Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Bukan Modal, Ini Alasan UMKM Ditolak Bank: GRC Jadi Penentu

Bukan Modal, Ini Alasan UMKM Ditolak Bank: GRC Jadi Penentu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 215
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALGovernance, Risk, and Compliance (GRC) UMKM, tata kelola usaha, dan manajemen risiko kini menjadi faktor penting yang menentukan apakah bisnis bisa berkembang atau justru stagnan. Istilah GRC UMKM semakin sering muncul, terutama ketika pelaku usaha mengajukan pinjaman ke bank atau fintech.

Saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendorong lembaga keuangan tidak hanya melihat omzet. Mereka juga harus menilai bagaimana bisnis dikelola, seberapa transparan datanya, dan bagaimana risiko diantisipasi. Oleh karena itu, GRC UMKM berubah menjadi “bahasa kepercayaan” yang wajib dipahami.

Menariknya, banyak pelaku usaha belum sadar bahwa mereka bisa menerapkan GRC tanpa biaya besar dan tanpa sistem rumit.

Kenapa UMKM Sering Ditolak Meski Usaha Jalan?

Banyak pelaku UMKM merasa bingung ketika pengajuan pinjaman ditolak, padahal usaha terlihat lancar. Namun jika ditelusuri lebih dalam, masalahnya sering terletak pada pengelolaan, bukan pada produk.

Beberapa penyebab yang sering terjadi antara lain:

  • Keuangan usaha bercampur dengan pribadi
  • Tidak ada pencatatan transaksi yang konsisten
  • Data usaha sulit diverifikasi

Akibatnya, bank melihat usaha tersebut berisiko tinggi. Selain itu, kurangnya transparansi membuat pihak pemberi pinjaman ragu untuk memberikan dana.

Karena itu, GRC UMKM hadir sebagai solusi yang menjembatani kebutuhan bisnis dan kepercayaan finansial.

Strategi GRC UMKM yang Bisa Langsung Dipraktikkan

Agar bisnis lebih siap menghadapi sistem keuangan modern, pelaku usaha perlu menerapkan langkah-langkah praktis berikut.

1. Pisahkan Keuangan Sejak Awal

Pertama, gunakan rekening khusus untuk usaha. Langkah ini membantu memisahkan arus kas bisnis dari kebutuhan pribadi.

Dengan begitu, pelaku usaha bisa melihat kondisi keuangan secara lebih jelas dan akurat.

2. Bangun Kebiasaan Mencatat

Selanjutnya, biasakan mencatat semua transaksi. Tidak perlu aplikasi mahal, karena buku atau spreadsheet sederhana sudah cukup.

Fokus pada alur utama:

  • Pemasukan
  • Pengeluaran
  • Keuntungan

Konsistensi pencatatan akan membentuk fondasi bisnis yang kuat.

3. Terapkan Transparansi Data

Kemudian, pastikan semua data usaha sesuai kondisi nyata. Transparansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan.

Selain itu, data yang jujur memudahkan evaluasi dan pengambilan keputusan.

4. Kenali Risiko Sejak Dini

Setiap bisnis memiliki risiko. Oleh sebab itu, pelaku UMKM perlu mengidentifikasi potensi masalah sejak awal.

Contohnya:

  • Ketergantungan pada satu supplier
  • Perubahan harga bahan baku
  • Gangguan distribusi

Dengan mengenali risiko, pelaku usaha bisa menyiapkan solusi sebelum masalah muncul.

5. Mulai Digitalisasi Bertahap

Di sisi lain, digitalisasi membantu mempercepat pengelolaan usaha. Gunakan teknologi sederhana seperti:

  • QRIS untuk pembayaran
  • Aplikasi kasir
  • Penyimpanan data digital

Langkah ini tidak hanya mempermudah operasional, tetapi juga meningkatkan kredibilitas bisnis.

Dampak Nyata GRC UMKM bagi Perkembangan Usaha

Ketika GRC oleh UMKM diterapkan secara konsisten, dampaknya terasa cukup cepat.

Pertama, peluang mendapatkan pinjaman meningkat. Bank akan lebih percaya karena data usaha jelas dan rapi.

Kedua, bisnis menjadi lebih stabil karena risiko sudah dipetakan sejak awal.

Ketiga, peluang kerja sama terbuka lebih luas. Perusahaan besar cenderung memilih mitra yang memiliki sistem jelas.

