Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Bukan Modal, Ini Alasan UMKM Ditolak Bank: GRC Jadi Penentu

Bukan Modal, Ini Alasan UMKM Ditolak Bank: GRC Jadi Penentu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALGovernance, Risk, and Compliance (GRC) UMKM, tata kelola usaha, dan manajemen risiko kini menjadi faktor penting yang menentukan apakah bisnis bisa berkembang atau justru stagnan. Istilah GRC UMKM semakin sering muncul, terutama ketika pelaku usaha mengajukan pinjaman ke bank atau fintech.

Saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendorong lembaga keuangan tidak hanya melihat omzet. Mereka juga harus menilai bagaimana bisnis dikelola, seberapa transparan datanya, dan bagaimana risiko diantisipasi. Oleh karena itu, GRC UMKM berubah menjadi “bahasa kepercayaan” yang wajib dipahami.

Menariknya, banyak pelaku usaha belum sadar bahwa mereka bisa menerapkan GRC tanpa biaya besar dan tanpa sistem rumit.

Kenapa UMKM Sering Ditolak Meski Usaha Jalan?

Banyak pelaku UMKM merasa bingung ketika pengajuan pinjaman ditolak, padahal usaha terlihat lancar. Namun jika ditelusuri lebih dalam, masalahnya sering terletak pada pengelolaan, bukan pada produk.

Beberapa penyebab yang sering terjadi antara lain:

  • Keuangan usaha bercampur dengan pribadi
  • Tidak ada pencatatan transaksi yang konsisten
  • Data usaha sulit diverifikasi

Akibatnya, bank melihat usaha tersebut berisiko tinggi. Selain itu, kurangnya transparansi membuat pihak pemberi pinjaman ragu untuk memberikan dana.

Karena itu, GRC UMKM hadir sebagai solusi yang menjembatani kebutuhan bisnis dan kepercayaan finansial.

Strategi GRC UMKM yang Bisa Langsung Dipraktikkan

Agar bisnis lebih siap menghadapi sistem keuangan modern, pelaku usaha perlu menerapkan langkah-langkah praktis berikut.

1. Pisahkan Keuangan Sejak Awal

Pertama, gunakan rekening khusus untuk usaha. Langkah ini membantu memisahkan arus kas bisnis dari kebutuhan pribadi.

Dengan begitu, pelaku usaha bisa melihat kondisi keuangan secara lebih jelas dan akurat.

2. Bangun Kebiasaan Mencatat

Selanjutnya, biasakan mencatat semua transaksi. Tidak perlu aplikasi mahal, karena buku atau spreadsheet sederhana sudah cukup.

Fokus pada alur utama:

  • Pemasukan
  • Pengeluaran
  • Keuntungan

Konsistensi pencatatan akan membentuk fondasi bisnis yang kuat.

3. Terapkan Transparansi Data

Kemudian, pastikan semua data usaha sesuai kondisi nyata. Transparansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan.

Selain itu, data yang jujur memudahkan evaluasi dan pengambilan keputusan.

4. Kenali Risiko Sejak Dini

Setiap bisnis memiliki risiko. Oleh sebab itu, pelaku UMKM perlu mengidentifikasi potensi masalah sejak awal.

Contohnya:

  • Ketergantungan pada satu supplier
  • Perubahan harga bahan baku
  • Gangguan distribusi

Dengan mengenali risiko, pelaku usaha bisa menyiapkan solusi sebelum masalah muncul.

5. Mulai Digitalisasi Bertahap

Di sisi lain, digitalisasi membantu mempercepat pengelolaan usaha. Gunakan teknologi sederhana seperti:

  • QRIS untuk pembayaran
  • Aplikasi kasir
  • Penyimpanan data digital

Langkah ini tidak hanya mempermudah operasional, tetapi juga meningkatkan kredibilitas bisnis.

Dampak Nyata GRC UMKM bagi Perkembangan Usaha

Ketika GRC oleh UMKM diterapkan secara konsisten, dampaknya terasa cukup cepat.

Pertama, peluang mendapatkan pinjaman meningkat. Bank akan lebih percaya karena data usaha jelas dan rapi.

Kedua, bisnis menjadi lebih stabil karena risiko sudah dipetakan sejak awal.

Ketiga, peluang kerja sama terbuka lebih luas. Perusahaan besar cenderung memilih mitra yang memiliki sistem jelas.

