Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Sumedang Jadi Rujukan Tata Kelola Pemerintahan Digital

Sumedang Jadi Rujukan Tata Kelola Pemerintahan Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kemendagri menilai digitalisasi pemerintahan Sumedang layak jadi percontohan nasional yang transparan dan akuntabel.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah pusat menilai langkah Kabupaten Sumedang dalam membangun sistem pemerintahan berbasis digital bukan sekadar inovasi teknis, melainkan strategi kebijakan yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. Digitalisasi Pemerintahan Sumedang dinilai berhasil menjawab dua kebutuhan mendasar birokrasi daerah: transparansi dan responsivitas.

Penilaian itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus saat kunjungan kerja di Gedung Negara Sumedang, Jawa Barat, Jumat (19/12/2025). Ia mengapresiasi keberanian pemerintah daerah membuka proses tata kelola pemerintahan melalui sistem digital yang dapat diakses dan diawasi publik. Menurutnya, Sumedang layak disebut pionir dalam reformasi birokrasi berbasis teknologi.

“Transparansi tata kelola pemerintahan merupakan tantangan besar bagi seorang pemimpin. Dibutuhkan komitmen kuat untuk berani membuka kinerja, termasuk pengelolaan anggaran, kepada publik,” ujar Akhmad.

Pernyataan itu menegaskan bahwa digitalisasi bukan tujuan akhir. Ia menjadi alat untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai mandat publik. Di banyak daerah, keterbatasan akses data masih menjadi sumber ketidakpercayaan warga terhadap pemerintah. Sumedang, kata Akhmad, memilih jalur sebaliknya: membuka data, mempercepat proses, dan mengurangi ruang abu-abu dalam birokrasi.

Transparansi Digital dan Arah Reformasi Birokrasi

Dalam konteks Digitalisasi Pemerintahan Sumedang, Kemendagri melihat adanya kesesuaian antara inovasi daerah dan agenda nasional reformasi birokrasi. Pemerintahan digital dinilai mampu memangkas jalur layanan yang berbelit, sekaligus memperkuat akuntabilitas pengambilan keputusan.

Akhmad menekankan bahwa reformasi birokrasi bukan agenda sukarela. Ia merupakan amanat undang-undang yang wajib dijalankan seluruh pemerintah daerah. Arah kebijakan daerah juga harus sejalan dengan program strategis pemerintah pusat, termasuk Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2025.

Menurutnya, reformasi birokrasi adalah pondasi utama untuk membangun pemerintahan yang bersih, berwibawa, efektif, dan akuntabel. Tanpa perbaikan sistemik, inovasi hanya akan berhenti pada level simbolik.

“Reformasi birokrasi bukan sekadar beban administrasi, tetapi kebutuhan daerah,” kata Akhmad. Ia menambahkan, setiap daerah wajib melaporkan capaian reformasi birokrasi sebagai bagian dari evaluasi kinerja pembangunan.

Pelaporan ini penting agar kebijakan publik tidak berhenti pada dokumen perencanaan. Anggaran, pelaksanaan, dan hasilnya harus saling terhubung. Dalam sistem digital, keterkaitan itu dapat dilacak secara lebih terbuka dan terukur.

Sumedang Menuju Daerah Rujukan Nasional

Keberhasilan Digitalisasi Pemerintahan Sumedang mendorong Kemendagri menjajaki langkah lanjutan. Akhmad menyebut Sumedang berpeluang menjadi daerah percontohan nasional. Kementerian berencana mengajak sejumlah kepala daerah, terutama dari Kalimantan dan Sulawesi, untuk melihat langsung praktik tata kelola digital yang diterapkan.

Baca juga: Amanakan Nataru, Polda Jabar Siagakan 25.000 Personel

Langkah ini dipandang strategis. Alih-alih memaksakan model seragam dari pusat, Kemendagri memilih pendekatan berbagi praktik baik antar daerah. Dengan melihat langsung implementasi di lapangan, kepala daerah diharapkan memahami bahwa digitalisasi bukan proyek mahal tanpa hasil, melainkan investasi kebijakan jangka panjang.

Bagi warga, dampak dari sistem ini bersifat nyata. Proses pelayanan yang lebih cepat, informasi anggaran yang lebih terbuka, serta pengawasan publik yang lebih luas menciptakan relasi baru antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah tidak lagi berdiri di balik meja birokrasi, tetapi hadir melalui sistem yang bisa diakses kapan saja.