Selain itu, kepercayaan pelanggan ikut meningkat karena usaha terlihat profesional.

Tantangan yang Perlu Diantisipasi

Meskipun terlihat sederhana, penerapan GRC UMKM tetap memiliki tantangan.

Sebagian pelaku usaha merasa pencatatan sebagai beban tambahan. Namun, jika dilakukan secara rutin, justru akan menghemat waktu dalam jangka panjang.

Selain itu, adaptasi digital sering terasa sulit di awal. Oleh karena itu, penting untuk memulai dari langkah kecil yang mudah dijalankan.

GRC UMKM Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

Perubahan sistem keuangan membuat GRC UMKM menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Pelaku usaha yang ingin berkembang harus mulai beradaptasi dari sekarang.

Dengan tata kelola yang rapi, manajemen risiko yang baik, dan kepatuhan terhadap aturan, peluang untuk naik kelas akan semakin besar.

Akhirnya, satu hal menjadi kunci:

UMKM yang transparan, tertib, dan terstruktur akan lebih mudah dipercaya, didanai, dan berkembang di era bisnis modern. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan Palestina

    Ramadhan di Palestina: Kisah Haru yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ramadhan Palestina menyimpan kisah yang jarang tersorot. Banyak orang mengenal konflik di wilayah ini, namun tidak semua memahami bagaimana suasana Ramadhan di Palestina berlangsung setiap hari. Puasa di Palestina, kehidupan Ramadhan warga Gaza, hingga cerita sahur dan berbuka di tengah keterbatasan menjadi potret nyata yang penuh haru dan kekuatan iman. Di balik […]

  • Fenomena salat Tarawih cepat di masjid saat Ramadan dengan jamaah berdiri rapat mengikuti imam.

    Fenomena Tarawih Kilat, Mengapa Semakin Banyak Terjadi?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Malam Ramadan biasanya dipenuhi lantunan ayat suci yang tenang dan menyejukkan. Namun belakangan, salat Tarawih cepat justru menjadi fenomena yang banyak dibicarakan. Video tarawih kilat menyebar luas di media sosial, memperlihatkan imam memimpin puluhan rakaat dalam waktu yang jauh lebih singkat dari kebiasaan. Sebagian jamaah terlihat lega karena bisa segera pulang, sementara […]

  • Pelatihan Jajanan Pasar

    Mau Punya Usaha Kue Tradisional? Disnaker Ciamis Buka Pelatihan Gratis

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Aroma harum kue tradisional yang baru matang masih menjadi pemandangan akrab di banyak pasar rakyat. Di antara warna hijau kue putu ayu, merah muda lapis beras, hingga kuning keemasan lemper yang tersusun di atas tampah bambu, tersimpan peluang usaha yang belum pernah benar-benar kehilangan peminatnya. Melihat potensi tersebut, pelatihan jajanan pasar atau […]

  • Kecelakaan Rancaekek

    Pagi Mencekam di Rancaekek, Pemotor Wanita Tewas Ditabrak Truk

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan Rancaekek kembali menyita perhatian publik. Suasana pagi di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di Kampung Nagrak, Desa Nanjung Mekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, mendadak berubah mencekam setelah seorang pengendara sepeda motor perempuan meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan sebuah truk, Senin (20/7/2026). Dalam kecelakaan lalu lintas di Rancaekek tersebut, korban berinisial […]

  • Peran NU dalam nasionalisme

    Peran NU, Sejak Awal Berdiri hingga Kini

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nahdlatul Ulama (NU) sejak awal berdiri tidak hanya berperan sebagai organisasi keagamaan. NU juga mengambil posisi strategis dalam membangun nasionalisme Indonesia melalui jalur pendidikan keagamaan dan pesantren. Peran NU dalam nasionalisme tumbuh seiring kesadaran para ulama bahwa agama dan cinta tanah air tidak bisa dipisahkan. Sejarah mencatat NU berdiri pada 31 Januari […]

  • Nobar Piala Dunia 2026

    Tito Karnavian Minta Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah menggelar nobar Piala Dunia 2026 di berbagai ruang publik. Imbauan tersebut membuka peluang lahirnya pesta sepak bola rakyat yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat. Selain itu, kegiatan menonton bersama pertandingan Piala Dunia 2026 dinilai dapat menghidupkan kembali […]

expand_less