Selain itu, kepercayaan pelanggan ikut meningkat karena usaha terlihat profesional.

Tantangan yang Perlu Diantisipasi

Meskipun terlihat sederhana, penerapan GRC UMKM tetap memiliki tantangan.

Sebagian pelaku usaha merasa pencatatan sebagai beban tambahan. Namun, jika dilakukan secara rutin, justru akan menghemat waktu dalam jangka panjang.

Selain itu, adaptasi digital sering terasa sulit di awal. Oleh karena itu, penting untuk memulai dari langkah kecil yang mudah dijalankan.

GRC UMKM Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

Perubahan sistem keuangan membuat GRC UMKM menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Pelaku usaha yang ingin berkembang harus mulai beradaptasi dari sekarang.

Dengan tata kelola yang rapi, manajemen risiko yang baik, dan kepatuhan terhadap aturan, peluang untuk naik kelas akan semakin besar.

Akhirnya, satu hal menjadi kunci:

UMKM yang transparan, tertib, dan terstruktur akan lebih mudah dipercaya, didanai, dan berkembang di era bisnis modern. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penyekapan anak Tasikmalaya

    Remaja 15 Tahun Disekap Dua Hari di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Empat Pelaku

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Polisi tangkap pelaku penyekapan remaja, indikasi budaya predator di ruang publik. Remaja 15 Tahun Disekap, Aparat Bergerak Saat Keluarga Mencari albadarpost.com, EDITORIAL – Sebuah penggerebekan di kawasan Jalan Komalasari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, membuka luka sosial yang selama ini kita abaikan. Seorang anak berusia 15 tahun ditemukan dalam kamar penginapan bersama empat pria. […]

  • UMKM Sukaratu

    Camilan Lokal UMKM Sukaratu Perluas Akses Pasar

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – UMKM Sukaratu di Kabupaten Tasikmalaya terus mengembangkan produk camilan lokal dengan pendekatan yang konsisten dan terukur. Salah satunya Laziiz Snacks, pelaku usaha mikro yang mengolah camilan tradisional berbasis resep keluarga sejak 1988 dan kini memperluas akses pasarnya hingga ke luar negeri. Keberadaan UMKM Sukaratu seperti Laziiz Snacks menjadi relevan di tengah […]

  • Mahasiswi Hilang

    Breaking News: Mahasiswi UMB Tasikmalaya Dilaporkan Hilang

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus mahasiswi hilang kembali menghebohkan warga Jawa Barat. Seorang mahasiswi Universitas Mayasari Bakti (UMB) Tasikmalaya bernama Ulfah Hadiatul Alia dilaporkan hilang sejak 5 April 2026 dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Informasi tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan memicu perhatian masyarakat. Banyak warga ikut membagikan foto korban dengan harapan […]

  • Medali Wushu Kris Dayanti

    Medali Wushu Kris Dayanti di Kejuaraan Dunia, Bukti Konsistensi dan Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Medali Wushu Kris Dayanti di kejuaraan dunia menegaskan konsistensi latihan, disiplin, dan semangat tanpa batas usia. albadarpost.com, PELITA – Penyanyi sekaligus anggota DPR RI Kris Dayanti kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena karya musik atau kiprahnya di parlemen, melainkan karena keberhasilannya meraih medali wushu Kris Dayanti berupa medali perak pada ajang World Wushu […]

  • Perbandingan grafis kekuatan militer Indonesia vs Singapore menurut GlobalFirepower 2026 — memuat data PowerIndex, personel, armada, dan anggaran pertahanan.

    Kekuatan Militer Indonesia vs Singapura

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 457
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perbandingan kekuatan militer Indonesia vs Singapore menurut GlobalFirepower 2026 menunjukkan dinamika strategis antara dua negara penting di Asia Tenggara. Data terbaru menempatkan Indonesia dan Singapore pada posisi yang mencerminkan kekuatan masing-masing, dengan indikator berbeda dalam personel, anggaran, armada, dan kesiapan logistik. Analisa ini penting karena membahas bukan siapa yang lebih kuat […]

  • vendor

    Vendor dan Calon Pengantin Jadi Korban WO Garut

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus dugaan penipuan jasa layanan pernikahan kembali mencuat. Kali ini, sebuah wedding organizer (WO) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menipu puluhan calon pengantin dan vendor pernikahan. Total kerugian yang dialami para korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Para korban berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari calon pengantin hingga vendor […]

expand_less