tata kelola, sumber daya manusia, dan sistem administrasi sebelum memperluas implementasi di daerah lain.

Langkah itu diambil agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar tanpa mengurangi hak penerima manfaat.

Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Kemensos memandang koperasi desa memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar lembaga simpan pinjam. Melalui KDMP, masyarakat memperoleh ruang untuk memasarkan hasil usaha, membangun jejaring bisnis, serta mengakses berbagai layanan ekonomi yang tersedia.

Bagi pelaku usaha mikro di desa, keberadaan koperasi juga membuka peluang memperluas pasar. Produk lokal dapat dipasarkan melalui jaringan koperasi sehingga nilai tambah ekonomi tetap berputar di lingkungan desa.

Selain itu, sinergi antara pemerintah, pengurus koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat menjadi faktor penting agar program ini berjalan sesuai tujuan. Tanpa kolaborasi tersebut, transformasi dari penerima bantuan menjadi pelaku usaha akan sulit tercapai.

Pemerintah Ingin Perlindungan Sosial Lebih Produktif

Perubahan pendekatan yang dilakukan Kemensos menunjukkan bahwa perlindungan sosial tidak lagi hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek. Pemerintah mulai mengarahkan berbagai program agar mampu menciptakan peluang usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Apabila implementasi berjalan sesuai rencana, Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi tempat penyaluran bantuan. Lebih dari itu, koperasi diharapkan berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi desa yang mampu memperkuat usaha masyarakat sekaligus mendukung pembangunan dari tingkat paling bawah.

Kebijakan tersebut juga menjadi peluang bagi desa untuk membangun ekosistem ekonomi yang lebih mandiri. Ketika anggota koperasi semakin aktif memproduksi dan memasarkan barang maupun jasa, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh keluarga penerima bansos, tetapi juga menggerakkan perekonomian desa secara keseluruhan.

Bantuan sosial memang mampu meringankan beban hidup. Namun, ketika penerima bansos berhasil membangun usaha melalui Kopdes Merah Putih, yang tumbuh bukan sekadar omzet atau keuntungan. Yang lahir adalah harapan baru: desa yang lebih mandiri, keluarga yang lebih sejahtera, dan masyarakat yang tidak lagi bergantung pada bantuan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fadia Arafiq ditangkap

    OTT KPK Guncang Pekalongan, Kekayaan Fadia Arafiq Disorot

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Fadia Arafiq ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (3/3/2026). Penangkapan Bupati Pekalongan itu langsung memicu perhatian luas karena laporan kekayaannya dalam LHKPN tercatat mencapai Rp85,6 miliar. Kasus ini kembali mengangkat isu klasik tentang kekayaan pejabat publik dan potensi penyalahgunaan kekuasaan. KPK mengamankan sejumlah pihak dalam operasi tersebut. Namun, lembaga […]

  • Mutilasi Depok

    5 Fakta Baru Mutilasi Depok yang Diungkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Mutilasi Depok kembali menjadi sorotan setelah penyidik mengungkap sejumlah perkembangan baru dalam penanganan perkara tersebut. Fakta terbaru yang disampaikan aparat tidak hanya mengungkap awal hubungan pelaku dan korban, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kasus mutilasi Depok mulai terurai melalui bukti digital, pemeriksaan saksi, dan hasil penyelidikan yang terus berkembang. Hingga kini, polisi masih […]

  • Tunduk yang Bukan Takut: Menjawab Tuduhan Feodalisme di Dunia Pesantren

    Tunduk yang Bukan Takut: Menjawab Tuduhan Feodalisme di Dunia Pesantren

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Cinta yang Bukan Asmara menggambarkan adab santri pada kiai atau ajengan sebagai wujud cinta ilmu, bukan feodalisme. Tunduk yang Lahir dari Cinta, Bukan dari Ketakutan albadarpost.com, CENDIKIA – Di tengah arus perdebatan publik tentang modernisasi lembaga pendidikan Islam, pesantren kembali menjadi sorotan. Sebagian kalangan luar menilai pesantren sebagai tempat yang masih memelihara sistem feodal, di […]

  • Ilustrasi jamaah haji di Masjidil Haram dengan latar Ka'bah, menggambarkan proses penerbitan visa haji Arab Saudi 2026 lebih awal.

    Resmi! Visa Haji 2026 Saudi Terbit Mulai 8 Februari

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Arab Saudi resmi memulai penerbitan visa haji 2026 lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kerajaan menetapkan 8 Februari 2026 sebagai tanggal resmi pembukaan visa haji untuk musim ibadah 1447 Hijriah. Kebijakan ini langsung menarik perhatian calon jamaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, karena memberikan waktu persiapan yang jauh lebih panjang. Langkah tersebut […]

  • Makam Pahlawan Pamarican

    Hari Bhayangkara, Warga Bersihkan Makam Pahlawan Pamarican

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tidak banyak warga yang mengetahui bahwa Makam Pahlawan Pamarican menyimpan kisah penting perjuangan kemerdekaan Indonesia di wilayah Ciamis Selatan. Situs Makam Pahlawan Pamarican menjadi bukti sejarah sekaligus pengingat bahwa Kecamatan Pamarican pernah menjadi jalur gerilya para pejuang. Karena itu, semangat menjaga sejarah Pamarican kembali menguat saat unsur Muspika bersama masyarakat menggelar […]

  • takdir Allah

    Makna Takdir Allah dalam Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 215
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ulama menegaskan bahwa setiap nafas manusia tidak pernah lepas dari ketentuan takdir Allah. Pesan ini menempatkan kehidupan manusia sebagai rangkaian pilihan dan peristiwa yang selalu berada dalam kehendak-Nya, sekaligus membawa dampak langsung pada sikap hidup umat dalam menghadapi nikmat maupun ujian. Penegasan tersebut merujuk pada ajaran Syekh Athoillah As-Sakandari dalam kitab Al-Hikam […]

expand_less