Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Bukan Modal, Ini Alasan UMKM Ditolak Bank: GRC Jadi Penentu

Bukan Modal, Ini Alasan UMKM Ditolak Bank: GRC Jadi Penentu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALGovernance, Risk, and Compliance (GRC) UMKM, tata kelola usaha, dan manajemen risiko kini menjadi faktor penting yang menentukan apakah bisnis bisa berkembang atau justru stagnan. Istilah GRC UMKM semakin sering muncul, terutama ketika pelaku usaha mengajukan pinjaman ke bank atau fintech.

Saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendorong lembaga keuangan tidak hanya melihat omzet. Mereka juga harus menilai bagaimana bisnis dikelola, seberapa transparan datanya, dan bagaimana risiko diantisipasi. Oleh karena itu, GRC UMKM berubah menjadi “bahasa kepercayaan” yang wajib dipahami.

Menariknya, banyak pelaku usaha belum sadar bahwa mereka bisa menerapkan GRC tanpa biaya besar dan tanpa sistem rumit.

Kenapa UMKM Sering Ditolak Meski Usaha Jalan?

Banyak pelaku UMKM merasa bingung ketika pengajuan pinjaman ditolak, padahal usaha terlihat lancar. Namun jika ditelusuri lebih dalam, masalahnya sering terletak pada pengelolaan, bukan pada produk.

Beberapa penyebab yang sering terjadi antara lain:

  • Keuangan usaha bercampur dengan pribadi
  • Tidak ada pencatatan transaksi yang konsisten
  • Data usaha sulit diverifikasi

Akibatnya, bank melihat usaha tersebut berisiko tinggi. Selain itu, kurangnya transparansi membuat pihak pemberi pinjaman ragu untuk memberikan dana.

Karena itu, GRC UMKM hadir sebagai solusi yang menjembatani kebutuhan bisnis dan kepercayaan finansial.

Strategi GRC UMKM yang Bisa Langsung Dipraktikkan

Agar bisnis lebih siap menghadapi sistem keuangan modern, pelaku usaha perlu menerapkan langkah-langkah praktis berikut.

1. Pisahkan Keuangan Sejak Awal

Pertama, gunakan rekening khusus untuk usaha. Langkah ini membantu memisahkan arus kas bisnis dari kebutuhan pribadi.

Dengan begitu, pelaku usaha bisa melihat kondisi keuangan secara lebih jelas dan akurat.

2. Bangun Kebiasaan Mencatat

Selanjutnya, biasakan mencatat semua transaksi. Tidak perlu aplikasi mahal, karena buku atau spreadsheet sederhana sudah cukup.

Fokus pada alur utama:

  • Pemasukan
  • Pengeluaran
  • Keuntungan

Konsistensi pencatatan akan membentuk fondasi bisnis yang kuat.

3. Terapkan Transparansi Data

Kemudian, pastikan semua data usaha sesuai kondisi nyata. Transparansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan.

Selain itu, data yang jujur memudahkan evaluasi dan pengambilan keputusan.

4. Kenali Risiko Sejak Dini

Setiap bisnis memiliki risiko. Oleh sebab itu, pelaku UMKM perlu mengidentifikasi potensi masalah sejak awal.

Contohnya:

  • Ketergantungan pada satu supplier
  • Perubahan harga bahan baku
  • Gangguan distribusi

Dengan mengenali risiko, pelaku usaha bisa menyiapkan solusi sebelum masalah muncul.

5. Mulai Digitalisasi Bertahap

Di sisi lain, digitalisasi membantu mempercepat pengelolaan usaha. Gunakan teknologi sederhana seperti:

  • QRIS untuk pembayaran
  • Aplikasi kasir
  • Penyimpanan data digital

Langkah ini tidak hanya mempermudah operasional, tetapi juga meningkatkan kredibilitas bisnis.

Dampak Nyata GRC UMKM bagi Perkembangan Usaha

Ketika GRC oleh UMKM diterapkan secara konsisten, dampaknya terasa cukup cepat.

Pertama, peluang mendapatkan pinjaman meningkat. Bank akan lebih percaya karena data usaha jelas dan rapi.

Kedua, bisnis menjadi lebih stabil karena risiko sudah dipetakan sejak awal.

Ketiga, peluang kerja sama terbuka lebih luas. Perusahaan besar cenderung memilih mitra yang memiliki sistem jelas.

Selain itu, kepercayaan pelanggan ikut meningkat karena usaha terlihat profesional.

