Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Bukan Modal, Ini Alasan UMKM Ditolak Bank: GRC Jadi Penentu

Bukan Modal, Ini Alasan UMKM Ditolak Bank: GRC Jadi Penentu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALGovernance, Risk, and Compliance (GRC) UMKM, tata kelola usaha, dan manajemen risiko kini menjadi faktor penting yang menentukan apakah bisnis bisa berkembang atau justru stagnan. Istilah GRC UMKM semakin sering muncul, terutama ketika pelaku usaha mengajukan pinjaman ke bank atau fintech.

Saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mendorong lembaga keuangan tidak hanya melihat omzet. Mereka juga harus menilai bagaimana bisnis dikelola, seberapa transparan datanya, dan bagaimana risiko diantisipasi. Oleh karena itu, GRC UMKM berubah menjadi “bahasa kepercayaan” yang wajib dipahami.

Menariknya, banyak pelaku usaha belum sadar bahwa mereka bisa menerapkan GRC tanpa biaya besar dan tanpa sistem rumit.

Kenapa UMKM Sering Ditolak Meski Usaha Jalan?

Banyak pelaku UMKM merasa bingung ketika pengajuan pinjaman ditolak, padahal usaha terlihat lancar. Namun jika ditelusuri lebih dalam, masalahnya sering terletak pada pengelolaan, bukan pada produk.

Beberapa penyebab yang sering terjadi antara lain:

  • Keuangan usaha bercampur dengan pribadi
  • Tidak ada pencatatan transaksi yang konsisten
  • Data usaha sulit diverifikasi

Akibatnya, bank melihat usaha tersebut berisiko tinggi. Selain itu, kurangnya transparansi membuat pihak pemberi pinjaman ragu untuk memberikan dana.

Karena itu, GRC UMKM hadir sebagai solusi yang menjembatani kebutuhan bisnis dan kepercayaan finansial.

Strategi GRC UMKM yang Bisa Langsung Dipraktikkan

Agar bisnis lebih siap menghadapi sistem keuangan modern, pelaku usaha perlu menerapkan langkah-langkah praktis berikut.

1. Pisahkan Keuangan Sejak Awal

Pertama, gunakan rekening khusus untuk usaha. Langkah ini membantu memisahkan arus kas bisnis dari kebutuhan pribadi.

Dengan begitu, pelaku usaha bisa melihat kondisi keuangan secara lebih jelas dan akurat.

2. Bangun Kebiasaan Mencatat

Selanjutnya, biasakan mencatat semua transaksi. Tidak perlu aplikasi mahal, karena buku atau spreadsheet sederhana sudah cukup.

Fokus pada alur utama:

  • Pemasukan
  • Pengeluaran
  • Keuntungan

Konsistensi pencatatan akan membentuk fondasi bisnis yang kuat.

3. Terapkan Transparansi Data

Kemudian, pastikan semua data usaha sesuai kondisi nyata. Transparansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan.

Selain itu, data yang jujur memudahkan evaluasi dan pengambilan keputusan.

4. Kenali Risiko Sejak Dini

Setiap bisnis memiliki risiko. Oleh sebab itu, pelaku UMKM perlu mengidentifikasi potensi masalah sejak awal.

Contohnya:

  • Ketergantungan pada satu supplier
  • Perubahan harga bahan baku
  • Gangguan distribusi

Dengan mengenali risiko, pelaku usaha bisa menyiapkan solusi sebelum masalah muncul.

5. Mulai Digitalisasi Bertahap

Di sisi lain, digitalisasi membantu mempercepat pengelolaan usaha. Gunakan teknologi sederhana seperti:

  • QRIS untuk pembayaran
  • Aplikasi kasir
  • Penyimpanan data digital

Langkah ini tidak hanya mempermudah operasional, tetapi juga meningkatkan kredibilitas bisnis.

Dampak Nyata GRC UMKM bagi Perkembangan Usaha

Ketika GRC oleh UMKM diterapkan secara konsisten, dampaknya terasa cukup cepat.

Pertama, peluang mendapatkan pinjaman meningkat. Bank akan lebih percaya karena data usaha jelas dan rapi.

Kedua, bisnis menjadi lebih stabil karena risiko sudah dipetakan sejak awal.

Ketiga, peluang kerja sama terbuka lebih luas. Perusahaan besar cenderung memilih mitra yang memiliki sistem jelas.

Selain itu, kepercayaan pelanggan ikut meningkat karena usaha terlihat profesional.

