Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Negara Diuji dalam Penanganan Bentrok WNA Ketapang

Negara Diuji dalam Penanganan Bentrok WNA Ketapang

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost: Penanganan Bentrok WNA Ketapang menguji ketegasan negara dan tata kelola tambang.

albadarpost.com, EDITORIAL – Bentrok WNA Ketapang yang melibatkan warga negara asing, prajurit TNI, dan warga sipil di area tambang emas Ketapang bukan sekadar insiden keamanan. Peristiwa ini membuka pertanyaan lebih besar tentang ketegasan negara dalam menegakkan hukum, mengawasi WNA, dan menertibkan konflik bisnis di sektor sumber daya alam.

Panglima Kodam XII/Tanjungpura menegaskan TNI tidak terlibat dalam penyelidikan. Pemeriksaan diserahkan sepenuhnya kepada Imigrasi dan Kepolisian. Secara prosedural, langkah ini tepat. Namun secara substansi, publik berhak bertanya: apakah negara cukup hadir melindungi hukum dan kepentingan warga di wilayah tambang?


Fakta Dasar: Apa yang Terjadi di Ketapang

Bentrok WNA Ketapang terjadi pada 14 Desember 2025 di areal tambang emas PT Sultan Rafli Mandiri (SRM), Kecamatan Tumbang Titi. Insiden melibatkan 15 WNA asal China, prajurit TNI yang sedang latihan, dan unsur sipil. Konflik dipicu sengketa kepengurusan perusahaan antara manajemen lama dan versi baru.

Versi manajemen lama menyebut kericuhan berawal dari pengoperasian drone oleh staf teknis WNA di area izin usaha pertambangan. Drone dan ponsel sempat disita, data dihapus, lalu dikembalikan. Sebaliknya, manajemen versi baru menyatakan aktivitas drone dilakukan tanpa izin dan memicu kecurigaan pengamanan internal.

Kodam XII/Tanjungpura melaporkan adanya dugaan penyerangan menggunakan senjata tajam, airsoft gun, dan alat setrum. Akibatnya, satu mobil dan satu sepeda motor rusak. Imigrasi Ketapang telah mengamankan seluruh WNA untuk pemeriksaan keimigrasian. Mereka diketahui memegang izin tinggal terbatas (KITAS) dengan sponsor manajemen lama perusahaan.


Analisis Redaksi: Negara Tidak Boleh Sekadar Menjaga Jarak

Dalam Bentrok WNA Ketapang, sikap Kodam yang menarik diri dari penyidikan patut diapresiasi sebagai bentuk penghormatan terhadap hukum sipil. Namun editorial ini menilai, penegakan hukum tidak cukup berhenti pada pembagian kewenangan administratif.

Baca juga: Peran Caregiver Menentukan Kualitas Hidup Pasien

Konflik ini menunjukkan rapuhnya tata kelola tambang. Sengketa manajemen dibiarkan berlarut, pengawasan WNA longgar, dan aparat baru hadir setelah konflik membesar. Ketika ketegangan berujung kekerasan, negara terlihat reaktif, bukan preventif.

Penyerahan penuh kasus kepada Imigrasi dan Kepolisian harus dibaca sebagai ujian. Jika penanganannya setengah hati, pesan yang sampai ke publik jelas: konflik bisnis bisa berubah menjadi kekerasan tanpa konsekuensi tegas.


Konteks Historis: Pola Lama di Wilayah Tambang

Bentrok WNA Ketapang bukan peristiwa tunggal. Dalam satu dekade terakhir, konflik di wilayah tambang sering berulang dengan pola serupa: sengketa izin, manajemen ganda, keterlibatan WNA, dan lemahnya pengawasan negara di lapangan.

Di berbagai daerah, mulai dari Kalimantan hingga Sulawesi, konflik tambang kerap lebih cepat ditangani setelah ada korban atau kerusakan. Negara sering datang belakangan. Padahal, konflik sumber daya alam seharusnya dikelola sejak meja regulasi, bukan di tengah bentrok fisik.

Negara lain memperketat pengawasan WNA di sektor strategis, terutama tambang. Indonesia belum konsisten melakukan hal serupa. Ketapang memberi peringatan keras.