Tantangan yang Perlu Diantisipasi

Meskipun terlihat sederhana, penerapan GRC UMKM tetap memiliki tantangan.

Sebagian pelaku usaha merasa pencatatan sebagai beban tambahan. Namun, jika dilakukan secara rutin, justru akan menghemat waktu dalam jangka panjang.

Selain itu, adaptasi digital sering terasa sulit di awal. Oleh karena itu, penting untuk memulai dari langkah kecil yang mudah dijalankan.

GRC UMKM Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

Perubahan sistem keuangan membuat GRC UMKM menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Pelaku usaha yang ingin berkembang harus mulai beradaptasi dari sekarang.

Dengan tata kelola yang rapi, manajemen risiko yang baik, dan kepatuhan terhadap aturan, peluang untuk naik kelas akan semakin besar.

Akhirnya, satu hal menjadi kunci:

UMKM yang transparan, tertib, dan terstruktur akan lebih mudah dipercaya, didanai, dan berkembang di era bisnis modern. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi MUI dan Kemenag dalam program transmigrasi alumni pesantren untuk penguatan dakwah dan ekonomi umat.

    Strategi Baru Modernisasi Dakwah Bagi Alumni Pesantren

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pesantren tidak lagi berdiri hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan tradisional. Di tengah arus urbanisasi, perubahan ekonomi, dan tantangan ideologi global, pesantren dituntut tampil lebih adaptif. Di sinilah kolaborasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) menemukan momentumnya. Program transmigrasi alumni pesantren yang tengah disiapkan MUI dan Kemenag bukan sekadar pemindahan penduduk. […]

  • Perang Badar

    Terungkap! Fakta Perang Badar yang Disembunyikan Sejarah

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perang Badar kembali menjadi sorotan dalam berbagai kajian sejarah Islam, terutama karena menyimpan banyak fakta yang jarang dibahas. Fakta Perang Badar, kisah Perang Badar, dan sejarah Perang Badar tidak hanya berbicara tentang pertempuran, tetapi juga strategi, keimanan, serta perubahan besar dalam peta kekuatan dunia saat itu. Ini bukan sekadar perang biasa—melainkan momen yang […]

  • ilustrasi konsep affiliate marketing online dengan komisi penjualan dalam perspektif bisnis digital menurut Islam

    Hukum Affiliate Marketing dalam Islam: Halal atau Haram?

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Perkembangan ekonomi digital membuat banyak orang tertarik menjalankan affiliate marketing sebagai sumber penghasilan tambahan. Namun demikian, sebagian Muslim masih bertanya tentang hukum affiliate marketing dalam Islam. Apakah affiliate marketing halal atau haram, dan bagaimana bisnis affiliate menurut Islam dipandang dalam fikih muamalah? Pertanyaan ini wajar muncul karena sistem affiliate melibatkan komisi dari […]

  • Awal Ramadhan Muhammadiyah

    Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H dan Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 dan Idul Fitri 20 Maret 2026. Berikut jadwal lengkap puasa dan libur Lebaran 2026. albadarpost.com, LENSA. Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengumumkan ketetapan Awal Ramadhan Muhammadiyah 1447 H dan jadwal Idul Fitri 2026. Penetapan ini dituangkan dalam Maklumat Muhammadiyah No. 01/MLM/1.1/B/2025 […]

  • CDPOB Jawa Barat

    DPRD Jabar Jaga Skor CDPOB Jawa Barat untuk Pemekaran Bertahap

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DPRD Jabar terus mengevaluasi CDPOB Jawa Barat sambil menunggu pencabutan moratorium pemekaran daerah. Penilaian CDPOB Jawa Barat Tetap Berjalan albadarpost.com, LENSA – DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan proses evaluasi terhadap CDPOB (Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru) Jawa Barat tetap dilakukan rutin. Penilaian ini penting untuk menjaga seluruh indikator teknis sepuluh calon daerah tetap sesuai ketentuan, […]

  • Hakordia 2025

    KPK Gelar Hakordia 2025 untuk Perkuat Gerakan Antikorupsi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KPK gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta dengan agenda kolaborasi antikorupsi lintas sektor selama empat hari. albadarpost.com, LENSA – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Hakordia 2025 sebagai gerakan kolaborasi nasional yang dipusatkan di Yogyakarta pada 6–9 Desember. Agenda empat hari ini bukan seremoni tahunan, tetapi ruang inklusif yang dirancang untuk memperluas partisipasi publik dalam pencegahan korupsi. Penetapan […]

expand_less