Tantangan yang Perlu Diantisipasi

Meskipun terlihat sederhana, penerapan GRC UMKM tetap memiliki tantangan.

Sebagian pelaku usaha merasa pencatatan sebagai beban tambahan. Namun, jika dilakukan secara rutin, justru akan menghemat waktu dalam jangka panjang.

Selain itu, adaptasi digital sering terasa sulit di awal. Oleh karena itu, penting untuk memulai dari langkah kecil yang mudah dijalankan.

GRC UMKM Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan

Perubahan sistem keuangan membuat GRC UMKM menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Pelaku usaha yang ingin berkembang harus mulai beradaptasi dari sekarang.

Dengan tata kelola yang rapi, manajemen risiko yang baik, dan kepatuhan terhadap aturan, peluang untuk naik kelas akan semakin besar.

Akhirnya, satu hal menjadi kunci:

UMKM yang transparan, tertib, dan terstruktur akan lebih mudah dipercaya, didanai, dan berkembang di era bisnis modern. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengendara mengisi BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina setelah harga Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.900 per liter.

    Pertamax Turbo Naik Jadi Rp19.900, Warga Mulai Keluhkan Biaya Harian

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kenaikan harga BBM nonsubsidi kembali memicu perhatian publik. PT Pertamina resmi menyesuaikan harga sejumlah bahan bakar mulai Minggu, 4 Mei 2026. Dalam daftar terbaru itu, Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.900 per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Angka tersebut langsung memicu perbincangan luas di media sosial. Sebab bagi sebagian pengguna […]

  • Pelaku UMKM mempromosikan produk melalui media sosial menggunakan smartphone untuk meningkatkan penjualan bisnis kecil.

    5 Cara UMKM Naik Omzet dari Media Sosial Tanpa Modal Iklan Besar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak pelaku usaha kecil kini mencari cara UMKM naik omzet dengan media sosial. Strategi UMKM media sosial, promosi online, dan pemasaran digital terbukti mampu meningkatkan penjualan tanpa biaya besar. Karena itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mulai memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar sekaligus membangun hubungan dengan pelanggan. Media sosial […]

  • Ilustrasi jamaah haji di Masjidil Haram dengan latar Ka'bah, menggambarkan proses penerbitan visa haji Arab Saudi 2026 lebih awal.

    Resmi! Visa Haji 2026 Saudi Terbit Mulai 8 Februari

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Arab Saudi resmi memulai penerbitan visa haji 2026 lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kerajaan menetapkan 8 Februari 2026 sebagai tanggal resmi pembukaan visa haji untuk musim ibadah 1447 Hijriah. Kebijakan ini langsung menarik perhatian calon jamaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, karena memberikan waktu persiapan yang jauh lebih panjang. Langkah tersebut […]

  • kebijakan politik-hukum

    Pemerintah Tetapkan Kebijakan Baru Politik-Hukum dan Dampaknya bagi Publik

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Pemerintah menetapkan sejumlah kebijakan politik-hukum baru yang berdampak pada regulasi, aparat, dan layanan publik. albadarpost.com, LENSA -Kebijakan politik-hukum pemerintah kembali bergerak dalam satu pekan terakhir. Sejumlah keputusan strategis, mulai dari penetapan pahlawan nasional hingga pembatasan jabatan sipil bagi polisi aktif, menandai perubahan aturan yang berdampak langsung pada ruang publik. Perkembangan ini penting karena mempengaruhi tata […]

  • Bentrok WNA Ketapang

    Negara Diuji dalam Penanganan Bentrok WNA Ketapang

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Penanganan Bentrok WNA Ketapang menguji ketegasan negara dan tata kelola tambang. albadarpost.com, EDITORIAL – Bentrok WNA Ketapang yang melibatkan warga negara asing, prajurit TNI, dan warga sipil di area tambang emas Ketapang bukan sekadar insiden keamanan. Peristiwa ini membuka pertanyaan lebih besar tentang ketegasan negara dalam menegakkan hukum, mengawasi WNA, dan menertibkan konflik […]

  • kontes sapi potong

    Pemerintah Tasikmalaya Gelar Kontes Sapi Potong untuk Naikkan Nilai Ternak

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Kontes sapi potong di RPH Indihiang Tasikmalaya fokus peningkatan nilai jual ternak dan edukasi peternak. albadarpost.com, LENSA — Kontes sapi potong yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang menghadirkan 50 peternak dari wilayah Priangan Timur hingga Bandung. Agenda ini bertujuan meningkatkan nilai jual ternak, memberi edukasi […]

expand_less