Sikap Redaksi: Tegakkan Hukum, Benahi Tata Kelola

Albadarpost berpihak pada kepentingan publik dan keadilan hukum. Dalam kasus Bentrok WNA Ketapang, kami mendorong tiga langkah tegas. Pertama, audit menyeluruh izin tinggal dan aktivitas WNA di sektor tambang. Kedua, penegakan hukum transparan tanpa kompromi terhadap kekerasan dan perusakan. Ketiga, penataan ulang mekanisme penyelesaian sengketa manajemen perusahaan tambang.

Negara tidak boleh hanya berfungsi sebagai penonton prosedural. Ketegasan hukum adalah syarat mutlak menjaga kedaulatan hukum dan rasa aman warga.

Bentrok WNA Ketapang adalah alarm keras. Jika negara hanya hadir setelah konflik meledak, maka hukum selalu tertinggal dari kekerasan. Ketegasan hari ini menentukan wibawa negara esok hari.

“Negara yang kuat bukan yang paling keras bersuara, tetapi yang paling istiqomah menegakkan hukum.” (Ds)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Indonesia Tasikmalaya memaparkan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan transaksi QRIS di Priangan Timur tahun 2026.

    Transaksi QRIS di Priangan Timur Naik Tajam, BI Ungkap Tren Baru Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya mengungkap pertumbuhan penggunaan QRIS Priangan Timur terus mengalami peningkatan signifikan sepanjang setahun terakhir. Di saat yang sama, kondisi ekonomi wilayah Priangan Timur pada triwulan I 2026 juga tercatat tetap tumbuh positif dengan tingkat inflasi yang masih terkendali. Fakta tersebut dipaparkan Bank Indonesia dalam kegiatan Diseminasi Perkembangan […]

  • Prediksi Persija vs Persebaya

    Duel Panas Persija vs Persebaya, Ini Skor yang Paling Masuk Akal

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya pada 11 April 2026 menjadi salah satu laga paling dinanti di Liga 1. Prediksi Persija vs Persebaya langsung menarik perhatian karena mempertemukan dua tim besar dengan karakter berbeda. Selain itu, banyak penggemar juga mencari prediksi skor Persija vs Persebaya serta analisis kekuatan kedua tim jelang […]

  • Ilustrasi pemilik UMKM memimpin tim karyawan dengan suasana kerja yang harmonis dan produktif

    Tips Kelola Karyawan UMKM Tanpa Ribet, Hasil Maksimal

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kelola karyawan UMKM menjadi tantangan utama bagi banyak pelaku usaha kecil. Tidak sedikit yang mencari cara mengelola karyawan, manajemen tim UMKM, hingga tips mengatur pegawai agar bisnis berjalan lancar. Oleh karena itu, memahami strategi yang tepat akan membantu pemilik usaha membangun tim yang solid, loyal, dan produktif sejak awal. Mengapa Pengelolaan […]

  • Santunan Anak Yatim Banjar

    IPHI Banjar Rayakan Muharram dengan Berbagi Kebahagiaan

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Kota Banjar berlangsung dengan suasana berbeda, Sabtu (27/6/2026). Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, momentum hijrah kali ini diwujudkan melalui aksi nyata berupa santunan anak yatim, penguatan kepedulian sosial, serta ajakan untuk mempererat persaudaraan sesama umat. Suasana hangat dan haru mewarnai kegiatan IPHI Kota Banjar […]

  • Forsesdasi Jawa Barat

    Sekda Ciamis Dorong Forsesdasi Jawa Barat Perkuat Kolaborasi Daerah

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sekda Ciamis menilai Forsesdasi Jawa Barat penting untuk kolaborasi kebijakan dan pemerataan pelayanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH — Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman, menegaskan bahwa Forum Sekretaris Daerah (Forsesdasi) Jawa Barat harus diposisikan sebagai ruang kolaborasi antardaerah, bukan arena persaingan yang saling menonjolkan keunggulan masing-masing. Pernyataan ini disampaikan usai pelantikan pengurus Forsesdasi Jawa Barat […]

  • Doa Belum Dikabulkan

    Saat Allah Belum Menjawab Doamu

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pukul dua dini hari. Sebuah lampu kamar masih menyala. Di sudut ruangan, seseorang baru saja menyelesaikan salat tahajud. Tangannya menengadah cukup lama. Air matanya sempat jatuh. Permohonannya juga tidak berubah dari malam-malam sebelumnya. Ia meminta satu hal yang sama. Pekerjaan. Kesembuhan. Jodoh. Atau mungkin jalan keluar dari masalah yang sudah berbulan-bulan menghuni […]

expand_less