Namun, Akhmad juga mengingatkan bahwa teknologi tidak otomatis menjamin pemerintahan bersih. Tanpa komitmen politik dan kepemimpinan yang kuat, sistem digital berisiko menjadi etalase kosong. Karena itu, keberanian membuka data dan kesiapan diawasi publik menjadi kunci keberlanjutan reformasi.

Dengan menjadikan Sumedang sebagai rujukan, pemerintah pusat berharap percepatan transformasi digital tidak berhenti di satu daerah. Tantangannya kini adalah memastikan inovasi ini direplikasi secara adaptif, sesuai karakter dan kapasitas masing-masing daerah, tanpa kehilangan prinsip utama: transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang berdampak.

Digitalisasi Pemerintahan Sumedang dinilai Kemendagri mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan publik daerah. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persit tanam pohon saat HUT ke-80 dengan kegiatan penghijauan dan penanaman pohon buah untuk lingkungan dan ketahanan pangan

    HUT Persit ke-80 Berbeda: Tanam Pohon, Tanam Masa Depan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persit tanam pohon menjadi sorotan dalam peringatan HUT ke-80 tahun ini. Gerakan ini menghadirkan makna baru, jauh dari seremoni kaku. Aksi nyata seperti penanaman pohon, penghijauan, dan kepedulian lingkungan justru menjadi inti perayaan. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Persit tanam pohon bukan sekadar simbolik, tetapi strategi berkelanjutan untuk masa depan. Jumat […]

  • Hawa Nafsu Menurut Islam

    Mengapa Hawa Nafsu Lebih Berbahaya dari Syaitan?

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Hawa nafsu menurut Islam bukan sekadar dorongan untuk memenuhi keinginan duniawi. Dalam banyak keadaan, bahaya hawa nafsu, mengendalikan hawa nafsu, dan muhasabah justru menjadi kunci agar seseorang tidak terperosok ke dalam kesalahan yang tampak indah di permukaan. Di tengah era media sosial, ketika pujian, pengakuan, dan popularitas sering dijadikan ukuran keberhasilan, peringatan […]

  • perjalanan akhirat

    Lengkap dengan Dalil! Ini Urutan Perjalanan Akhirat yang Jarang Dipahami

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang memahami perjalanan akhirat hanya sebagai pilihan akhir: surga atau neraka. Padahal, perjalanan akhirat, fase setelah kematian, dan kehidupan setelah mati memiliki tahapan panjang yang dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Menariknya, dalil-dalil ini sebenarnya sangat jelas. Namun, sering kali kita melewatkannya begitu saja. 1. Alam Kubur: Awal Kehidupan Setelah Mati Segalanya […]

  • Qarun dalam Al-Qur'an

    Bukan Karena Hartanya, Qarun Binasa Karena Kalimat Ini

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ketika membahas Qarun dalam Al-Qur’an, banyak orang langsung membayangkan sosok yang memiliki kekayaan melimpah lalu ditelan bumi. Gambaran itu memang benar. Namun jika dicermati lebih dalam, Al-Qur’an justru mengungkap sesuatu yang lebih penting. Qarun tidak binasa semata karena hartanya. Ia binasa karena cara berpikir yang membuatnya lupa kepada Allah. Pola pikir itu […]

  • Pendidikan Karakter

    Pesan Diky untuk Lulusan SD: Akhlak Lebih Berharga dari Nilai

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tepuk tangan bergema di aula saat satu per satu siswa Kelas 6 melangkah menuju akhir perjalanan mereka di bangku sekolah dasar. Di antara senyum bangga para orang tua, terselip mata yang mulai berkaca-kaca. Momen pelepasan siswa memang selalu menghadirkan perasaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Namun dalam acara pelepasan siswa SD […]

  • Juara Ngojay Garut

    545 Atlet Ramaikan Juara Ngojay Garut 2026

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ajang Juara Ngojay Garut atau Kejuaraan Renang Garut 2026 kembali menghadirkan semangat kompetisi sekaligus pembinaan atlet usia dini. Turnamen yang memasuki pelaksanaan kedua ini menyedot antusiasme tinggi dengan melibatkan ratusan perenang muda dari berbagai klub, sekolah, ekstrakurikuler, hingga peserta privat dari Kabupaten Garut dan sejumlah daerah undangan. Kejuaraan bertajuk Juara Ngojay […]

expand_less